PROGRAM PASCASARJANA PKLH
 UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
             2012
KARATERISTIK POPULASI
Populasi – Sekelompok
Individu dengan spesies
yang sama yang
menempati daerah yang
sama pada waktu
tertentu
Natalitas
                       Mortalitas
                                Rasio Jenis
                                 Kelamin
                                Distribusi
Populasi                          Usia
                         Laju Pertumbuhan
                             Penduduk
                       Kerapatan dan
                       Distribusi ruang
                Limiting Factor
Natalitas – Jumlah individu
yang bertambah pada
suatu populasi melalui
Reproduksi Setelah
periode waktu tertentu.
   Angka Kelahiran
   (Kelahiran manusia /
   1,000 penduduk per
   tahun)
Mortalitas – Jumlah
kematian dalam
suatu populasi selama
periode waktu
tertentu.
   Angka Kematian
   (Jumlah Kematian
   / 1,000 Individu per
   tahun)
   Gambar 7.1 Pengaruh angka Kelahiran dan Angka Kematian pada ukuran populasi
   Angka Pertumbuhan Populasi – Angka Kelahiran dikurangi
    dengan angka kematian. Yang biasa dilambangkan dalam
    persentasi total populasi.
   Rasio Jenis kelamin - Perbandingan
    Banyaknya Penduduk Laki-laki dengan
    banyaknya Penduduk Perempuan pada
    suatu daerah dan waktu tertentu
    (Untuk Beberapa Organisme, misalnya
    cacing tanah dan sebagian besar
    tanaman yang memiliki dua alat
    kelamin, rasio jenis kelamin tidak
    berlaku)

    › Jumlah Populasi wanita cukup
       penting karena wanita
       menetukan Banyaknya keturunan
       yang dihasilkan dalam populasi.
   Penyebaran Usia – Jumlah Individu Pada kelompok usia dalam
    populasi.

Jika dalam suatu populasi mayoritas
penduduk berada pada tingkat
Prareproduktif   pada     umumnya
pertumbuhannya tetap.
Jika dalam suatu Populasi mayoritas
penduduk berada pada tingkat
Reproduktif,    pada      umumnya
pertumbuhannya naik.
Jika dalam suatu populasi mayoritas                  Pasca
penduduk berada pada tingkat                      reproduktif
Postreproduktif pada umumnya
pertumbuhannya turun.
   Kerapatan Populasi – Jumlah organisme per-satuan
    luas.
     › Tingginya populasi akan menyebabkan
       meningkatnya persaingan untuk mendapatkan
       penghasilan.
        Penyebaran – Perpindahan Individu dari daerah
          berpenduduk padat ke daerah yang kurang
          penduduknya.
           Emigrasi – Perpindahan dari suatu Daerah.
           Imigrasi – Perpindahan ke Suatu daerah.
Potensi Biotik – Penurunan Kemampuan
Reproduksi. (Kemampuan Biologis Untuk
menghasilkan keturunan)
• Umumnya, Potensi biotik berada diatas level
  pengganti.
  • Kecenderungan Alamiah untuk bertambah.
    • Semua kehidupan populasi mengikuti Grafik
      pertumbuhan Eksponensial.
   Fase lambat (Log Phase) – pertumbuhan Populasi
    sangat lambat karena terjadi sedikit kelahiran
    disebabkan sedikitnya jumlah populasi
   Fase pertumbuhan Eksponensial (Exponential
    growth phase )- pertumbuhan
    mengalamipercepatan karena itu angka kelahiran
    bertambah
   Fase Perlambatan (Deceleration phase) – Angka
    pertumbuhan Populasi lebih lambat dari angka
    kematian
   Fase Keseimbangan tetap (Stable equilibrium
    phase) – ketika angka kelahiran dan kematiian
    sama, populasi berhenti bertambah dan mencapai
    ukuran kestabilan populasi relatif.
   Faktor    yang menghalangi pertumbuhan populasi tak
    terbatas dikenal dengan istilah faktor pembatas. Berbagai
    faktor pembatas yang mempengaruhi populasi secara
    bersama-sama disebut daya tahan lingkungan

