Managerial Economics
“Optimasi Ekonomi”
Arsyad, lincolin. (2016). Ekonomi Manajerial (Ekonomi Mikro Terapan
Untuk Manajemen Bisnis). Edisi 4. Yogyakarta : BPFE-Yogyakarta
Deri Alan Kurniawan, S.E., MM
Universitas Garut
Pendahuluan
Ekonomi Manajerial sebagai penerapan teori ekonomi dan ilmu
pengambilan keputusan untuk mempelajari bagaimana suatu
perusahaan dapat mencapai tujuan dengan cara yang efisien.
 Tujuan: Maksimisasi laba/nilai perusahaan atau meminimumkan
biaya dengan kendala tertentu
Memberikan altenatif pemecahan (solusi)
terbaik bagi masalah yang dihadapi.
TEKNIK OPTIMASI
Metode untuk memaksimumkan atau meminimumkan fungsi
tujuan perusahaan
Max profit dengan kendala laba rugi
Max manfaat dengan minim fasilitas
Min kerugiaan dengan tingginya biaya
Min kegagalan produksi dengan minimnya
sarana
Optimasi Ekonomi
1. Memaksimalkan nilai perusahaan
2. Metode penyajian hubungan ekonomi
3. Kalkulus differensial dan kaidah kaidah
penurunan fungsi
4. Memaksimalkan dan meminimalkan fungsi
kemungkinan penyelesaian terbaik dari masalah. Optimisasi
dalam hal ini maksudnya kita harus mampu menentukan
langkah bagaimana penyelesaian terbaik dari setiap masalah.
Memaksimalkan Nilai
TR = P . Q
VALUE = 

n
t 1
Keuntungant
(1+I )t = 

n
t 1
TRt-TCt
( 1 + i )t
Metode penyajian hubungan ekonomi
Hubungannya sederhana
Tabel & Grafik
Hubungannya Rumit
Bentuk Persamaan
Kalkulus Differensial dan Kaidah penurunan
fungsi
- Bermanfaat bagi masalah optimisasi
terkendala
- Fungsi Y = f(X)
- Jika menunjukkan perubahan nilai maka
menggunakan tanda Δ sehingga menjadi
ΔX dan ΔY
Memaksimalkan & Meminimalkan Fungsi
Jika suatu fungsi berada pada keadaan
max/min, maka nilai marginal (slope) pasti
nol.
Optimasi Ekonomi
1. Memaksimalkan Nilai Perusahaan
VALUE = 

