PEMBELA JAR AN
DEEP LEARNING
K O N S E P
Apa itu Pembelajaran
Deep Learning?
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
merupakan konsep pembelajaran dengan
menekankan pada penciptaan suasana
belajar dan proses pembelajaran
berkesadaran (mindful), bermakna
(meaningful), dan menggembirakan (joyful)
melalui olah pikir (intelektual), olah hati
(etika), olah rasa (estetika), dan olah raga
(kinestetik) secara holistik dan terpadu.
Sumber Belajar
Deep Learning
Kerangka Deep Learning
Kompetensi murid dalam Deep Learning yang perlu
dituju ialah 6C :
Character (Karakter): Mengembangkan tanggung
jawab, empati, dan integritas.
Citizenship (Kewarganegaraan Global): Memahami dan
berkontribusi pada isu-isu lokal dan global.
Collaboration (Kolaborasi): Bekerja sama dengan orang
lain untuk mencapai tujuan bersama. Communication
(Komunikasi): Menyampaikan ide secara efektif.
Creativity (Kreativitas): Berpikir inovatif dan
menciptakan solusi baru.
Critical Thinking (Berpikir Kritis): Menganalisis
informasi untuk membuat keputusan yang tepat.
KERANGKA
KERJA
PEMBELAJARAN
MENDALAM
(Kemdikdasmen)
Prinsip Pembelajaran
Deep Learning
BERMAKNA
MENGGEMBIRAKAN
BERKESADARAN
BERKESADARAN
Pengalaman belajar peserta didik yang
diperoleh ketika mereka memiliki
kesadaran untuk menjadi pembelajar
yang aktif dan mampu meregulasi diri.
Peserta didik memahami tujuan
pembelajaran, termotivasi secara intrinsik
untuk belajar, serta aktif mengembangkan
strategi belajar untuk mencapai tujuan.
BERMAKNA
Peserta didik dapat menerapkan
pengetahuannya ke dalam
situasi nyata. Proses belajar
peserta didik tidak hanya sebatas
memahami informasi/ penguasaan
konten, namun berorientasi pada
kemampuan mengaplikasi
pengetahuan
MENGGEMBIRAKAN
Pembelajaran yang menggembirakan merupakan suasana
belajar yang positif, menantang, menyenangkan, dan
memotivasi. Rasa senang dalam belajar membantu peserta
didik terhubung secara emosional, sehingga lebih mudah
memahami, mengingat, dan menerapkan pengetahuan.
03
Deep learning bertujuan memberikan
pengalaman belajar lebih bermakna,
menyenangkan bagi siswa, dilandasi
spiritual competencies, keimanan
dan ketakwaan
Tujuan Pembelajaran
Deep Learning
w
w
w
.
r
e
a
l
l
y
g
r
e
a
t
s
i
t
e
.
c
o
m
Deep Learning diharapkan dapat
memberikan pembelajaran yang
mendalam bagi siswa dan ditujukan
untuk memberikan perhatian penuh,
bermakna
BAGAIMANA
IMPLEMENTASI 3 PILAR
DEEP LEARNING DALAM
PEMBELAJARAN?
Deep learning ditopang oleh tiga pilar, yaitu mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning.
Pada konsep mindful learning, otak atau pikiran peserta didik didik diasah agar pengetahuan atau wawasannya
bertambah.Rasa ingin tahu peserta didik dipancing melalui pembelajaran inquiry, discovery, eksperimen, pembelajaran
berbasis masalah, atau pembelajaran berbasis proyek.
Ruang lingkup aktivitas yang dilakukan pada mindful learning misalnya;
Apa materi yang saya pelajari?
Untuk apa saya mempelajari materi tersebut?
Bagaimana cara saya mempelajari/ menguasai materi yang saya pelajari?
Apa inti atau simpulan yang saya dapatkan dari materi yang saya pelajari?
Dan bagaimana saya mempelajari lebih lanjut untuk meningkatkan/memperkaya pemahaman materi tsb?, dan
sebagainya.
Setelah peserta didik mengalami meaningful learning,
mereka dapat membuat sebuah refleksi seperti:
apa pelajaran/ pengalaman /hikmah/ makna/ kesan/
inspirasi yang saya dapatkan setelah mempelajari
materi tersebut?
Lalu apa tindak lanjut yang akan saya lakukan setelah
mendapatkan pengalaman belajar?
Meaningful learning pada dasarnya pembelajaran harus
memberikan pengalaman yang bermakna kepada peserta didik.
0
Joyful learning intinya adalah peserta didik terlibat secara
aktif baik fisik (hands on) maupun pikirannya (minds on)
selama mengikuti pembelajaran.
Pertanyaan reflektif untuk mengetahui apakah peserta didik
sudah atau belum merasakan joyful learning misalnya;
Apakah saya termotivasi dan semangat dalam mempelajari materi tersebut?
Apakah saya terlibat secara aktif (hands on dan minds on) selama pembelajaran?
Dan apakah pembelajaran yang saya lakukan/ikuti menjadi
pengalaman yang menyenangkan bagi saya?
Implementasi 3 pilar deep learning dalam pembelajaran
memerlukan guru yang kreatif, inovatif, dan out of the
box. Guru yang mau keluar dari zona nyaman dan mau
mencoba hal-hal baru agar pembelajaran benar-benar
berpusat kepada peserta didik. Lingkungan pembelajaran
yang kondusif, pemanfaatan beragam sumber belajar,
dan beragam media ajar juga akan menjadi faktor
pendukung pembelajaran yang aktif dan menyenangkan.