1. Faktor pembatas ekstrinsik dan intrinsik
2. Faktor pembatas kepadatan dependen dan kepadatan independen

    Faktor pembatas ekstrinsik antara lain Predator, kehilangan sumber
    makanan, kekurangan cahaya matahari, atau bencana alam.
    Faktor pembatas intrinsik contohnya studi tentang tikus yang hidup di
    ditempat yang ramai menunjukan tempat tersebut akan semakin ramai
    perilaku sosial abnormal semakin umum. Terjadi penurunan jumlah sampah,
    lebih sedikit sampah dihasilkan pertahun, lebih banyak ibu yang mengabaikan
    anak mereka, keadaan ini menyebabkan kelompok populasi tikus mengalami
    angka kelahiran lebih rendah dan angka kematian semakin tinggi.
› Faktor pembatas yang dikenali sebagai daya tahan
 lingkungan dapat dibagi menjadi Empat kategori:
  1.   Ketersediaan Bahan Mentah
  2.   Ketersediaan energi
  3.   Penimbunan dan pembuangan sampah
  4.   Interaksi Organisme
   Daya dukung adalah
    ketahanan
    maksimum populasi
    di suatu daerah.
        Daya dukung
    ditentukan oleh
    tetapan faktor
    pembatas. Perhatikan
    gambar disamping
Ketersedian
           Bahan Baku

                         Ketersediaan
                            Energi
 Faktor
Pembatas                     Penumpukan
                               Limbah

           Interaksi Antar
             Organisme
› Spesis dapat dibagi dalam 2
  kategori berdasarkan strategi
  reproduksi mereka :
   K-strategi
   r-strategi
Tabel 7.1: Perbandingan Karakteristik Sejarah
      kehidupan r-Strategi dan k-Strategi

    Charateristic                 r- Strategi                      k- Strategi
Stabilitas lingkungan            Tidak stabil                         stabil
 Ukuran Organisme                     kecil                           besar
   Panjang hidup            sebentar, mati sebelum          lama, kebanyakan hidup
                                  reproduksi                  untuk mereproduksi
    jumlah anak         sejumlah besar produk, tidak ada     sejumlah kecil produk,
                                  pengasuhan                 pengasuhan diberikan
  faktor pembatas         Faktor pembatas kepadatan            Faktor pembatas
                                  independen                 kepadatan dependen
Pola Pertumbuhan           Pertumbuhan eksponensial        Pertumbuhan eksponensial
     populasi            diikuti oleh kerusakan populasi    diikuti oleh keseimbangan
                                                                    daya dukung
      contoh              Protozoa, nyamuk, tanaman          Buaya, manusia,pohon
                                    tahunan
Waktu Ganda populasi Manusia
Manusia adalah Makhluk Sosial yang Memiliki
Kebebasan memilih.
   Manusia membuat keputusan berdasarkan Sejarah,
   Keadaan Sosial, Etika dan agama kepercayaan dan
   Keinginan Personal.
      Kendala Terbesar untuk mengendalikan
      Populasi manusia bukan hanya secara Biologis
      namun juga secara filosofis, teologis, politik dan
      sosial.
Populasi Isu Dan karateristiknya