n
t 1
Keuntungant
( 1 + I )t = 

n
t 1
TRt-TCt
( 1 + i )t TR = P . Q
Faktor Faktor dari TR (Total Revenue) perlu
diperhatikan dalam pembuatan keputusan
manajerial seperti pemilihan produk yang
dirancang, pengolahan, penjualan, strategi
periklanan, kebijakan harga, perekonomian yang
dihadapi, serta persaingan.
Analisis biaya (TC = Total Cost) memerlukan
penelaahan sistem produksi alternatif, pemilihan
teknologi, serta input yang digunakan.
Sehingga antara biaya dengan sumber keuangan akan
memengaruhi tingkat diskonto ( i ) yang digunakan
untuk menetapkan nilai perusahaan.
Terdapat kompleksitas dalam analisis pengambilan keputusan yang menjadi kendala dalam
penerapan pembuatan keputusan, sehingga untuk keputusan sehari hari, teknik optimasi
parsial yang sering digunakan. Pada optimasi parsial proses pengambilan keputusan hanya
memusatkan pada tujuan tujuan terbatas di dalam berbagai departemen di perusahaan.
Tindakan tindakan yang perlu diambil oleh pimpinan :
1. Menyajikan hubungan ekonomi dalam suatu bentuk yang dapat dianalisis, dan
2. Penerapan teknik untuk menetapkan/ menentukan penyelesaian yang optimal.
Memaksimalkan Nilai Perusahaan
Optimasi Ekonomi
2. Metode Penyajian Hubungan Ekonomi
Hubungan Ekonomi dapat digambarkan:
1. Bentuk Persamaan
2. Tabel
3. Grafik
Hubungannya sederhana Hubungannya kompleks
Tabel & Grafik Bentuk Persamaan
Contoh Metode :
Bentuk Persamaan : TR = 100 Q – 10Q2
Tabel Revenue Total Perusahaan
Q 100Q-10Q2 TR
0 100(0) - 10(0)2 0
1 100(1) - 10(1)2 90
2 100(2) - 10(2)2 160
3 100(3) - 10(3)2 210
4 100(4) - 10(4)2 240
5 100(5) - 10(5)2 250
6 100(6) - 10(6)2 240 0, 0
1, 90
2, 160
3, 210
4, 240
5, 250
6, 240
0
50
100
150
200
250
300
0 1 2 3 4 5 6 7
Total
Revenue
Grafik Revenue Total Perusahaan
TR
Optimasi Ekonomi
2. Metode Penyajian Hubungan Ekonomi
Hubungan Antara Nilai Total, Rata Rata dan Marginal
Hubungan Marginal didefiniskan sebagai
perubahaan variabel dependen dari suatu fungsi
yang disebabkan oleh perubahan salah satu
variabel independen sebesar satu unit.
Secara khusus menganalisis suatu fungsi tujuan
dengan melihat perubahan berbagai variabel
independen yang memiliki pengaruh pada
variabel dependen.
Term Biaya
TC Total Cost Total Biaya
AC Average Cost Biaya rata2
MC Marginal Cost Biaya Marginal
Term Penerimaan
TR Total Revenue Penerimaan Total
AR Average Revenue Penerimaan Rata-rata
MR Marginal Revenue Penerimaan Marginal
Optimasi Ekonomi
2. Metode Penyajian Hubungan Ekonomi
Hubungan Antara Nilai Total, Rata Rata dan Marginal
Q
Total
Cost
Marginal
Cost
Average
Cost
0 $ 0 $ 0 -
1 19 19 $ 19
2 52 33 26
3 93 41 31
4 136 43 34
5 175 39 35
6 210 35 35
7 217 7 31
8 208 - 9 26
- Kolom 1 dan 2 data hubungan output dan
laba total,
- Kolom 3, perubahan laba total dengan
adanya perubahan 1 output ( Q ),
- Kolom 4, merupakan laba dari setiap satu
unit output (rata rata)
- Ketika laba marginal meningkat sampai Q
5ebesar 39, laba rata2 meningkat juga
- Ketika laba marginal menurun 35, 7 dan
bahkan -9 maka laba rata rata semula
sebesar 35, setelah itu menurun. Dan
inilah hubungan antara marginal dana
laba rata rata
Optimasi Ekonomi
2. Metode Penyajian Hubungan Ekonomi
Hubungan Antara Nilai Total, Rata Rata dan Marginal
Q
Laba
Total
Laba
marginal
Laba
Average
0 $ 0 $ 0 -
1 19 19 $ 19
2 52 33 26
3 93 41 31
4 136 43 34
5 175 39 35
6 210 35 35
7 217 7 31
8 208 - 9 26
Optimasi Ekonomi
3. Kalkulus Differensial
Fungsi :
- Menemukan nilai maksimum dan minimum
dari suatu fungsi tujuan secara efisien
melalui analisis marginal, dan
- Bermanfaat bagi masalah optimasi
terkendala.
Y = f(X)
Jika menunjukkan perubahan nilai maka
menggunakan tanda “Δ”. Sehingga menjadi
ΔX dan ΔY
Optimasi Ekonomi
3. Kalkulus Differensial
𝒅𝒚
𝒅𝒙
= 𝐥𝐢𝐦
∆𝒙→𝟎
∆𝒀
∆𝑿
Turunan Y pada X sama
dengan limit dari ΔY/ΔX
Jika X mendekati 0
Konsep turunan sebagai
limit dari suatu rasio
adalah sama dengan slope
dari sebuah kurva.
Slope adalah suatu ukuran kemiringan dari sebuah garis, dan didefinisikan
sebagai tingginya kenaikan / penurunan per unit sepanjang sumbu horizontal.
Misalkan, variabel dependen (Y) adalah TR (Total
Revenue) dan Variabel Independen (X) adalah output
didefiniskan Marginal Revenue.
Jika X mendekati 0, maka perbandingan ΔY/ΔX sama
dengan slope dari sebuah garis pada kurva D.
Optimasi Ekonomi
3. Kaidah Penurunan Fungsi
1. Kaidah Konstan
“Turunan dari sebuah konstanta selalu nol (0)”
0


dx
dy
maka
a
Y
2. Kaidah Pangkat
1
. 

