Komunikasi Efektif
Learning Material • Versi Panjang &
Lebih Visual
Pendahuluan
• Pendahuluan
–
Model Komunikasi
• Model Komunikasi
–
Active Listening
• Active Listening
–
Komunikasi Verbal
• Komunikasi Verbal
–
Komunikasi Non-Verbal
• Komunikasi Non-Verbal
–
Presentasi Efektif
• Presentasi Efektif
–
Komunikasi Persuasif
• Komunikasi Persuasif
–
Feedback Efektif
• Feedback Efektif
–
Asertivitas
• Asertivitas
–
Studi Kasus
• Studi Kasus
–
Aktivitas Pembelajaran
• Aktivitas Pembelajaran
–
Assessment & Evaluasi
• Assessment & Evaluasi
–
Apa itu Komunikasi Efektif?
• Proses bertukar pesan yang dipahami sesuai
maksud pengirim:
– Kejelasan pesan
– Minim gangguan komunikasi (noise)
– Adanya feedback yang tepat
Komponen Komunikasi
• Sender – pembuat pesan
– Message – isi pesan
– Channel – media komunikasi
– Receiver – penerima pesan
– Noise – gangguan (emosi, distraksi, perbedaan
persepsi)
– Feedback – respon balik
Jenis-Jenis Noise
• Physical Noise: suara bising, kualitas audio
buruk
– Internal Noise: emosi, stress, bias pribadi
– Semantic Noise: istilah teknis, kata ambigu
– Cultural Noise: perbedaan budaya & nilai
Active Listening: Komponen Utama
• Attention → Fokus penuh pada pembicara
– Acknowledge → Memberi tanda bahwa Anda
mendengarkan
– Paraphrasing → Mengulang inti pesan
– Clarifying Questions → Menggali lebih dalam
– Empathy → Merespons emosi pembicara
Kesalahan Umum dalam
Mendengarkan
• Menginterupsi terlalu cepat
– Membuat asumsi sendiri
– Multitasking saat menerima pesan
– Merasa sudah tahu apa yang akan disampaikan
– Fokus pada jawaban, bukan pemahaman
Komunikasi Verbal: Tips Utama
• Gunakan kata sederhana
– Sesuaikan gaya bahasa dengan audiens
– Gunakan intonasi yang jelas
– Hindari filler words berlebihan (umm.. eee..)
Komunikasi Non-Verbal: Elemen
Penting
• Ekspresi wajah
– Gestur tangan
– Postur tubuh
– Kontak mata
– Jarak & ruang komunikasi
Presentasi Efektif: Struktur PREP
• Point → Sampaikan inti pesan
– Reason → Berikan alasan kuat
– Example → Tambahkan contoh konkret
– Point → Tegaskan kembali inti pesan
Presentasi Efektif: Storytelling
• Gunakan alur cerita sederhana (Awal – Konflik
– Penyelesaian)
– Bangun koneksi emosional
– Gunakan contoh nyata
– Sederhanakan visual dan fokus pada pesan utama
Komunikasi Persuasif: 3 Pilar
• Logos → Logika, data, fakta
– Ethos → Kredibilitas pembicara
– Pathos → Emosi audiens
Teknik Persuasi Praktis
• Gunakan angka atau statistik sederhana
– Tampilkan manfaat bagi audiens
– Bangun kepercayaan sebelum meminta
persetujuan
– Gunakan bahasa positif
Feedback Efektif: Model SBI
• Situation → Jelaskan konteks
– Behavior → Sebutkan perilaku spesifik
– Impact → Dampak terhadap tim/pekerjaan
Contoh Feedback dengan SBI
• “Saat rapat pagi tadi (Situation), kamu
memotong rekan 3 kali (Behavior), sehingga
alur diskusi menjadi terhenti (Impact).”
– “Saya mengapresiasi laporan mingguanmu
(Situation), formatnya lengkap dan jelas
(Behavior), ini membantu saya membuat
keputusan lebih cepat (Impact).”
Asertivitas dalam Komunikasi
• Mengungkapkan pendapat dengan jujur tanpa
menyakiti orang lain
– Tidak pasif, tidak agresif
– Menggunakan pernyataan ‘Saya…’
– Menyampaikan kebutuhan dengan jelas
Contoh Kalimat Asertif
• “Saya merasa kewalahan ketika tugas
diberikan mendadak. Bisakah kita atur ulang
deadline?”
– “Saya menghargai pendapatmu, namun saya
punya perspektif lain…”
Studi Kasus: Konflik Komunikasi
• Kasus 1: Deadline tidak jelas → masalah
komunikasi
– Kasus 2: Salah paham instruksi via chat
– Kasus 3: Presentasi tidak dipahami audiens
– Diskusikan penyebab & solusi
Aktivitas Pelatihan
• Role Play: Menangani percakapan sulit
– Latihan PREP Presentasi 3 menit
– Simulasi feedback berpasangan
– Observasi video untuk menganalisis non-verbal
Assessment Peserta
• Tes teori: multiple choice & studi kasus
– Penilaian role play
– Evaluasi presentasi PREP
– Feedback dari trainer & kelompok

Komunikasi_Efektif_Visual_Panjang_Communication_Skill.pptx