Hal yang tidak kalah penting adalah kemampuan guru
dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta
didik juga cukup berpengaruh terhadap terciptakannya
pembelajaran yang aktif dan menyenangkan.
TERIMA KASIH

konsep dasar deep learning (pembelajaran mendalam).pptx

  • 1.
    PEMBELA JAR AN DEEPLEARNING K O N S E P
  • 2.
    Apa itu Pembelajaran DeepLearning? Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) merupakan konsep pembelajaran dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful) melalui olah pikir (intelektual), olah hati (etika), olah rasa (estetika), dan olah raga (kinestetik) secara holistik dan terpadu.
  • 3.
  • 4.
    Kerangka Deep Learning Kompetensimurid dalam Deep Learning yang perlu dituju ialah 6C : Character (Karakter): Mengembangkan tanggung jawab, empati, dan integritas. Citizenship (Kewarganegaraan Global): Memahami dan berkontribusi pada isu-isu lokal dan global. Collaboration (Kolaborasi): Bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Communication (Komunikasi): Menyampaikan ide secara efektif. Creativity (Kreativitas): Berpikir inovatif dan menciptakan solusi baru. Critical Thinking (Berpikir Kritis): Menganalisis informasi untuk membuat keputusan yang tepat.
  • 5.
  • 6.
  • 7.
    BERKESADARAN Pengalaman belajar pesertadidik yang diperoleh ketika mereka memiliki kesadaran untuk menjadi pembelajar yang aktif dan mampu meregulasi diri. Peserta didik memahami tujuan pembelajaran, termotivasi secara intrinsik untuk belajar, serta aktif mengembangkan strategi belajar untuk mencapai tujuan.
  • 8.
    BERMAKNA Peserta didik dapatmenerapkan pengetahuannya ke dalam situasi nyata. Proses belajar peserta didik tidak hanya sebatas memahami informasi/ penguasaan konten, namun berorientasi pada kemampuan mengaplikasi pengetahuan
  • 9.
    MENGGEMBIRAKAN Pembelajaran yang menggembirakanmerupakan suasana belajar yang positif, menantang, menyenangkan, dan memotivasi. Rasa senang dalam belajar membantu peserta didik terhubung secara emosional, sehingga lebih mudah memahami, mengingat, dan menerapkan pengetahuan. 03
  • 10.
    Deep learning bertujuanmemberikan pengalaman belajar lebih bermakna, menyenangkan bagi siswa, dilandasi spiritual competencies, keimanan dan ketakwaan Tujuan Pembelajaran Deep Learning w w w . r e a l l y g r e a t s i t e . c o m Deep Learning diharapkan dapat memberikan pembelajaran yang mendalam bagi siswa dan ditujukan untuk memberikan perhatian penuh, bermakna
  • 11.
    BAGAIMANA IMPLEMENTASI 3 PILAR DEEPLEARNING DALAM PEMBELAJARAN? Deep learning ditopang oleh tiga pilar, yaitu mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning. Pada konsep mindful learning, otak atau pikiran peserta didik didik diasah agar pengetahuan atau wawasannya bertambah.Rasa ingin tahu peserta didik dipancing melalui pembelajaran inquiry, discovery, eksperimen, pembelajaran berbasis masalah, atau pembelajaran berbasis proyek. Ruang lingkup aktivitas yang dilakukan pada mindful learning misalnya; Apa materi yang saya pelajari? Untuk apa saya mempelajari materi tersebut? Bagaimana cara saya mempelajari/ menguasai materi yang saya pelajari? Apa inti atau simpulan yang saya dapatkan dari materi yang saya pelajari? Dan bagaimana saya mempelajari lebih lanjut untuk meningkatkan/memperkaya pemahaman materi tsb?, dan sebagainya.
  • 12.
    Setelah peserta didikmengalami meaningful learning, mereka dapat membuat sebuah refleksi seperti: apa pelajaran/ pengalaman /hikmah/ makna/ kesan/ inspirasi yang saya dapatkan setelah mempelajari materi tersebut? Lalu apa tindak lanjut yang akan saya lakukan setelah mendapatkan pengalaman belajar? Meaningful learning pada dasarnya pembelajaran harus memberikan pengalaman yang bermakna kepada peserta didik.
  • 13.
    0 Joyful learning intinyaadalah peserta didik terlibat secara aktif baik fisik (hands on) maupun pikirannya (minds on) selama mengikuti pembelajaran. Pertanyaan reflektif untuk mengetahui apakah peserta didik sudah atau belum merasakan joyful learning misalnya; Apakah saya termotivasi dan semangat dalam mempelajari materi tersebut? Apakah saya terlibat secara aktif (hands on dan minds on) selama pembelajaran? Dan apakah pembelajaran yang saya lakukan/ikuti menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi saya?
  • 14.
    Implementasi 3 pilardeep learning dalam pembelajaran memerlukan guru yang kreatif, inovatif, dan out of the box. Guru yang mau keluar dari zona nyaman dan mau mencoba hal-hal baru agar pembelajaran benar-benar berpusat kepada peserta didik. Lingkungan pembelajaran yang kondusif, pemanfaatan beragam sumber belajar, dan beragam media ajar juga akan menjadi faktor pendukung pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Hal yang tidak kalah penting adalah kemampuan guru dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik juga cukup berpengaruh terhadap terciptakannya pembelajaran yang aktif dan menyenangkan.
  • 15.