KELOMPOK 1

KELAS II.B

IRDAYANI
HASDAR
HASNIAR
SYAMSIDAR. D
NURAENI
KONDOM adalah alat
kontrasepsi atau alat
untuk mencegah
kehamilan atau
penularan penyakit
kelamin pada saat
bersenggama
KLASIFIKASI

Klasifikasi
kondom
berdasarkan
jenis
kelaminnya terbagi menjadi 2 bagian, yaitu
kondom pria dan kondom wanita (USU,
2009).
1. KONDOM PRIA
Tipe kondom pria, yaitu:
 Kondom lateks
 Kondom berpelumas
 Kondom anti alergi
 Kondom tebal
2. KONDOM WANITA
Kondom untuk wanita adalah suatu
sarung polyurethane dengan panjang 15 cm
dan garis tengah 7 cm yang ujungnya
terbuka
melekat
ke
suatu
cincin
polyurethane lentur. Cincin polyurethane ini
berfungsi sebagai alat untuk memasang dan
melekatkan kondom di vagina.

LANJUTAN...
.
LANJUTAN...
Jenis kondom yang banyak beredar dipasaran,
yaitu:
1. Kondom dengan aroma dan rasa
2. Kondom berulir (Ribbed Condom)
3. Kondom ekstra tipis (Extra Thin Condom)
4. Kondom bintik (Dotted Condom)
5. Kondom ekstra pengaman (Extra Safe Condom)
6. Kondom wanita (Female Condom)
7. Kondom twist
8. Kondom getar (Vibrating Condom)
9. Kondom baggy
10. Kondom dengan tambahan obat kuat (Condoms
with extra strong medicine)
KONDOM ANEKA RASA

KONDOM BERULIR
KONDOM EKTRA TIPIS

KONDOM BINTIK
5

6

KONDOM EKSTRA PENGAMAN

KONDOM WANITA
KONDOM TWIST

KONDOM BERGETAR
KONDOM BAGGY

KONDOM DENGAN
TAMBAHAN OBAT
PENGUAT
INDIKASI

KONTRA
INDIKASI

 Semua pasangan usia subur
yang ingin berhubungan seksual
dan
belum
menginginkan
kehamilan. Selain itu, untuk
perlindungan maksimum terhadap
infeksi menular seksual (IMS)
(Puspitasari, 2009).

 Apabila secara psikologis
pasangan tidak dapat menerima
metode ini.
 Malformasi penis
 Apabila salah satu dari pasangan
alergi terhadap karet lateks.
(Puspitasari, 2009)
KELEBIHAN
•Efektif bila digunakan dengan
benar.
•Tidak mengganggu produksi ASI
•Tidak mengganggu kesehatan
klien.
•Tidak mempunyai pengaruh
sistemik.
•Murah dan dapat dibeli secara
umum.
•Tidak perlu resep dokter atau
pemeriksaan kesehatan khusus.
•Metode kontrasepsi sementara
bila metode kontrasepsi lainnya
harus ditunda (Saifuddin, 2003).

KELEMAHAN
•Efektifitas tidak terlalu tinggi
•Cara penggunaan sangat
mempengaruhi keberhasilan
kontrasepsi.
•Agak mengganggu hubungan
seksual (mengurangi sentuhan
langsung)
•Pada beberapa klien bisa
menyebabkan kesulitan untuk
mempertahankan ereksi.
•Harus selalu tersedia setiap kali
berhubungan seksual.
•Beberapa klien malu untuk
membeli kondom ditempat
umum.
1. Mencegah sperma masuk ke saluran
reproduksi wanita.
2. Sebagai alat kontrasepsi.
3. Sebagai pelindung terhadap infeksi
atau transmisi mikro organisme penyebab
PMS (Penyakit Menular Seksual).
Ada beberapa kasus terutama yang
alergi terhadap latex, bisa menimbulkan
iritasi. Apalagi jika latex kondomnya
ditambahi dengan bahan spermicidal, maka
nyeri yang timbul akan semakin parah.
Guna menghindari reaksi alergi ini,
maka sebaiknya memakai kondom dari
bahan polyurethane atau kondom natural skin
serta tidak memakai bahan spermicidal
(Kusmarjadi, 2009).

