Tips dan Trik
Optimalisasi Capian KBK
KBK = Pembayaran Kapitasi Berbasis Kinerja
Penyesuaian kapitasi berdasarkan capaian kinerja diberlakukan pada FKTP dengan
kriteria :
1. Telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan minimal 1 (satu) tahun;
2. Peserta minimal terdaftar 5.000 (lima ribu) Peserta
3. FKTP tersedia Jaringan Komunikasi Data
Rating Deskripsi
a b c d e f=bxd
4 ≥ 150 ‰ 1.6
3 > 145 - < 150 ‰ 1.2
2 > 140 - 145 ‰ 0.8
1 ≤ 140 ‰ 0.4
4 ≤ 2% 2
3 > 2 - 2,5 % 1.5
2 > 2,5 - 3% 1
1 > 3 % 0.5
4 ≥ 5% 0.4
3 < 5 - 4% 0.3
2 < 4 - 3% 0.2
1 < 3 % 0.1
Nilai Capaian
No
Indikator Kinerja Bobot Target
Kriteria Penilaian
1 Angka Kontak 40% ≥ 150 ‰
2 Rasio Rujukan Non
Spesialistik
50% ≤2%
3 Rasio Peserta
Prolanis Terkendali
10% ≥5 %
Puskesmas
Klinik Pratama/
RS D Pratama
4 100% 100%
3 - < 4 95% 97%
2 - < 3 90% 96%
1 - < 2 85% 95%
Nilai Capaian
% Pembayaran Kapitasi
INDIKATOR KINERJA
INDIKATOR PKBK
ANGKA KONTAK ≥150 ‰
RRNS ≤2%
RPPT ≥5%
NILAI CAPAIAN
ANGKA KONTAK
Indikator tercapai ANGKA KONTAK ≥150 ‰
Rumus = Jumlah Peserta Terdaftar X 150
1.000
Contoh :
Jumlah Peserta Terdaftar = 2.000
Jumlah Peserta yang harus diinput :
= 2.000 X 150 = 300 Peserta
1.000
Sumber data :
1. Kunjungan Langsung
a. Peserta kunjungan sakit
b. Peserta kunjungan sehat (imunisasi, konseling dll)
2. Kunjungan Tidak langsung / Kujungan Online
a. Peserta kunjungan sakit
b. Peserta kunjungan sehat
✓ Ada 2 Sumber data: Konsultasi melalui MJKN
(otomatis masuk catatan di pcare) atau Medsos (WA,
SMS dll) yg di input di pcare.
3. Pelayanan di luar Gedung oleh FKTP
➢ Semua data diinput di pcare
➢ Perhitungan data tidak memperhitungkan frekuensi
kedatangan peserta dalam satu bulan (peserta yang
sama diinput lebih dari 1 kali, tetap terbaca 1 kali)
Catatan : data pelayanan di bulan berjalan paling
lambat diinput di setiap tanggal 3 di bulan
berikutnya.
Contoh : data pelayanan bulan januari 2022 paling
lambat diinput tgl 5 bulan februari 2022.
RRNS
Rasio Rujukan Rawat Jalan Kasus Non Spesialistiak (RRNS)
merupakan indikator untuk mengetahui kualitas pelayanan di
FKTP, sehingga sistem rujukan terselenggara sesuai indikasi
medis dan kompetensinya.
TIPS : Pastikan pasien yang rujuk adalah pasien
bukan dengan dignosa Non Spesialistik. Apabila
harus memilih diagnosa Non Spesialistik,
pastikan TACC diisi sesuai kondisi pasien.
Catatan : Rujukan pasien dengan TACC
tidak mengurangi jumlah peserta yang
dirujuk oleh FKTP
Rumus :
Indikator Tercapai : RRNS ≤2%
Sumber data capaian RRNS adalah Pasien yang dirujuk
dengan diagnosa Spesialistik kurang dari 2 %.
RPPT
Sumber data Rasio Peserta Prolanis Terkendali (RPPT)
dibagi menjadi 2 :
1. Pasien DM Terkendali
2. Pasien HT Terkendali
Indikator Tercapai : RPPT ≥5%
RUMUS :
Rumus DM Terkendali
Rumus HT Terkendali
Tips :
1. Pastikan semua peserta prolanis diinput pada
pelayanan promotive di aplikasi pcare dengan
diagnose :
➢ DM = E11 atau E11.9 dengan input hasil GDP minimal
1 bulan sekali (Range GDP terkendali <100 mg/dL)
➢ HT = I10 dengan input hasil pemeriksaan tekanan
darah 1 bulan sekali (Range HT terkendali normal <
120/80 mmHg)
2. Pastikan penegakan dignosa semua pasien
berkunjung ke FKTP dengan kode E11, E11.9 dan I10
sesuai dengan kondisi pasien, karena jumlah peserta
dengan dignosa tersebut menjadi angka pembagi untuk
peserta DM dan HT prolanis yang terkendali. Jika tidak
sesuai bisa menggunakan kode ICD X yang lainnya.