 b
b
bX
a
dx
dy
maka
aX
Y
Contoh :
2. Y = 5x³ maka dy/dx = 5.3x³ˉ¹
dy/dx = 15x²
Optimasi Ekonomi
3. Kaidah Penurunan Fungsi
3. Kaidah Penjumlahan dan Pengurangan
3a. Y = 2X3 + 5X2 – 6X – 8
dy/dx = 6X2 + 10X1 – 6X0 - 0
dY/dX = 6X2 + 10X - 6
3b. Y = 6X5 - X2 – 2X + 5
dy/dx = 30X4 - 2X1 –2X0 + 0
dY/dX = 30X4 -2X – 2
4. Kaidah Hasil Dua Fungsi/Perkalian
)
(
)
(
.
x
f
V
dan
x
f
U
UdV
VdU
dx
dy
maka
V
U
Y





Optimasi Ekonomi
3. Kaidah Penurunan Fungsi
4. Kaidah Hasil Dua Fungsi/Perkalian
)
(
)
(
.
x
f
V
dan
x
f
U
UdV
VdU
dx
dy
maka
V
U
Y





Contoh:
4.Y =(2x-6)⁵(3x+7)⁶
Misal:U=(2x-6)⁵ V=(3x+7)⁶
du=5(2x-6)⁴.2 dv=6(3x+7)⁵.3
du=10(2x-6)⁴ dv=18(3x+7)⁵
dy/dx =(3x+7)⁶.[10(2x-6)⁴ ] +(2x-6)⁵.[18(3x+7)⁵]
=2(3x+7)⁵.(2x-6)⁴[5(3x+7) +9(2x-6)]
= 2(3x+7)⁵.(2x-6)⁴.(33x- 19)
5. Kaidah Pembagian Dua Fungsi
2
.
V
UdV
dU
V
dx
dy
maka
V
U
Y



Contoh:
5.Y = 2x-5
4x+1
Misal: U=2X-5 V=4X+1
du=2 dv=4
dy/dx=(4x+1).2 – (2x-5).4
(4x+1)²
= 8x+2 – 8x – 20
(4x+1)²
= – 18
(4x+1)²
Optimasi Ekonomi
3. Kaidah Penurunan Fungsi
6. Fungsi dari Fungsi
)
(
.
. 1
x
f
U
dU
bU
a
dx
dy
maka
aU
Y b
b


 
Contoh :
6a. Y = 5 ( 3x – 6 ) ⁶ 6b. Y = 5(x²-3x+2)⁶
misal: u = 3x – 6 misal: u=x²-3x+2
du= 3 du=2x-3
dy/dx = 6.5(3x – 6)⁵.(3) dy/dx=30(x²-3x+2)⁵.(2x-3)
dy/dx = 90(3x – 6) ⁵ dy/dx= (60x-90)(x²-3x+2) ⁵
7. Kaidah Rantai
)
(
.
)
(
x
f
t
dx
dt
dt
dy
dx
dy
maka
t
f
Y