CARA
KERJA
KONDOM

EFEK
SAMPING
CARA PEMAKAIAN

1. Buka kemasan kondom secara hati-hati dari tepi, dan
arah robekan ke arah tengah. Jangan menggunakan
gigi, benda tajam saat membuka kemasan.
Step 2

2. Sebelum hubungan seksual, perhatikan kondom wanita.
Kondom wanita punya ring yang lebar (outer ring) untuk bagian
luar dan ring yang kecil (inner ring) untuk bagian dalam.
3. Pegang inner ring kondom, lalu tekan dengan ibu jari pada sisi
ring, dan dengan jari lain pada sisi yang berseberangan, kemudian
tekan sehingga sisi ring yang berseberangan akan bersentuhan
dan bentuk inner ring menjadi lonjong

Step 3
Step
4

4. Atur posisi yang nyaman.
Posisi dapat dilakukan secara berdiri satu kaki di
atas kursi, jongkok maupun berbaring
5. Masukkan inner ring ke dalam vagina dengan hati-hati.
6. Sewaktu kondom masuk ke dalam vagina, gunakan jari telujuk untuk
menekan inner ring lebih jauh ke dalam vagina.
7. Pastikan kondom jangan sampai berputar, dan outer ring (ring yang
besar) tetap berada di luar.
8. Berikan sedikit minyak pelicin pada penis atau bagian
dalam kondom. Bantu penis masuk ke dalam kondom
9. Pasca coitus, keluarkan kondom secara hati-hati dengan memutar
bagian outer ring untuk menjaga sperma yang tertampung di dalam
kondom tidak tumpah. Keluarkan kondom secara hati-hati.
10. Buang kondom bekas pakai ke tempat yang aman (tempat sampah).
Jangan buang di toilet.
PEMAKAIAN
KONDOM PRIA
Kondom dipasang saat
penis ereksi, dan sebelum
melakukan hubungan
badan

1

Buka kemasan kondom secara
hati-hati dari tepi, dan arah
robekan ke arah tengah.
Jangan menggunakan gigi,
benda tajam saat membuka
kemasan.

2
Tekan ujung kondom dengan jari
dan jempol untuk menghindari
udara masuk ke dalam kondom.
Pastikan gulungan kondom berada
di sisi luar

Buka gulungan kondom secara perlahan ke
arah pangkal penis, sambil menekan ujung
kondom. Pastikan posisi kondom tidak
berubah selama coitus, jika kondom
menggulung, tarik kembali gulungan ke
pangkal penis

3

4
5
Setelah ejakulasi,
lepas kondom saat
penis masih ereksi.
Hindari kontak penis
dan kondom dari
pasangan Anda.
6

Buang dan bungkus kondom bekas pakai
ke tempat yang aman
JANGAN SALAH
GUNAKAN KONDOM...!!!!!!!!!!!!!!!!

TERIMA KASIH...

