Skip to main content
Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Semoga dibukakan pintu dan bisa berjumpa dengan-Mu Mari kita bergandeng tangan  MENUJU RUMAH ALLAH & NABI MUHAMMAD SAW
MENYATAKAN  NIAT Sebelum  memasuki  miqat,  engkau  harus menyatakan  niatmu : Meninggalkan keakuan     Berserah diri kpd    Allah. Meninggalkan rumah     Rumah Allah . Diskriminasi rasial     Kebersamaan. Mementingkan diri sendiri     Penuh bhakti    pada sesama . Singkat  : PERALIHAN KE  DALAM  KEADAAN  IHRAM
Rukun Haji : PERJALANAN HAJI Yang  dimaksud  Rukun  :  adalah  kegiatan   yang  harus  dilakukan dalam  ibadah  haji,  jika  tidak dikerjakan  hajinya  tidak  syah.
1.  IHRAM   :  Yaitu  mengenakan  pakaian  ihram dengan niat untuk haji atau umrah  di  Miqat  Makani. 2.  WUKUF  di  Arafah,  yaitu  berdiam  diri,  dzikir  dan  berdoa  di  arafah  pada tanggal  9  zulhijah.
4.   SA’I,  Yaitu  berjalan  atau  berlari  lari kecil  antara  Shafa  dan  Marwah  sebanyak  7  kali,  dilakukan  sesudah Tawaf  Ifadah. 3.  TAWAF  IFADAH ,  Yaitu  mengelilingi  ka’bah  sebanyak  7  kali,  dilakukan  sesudah  melempar  jumrah  Aqobah  pada  tanggal  10  zulhijah.
5. TAHALLUL ,  Yaitu  bercukur  atau  menggunting  rambut   sesudah  selesai melaksanakan  Sa’I. 6. TERTIB ,  Yaitu  mengerjakannya  sesuai dengan urutan- urutannya, serta  tidak  ada  yang  tertinggal.
Wajib Haji PERJALANAN HAJI Adalah  rangkaian  kegiatan  yang  harus dilakukan  dalam  ibadah  haji  sebagai pelengkap  ibadah  Rukun Haji, yang  jika tidak  dikerjakan  harus  membayar  dam  (  denda ).
Niat  Ihram   untuk  haji  atau  umrah  dari  Miqat  Makani, dilakukan  setelah  berpakaian  Ihram. 2. Mabit   ( bermalam )  di  Muzdalifah  pada  tanggal  9   Zulhijah  (  dalam  per -jalanan  dari  Arafah  ke  Mina  ). 3. Melontar   jumroh  Aqabah  tanggal  10  Zulhijah . Yang  termasuk  Wajib  Haji  adalah  :
Mabit   di  Mina pada  hari  Tasryrik ( 11 - 13 Zulh ) Melontar  jumroh  Ula,  Wustha ,  dan Aqabah  pada  hari Tasyrik  ( tanggal 11, 12,  13 Zulhijah  ). 6. Tawaf  Wada’ ,  Yaitu  melakukan  tawaf  perpisahan  sebelum  meninggalkan  kota Mekah. 7. Meninggalkan   perbuatan  yang  dilarang  waktu ihram.
MACAM - MACAM  HAJI 1. HAJI  IFRAD YAITU  MEMBEDAKAN  ATAU MEMISAHKAN AMALAN  HAJI  DAN  AMALAN  UMRAH , DIMANA  HAJI  DILAKUKAN  TERLEBIH DAHULU,  BARU  KEMUDIAN  MELAKUKAN UMRAH.  ATAU  DENGAN  KATA  LAIN MENGERJAKAN  HAJI  DAN  UMRAH  DENGAN  2 KALI  IHRAM.
UMRAH  DIKERJAKAN  SETELAH MENYELESAIKAN  SEMUA  PEKERJAAN  HAJI  TETAPI  MASIH DALAM  BLN  HAJI  >  IHRAM  DARI  MIQAT  UNTUK  HAJI >  IHRAM  LAGI  DARI  MIQAT  UNTUK  UMRAH. >  TIDAK  MEMBAYAR  DAM >  DISUNATKAN  TAWAF  QUDUM ADAPUN  PELAKSANAANNYA  SBB  :
2.  HAJI  QIRAN QIRAN   artinya  bersama sama atau  dijadikan  satu  artinya  melaksanakan  ibadah   Amalan  Haji   dan  Amalan  Umrah   Secara  bersamaan,  atau  mengerjakan  HAJI  dan  UMRAH  d alam  1  kali  ihram.