Contoh :
7. Y = t2 + t + 3 dimana t = 2x + 1
dy/dt = 2t + 1 ; dt/dx = 2
dy/dx = dy/dt.dt/dx
dy/dx = (2t + 1).2
= 4t + 2
= 4(2x + 1) + 2
dy/dx = 8x + 6
Optimasi Ekonomi
4. Memaksimalkan dan Meminimalkan Fungsi
►Analisis optimisasi dapat mudah dijelaskan
dengan mempelajari proses perusahaan
dalam menentukan tingkat output yang
memaksimumkan laba total.
►Jenis Optimisasi :
1. Optimisasi Maksimum
2. Optimisasi Minimum
Optimasi Maksimum (hal hal yang baik)
- Maksimum profit dengan kendala…..
- Maksimumkan manfaat dengan kendala
minimnya fasilitas
Optimasi Minimum (hal hal yang buruk)
- Minimum kerugian dengan kendala
tingginya biaya
- Minimum kegagalan produki dengan
minimnya sarana
- Minimum kecelakaan kerja dengan kendala
disiiplin kerja yang rendah
Optimasi Ekonomi
4. Memaksimalkan dan Meminimalkan Fungsi
𝒅²𝒚
𝒅²𝒙
= 𝐥𝐢𝐦
∆𝒙→𝟎
∆𝒀
∆𝑿
𝒅𝒚
𝒅𝒙
= 𝐥𝐢𝐦
∆𝒙→𝟎
∆𝒀
∆𝑿
Y = 2x⁴ – 5x3+3x2
Turunan I
Turunan II
Contoh Soal
𝒅𝒚
𝒅𝒙
= 8x3 –
15x2+6x
Turunan I
𝒅𝒚
𝒅𝒙
= 24x2 – 30x+6 Turunan II
𝒅(𝑻𝑹)
𝒅Q
=0
Contoh Soal
TR = 100Q – 10Q2
Aturan :
+ Berarti Minimasi
- Berarti Maksimasi
TR = 100Q – 10Q2
TR = 100 – 20Q
𝒅(𝑻𝑹)
𝒅Q
=0
TR = 100 – 20Q = 0
Q =
𝟏𝟎𝟎
𝟐𝟎
=5
Turunan II
TR = 100 – 20Q = 0
𝒅2 (𝑻𝑹)
𝒅Q2
TR = 100 – 20Q = 0
𝒅2(𝑻𝑹)
𝒅Q2 =-20
- Berarti Maksimasi
Turunan I
Optimasi Ekonomi
4. Memaksimalkan dan Meminimalkan Fungsi
Optimasi Ekonomi
4. Memaksimalkan dan Meminimalkan Fungsi
Optimasi Terkendala
Seorang Manajer Produksi ditugaskan
meminimumkan TC dalam
memproduksi sejumlah produk dari
perusahaan
Seorang Manajer Produksi ditugaskan
memaksimumkan output dari suatu
departement
Contoh Manajer Produksi
Contoh Marketing
Memaksimumkan penjualan per unit
produk dengan periode tertentu
Meminimumkan anggaran biaya
advertising
Masalah Maksimasi Masalah Minimasi
Maksimasi :
- Laba, Penerimaan, dan output
Bergantung pada :
- Kendala Sumber Daya
Minimasi :
- Biaya, Reject product, Kecelakaan
Bergantung pada :
- Kendala Kuantitas dan Kualitas
Output
Optimasi Ekonomi
4. Memaksimalkan dan Meminimalkan Fungsi
?. Kendala X + Y = 20
TC = 3(20 - Y)2 + 6Y2-(20-Y)Y
= 3(400 - 40Y + Y2) + 6Y2-(20Y-Y2)
= 1200 – 120Y + 3Y2+ 6Y2-20Y-Y2
= 1200 – 140Y + 10Y2
Tetapi menghadapi kendala bahwa output komoditas X ditambah output
komoditas Y harus sebesar 20.
Perusahaan ABC berusaha memaksimumkan fungsi laba total (TC), Sbb :
Dengan menyelesaikan kendala X dan mensubstitusikan nilai tsb ke dalam fungsi tujuan maka :
Contoh Soal :
: X = 20 - Y
TC = 3X2 + 6Y2-XY
Langkah I
Optimasi Ekonomi
4. Memaksimalkan dan Meminimalkan Fungsi
𝒅𝑻𝑪
𝒅𝒀
= -140+20Y = 0
20Y = 140
Y = 7
Langkah II
Langkah III
Turunan I Turunan II
𝒅2𝑻𝑪
𝒅𝒀2 = -140+20Y
𝒅2𝑻𝑪
𝒅𝒀2 = 20Y
𝑿 + 𝒀 = 𝟐𝟎
𝑿 + 𝟕 = 𝟐𝟎
𝑿 = 1𝟑
TC = 3X2 + 6Y2-XY
TC = 3(13)2 + 6(7)2-(13x7)
= 507 + 294 - 91
= 710
Langkah IV
Managerial_Economics_Teaching_Documents.pptx

