Apa itu KomunikasiEfektif?
• Proses bertukar pesan yang dipahami sesuai
maksud pengirim:
– Kejelasan pesan
– Minim gangguan komunikasi (noise)
– Adanya feedback yang tepat
15.
Komponen Komunikasi
• Sender– pembuat pesan
– Message – isi pesan
– Channel – media komunikasi
– Receiver – penerima pesan
– Noise – gangguan (emosi, distraksi, perbedaan
persepsi)
– Feedback – respon balik
16.
Jenis-Jenis Noise
• PhysicalNoise: suara bising, kualitas audio
buruk
– Internal Noise: emosi, stress, bias pribadi
– Semantic Noise: istilah teknis, kata ambigu
– Cultural Noise: perbedaan budaya & nilai
17.
Active Listening: KomponenUtama
• Attention → Fokus penuh pada pembicara
– Acknowledge → Memberi tanda bahwa Anda
mendengarkan
– Paraphrasing → Mengulang inti pesan
– Clarifying Questions → Menggali lebih dalam
– Empathy → Merespons emosi pembicara
18.
Kesalahan Umum dalam
Mendengarkan
•Menginterupsi terlalu cepat
– Membuat asumsi sendiri
– Multitasking saat menerima pesan
– Merasa sudah tahu apa yang akan disampaikan
– Fokus pada jawaban, bukan pemahaman
19.
Komunikasi Verbal: TipsUtama
• Gunakan kata sederhana
– Sesuaikan gaya bahasa dengan audiens
– Gunakan intonasi yang jelas
– Hindari filler words berlebihan (umm.. eee..)
Presentasi Efektif: StrukturPREP
• Point → Sampaikan inti pesan
– Reason → Berikan alasan kuat
– Example → Tambahkan contoh konkret
– Point → Tegaskan kembali inti pesan
22.
Presentasi Efektif: Storytelling
•Gunakan alur cerita sederhana (Awal – Konflik
– Penyelesaian)
– Bangun koneksi emosional
– Gunakan contoh nyata
– Sederhanakan visual dan fokus pada pesan utama
Teknik Persuasi Praktis
•Gunakan angka atau statistik sederhana
– Tampilkan manfaat bagi audiens
– Bangun kepercayaan sebelum meminta
persetujuan
– Gunakan bahasa positif
Contoh Feedback denganSBI
• “Saat rapat pagi tadi (Situation), kamu
memotong rekan 3 kali (Behavior), sehingga
alur diskusi menjadi terhenti (Impact).”
– “Saya mengapresiasi laporan mingguanmu
(Situation), formatnya lengkap dan jelas
(Behavior), ini membantu saya membuat
keputusan lebih cepat (Impact).”
27.
Asertivitas dalam Komunikasi
•Mengungkapkan pendapat dengan jujur tanpa
menyakiti orang lain
– Tidak pasif, tidak agresif
– Menggunakan pernyataan ‘Saya…’
– Menyampaikan kebutuhan dengan jelas
28.
Contoh Kalimat Asertif
•“Saya merasa kewalahan ketika tugas
diberikan mendadak. Bisakah kita atur ulang
deadline?”
– “Saya menghargai pendapatmu, namun saya
punya perspektif lain…”
29.
Studi Kasus: KonflikKomunikasi
• Kasus 1: Deadline tidak jelas → masalah
komunikasi
– Kasus 2: Salah paham instruksi via chat
– Kasus 3: Presentasi tidak dipahami audiens
– Diskusikan penyebab & solusi
30.
Aktivitas Pelatihan
• RolePlay: Menangani percakapan sulit
– Latihan PREP Presentasi 3 menit
– Simulasi feedback berpasangan
– Observasi video untuk menganalisis non-verbal
31.
Assessment Peserta
• Testeori: multiple choice & studi kasus
– Penilaian role play
– Evaluasi presentasi PREP
– Feedback dari trainer & kelompok