Populasi Isu Dan karateristiknya

  • 1.
    PROGRAM PASCASARJANA PKLH UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2012
  • 2.
    KARATERISTIK POPULASI Populasi –Sekelompok Individu dengan spesies yang sama yang menempati daerah yang sama pada waktu tertentu
  • 3.
    Natalitas Mortalitas Rasio Jenis Kelamin Distribusi Populasi Usia Laju Pertumbuhan Penduduk Kerapatan dan Distribusi ruang Limiting Factor
  • 4.
    Natalitas – Jumlahindividu yang bertambah pada suatu populasi melalui Reproduksi Setelah periode waktu tertentu. Angka Kelahiran (Kelahiran manusia / 1,000 penduduk per tahun)
  • 5.
    Mortalitas – Jumlah kematiandalam suatu populasi selama periode waktu tertentu. Angka Kematian (Jumlah Kematian / 1,000 Individu per tahun)
  • 6.
    Gambar 7.1 Pengaruh angka Kelahiran dan Angka Kematian pada ukuran populasi
  • 7.
    Angka Pertumbuhan Populasi – Angka Kelahiran dikurangi dengan angka kematian. Yang biasa dilambangkan dalam persentasi total populasi.
  • 8.
    Rasio Jenis kelamin - Perbandingan Banyaknya Penduduk Laki-laki dengan banyaknya Penduduk Perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu (Untuk Beberapa Organisme, misalnya cacing tanah dan sebagian besar tanaman yang memiliki dua alat kelamin, rasio jenis kelamin tidak berlaku) › Jumlah Populasi wanita cukup penting karena wanita menetukan Banyaknya keturunan yang dihasilkan dalam populasi.
  • 9.
    Penyebaran Usia – Jumlah Individu Pada kelompok usia dalam populasi. Jika dalam suatu populasi mayoritas penduduk berada pada tingkat Prareproduktif pada umumnya pertumbuhannya tetap. Jika dalam suatu Populasi mayoritas penduduk berada pada tingkat Reproduktif, pada umumnya pertumbuhannya naik. Jika dalam suatu populasi mayoritas Pasca penduduk berada pada tingkat reproduktif Postreproduktif pada umumnya pertumbuhannya turun.
  • 11.
    Kerapatan Populasi – Jumlah organisme per-satuan luas. › Tingginya populasi akan menyebabkan meningkatnya persaingan untuk mendapatkan penghasilan.  Penyebaran – Perpindahan Individu dari daerah berpenduduk padat ke daerah yang kurang penduduknya.  Emigrasi – Perpindahan dari suatu Daerah.  Imigrasi – Perpindahan ke Suatu daerah.
  • 12.
    Potensi Biotik –Penurunan Kemampuan Reproduksi. (Kemampuan Biologis Untuk menghasilkan keturunan) • Umumnya, Potensi biotik berada diatas level pengganti. • Kecenderungan Alamiah untuk bertambah. • Semua kehidupan populasi mengikuti Grafik pertumbuhan Eksponensial.
  • 13.
    Fase lambat (Log Phase) – pertumbuhan Populasi sangat lambat karena terjadi sedikit kelahiran disebabkan sedikitnya jumlah populasi  Fase pertumbuhan Eksponensial (Exponential growth phase )- pertumbuhan mengalamipercepatan karena itu angka kelahiran bertambah  Fase Perlambatan (Deceleration phase) – Angka pertumbuhan Populasi lebih lambat dari angka kematian  Fase Keseimbangan tetap (Stable equilibrium phase) – ketika angka kelahiran dan kematiian sama, populasi berhenti bertambah dan mencapai ukuran kestabilan populasi relatif.
  • 15.
    Faktor yang menghalangi pertumbuhan populasi tak terbatas dikenal dengan istilah faktor pembatas. Berbagai faktor pembatas yang mempengaruhi populasi secara bersama-sama disebut daya tahan lingkungan 1. Faktor pembatas ekstrinsik dan intrinsik 2. Faktor pembatas kepadatan dependen dan kepadatan independen Faktor pembatas ekstrinsik antara lain Predator, kehilangan sumber makanan, kekurangan cahaya matahari, atau bencana alam. Faktor pembatas intrinsik contohnya studi tentang tikus yang hidup di ditempat yang ramai menunjukan tempat tersebut akan semakin ramai perilaku sosial abnormal semakin umum. Terjadi penurunan jumlah sampah, lebih sedikit sampah dihasilkan pertahun, lebih banyak ibu yang mengabaikan anak mereka, keadaan ini menyebabkan kelompok populasi tikus mengalami angka kelahiran lebih rendah dan angka kematian semakin tinggi.
  • 16.
    › Faktor pembatasyang dikenali sebagai daya tahan lingkungan dapat dibagi menjadi Empat kategori: 1. Ketersediaan Bahan Mentah 2. Ketersediaan energi 3. Penimbunan dan pembuangan sampah 4. Interaksi Organisme
  • 17.
    Daya dukung adalah ketahanan maksimum populasi di suatu daerah. Daya dukung ditentukan oleh tetapan faktor pembatas. Perhatikan gambar disamping
  • 18.
    Ketersedian Bahan Baku Ketersediaan Energi Faktor Pembatas Penumpukan Limbah Interaksi Antar Organisme
  • 19.
    › Spesis dapatdibagi dalam 2 kategori berdasarkan strategi reproduksi mereka :  K-strategi  r-strategi
  • 20.
    Tabel 7.1: PerbandinganKarakteristik Sejarah kehidupan r-Strategi dan k-Strategi Charateristic r- Strategi k- Strategi Stabilitas lingkungan Tidak stabil stabil Ukuran Organisme kecil besar Panjang hidup sebentar, mati sebelum lama, kebanyakan hidup reproduksi untuk mereproduksi jumlah anak sejumlah besar produk, tidak ada sejumlah kecil produk, pengasuhan pengasuhan diberikan faktor pembatas Faktor pembatas kepadatan Faktor pembatas independen kepadatan dependen Pola Pertumbuhan Pertumbuhan eksponensial Pertumbuhan eksponensial populasi diikuti oleh kerusakan populasi diikuti oleh keseimbangan daya dukung contoh Protozoa, nyamuk, tanaman Buaya, manusia,pohon tahunan
  • 22.
  • 23.
    Manusia adalah MakhlukSosial yang Memiliki Kebebasan memilih. Manusia membuat keputusan berdasarkan Sejarah, Keadaan Sosial, Etika dan agama kepercayaan dan Keinginan Personal. Kendala Terbesar untuk mengendalikan Populasi manusia bukan hanya secara Biologis namun juga secara filosofis, teologis, politik dan sosial.