KB
(Kelebihan Alat Kontrasepsi IUD/ spiral dan kekurangannya)
Di Susun Oleh:
DEWI KUSIYANTI

10132051
D3 Kebidanan IB
Pengertian

back

• KB adalah usaha untuk mengukur jumlah
dan jarak anak yang diinginkan. untuk
mencapai hal tersebut maka dibuatlah
beberapa cara atau alternatif untuk
mencegah ataupun menunda kehamilan.
Kelebihan Intrauterine Device (IUD)
Tingkat efektifitas mencapai 0,6 – 0,8 kehamilan per 100 wanita
yang menggunakannya. Atau dengan kata lain 1 kegagalan pada
125 – 170 pengguna,
Langsung Efektif begitu terpasang di rahim,
Anda hanya perlu melakukan pengecekan satu tahun sekali ke dokter
yang memasang IUD.
Tidak menimbulkan efek samping hormonal seperti pada alat
kontrasepsi hormonal yang lain,
Dianjurkan untuk ibu menyusui karena tidak akan mempengaruhi
volume dan kualitas ASI,
Apabila tidak terjadi infeksi bisa dipasang setelah melahirkan,
Dapat digunakan setelah 1 tahun atau lebih masa haid terakhir
(masa menopause)
Membantu mencegah kehamilan di luar kandungan.
Dapat dipasang kapan saja, tidak perlu pada saat masa haid saja asal
anda tidak sedang hamil atau diperkirakan hamil.
NEXT
Kekurangan Intrauterine Device
(IUD)
Memerlukan prosedur medis, termasuk pemeriksaan pelvik
sebelum dipasang Alat Kontrasepsi Intrauterine
Device IUD, dan pemasangan harus oleh petugas
terlatih (bidan atau dokter),
Bagian organ reproduksi wanita mungkin akan terasa sakit
dan kejang selama 3 - 5 hari setelah pemasangan IUD,
Terjadi perubahan siklus haid pada 3 bulan pertama,
setelah pemasangan,
Terjadi pendarahan diantara masa menstruasi, hal ini
dikarenakan Alat IUD mengenai dinding rahim dan
menimbulkan luka,
Darah Haid biasanya akan lebih lama dan lebih banyak.
Dan apabila pendarahan haid sangat banyak dapat
menyebabkan anemia
NEXT
Lanjutan..
Terjadi Keluhan pada suami saat berhubungan badan, karena
pemasangan benang IUD terlalu panjang. Hal ini bisa diatasi
dengan memotong benang lebih pendek atau melipatnya ke dalam
rahim yang dilakukan oleh bidan atau dokter spesialis kandungan,
Apabila pemasangan IUD tidak benar, menyebabkan perforasi pada
dinding uterus,
Tidak dapat mencegah infeksi penyakit menular seksual, sehingga
tidak disarankan untuk perempuan yang sering berganti pasangan.
Infeksi ini akan memicu terjadinya penyakit radang panggul.
1 dari 1000 wanita, mengalami terlepasnya IUD.
IUD hanya mencegah kehamilan normal dan tidak dapat mencegah
kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan.
Wanita yang menggunakan IUD sebagai KB harus memeriksa posisi
benang dari waktu ke waktu. Pemeriksaan dilakukan dengan
memasukkan jari ke dalam vagina.

NEXT
Biaya Intrauterine Device (IUD)

Biaya IUD bisa dikatakan sangat terjangkau 
apabila dibandingkan dengan manfaat 
yang dicapai. Biaya IUD untuk 5 tahun 
adalah sekitar Rp 500.000,-. Sedangkan 
untuk Biaya IUD 10 tahun biasanya sekitar 
Rp. 800.000,-.
NEXT
Thank You....

Semoga bermanfaat bagi
pembaca :)

Kb tik dewi

  • 1.
    KB (Kelebihan Alat KontrasepsiIUD/ spiral dan kekurangannya)
  • 2.
    Di Susun Oleh: DEWIKUSIYANTI 10132051 D3 Kebidanan IB
  • 3.
    Pengertian back • KB adalahusaha untuk mengukur jumlah dan jarak anak yang diinginkan. untuk mencapai hal tersebut maka dibuatlah beberapa cara atau alternatif untuk mencegah ataupun menunda kehamilan.
  • 4.
    Kelebihan Intrauterine Device(IUD) Tingkat efektifitas mencapai 0,6 – 0,8 kehamilan per 100 wanita yang menggunakannya. Atau dengan kata lain 1 kegagalan pada 125 – 170 pengguna, Langsung Efektif begitu terpasang di rahim, Anda hanya perlu melakukan pengecekan satu tahun sekali ke dokter yang memasang IUD. Tidak menimbulkan efek samping hormonal seperti pada alat kontrasepsi hormonal yang lain, Dianjurkan untuk ibu menyusui karena tidak akan mempengaruhi volume dan kualitas ASI, Apabila tidak terjadi infeksi bisa dipasang setelah melahirkan, Dapat digunakan setelah 1 tahun atau lebih masa haid terakhir (masa menopause) Membantu mencegah kehamilan di luar kandungan. Dapat dipasang kapan saja, tidak perlu pada saat masa haid saja asal anda tidak sedang hamil atau diperkirakan hamil. NEXT
  • 5.
    Kekurangan Intrauterine Device (IUD) Memerlukanprosedur medis, termasuk pemeriksaan pelvik sebelum dipasang Alat Kontrasepsi Intrauterine Device IUD, dan pemasangan harus oleh petugas terlatih (bidan atau dokter), Bagian organ reproduksi wanita mungkin akan terasa sakit dan kejang selama 3 - 5 hari setelah pemasangan IUD, Terjadi perubahan siklus haid pada 3 bulan pertama, setelah pemasangan, Terjadi pendarahan diantara masa menstruasi, hal ini dikarenakan Alat IUD mengenai dinding rahim dan menimbulkan luka, Darah Haid biasanya akan lebih lama dan lebih banyak. Dan apabila pendarahan haid sangat banyak dapat menyebabkan anemia NEXT
  • 6.
    Lanjutan.. Terjadi Keluhan padasuami saat berhubungan badan, karena pemasangan benang IUD terlalu panjang. Hal ini bisa diatasi dengan memotong benang lebih pendek atau melipatnya ke dalam rahim yang dilakukan oleh bidan atau dokter spesialis kandungan, Apabila pemasangan IUD tidak benar, menyebabkan perforasi pada dinding uterus, Tidak dapat mencegah infeksi penyakit menular seksual, sehingga tidak disarankan untuk perempuan yang sering berganti pasangan. Infeksi ini akan memicu terjadinya penyakit radang panggul. 1 dari 1000 wanita, mengalami terlepasnya IUD. IUD hanya mencegah kehamilan normal dan tidak dapat mencegah kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan. Wanita yang menggunakan IUD sebagai KB harus memeriksa posisi benang dari waktu ke waktu. Pemeriksaan dilakukan dengan memasukkan jari ke dalam vagina. NEXT
  • 7.
  • 8.