MELAKUKAN  IHRAM  DARI  MIQAT  DENGAN NIAT  UNTUK  HAJI  SEKALIGUS  UMRAH SEMUA  AMALAN  UMRAH  (  TAWAH,  SA’I, TAHALLUL )  DIHITUNG SUDAH DILAKUKAN  SEWAKTU  MELAKSANAKAN  AMALAN  HAJI  (  TELAH  DIPERSATUKAN  ). Dengan  cara  ini  berarti  seluruh  pekerjaan umrahnya  sudah  tercakup  dalam  pekerjaan  haji  Cara  pelaksanaannya  sbb :
3.  HAJI TAMATTU TAMATTU :   artinya  bersenang  senang  yaitu  Amalan Umrah  dan  Amalan  Haji  dilakukan  secara  terpisah  dalam  2  kali  Ihram, Yaitu  melakukan  umrah  lebih  dulu  dan  setelah itu boleh langsung Tahallul (agar bebas pantangan  ihram  ), baru  nanti  setelah  8  Zulhijah  ihram  lagi  untuk  ibadah  hajinya.
Cara  pelaksanaanya  sbb : Melakukan ihram dari  miqat utk Umrah  dan  setelah  selesai  Tawaf  dan  Sa’I  langsung  Tahalull agar  terbebas  dari  larangan  ihram. b. Ihram  lagi  pada  8  Zulhijah  dari  miqat  untuk haji.
Umrah  dan  Haji  dikerjakan  secara  terpisah  2   kali  ihram.   Dengan  cara  terpisah  itu  pelak sanaan  ritual  haji  dan  umroh  menjadi  lebih  mudah  dan  ringan.  Itulah  yang  menjadi  sebab  mengapa  para pelakunya  dikenakan  denda  berupa  dam   yakni  dgn  menyembelih  seekor  kambing.  Jika  tidak  mampu  membayar  dam,  maka  dpt digantikan  dgn  puasa  selama  10  hari ,   yaitu tiga  hari  ketika  masih  di  tanah  haram  dan tujuh  hari  setelah  kembali  ke  tanah  air.
MANA  YANG  PALING  AFDHAL ? Dari tiga jenis haji itu,  manakah yang paling afdhal ?  Ini pernyataan yang sulit dijawab. Sulit karena ketiga tiganya  mempunyai  kelebihan  dan  kekurangan. HAMBALI   : Tamattu lebih afdhal berdasarkan kpd    Hadis  Riwayat  Jabir  bin  Abdullah. SYAFI’I   :   Ifrad  lebih  afdhal kemudian Tamattu,    kemudian Qiran.Ini berdasarkan hadis    Riwayat Aisyah.
HANAFI   :  Qiran  lebih  afdhal  berdasarkan  hadis  dari Umar. Semua  hadis- hadis  tersebut  sahih  dan  tdk  diragukan kebenarannya . MALIKI  :   Ifrad lebih afdhal kemudian Tamattu,    kemudian  Qiran.  Ini  berdasarkan  hadis Riwayat Aisyah Maka  dari  pada  mencari - cari  mana yang paling afdhal, lebih baik memilih salah  satu  diantaranya  yang paling sesuai dengan kapan dan berapa lama  anda  akan  berada  di Tanah Suci.
Maka  untuk  menghindari  keragu  -  raguan dianjurkan utk mencocokkan waktu yang anda punya  dengan  plus  minusnya. IFRAD  :   Jama’ah  yang  waktunya  sedikit, tiba  di Mekah hampir 8 Zulhijah, pilih Ifrad. TAMATTU : Jama’ah  yang  waktunya  senggang,  diam lama di Mekah menunggu 8 Zulh,  pilih  Tamattu. QIRAN  : Jama’ah  yang  waktunya  terbatas  sekali, karena  menggabung  Haji dan  Umrah,  pilih  Qiran.