Managerial_Economics_Teaching_Documents.pptx

  • 1.
    Managerial Economics “Optimasi Ekonomi” Arsyad,lincolin. (2016). Ekonomi Manajerial (Ekonomi Mikro Terapan Untuk Manajemen Bisnis). Edisi 4. Yogyakarta : BPFE-Yogyakarta Deri Alan Kurniawan, S.E., MM Universitas Garut
  • 2.
    Pendahuluan Ekonomi Manajerial sebagaipenerapan teori ekonomi dan ilmu pengambilan keputusan untuk mempelajari bagaimana suatu perusahaan dapat mencapai tujuan dengan cara yang efisien.  Tujuan: Maksimisasi laba/nilai perusahaan atau meminimumkan biaya dengan kendala tertentu Memberikan altenatif pemecahan (solusi) terbaik bagi masalah yang dihadapi. TEKNIK OPTIMASI Metode untuk memaksimumkan atau meminimumkan fungsi tujuan perusahaan Max profit dengan kendala laba rugi Max manfaat dengan minim fasilitas Min kerugiaan dengan tingginya biaya Min kegagalan produksi dengan minimnya sarana
  • 3.
    Optimasi Ekonomi 1. Memaksimalkannilai perusahaan 2. Metode penyajian hubungan ekonomi 3. Kalkulus differensial dan kaidah kaidah penurunan fungsi 4. Memaksimalkan dan meminimalkan fungsi kemungkinan penyelesaian terbaik dari masalah. Optimisasi dalam hal ini maksudnya kita harus mampu menentukan langkah bagaimana penyelesaian terbaik dari setiap masalah. Memaksimalkan Nilai TR = P . Q VALUE =   n t 1 Keuntungant (1+I )t =   n t 1 TRt-TCt ( 1 + i )t Metode penyajian hubungan ekonomi Hubungannya sederhana Tabel & Grafik Hubungannya Rumit Bentuk Persamaan Kalkulus Differensial dan Kaidah penurunan fungsi - Bermanfaat bagi masalah optimisasi terkendala - Fungsi Y = f(X) - Jika menunjukkan perubahan nilai maka menggunakan tanda Δ sehingga menjadi ΔX dan ΔY Memaksimalkan & Meminimalkan Fungsi Jika suatu fungsi berada pada keadaan max/min, maka nilai marginal (slope) pasti nol.
  • 4.
    Optimasi Ekonomi 1. MemaksimalkanNilai Perusahaan VALUE =   n t 1 Keuntungant ( 1 + I )t =   n t 1 TRt-TCt ( 1 + i )t TR = P . Q Faktor Faktor dari TR (Total Revenue) perlu diperhatikan dalam pembuatan keputusan manajerial seperti pemilihan produk yang dirancang, pengolahan, penjualan, strategi periklanan, kebijakan harga, perekonomian yang dihadapi, serta persaingan. Analisis biaya (TC = Total Cost) memerlukan penelaahan sistem produksi alternatif, pemilihan teknologi, serta input yang digunakan. Sehingga antara biaya dengan sumber keuangan akan memengaruhi tingkat diskonto ( i ) yang digunakan untuk menetapkan nilai perusahaan.
  • 5.
