PROPOSAL HIBAH
TAHUN 202O
LATAR BELAKANG
A. Peran Strategis Masyarakat dalam Pembangunan Pariwisata
PEMERINTA
H
Kegiatan pembangunan kepariwisataan pada hakekatnya melibatkan peran pemangku kepentingan meliputi
3 (tiga) pihak yaitu: Pemerintah, Swasta dan Masyarakat
Pemerintah sesuai dengan tugas dan kewenangannya
menjalankan peran dan fungsinya sebagai fasilitator
dam pembuat peraturan (regulator) dalam kegiatan
pembangunan kepariwisataan;
PEMERINTAH
Kalangan Swasta/pelaku usaha dengan sumber daya,
modal dan jejaring yang dimilikinya menjalankan peran
dan fungsinya sebagai pengembang dan atau
pelaksana pembangunan kegiatan kepariwisataan;
SWASTA
Masyarakat dengan sumber daya yang ada baik
berupa adat, tradisi dan budaya serta kapasitasnya,
berperan sebagai tuan rumah sekaligus memiliki
kesempatan sebagai pelaku pengembangan
kepariwisataan sesuai kemampuan yang dimiliki;
MASYARAKAT
“Upaya penguatan dan peningkatan kapasitas, peran dan inisiatif masyarakat sebagai salah satu
pemangku kepentingan, untuk dapat berpartisipasi dan berperan aktif sebagai subjek atau pelaku maupun
sebagai penerima manfaat dalam pengembangan kepariwisataan secara berkelanjutan”.
(Renstra Dit. Pemberdayaan Masyarakat, 2010)
Swasta
Masyaraka
t
B. Sadar Wisata dan Kelompok Sadar Wisata dalam Pengembangan
Destinasi Pariwisata
salah satu aspek mendasar bagi
keberhasilan pembangunan
kepariwisataan adalah dapat
diciptakannya lingkungan dan suasana
kondusif yang mendorong tumbuh dan
berkembangnya kegiatan kepariwisataan
di suatu tempat. Iklim atau lingkungan
kondusif tersebut terutama dikaitkan
dengan perwujudan Sadar Wisata dan
Sapta Pesona yang dikembangkan
secara konsisten di kalangan masyarakat
yang tinggal di sekitar destinasi
pariwisata.
LATAR BELAKANG
LATAR BELAKANG
SADAR WISATA
dalam hal ini digambarkan sebagai bentuk kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam 2 (dua)hal
berikut, yaitu:
Masyarakat menyadari peran dan tanggung
jawabnya sebagai tuan rumah (host) yang
baik bagi tamu atau wisatawan yang
berkunjung untuk mewujudkan lingkungan
dan suasana yang kondusif sebagaimana
tertuang dalam slogan Sapta Pesona.
Masyarakat menyadari hak dan
kebutuhannya untuk menjadi pelaku wisata
atau wisatawan untuk
melakukan perjalanan ke suatu daerah
tujuan wisata, sebagai wujud kebutuhan
dasar untuk berekreasi maupun khususnya
dalam mengenal dan mencintai tanah air.
LATAR BELAKANG
SAPTA PESONA
Sapta Pesona merupakan kondisi yang harus diwujudkan dalam rangka menarik minat wisatawan berkunjung
kesuatu daerah atau wilayah tertentu di negara Indonesia ini.
1. AMAN
2. TERTIB
3. BERSIH
4. SEJUK
5. INDAH
6. RAMAH
7. KENANGAN
Terwujudnya ketujuh unsur Sapta Pesona
dalam pengembangan kepariwisataan di
daerah akan bermuara pada:
1. Meningkatnya minat kunjungan
wisatawan ke destinasi
2. Tumbuhnya iklim usaha kepariwisataan
yang prospektif
3. Meningkatnya lapangan pekerjaan dan
peluang pendapatan, serta dampak
ekonomi multi ganda pariwisata bagi
masyarakat.