HAJI TAMATTU Dari Hari Ke Hari  Berangkat ke Arafah setelah matahari terbit , atau setelah shalat subuh. 9 Zulhijah (Siang-sore) MINA ARAFAH Mabit atau menginap di Mina sebelum  berangkat ke Arafah. 8 Zulhijah (Siang-Malam) MINA Berangkat ke Mina atau langsung ke Arafah. 8 Zulhijah Pagi MEKAH KEGIATAN TGL TEMPAT
~  Setelah matahari terbenam segera berangkat ke mudza lifah .Shalat Magrib dilaksanakan nanti di Muzdalifah, ijamak dengan shalat Isya sepertiyang  dilakukan Rasulullah.   9 Zulhijah (Siang-Malam) ARAFAH - MUZDALIFAH   ~  Berdo’a, zikir, tasbih sambil menunggu waktu wukuf ( pada tengah hari ) ~ Shalat Zuhur dan Ashar di jamak qasar ( Zuhur 2 rakaat, Ashar 2 rakaat ) dilaksanakan pada waktu Zuhur. ~ Seketika setelah matahari tengah hari bergeser (tergelincir melewati jam 12 siang) ke ufuk  terbenam tibalah waktu wukuf. Laksanakan wukuf dengan  berdo’a, zikir, talbiyah, istigfar  terus menerus sepanjang  ½ hari dan berhenti  sampai datangnya waktu Magrib.   9 Zulhijah (Siang-Sore ) ARAFAH
~ Melontar Jumrah Aqabah 7 kali ~ Tahalul awal ~ Ke Mekkah utk Tawah,Sa’I, Tahalul Qubra  bagi yang mengiginkan ~ Harus kembali keMina sebelum Magrib ~ Mabit di Mina, sampai tengah malam 10 Zulhijah ( Subuh ) MINA ~ Shalat Magrib dan Isya dijamak ta’khir. ~ Mabit (berhenti sejenak) di Muzdalifah,paling kurang berhenti sebentar sampai lewat tengah malam, sambil mengumpulkan kirikil untuk melontar  Jumrah Aqabah. ~ Mengumpulkan 7 butir batu kerikil untuk melontar “ Jumrah Aqabah “ besuk pagi. ~ Setelah sholat subuh tgl 10 Zulhijah  berangkat ke Mina 9 Zulhijah ( Malam ) MUZDALIFAH
~ Melontar Jumrah Ula, Wustha dan  Aqabah ~ Bagi yang Nafar Awal, kembali ke  Mekah, sebelum magrib lanjutkan  dengan Tawaf  Ibadah, Sa’i serta  Tahallul Qubra bagi  yang belum. ~ Bagi yang Nafar Tsani, mabit di Mina. 12 Zulhijah ( Pagi ) MINA Bagi yang Nafar Tsani : ~ Melontar Jumrah Ula, Wustha dan  Aqabah, masing-masing 7 kali. ~ Kembali ke Mekah 13 Zulhijah ( Pagi ) MINA ~ Melontar Jumrah Ula, Wustha, Aqabah  masing-masing 7 kali ~ Mabit di Mina, paling tidak sejak  sebelum magrib sampai lewat tengah malam 11 Zulhijah ( Subuh ) MINA
13 Zulhijah (Siang- Malam)  MEKAH ~ Tawaf Ifadah, Sa’I dan Tahallul Qubra  bagi yang belum.Bagi yang sudah  melakukan SA’I SESUDAH Tawaf  Qudum (ketika baru tiba di Mekah)  tidak perlu lagi Sa’i. Tinggal melakukan Tahalull saja.  Tawaf dan Sa’I yang dilakukan juga  berfungsi sebagaiTawaf dan Sa’I  Umrah.