    Terdapat kompleksitas dalamanalisis pengambilan keputusan yang menjadi kendala dalam penerapan pembuatan keputusan, sehingga untuk keputusan sehari hari, teknik optimasi parsial yang sering digunakan. Pada optimasi parsial proses pengambilan keputusan hanya memusatkan pada tujuan tujuan terbatas di dalam berbagai departemen di perusahaan. Tindakan tindakan yang perlu diambil oleh pimpinan : 1. Menyajikan hubungan ekonomi dalam suatu bentuk yang dapat dianalisis, dan 2. Penerapan teknik untuk menetapkan/ menentukan penyelesaian yang optimal. Memaksimalkan Nilai Perusahaan
  • 6.
    Optimasi Ekonomi 2. MetodePenyajian Hubungan Ekonomi Hubungan Ekonomi dapat digambarkan: 1. Bentuk Persamaan 2. Tabel 3. Grafik Hubungannya sederhana Hubungannya kompleks Tabel & Grafik Bentuk Persamaan Contoh Metode : Bentuk Persamaan : TR = 100 Q – 10Q2 Tabel Revenue Total Perusahaan Q 100Q-10Q2 TR 0 100(0) - 10(0)2 0 1 100(1) - 10(1)2 90 2 100(2) - 10(2)2 160 3 100(3) - 10(3)2 210 4 100(4) - 10(4)2 240 5 100(5) - 10(5)2 250 6 100(6) - 10(6)2 240 0, 0 1, 90 2, 160 3, 210 4, 240 5, 250 6, 240 0 50 100 150 200 250 300 0 1 2 3 4 5 6 7 Total Revenue Grafik Revenue Total Perusahaan TR
  • 7.
    Optimasi Ekonomi 2. MetodePenyajian Hubungan Ekonomi Hubungan Antara Nilai Total, Rata Rata dan Marginal Hubungan Marginal didefiniskan sebagai perubahaan variabel dependen dari suatu fungsi yang disebabkan oleh perubahan salah satu variabel independen sebesar satu unit. Secara khusus menganalisis suatu fungsi tujuan dengan melihat perubahan berbagai variabel independen yang memiliki pengaruh pada variabel dependen. Term Biaya TC Total Cost Total Biaya AC Average Cost Biaya rata2 MC Marginal Cost Biaya Marginal Term Penerimaan TR Total Revenue Penerimaan Total AR Average Revenue Penerimaan Rata-rata MR Marginal Revenue Penerimaan Marginal
  • 8.
    Optimasi Ekonomi 2. MetodePenyajian Hubungan Ekonomi Hubungan Antara Nilai Total, Rata Rata dan Marginal Q Total Cost Marginal Cost Average Cost 0 $ 0 $ 0 - 1 19 19 $ 19 2 52 33 26 3 93 41 31 4 136 43 34 5 175 39 35 6 210 35 35 7 217 7 31 8 208 - 9 26 - Kolom 1 dan 2 data hubungan output dan laba total, - Kolom 3, perubahan laba total dengan adanya perubahan 1 output ( Q ), - Kolom 4, merupakan laba dari setiap satu unit output (rata rata) - Ketika laba marginal meningkat sampai Q 5ebesar 39, laba rata2 meningkat juga - Ketika laba marginal menurun 35, 7 dan bahkan -9 maka laba rata rata semula sebesar 35, setelah itu menurun. Dan inilah hubungan antara marginal dana laba rata rata
  • 9.
    Optimasi Ekonomi 2. MetodePenyajian Hubungan Ekonomi Hubungan Antara Nilai Total, Rata Rata dan Marginal Q Laba Total Laba marginal Laba Average 0 $ 0 $ 0 - 1 19 19 $ 19 2 52 33 26 3 93 41 31 4 136 43 34 5 175 39 35 6 210 35 35 7 217 7 31 8 208 - 9 26
  • 10.