Alat kontrasepsi Kondom

  • 1.
  • 2.
    KONDOM adalah alat kontrasepsiatau alat untuk mencegah kehamilan atau penularan penyakit kelamin pada saat bersenggama
  • 3.
    KLASIFIKASI Klasifikasi kondom berdasarkan jenis kelaminnya terbagi menjadi2 bagian, yaitu kondom pria dan kondom wanita (USU, 2009). 1. KONDOM PRIA Tipe kondom pria, yaitu:  Kondom lateks  Kondom berpelumas  Kondom anti alergi  Kondom tebal
  • 4.
    2. KONDOM WANITA Kondomuntuk wanita adalah suatu sarung polyurethane dengan panjang 15 cm dan garis tengah 7 cm yang ujungnya terbuka melekat ke suatu cincin polyurethane lentur. Cincin polyurethane ini berfungsi sebagai alat untuk memasang dan melekatkan kondom di vagina. LANJUTAN... .
  • 5.
    LANJUTAN... Jenis kondom yangbanyak beredar dipasaran, yaitu: 1. Kondom dengan aroma dan rasa 2. Kondom berulir (Ribbed Condom) 3. Kondom ekstra tipis (Extra Thin Condom) 4. Kondom bintik (Dotted Condom) 5. Kondom ekstra pengaman (Extra Safe Condom) 6. Kondom wanita (Female Condom) 7. Kondom twist 8. Kondom getar (Vibrating Condom) 9. Kondom baggy 10. Kondom dengan tambahan obat kuat (Condoms with extra strong medicine)
  • 6.
  • 7.
  • 8.
  • 9.
  • 10.
  • 11.
    INDIKASI KONTRA INDIKASI  Semua pasanganusia subur yang ingin berhubungan seksual dan belum menginginkan kehamilan. Selain itu, untuk perlindungan maksimum terhadap infeksi menular seksual (IMS) (Puspitasari, 2009).  Apabila secara psikologis pasangan tidak dapat menerima metode ini.  Malformasi penis  Apabila salah satu dari pasangan alergi terhadap karet lateks. (Puspitasari, 2009)
  • 12.
    KELEBIHAN •Efektif bila digunakandengan benar. •Tidak mengganggu produksi ASI •Tidak mengganggu kesehatan klien. •Tidak mempunyai pengaruh sistemik. •Murah dan dapat dibeli secara umum. •Tidak perlu resep dokter atau pemeriksaan kesehatan khusus. •Metode kontrasepsi sementara bila metode kontrasepsi lainnya harus ditunda (Saifuddin, 2003). KELEMAHAN •Efektifitas tidak terlalu tinggi •Cara penggunaan sangat mempengaruhi keberhasilan kontrasepsi. •Agak mengganggu hubungan seksual (mengurangi sentuhan langsung) •Pada beberapa klien bisa menyebabkan kesulitan untuk mempertahankan ereksi. •Harus selalu tersedia setiap kali berhubungan seksual. •Beberapa klien malu untuk membeli kondom ditempat umum.
  • 13.
    1. Mencegah spermamasuk ke saluran reproduksi wanita. 2. Sebagai alat kontrasepsi. 3. Sebagai pelindung terhadap infeksi atau transmisi mikro organisme penyebab PMS (Penyakit Menular Seksual). Ada beberapa kasus terutama yang alergi terhadap latex, bisa menimbulkan iritasi. Apalagi jika latex kondomnya ditambahi dengan bahan spermicidal, maka nyeri yang timbul akan semakin parah. Guna menghindari reaksi alergi ini, maka sebaiknya memakai kondom dari bahan polyurethane atau kondom natural skin serta tidak memakai bahan spermicidal (Kusmarjadi, 2009). CARA KERJA KONDOM EFEK SAMPING
  • 14.
    CARA PEMAKAIAN 1. Bukakemasan kondom secara hati-hati dari tepi, dan arah robekan ke arah tengah. Jangan menggunakan gigi, benda tajam saat membuka kemasan.
  • 15.
    Step 2 2. Sebelumhubungan seksual, perhatikan kondom wanita. Kondom wanita punya ring yang lebar (outer ring) untuk bagian luar dan ring yang kecil (inner ring) untuk bagian dalam.
  • 16.
    3. Pegang innerring kondom, lalu tekan dengan ibu jari pada sisi ring, dan dengan jari lain pada sisi yang berseberangan, kemudian tekan sehingga sisi ring yang berseberangan akan bersentuhan dan bentuk inner ring menjadi lonjong Step 3
  • 17.
    Step 4 4. Atur posisiyang nyaman. Posisi dapat dilakukan secara berdiri satu kaki di atas kursi, jongkok maupun berbaring
  • 18.
    5. Masukkan innerring ke dalam vagina dengan hati-hati. 6. Sewaktu kondom masuk ke dalam vagina, gunakan jari telujuk untuk menekan inner ring lebih jauh ke dalam vagina. 7. Pastikan kondom jangan sampai berputar, dan outer ring (ring yang besar) tetap berada di luar.
  • 19.
    8. Berikan sedikitminyak pelicin pada penis atau bagian dalam kondom. Bantu penis masuk ke dalam kondom
  • 20.
    9. Pasca coitus,keluarkan kondom secara hati-hati dengan memutar bagian outer ring untuk menjaga sperma yang tertampung di dalam kondom tidak tumpah. Keluarkan kondom secara hati-hati. 10. Buang kondom bekas pakai ke tempat yang aman (tempat sampah). Jangan buang di toilet.
  • 21.
  • 22.
    Kondom dipasang saat penisereksi, dan sebelum melakukan hubungan badan 1 Buka kemasan kondom secara hati-hati dari tepi, dan arah robekan ke arah tengah. Jangan menggunakan gigi, benda tajam saat membuka kemasan. 2
  • 23.
    Tekan ujung kondomdengan jari dan jempol untuk menghindari udara masuk ke dalam kondom. Pastikan gulungan kondom berada di sisi luar Buka gulungan kondom secara perlahan ke arah pangkal penis, sambil menekan ujung kondom. Pastikan posisi kondom tidak berubah selama coitus, jika kondom menggulung, tarik kembali gulungan ke pangkal penis 3 4
  • 24.
    5 Setelah ejakulasi, lepas kondomsaat penis masih ereksi. Hindari kontak penis dan kondom dari pasangan Anda.
  • 25.
    6 Buang dan bungkuskondom bekas pakai ke tempat yang aman
  • 26.