Indikator KBK.pdf

  • 1.
  • 2.
    KBK = PembayaranKapitasi Berbasis Kinerja Penyesuaian kapitasi berdasarkan capaian kinerja diberlakukan pada FKTP dengan kriteria : 1. Telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan minimal 1 (satu) tahun; 2. Peserta minimal terdaftar 5.000 (lima ribu) Peserta 3. FKTP tersedia Jaringan Komunikasi Data Rating Deskripsi a b c d e f=bxd 4 ≥ 150 ‰ 1.6 3 > 145 - < 150 ‰ 1.2 2 > 140 - 145 ‰ 0.8 1 ≤ 140 ‰ 0.4 4 ≤ 2% 2 3 > 2 - 2,5 % 1.5 2 > 2,5 - 3% 1 1 > 3 % 0.5 4 ≥ 5% 0.4 3 < 5 - 4% 0.3 2 < 4 - 3% 0.2 1 < 3 % 0.1 Nilai Capaian No Indikator Kinerja Bobot Target Kriteria Penilaian 1 Angka Kontak 40% ≥ 150 ‰ 2 Rasio Rujukan Non Spesialistik 50% ≤2% 3 Rasio Peserta Prolanis Terkendali 10% ≥5 % Puskesmas Klinik Pratama/ RS D Pratama 4 100% 100% 3 - < 4 95% 97% 2 - < 3 90% 96% 1 - < 2 85% 95% Nilai Capaian % Pembayaran Kapitasi
  • 3.
    INDIKATOR KINERJA INDIKATOR PKBK ANGKAKONTAK ≥150 ‰ RRNS ≤2% RPPT ≥5% NILAI CAPAIAN
  • 4.
    ANGKA KONTAK Indikator tercapaiANGKA KONTAK ≥150 ‰ Rumus = Jumlah Peserta Terdaftar X 150 1.000 Contoh : Jumlah Peserta Terdaftar = 2.000 Jumlah Peserta yang harus diinput : = 2.000 X 150 = 300 Peserta 1.000 Sumber data : 1. Kunjungan Langsung a. Peserta kunjungan sakit b. Peserta kunjungan sehat (imunisasi, konseling dll) 2. Kunjungan Tidak langsung / Kujungan Online a. Peserta kunjungan sakit b. Peserta kunjungan sehat ✓ Ada 2 Sumber data: Konsultasi melalui MJKN (otomatis masuk catatan di pcare) atau Medsos (WA, SMS dll) yg di input di pcare. 3. Pelayanan di luar Gedung oleh FKTP ➢ Semua data diinput di pcare ➢ Perhitungan data tidak memperhitungkan frekuensi kedatangan peserta dalam satu bulan (peserta yang sama diinput lebih dari 1 kali, tetap terbaca 1 kali) Catatan : data pelayanan di bulan berjalan paling lambat diinput di setiap tanggal 3 di bulan berikutnya. Contoh : data pelayanan bulan januari 2022 paling lambat diinput tgl 5 bulan februari 2022.
  • 5.
    RRNS Rasio Rujukan RawatJalan Kasus Non Spesialistiak (RRNS) merupakan indikator untuk mengetahui kualitas pelayanan di FKTP, sehingga sistem rujukan terselenggara sesuai indikasi medis dan kompetensinya. TIPS : Pastikan pasien yang rujuk adalah pasien bukan dengan dignosa Non Spesialistik. Apabila harus memilih diagnosa Non Spesialistik, pastikan TACC diisi sesuai kondisi pasien. Catatan : Rujukan pasien dengan TACC tidak mengurangi jumlah peserta yang dirujuk oleh FKTP Rumus : Indikator Tercapai : RRNS ≤2% Sumber data capaian RRNS adalah Pasien yang dirujuk dengan diagnosa Spesialistik kurang dari 2 %.
  • 6.
    RPPT Sumber data RasioPeserta Prolanis Terkendali (RPPT) dibagi menjadi 2 : 1. Pasien DM Terkendali 2. Pasien HT Terkendali Indikator Tercapai : RPPT ≥5% RUMUS : Rumus DM Terkendali Rumus HT Terkendali Tips : 1. Pastikan semua peserta prolanis diinput pada pelayanan promotive di aplikasi pcare dengan diagnose : ➢ DM = E11 atau E11.9 dengan input hasil GDP minimal 1 bulan sekali (Range GDP terkendali <100 mg/dL) ➢ HT = I10 dengan input hasil pemeriksaan tekanan darah 1 bulan sekali (Range HT terkendali normal < 120/80 mmHg) 2. Pastikan penegakan dignosa semua pasien berkunjung ke FKTP dengan kode E11, E11.9 dan I10 sesuai dengan kondisi pasien, karena jumlah peserta dengan dignosa tersebut menjadi angka pembagi untuk peserta DM dan HT prolanis yang terkendali. Jika tidak sesuai bisa menggunakan kode ICD X yang lainnya.