    Optimasi Ekonomi 3. KalkulusDifferensial Fungsi : - Menemukan nilai maksimum dan minimum dari suatu fungsi tujuan secara efisien melalui analisis marginal, dan - Bermanfaat bagi masalah optimasi terkendala. Y = f(X) Jika menunjukkan perubahan nilai maka menggunakan tanda “Δ”. Sehingga menjadi ΔX dan ΔY
  • 11.
    Optimasi Ekonomi 3. KalkulusDifferensial 𝒅𝒚 𝒅𝒙 = 𝐥𝐢𝐦 ∆𝒙→𝟎 ∆𝒀 ∆𝑿 Turunan Y pada X sama dengan limit dari ΔY/ΔX Jika X mendekati 0 Konsep turunan sebagai limit dari suatu rasio adalah sama dengan slope dari sebuah kurva. Slope adalah suatu ukuran kemiringan dari sebuah garis, dan didefinisikan sebagai tingginya kenaikan / penurunan per unit sepanjang sumbu horizontal. Misalkan, variabel dependen (Y) adalah TR (Total Revenue) dan Variabel Independen (X) adalah output didefiniskan Marginal Revenue. Jika X mendekati 0, maka perbandingan ΔY/ΔX sama dengan slope dari sebuah garis pada kurva D.
  • 12.
    Optimasi Ekonomi 3. KaidahPenurunan Fungsi 1. Kaidah Konstan “Turunan dari sebuah konstanta selalu nol (0)” 0   dx dy maka a Y 2. Kaidah Pangkat 1 .    b b bX a dx dy maka aX Y Contoh : 2. Y = 5x³ maka dy/dx = 5.3x³ˉ¹ dy/dx = 15x²
  • 13.
    Optimasi Ekonomi 3. KaidahPenurunan Fungsi 3. Kaidah Penjumlahan dan Pengurangan 3a. Y = 2X3 + 5X2 – 6X – 8 dy/dx = 6X2 + 10X1 – 6X0 - 0 dY/dX = 6X2 + 10X - 6 3b. Y = 6X5 - X2 – 2X + 5 dy/dx = 30X4 - 2X1 –2X0 + 0 dY/dX = 30X4 -2X – 2 4. Kaidah Hasil Dua Fungsi/Perkalian ) ( ) ( . x f V dan x f U UdV VdU dx dy maka V U Y     
  • 14.
    Optimasi Ekonomi 3. KaidahPenurunan Fungsi 4. Kaidah Hasil Dua Fungsi/Perkalian ) ( ) ( . x f V dan x f U UdV VdU dx dy maka V U Y      Contoh: 4.Y =(2x-6)⁵(3x+7)⁶ Misal:U=(2x-6)⁵ V=(3x+7)⁶ du=5(2x-6)⁴.2 dv=6(3x+7)⁵.3 du=10(2x-6)⁴ dv=18(3x+7)⁵ dy/dx =(3x+7)⁶.[10(2x-6)⁴ ] +(2x-6)⁵.[18(3x+7)⁵] =2(3x+7)⁵.(2x-6)⁴[5(3x+7) +9(2x-6)] = 2(3x+7)⁵.(2x-6)⁴.(33x- 19) 5. Kaidah Pembagian Dua Fungsi 2 . V UdV dU V dx dy maka V U Y    Contoh: 5.Y = 2x-5 4x+1 Misal: U=2X-5 V=4X+1 du=2 dv=4 dy/dx=(4x+1).2 – (2x-5).4 (4x+1)² = 8x+2 – 8x – 20 (4x+1)² = – 18 (4x+1)²
  • 15.
    Optimasi Ekonomi 3. KaidahPenurunan Fungsi 6. Fungsi dari Fungsi ) ( . . 1 x f U dU bU a dx dy maka aU Y b b     Contoh : 6a. Y = 5 ( 3x – 6 ) ⁶ 6b. Y = 5(x²-3x+2)⁶ misal: u = 3x – 6 misal: u=x²-3x+2 du= 3 du=2x-3 dy/dx = 6.5(3x – 6)⁵.(3) dy/dx=30(x²-3x+2)⁵.(2x-3) dy/dx = 90(3x – 6) ⁵ dy/dx= (60x-90)(x²-3x+2) ⁵ 7. Kaidah Rantai ) ( . ) ( x f t dx dt dt dy dx dy maka t f Y    Contoh : 7. Y = t2 + t + 3 dimana t = 2x + 1 dy/dt = 2t + 1 ; dt/dx = 2 dy/dx = dy/dt.dt/dx dy/dx = (2t + 1).2 = 4t + 2 = 4(2x + 1) + 2 dy/dx = 8x + 6
  • 16.