LATAR BELAKANG
DASAR HUKUM
1. UU Republik Indonesia No. 9 Tahun 1990
tentang kepariwisataan
2. UU Republik Indonesia No. 32 Tahun 2004
tentang Pemerintah Daerah
3. P.P No. 67 Tahun 1996 Tentang
Kepariwisataan
4. Instruksi Presiden Republik Indonesia No.
16 Tahun 2005 Tentang Kebijakan
Pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata
5. Permen Kebudayaan dan Pariwisata RI No.
P.M. 04 / UM 001 / MKP / 2008 Tentang
Sadar Wisata
KELOMPOK SADAR WISATA
PENGERTIAN
kelembagaan di tingkat masyarakat yang anggotanya terdiri dari para pelaku kepariwisataan yang
memiliki kepedulian dan tanggung jawab serta berperan sebagai penggerak dalam mendukung
terciptanya iklim kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan serta terwujudnya Sapta
Pesona dalam meningkatkan pembangunan daerah melalui kepariwisataan dan manfaatkannya bagi
kesejahteraan masyarakat sekitar
AKTIVITAS SOSIAL
1. Meningkatkan pemahaman kepariwisataan
2. Meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan
3. Meningkatkan nilai manfaat kepariwisataan bagi masyarakat/ anggota Pokdarwis
4. Mensukseskan pembangunan kepariwisataan
FUNGSI POKDARWIS PROVINSI BANTEN
Secara umum, fungsi Pokdarwis dalam kegiatan kepariwisataan
adalah:
1. Sebagai penggerak Sadar Wisata dan Sapta Pesona di lingkungan
wilayah di destinasi wisata.
2. Sebagai Mitra Pemerintah dan pemerintah daerah
(kabupaten/kota) dalam upaya perwujudan dan pengembangan
Sadar Wisata di daerah.
KEDUDUKAN POKDARWIS PROVINSI BANTEN
KELOMPOK SADAR WISATA
KELOMPOK SADAR WISATA
KEPENGURUSAN POKDARWIS PROVINSI BANTEN
PEMBINA
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi
Banten
PENASEHAT
Kabid Pengembangan SDM Pariwisata dan
Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Provinsi
Banten
KETUA
Lili Suheli, S.AP
WAKIL KETUA
Dani Arsani, SE
SEKRETARIS
Firman Hakiki
BENDAHARA
Hendrayana
KEAMANAN DAN
KETERTIBAN
Jamali
KEBERSIHAN DAN
KEINDAHAN
Hendra
DAYA TARIK WISATA
DAN KENANGAN
Muhammad Utin
HUMAS DAN
PENGEMBANGAN SDM
Deni Cuning
ANGGOTA
KELOMPOK SADAR WISATA
Mencapai kesejahteraan sosial, kemandirian ekonomi serta
keberlangsungan lingkungan melalui sektor pariwisata
• Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pariwisata
• Merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program pengembangan
pariwisata berbasis masyarakat dalam mencapai pariwisata berkelanjutan.
• Bersinergi dengan pemerintah serta pemangku kepentingan untuk mencapai
tujuan pembangunan pariwisata desa Sawarna.
KELOMPOK SADAR WISATA
KEANGGOTAAN
Syarat-syarat keanggotaan Pokdarwis Provinsi Banten sebagai berikut:
1. Bersifat sukarela.
2. Memiliki dedikasi dan komitmen dalam
pengembangan kepariwisataan.
3. Masyarakat yang bertempat tinggal di
sekitar lokasi daya tarik wisata dan
memiliki kepedulian terhadap pariwisata
4. Mempunyai mata pencaharian atau
pekerjaan yang berkaitan dengan
penyediaan barang atau jasa bagi
kebutuhan wisatawan, baik langsung
maupun tak langsung.
KELOMPOK SADAR WISATA
KEGIATAN POKDARWIS PROVINSI BANTEN
1. Mengembangkan dan melaksanakan kegiatan dalam rangka peningkatan
pengetahuan dan wawasan para anggota Pokdarwis dalam bidang
kepariwisataan.
2. Mengembangkan dan melaksanakan kegiatan dalam rangka peningkatan
kemampuan dan ketrampilan para anggota dalam mengelola bidang usaha
pariwisata dan usaha terkait lainnya.
3. Mengembangkan dan melaksanakan kegiatan untuk mendorong dan memotivasi
masyarakat agar menjadi tuan rumah yang baik dalam mendukung kegiatan
kepariwisataan di daerahnya.