Hari IQT 8 Zulhijah ~Ihram di Mekkah ~Mabit I di Mina 8 Zulhijah ~Tidak Ihram / masih ~Mabit I di Mina 8 Zulhijah ~Tidak Ihram / masih ~Mabit I di Mina Sa’I ~Tahallul (bebas larangan ihram) Umroh Selesai Sa’I,  ~Tidak Tahallul (Belum bebas larangannya) Sa’I ~ Tidak Tahallul (Belum bebas ihram dan larangannya) Tawaf Qudum Tawaf Qudum (Tawaf Selamat Datang) Tawaf Qudum (Tawaf Selamat Datang) Ihram di Miqat untuk umroh saja Ihram di Miqat untuk haji dan umroh Ihram di Miqat untuk haji saja TAMATTU QIRAN IFRAD
10 Zulhijah ~Lontar Aqabah ~Tahallul Awal ~Tawaf Ifadah  (Setelah Wukuf) ~Sa’I dan ~Tahallul Akhir  (kalau mau ) 10 Zulhijah ~ Lontar Aqabah ~Tahallul Awal ~Tawaf Ifadah  (Setelah  Wukuf) ~Sa’I dan ~Tahallul Akhir  ( kalau mau ) 10 Zulhijah ~Lontar Aqabah ~Tahallul Awal ~Tawaf Ifadah  (Setelah Wukuf) ~Sa’I dan ~Tahallul Akhir  ( kalau mau ) 9 Zulhijah ~ Wukuf  9 Zulhijah ~ Wukuf  9 Zulhijah ~ Wukuf
13 Zulhijah  ( Nafar  Akhir ) ~Lontar 3 jumroh 13 Zulhijah  ( Nafar  Akhir ) ~Lontar 3 jumroh ( bagi  yang belum ) ~Ihram Umroh ~Tawaf Umroh  ~Sa’I dan tahallul 12 Zulhijah (  Nafar  Awal ) ~Tawaf Ifadah ~Sa’I ~Tahallul Akhir ( Kalau  belum ) Zulhijah  ( Nafar  awal ) ~Tawaf Ifadah ~Sa’I ~Tahallul Akhir (Kalau  belum) 12 Zulhijah  (Nafar awal  ~ Lontar 3 jumroh ~Tawaf Ifadah ~Sa’I ~Tahallul Akhir ( kalau  belum ) 11  Zulhijah ~Lontar 3 jumroh 11 Zulhijah ~Lontar 3 jumroh 11 Zulhijah ~Lontar 3 jumroh
TAWAF Adalah  mengelilingi  Ka’bah  sebanyak  7 kali, dimulai  dan  berakhir  di  HAJAR  ASWAD TAWAF  NABI  ADAM  :  Diceritakan  oleh  Ibnu  Abbas  RA,  Para  Malaikat  menemui  dan  berkata :  Semoga  hajimu  mabrur  wahai  Adam,  sesungguhnya  kami  telah  melaksanakan  ibadah  haji  di  Baitullah  ini  sejak  2000  tahun  sebelum  kamu.
Adam  bertanya :  Pada zaman  dahulu, apakah  yang  kalian  baca  pada  saat  Tawaf ?  Mereka menjawab ;Dahulu kami  mengucapkan:  Subhanallah  Walhamdu  lillahwa la illaha illa Allah  wallahu akbar. Adam berkata,  tambahkanlah dg ucapan : Wa la haula wa la quwwata illa billah Maka  selanjutnya  para  Malaikat  pun menambah  ucapan  itu.
TAWAF  NABI  IBRAHIM Setelah  menerima  perintah  membangun  kembali Ka’bah,  Nabi Ibrahim AS   melaksanakan  ibadah  haji.  Kemudian  para  Malaikat  menemuinya  pada saat  tawaf  seraya  mengucapkan  salam kepadanya. Lalu  Nabi Ibrahim  pun bertanya  kepada mereka ; “   Dahulu,  apakah  yang  kalian baca  saat  tawaf ?”   Mereka  menjawab;
“ Dahulu  sebelum  bapakmu  Adam  kami  membaca  : Subhanallah  wal  hamdu  lillah  wa la illaha  illa  Allah  wallahu  akbar”. Lalu  Adam   menyuruh kami menambahkan  Wala  haula  wa  la  quwwata  illa  billah”.
Selanjutnya Ibrahim berkata; Tambahkanlah  bacaan  kalian  dengan  Al’aliyyi  al’adzim”. Kemudian para malaikat   pun melakasanakan nya. Dgn demikian maka do’a tawaf adalah : “ Subhanallah  wal hamdu lillah wa la illaha  illah Allah wallahu akbar Wa  la haula wa la  quwwata  illah  billah  Al’aliyyi  al’adzim”.