    Optimasi Ekonomi 4. Memaksimalkandan Meminimalkan Fungsi ►Analisis optimisasi dapat mudah dijelaskan dengan mempelajari proses perusahaan dalam menentukan tingkat output yang memaksimumkan laba total. ►Jenis Optimisasi : 1. Optimisasi Maksimum 2. Optimisasi Minimum Optimasi Maksimum (hal hal yang baik) - Maksimum profit dengan kendala….. - Maksimumkan manfaat dengan kendala minimnya fasilitas Optimasi Minimum (hal hal yang buruk) - Minimum kerugian dengan kendala tingginya biaya - Minimum kegagalan produki dengan minimnya sarana - Minimum kecelakaan kerja dengan kendala disiiplin kerja yang rendah
  • 17.
    Optimasi Ekonomi 4. Memaksimalkandan Meminimalkan Fungsi 𝒅²𝒚 𝒅²𝒙 = 𝐥𝐢𝐦 ∆𝒙→𝟎 ∆𝒀 ∆𝑿 𝒅𝒚 𝒅𝒙 = 𝐥𝐢𝐦 ∆𝒙→𝟎 ∆𝒀 ∆𝑿 Y = 2x⁴ – 5x3+3x2 Turunan I Turunan II Contoh Soal 𝒅𝒚 𝒅𝒙 = 8x3 – 15x2+6x Turunan I 𝒅𝒚 𝒅𝒙 = 24x2 – 30x+6 Turunan II 𝒅(𝑻𝑹) 𝒅Q =0
  • 18.
    Contoh Soal TR =100Q – 10Q2 Aturan : + Berarti Minimasi - Berarti Maksimasi TR = 100Q – 10Q2 TR = 100 – 20Q 𝒅(𝑻𝑹) 𝒅Q =0 TR = 100 – 20Q = 0 Q = 𝟏𝟎𝟎 𝟐𝟎 =5 Turunan II TR = 100 – 20Q = 0 𝒅2 (𝑻𝑹) 𝒅Q2 TR = 100 – 20Q = 0 𝒅2(𝑻𝑹) 𝒅Q2 =-20 - Berarti Maksimasi Turunan I Optimasi Ekonomi 4. Memaksimalkan dan Meminimalkan Fungsi
  • 19.
    Optimasi Ekonomi 4. Memaksimalkandan Meminimalkan Fungsi Optimasi Terkendala Seorang Manajer Produksi ditugaskan meminimumkan TC dalam memproduksi sejumlah produk dari perusahaan Seorang Manajer Produksi ditugaskan memaksimumkan output dari suatu departement Contoh Manajer Produksi Contoh Marketing Memaksimumkan penjualan per unit produk dengan periode tertentu Meminimumkan anggaran biaya advertising Masalah Maksimasi Masalah Minimasi Maksimasi : - Laba, Penerimaan, dan output Bergantung pada : - Kendala Sumber Daya Minimasi : - Biaya, Reject product, Kecelakaan Bergantung pada : - Kendala Kuantitas dan Kualitas Output
  • 20.
    Optimasi Ekonomi 4. Memaksimalkandan Meminimalkan Fungsi ?. Kendala X + Y = 20 TC = 3(20 - Y)2 + 6Y2-(20-Y)Y = 3(400 - 40Y + Y2) + 6Y2-(20Y-Y2) = 1200 – 120Y + 3Y2+ 6Y2-20Y-Y2 = 1200 – 140Y + 10Y2 Tetapi menghadapi kendala bahwa output komoditas X ditambah output komoditas Y harus sebesar 20. Perusahaan ABC berusaha memaksimumkan fungsi laba total (TC), Sbb : Dengan menyelesaikan kendala X dan mensubstitusikan nilai tsb ke dalam fungsi tujuan maka : Contoh Soal : : X = 20 - Y TC = 3X2 + 6Y2-XY Langkah I
  • 21.
    Optimasi Ekonomi 4. Memaksimalkandan Meminimalkan Fungsi 𝒅𝑻𝑪 𝒅𝒀 = -140+20Y = 0 20Y = 140 Y = 7 Langkah II Langkah III Turunan I Turunan II 𝒅2𝑻𝑪 𝒅𝒀2 = -140+20Y 𝒅2𝑻𝑪 𝒅𝒀2 = 20Y 𝑿 + 𝒀 = 𝟐𝟎 𝑿 + 𝟕 = 𝟐𝟎 𝑿 = 1𝟑 TC = 3X2 + 6Y2-XY TC = 3(13)2 + 6(7)2-(13x7) = 507 + 294 - 91 = 710 Langkah IV

Editor's Notes

  • #23 In Slide Show mode, click the arrow to enter the PowerPoint Getting Started Center.