Dokumen tersebut membahas sejarah perkembangan kurikulum di Indonesia sejak tahun 1947 hingga Kurikulum Merdeka. Beberapa poin penting yang diangkat antara lain perubahan kurikulum pada masa Orde Baru yang lebih menekankan pada penyeragaman berfikir, kurikulum 1994 yang memperkenalkan Cara Belajar Siswa Aktif, hingga Kurikulum Merdeka yang memberikan fleksibilitas dan berfokus pada materi esensial serta pengembangan