TAWAF  RASULULLAH Ibnu  Umar  RA   menceritakan :  Dahulu  apabila  Rasulullah   SAW   melakukan tawaf  yang  pertama  (  tawaf  qudum / tawaf selamat  datang  ),  beliau  berlari - lari  kecil  pada  3  putaran  pertama  dan  berjalan  biasa  pada  empat  putaran  berikutnya. Beliau  melakukan  sa’i   (  berlari  kecil )  pada  Bathnul Masil   ( perut lembah )  diatara  bukit  Shafa  dan  Marwa.
IBNU ABBAS RA   mendengar   RASULULLAH  bersabda : “ Sesungguhnya  pada  setiap  hari,  Allah Aza   Wa Jalla   menurunkan  seratus  dua  puluh rahmat  kepada  Baitullah  ini.   Enam puluh   untuk  orang - orang  yang   bertawaf ,   empat puluh  untuk  orang-orang   yang  shalat   dan  dua puluh  untuk orang - orang  yang  memandang ( Baitullah  )”
MACAM - MACAM  TAWAF 1.  TAWAF  IFADAH  :  Semua  ulama  menetapkan  bahwa  tawaf  ifadah   adalah  rukun  haji  tidak  boleh  ditinggalkan karena dpt  membatalkan haji.  Tawaf  ini  juga  disebut  TAWAF  ZIARAH   atau  TAWAF  RUKUN
2.TAWAF QUDUM   :  Disebut  juga  Tawaf  Duklul   yaitu tawaf  pembukaan  atau  Tawaf Selamat datang  yang  dilakukan  pada  waktu  jama’ah  baru  tiba  di  Mekah. Rosul  setiap  kali  masuk  Masjidil Haram  lebih  dulu  melakukan  tawaf  sebagai  ganti  shalat  tahiyyatul  masjid .  Disebut juga  Tawaf  Masjidil  Haram.
3.TAWAF WADA   :  Dilakukan pada saat  akan meninggalkan  Mekah  yang  biasanya  dilakukan  untuk  menghormati  Baitulla  karena  akan  berpisah . Hukum  Tawaf  Wada   adalah  wajib,  sehingga  kalau  tidak  dikerjakan  wajib bayar  dam  (  menyembelih  kambing ). Disebut  juga  Tawaf  Perpisahan.
4.TAWAF SUNAT  :  Tawaf yang bisa dilakukan kapan saja.  Kalau  dilakukan  saat  baru memasuki  Masjidil  Haram,  tawaf  ini  berfungsi  sebagai  pengganti  shalat  Tahiyyatul  Masjid . Tawaf Sunat inilah yang disebut  Tawaf Tathawwu.
TAHALLUL Menurut  bahasa  berarti  ‘  Menjadi  boleh   atau  Diperbolehkan.   Dengan  demikian tahallul  ialah :  Diperbolehkannya  atau  dibebaskannya Seseorang dari  larangan / pantangan  ihram Pembebasan  tersebut  ditandai  dengan tahallul  dengan  mencukur   atau  memotong rambut  sedikitnya  tiga  helai  rambut
TAHALLUL  AWAL Melepaskan  diri  dari  keadaan  ihram, setelah melakukan  2 diantara 3 kegiatan   alternatif  sbb : Melontar  jumrah  Aqabah  dan  mencukur Melontar  jumrah  aqabah  dan  tawaf  ifadah Tawaf  Ifadah,  Sa’I,  dan  mencukur  rambut
TAHALLUL  SANI / KUBRA Melepaskan diri dari keadaan Ihram setelah Melakukan   ketiga  Ibadah  secara  lengkap, Yaitu sebagai berikut : Melontar  Jumrah  Aqabah Tawah  Ifadah Sa’I  dan  Bercukur