4. Mengembangkan dan melaksanakan kegiatan untuk mendorong dan memotivasi
masyarakat untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan daya tarik pariwisata
setempat melalui upaya-upaya perwujudan Sapta Pesona.
5. Mengumpulkan, mengolah dan memberikan pelayanan informasi kepariwisataan
kepada wisatawan dan masyarakat setempat.
6. Memberikan masukan-masukan kepada aparat pemerintah dalam
mengembangkan kepariwisataan di daerah setempat.
No Kabupaten/Kota Luas Area (Km2)
1 Pandeglang 2.746,89
2 Lebak 3.426,56
3 Tangerang 1.011,86
4 Serang 1.734,28
5 Kota Tangerang 153,93
6 Kota Cilegon 175,50
7 Kota Serang 266,71
8 Kota Tangerang Selatan 147,19
Provinsi Banten 9.662,92
Luasan Provinsi Banten Berdasarkan Kabupaten/Kota
Ruang Lingkup Wilayah Kegiatan
Sumber: Buku Profil Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Provinsi Banten TH. 2016; Banten Dalam Angka 2015, Simparda Juli 2016
Pantai
Goa
Gunung
Hutan
Air
Panas
Cagar
Alam
Air
Terjun
Pulau
Situ/Danau/Waduk/Rawa
Atraksi
Kesenian
Living
Culture
Kawasan
Cagar
Budaya
Situs
Cagar
Budaya
Struktur
Cagar
Budaya
Benda
Cagar
Budaya
Bangunan
Cagar
Budaya
Makam
Agrowisata
Kolam
Pancing
Wisata
Pendidikan
Handycraft
Desa
Wisata
Arung
Jeram
Kolam
Renang
KABUPATEN :
Lebak 11 6 3 3 4 1 15 - 28 8 12 1 4 5 8 10 12 2 15 5 3 4 1 5
Pandeglang 18 - 5 1 8 2 5 14 26 9 - 1 9 2 60 17 98 2 6 - 9 5 - 9
Serang 36 1 1 2 3 2 7 14 28 21 - - 4 6 10 2 6 3 3 - 6 7 - 3
Tangerang 7 - - - - - - 21 24 10 - - 6 3 2 6 43 - 1 1 5 3 - 9
KOTA :
Tangerang - - - - - - - - 9 4 - - 2 1 3 9 2 - - 8 1 2 - 12
Cilegon 6 - 4 - - - - 4 1 4 - - - 4 1 3 13 2 2 4 - 2 - 4
Serang 4 1 - - 1 1 - 6 3 23 - 1 3 20 10 26 84 3 16 5 29 2 - 7
Tangerang Selatan - - - - - - - - 8 2 - - - - 1 - - 3 2 2 1 2 - 15
82 8 13 6 16 6 27 59 127 81 12 3 28 41 95 73 258 15 45 25 54 27 1 64
JUMLAH TOTAL
GRAND TOTAL 1166
344 591 231
JUMLAH
KABUPATEN/KOTA
DAYA TARIK WISATA ALAM
DAYA TARIK WISATA
BUATAN
DAYA TARIK WISATA
SEJARAH DAN BUDAYA
POTENSI DAYA TARIK WISATA
15
16
17
18
19
20
21
22
USULAN HIBAH
- Pembangunan Home Pod KSP Carita dskt.
- Pembuatan Selfie Booth Desa Wisata Pancer
- Pembuatan Peta Wisata Kampung Wisata Pulau Tunda
- Penataan Curug Sawer KSP Tanjung Lesung dskt.
- Pembangunan Aksesibilitas KSP Kawasan Kesultanan Banten dskt. (Desa Pancer)
- Pembangunan Aksesibilitas KSP Kawasan Kesultanan Banten dskt. (Desa Sukadiri)
- Pembangunan Aksesibilitas KSP Carita dskt.
- Pembangunan Aksesibilitas KSP Cisadane dskt. (Desa Cigaru)
- Pembangunan Aksesibilitas Kampung Wisata Pulau Tunda KSP Kawasan Kesultanan Banten dskt.
- Pembangunan Menara Pandang KSP Carita dskt.
- Pembangunan Mushola Pariwisata (Desa Cigeulis) KSP Tanjung Lesung dskt.