MUSTAJAB DO’A MUSTAJAB DO’A DI KAWASAN  KA’BAH  DAN  MASJIDIL HARAM WAKTU TAWAF  5. WAKTU SA’I  9. TELAGA ZAMZAM DI MULTAZAM  6. BUKIT MARWAH 10. HIJIR ISMAIL  TALANG EMAS  7. DALAM KA’BAH DI BUKIT SAFA  8. MAQAM IBRAHIM DI LUAR BAITULLAH PADANG ARAFAH  4.  JUMRATUL AQABA 2. MUZDALIFAH   5.  JUMRATUL WUSTA MINA  6.  JUMRATUL ULA Tempat Mustajab atau Mablul do’a terutama di 3 tempat : MULTAZAM , RAUDAH  dan  ARAFAH
Hukum Haji Dan Umroh Dilihat dari status hukumnya, beda haji dan umroh yang harus diperhatikan dan diingat adalah sebagai berikut : ~ Islam ~ Baliq ( dewasa ) ~ Aqil ( berakal  sehat ) ~ Merdeka (bukan  budak ) ~ Istita’ah ( mampu ) ~ Islam ~ Baliq ( dewasa ) ~ Aqil ( berakal  sehat ) ~ Merdeka ( bukan  budak ) ~ Istita’ah ( mampu ) SYARAT UMROH HAJI HUKUM
~ Ihram ~ Tawaf Ifadah ~ Sa’I ~ Bercukur ~ Tertib ~ Ihram ~ Tawaf Ifadah ~ Sa’I ~ Bercukur ~ Tertib ~ Wukuf di Arafah RUKUN UMROH HAJI HUKUM
~ Niat Ihram dari  miqat ~ Tidak berbuat  yang diharamkan  dalam berumroh  ~ Niat Ihram dari  miqat ~ Mabit di  Muzdalifah ~ Mabit di Mina ~ Melontar ketiga  jumroh ~ Tawaf wada ~ Tidak berbuat  yang diharamkan  dlm berhaji WAJIB UMROH HAJI HUKUM
IBADAH HAJI MENURUT 4 MAZHAB AMALAN DAN PERBUATAN SYAFIE HAMBALI HANAFI MALIKI 1.Ibadah Haji  fardhu  fardhu  fardhu  fardhu  2.Ibadah Umroh  fardhu  Fardhu  sunat  fardhu  3.Berniat haji / umroh  Rukun  Rukun  syarat rukun 4.Tawaf haji / umroh  Rukun  Rukun  rukun rukun 5.Sa’I haji / umroh  Rukun  Rukun  wajib  rukun 6.Wukuf di Arafah  Rukun  Rukun  rukun rukun 7.Tawaf Ifadah  Rukun  Rukun  rukun rukun 8.Start tawaf dari Hajar Aswad  Syarat  syarat  wajib  wajib  9.Tawaf dengan Ka’aah di sebelah kiri  syarat  syarat  wajib  syarat 10.Suci dari dua hadas dalam tawaf  syarat  syarat  wajib  syarat 11.Suci badan / pakaian semasa tawaf  syarat  syarat  sunat  syarat 12.Keadaan tawaf di luar Hijir Ismail  syarat  syarat  wajib  syarat 13.Keadaan tawaf dalam mesjid  syarat  syarat  wajib  syarat 14.Keadaan tawaf 7 kali keliling  syarat  syarat  wajib  syarat 15.Menutup aurat semasa tawaf  syarat  syarat  wajib  syarat 16.Sa’I selepas tawaf  syarat  syarat  wajib  syarat 17.Bersa’I 7 kali dengan yakin  syarat  syarat  wajib  syarat
AMALAN DAN PERBUATAN SYAFIE HAMBALI HANAFI MALIKI 19.Mabit di Muzdalifah  wajib  wajib  wajib  wajib  20.Melontar Aqabah pada 10 Zulhijah  wajib  wajib  wajib  wajib  21.Melontar 3 jumroh hari-hari Tasyrik  wajib  wajib  wajib  wajib  22.Mabit di Mina pada malam hari Tasyrik  wajib  Wajib  wajib  wajib  23.Bertalbiah  sunat  sunat  sunat  wajib  24.Talbiah mengiringi Ihram  sunat  sunat  sunat  sunat 25.Mandi Ihram  sunat  mustahab sunat  sunat 26.Memakai wewangian sebelum Ihram  Sunat mustahab sunat  makruh 27.Tawaf Wada  wajib  wajib  wajib  mustahab 28.Tawaf Qudum  sunat  sunat  sunat  wajib  29.Niat tawaf haji / umroh  sunat  syarat  sunat  wajib  30.Sembahyang sunat tawaf  sunat  sunat  wajib  wajib  31.Niat Sa’I  Sunat syarat  wajib  syarat 32.(Mualah) berturut, berulang kali waktu Sa’I  sunat  sunat  sunat  wajib  33.Berturut-turut antara Tawaf dan Sa’I  sunat  sunat  sunat  wajib  34.Suci dalam masa Sa’I  sunat  sunat  sunat  sunat 35.Mabit di Mina malam 9 Zulhijah  Sunat mustahab wajib  wajib  36.Melontar dulu baru tawaf haji Sunat wajib  wajib  rukun IBADAH HAJI MENURUT 4 MAZHAB
PELANGGARAN  DAN  DENDA % Memotong seekor Kambing Lebih dari 12 helai Memotong Rambut  Memotong Seekor Kambing Wanita  Menitup muka atau tangan  Memotong seekor kambing  Pria  Menutup Kepala  Memotong Seokor Kambing,puasa 10 hari , 3 hari di Tanah Suci dan sisanya di Tanah air Pria Memakai Pakaian DAM ATAU DENDA KONDISI LARANGAN
Memotong seekor Kambing , atau memberi makan 60 orang miskin , atau berpuasa setiap fakir miskin 1 hari puasa Berburu atau membunuh binatang buruan Bersedekah 1 mud Pria/ Wanita Memakai Wewangian  Memberi makan fakir Miskin Kurang dari 12 Helai Memotong kuku  Memotong seekor Kambing Pria/ Wanita  Bertengkar DAM ATAU DENDA KONDISI LARANGAN
Hajinya batal, wajib memotong seekor unta atau sapi , atau puasa 10 hari, 3 hari ditanah suci, sisanya di tanah air. Hajinya shah wajib memotong seekor unta atau sapi Sesudah Tahallul Awal Bersetubuh  Memotong seekor Kambing Sebelum Tahallul Awal Melakukan Akad Nikah atau menikahkan  Memotong seekor kambing Merusak tanaman di Tanah Haram  DAM ATAU DENDA KONDISI LARANGAN
NAFAR AWAL Disebut  awal  karena  jamaah  lebih  awal  meninggalkan  Mina  Kembali  ke  Mekkah,  melontar  3 hari,  bermalam  2  malam  di  Mina  (  Lihat  Tabel  )
NAFAR  TSANI Disebut  Nafar  Sani  karena  jamaah  haji  bermalam  di Mina  3  ( tiga )  malam  Jamaah  melontarkan  jumrah selama 4 hari, disebut  juga  Nafar  Akhir ( Lihat  Tabel )
UNSUR ZZ - 38 ML JML MIKRO ORGANISME 15 - 2,79 ZAT ORGANIK 14 5 6,86 MAGNESIUM 13 170 858 ZAT PADAT TERLARUT 12 20 158,58 KALSIUM 11 3 182,2 KALIUM 10 20 318 NATRIUM 9 - 0,014 MANGAN 8 0 TDK TERDETEKSI BESI 7 0,7 - FLUOR 6 32 398,22 BIKARBONAT 5 - 0,045 NITRIT 4 15 - NITRAT 3 27 140 SULFAT  2 30 159,75 KLORIDA 1 MINERAL Mg / l AIR ZAMZAM UNSUR KIMIA NO UNSUR KIMIA AIR ZAMZAM
Istizz KEISTIMEWAAN ZAMZAM 1. Meminum  air  zamzam  menjadi  salah  satu  amalan ibadah , yaitu paling tidak dengan niat  mengikuti  anjuran  Rasulullah. 2. Diriwayatkan  oleh  Abdullah  Ibnu  Abbas;  aku  pernah menyiapkan air zamzam untuk Rasulullah,  kemudian  beliau  minum  sambil  berdiri. 3. Makruh hukumnya apabila digunakan  mencuci najis  atau  dipakai  untuk  membersihkan  hadas  besar. 4. Disunahkan jama’ah Haji / Umrah  membawa pulang   kenegerinya , seperti Rasulullah ketika Beliau kembali ke Madinah selesai menunaikan Ibadah Haji.
5. Mata airnya  tidak pernah kering  walaupun berjuta manusia meminumnya terutama  pada  musim  haji dan  di  Masjid Nabawi  juga  tersedia  setiap  saat. 6. Pada waktu Rasulullah akan melakukan Sa’i Beliau minum  air  zamzam  sampai  kenyang   kemudian menyiram  kepalanya  dengan  air  zamzam. 7. Banyak  orang  mengguyur  atau  membasahi  kain  ihram,  kemudian  direntang  tanpa  diperas  agar  kering sendiri dan katanya akan dipakai  “ KAFAN “ kalau  meninggal  nanti.
Utama zz KEUTAMAAN  ZAMZAM AIR  SURGA  ( Maa’ul Jannah )  artinya  air  yang  penuh  berkah  dan  manfaat,  seperti  air  surga 2. NIKMAT  ALLAH ,  Salah  satu  nikmat  Allah  bagi  para  jamaah  haji  yang  langsung  bisa  merasakan  nikmatnya  air  ditengah  tengah  padang  pasir. 3. PENCUCI  KALBU  ,  Air  pencuci  kalbu  Nabi  Muhammad  SAW  ketika  Jibril  membasuh  hati  Muhammad  dengan  air  zamzam  4. PENUH  BERKAH ,  Karena  Rasulullah  SAW  senang  meminumnya  dan  tangannya  yang  penuh  berkah  pernah  dicelupkan  ke  sumur  zamzam.
5.  MENGENYANGKAN ,  Air  yang mengeyangkan dan menghilangkan dahaga.  Air zamzam membuat  rasa  kenyang  dan  menghilangkan  haus 6.  OBAT  PENYAKIT , Air  penyembuh  penyakit,  baik menyembukan  penyakit  jiwa  atau  batin  maupun penyakit  jasmani.  Rasulullah  menyebutnya “  MENGOBATI  PENYAKIT” 7.  ABADI .  Tidak  kering hingga hari kiamat, karena ia menjadi  bukti  keagungan  dan  kebenaran  Allah.
SEKILAS  INFO LANTAI :  L. Dasar luasnya :  +  98.000 M2 utk Sholat 167.000 jmh L. Atas luasnya  :  +  67.000 M2 utk sholat  90.000 jmh Pada  musim  Haji  yg sholat  lebih  dari 1 juta jama’ah,  termasuk  halaman  masjid.  Halaman  pada  saat  ini  sebanding  dengan  Kota  Madinah  ketika  kehadiran  pertama  Rasullulah. KUBAH : Untuk pengaturan udara dalam bangunan sebanyak 27 ruang dengan ukuran 18 M x 18 M digerakkan secara  elektronik / manual MASJID  NABAWI
AC RAKSASA : Dibangun diatas tanah seluas : 70.000 M2, berjarak 7 Km Dari  sebelah  barat  masjid  dialirkan lewat pipa ke pilar2 Sebanyak  2.104  bh. LAMPU KRISTAL   :   674 Buah Besar beratnya  : 485 Kg ( diletakkan di Raudah ) Sedang beratnya  : 145 Kg Kecil beratnya  : 125 Kg MENARA : Tinggi 104 M terdapat ornamen bulan sabit setinggi 7 M Terbuat  dari  bahan  perunggu  dilapisi  emas  24 karat  Seberat  4,5  ton.
PAYUNG RAKSASA : Sebanyak  12 bh, bagian  tengah masjid ada 2 ruang  yang  Terbuka,  masing – masing terdpt 6 bh,  digerakkan  komputerais BASEMENT : Luasnya 73.500M2,  Tinggi 4,5 M,  sbg  tempat kontrol  Elektronik / mekanik  dan pembangkit listrik  8  unit  Dengan  daya  2,5  MW PARKIR  :  4.500  Mobil,  TOILET  :  2.500  unit,  Wudlu : 6.800 pancuran, air minum : 560 lokasi