- Penataan Destinasi Desa Sukaratu Kabupaten Serang
USULAN HIBAH
REKAPITULASI
RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)
KEGIATAN : PENATAAN DESTINASI PARIWISATA
LOKASI : PROVINSI BANTEN
TAHUN ANGGARAN : 2020
NO PEKERJAAN
TOTAL
(Rp)
1 Pembangunan Home Pod KSP Carita dskt. 100,000,000
2 Pembuatan Selfie Booth Desa Wisata Pancer 100,000,000
3 Pembuatan Peta Wisata Kampung Wisata Pulau Tunda 100,000,000
4 Penataan Curug Sawer KSP Tanjung Lesung dskt. 100,000,000
5 Pembangunan Aksesibilitas KSP Kawasan Kesultanan Banten dskt. (Desa Pancer) 200,000,000
6 Pembangunan Aksesibilitas KSP Kawasan Kesultanan Banten dskt. (Desa Sukadiri) 200,000,000
7 Pembangunan Aksesibilitas KSP Carita dskt. 200,000,000
8 Pembangunan Aksesibilitas KSP Cisadane dskt. (Desa Cigaru) 200,000,000
9
Pembangunan Aksesibilitas Kampung Wisata Pulau Tunda KSP Kawasan Kesultanan
Banten dskt.
200,000,000
10 Pembangunan Menara Pandang KSP Carita dskt. 160,870,000
11 Pembangunan Mushola Pariwisata (Desa Cigeulis) KSP Tanjung Lesung dskt. 150,000,000
12 Penataan Destinasi Desa Wisata Sukaratu, Kabupaten Serang 1.500,000,000
Jumlah 3,210,870,000
Terbilang : Tiga Milyar Dua Ratus Sepuluh Juta Delapan Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah
PENUTUP
Sebagai penutup kami ingin mengutip pernyataan dari
Walt Disney. Ia mengatakan,
“Semua impian pasti bisa Anda wujudkan jika Anda memiliki keberanian
untuk mengejarnya”
TERIMA KASIH
POKDARWIS PROVINSI BANTEN
Kampung Gempol 1 Timur RT.01/07 Desa Sawarna, Kecamatan Bayah
Kabupaten Lebak - Provinsi Banten
www.pesonabanten.com

Hibah banten

  • 1.
  • 2.
    LATAR BELAKANG A. PeranStrategis Masyarakat dalam Pembangunan Pariwisata PEMERINTA H Kegiatan pembangunan kepariwisataan pada hakekatnya melibatkan peran pemangku kepentingan meliputi 3 (tiga) pihak yaitu: Pemerintah, Swasta dan Masyarakat Pemerintah sesuai dengan tugas dan kewenangannya menjalankan peran dan fungsinya sebagai fasilitator dam pembuat peraturan (regulator) dalam kegiatan pembangunan kepariwisataan; PEMERINTAH Kalangan Swasta/pelaku usaha dengan sumber daya, modal dan jejaring yang dimilikinya menjalankan peran dan fungsinya sebagai pengembang dan atau pelaksana pembangunan kegiatan kepariwisataan; SWASTA Masyarakat dengan sumber daya yang ada baik berupa adat, tradisi dan budaya serta kapasitasnya, berperan sebagai tuan rumah sekaligus memiliki kesempatan sebagai pelaku pengembangan kepariwisataan sesuai kemampuan yang dimiliki; MASYARAKAT “Upaya penguatan dan peningkatan kapasitas, peran dan inisiatif masyarakat sebagai salah satu pemangku kepentingan, untuk dapat berpartisipasi dan berperan aktif sebagai subjek atau pelaku maupun sebagai penerima manfaat dalam pengembangan kepariwisataan secara berkelanjutan”. (Renstra Dit. Pemberdayaan Masyarakat, 2010) Swasta Masyaraka t
  • 3.
    B. Sadar Wisatadan Kelompok Sadar Wisata dalam Pengembangan Destinasi Pariwisata salah satu aspek mendasar bagi keberhasilan pembangunan kepariwisataan adalah dapat diciptakannya lingkungan dan suasana kondusif yang mendorong tumbuh dan berkembangnya kegiatan kepariwisataan di suatu tempat. Iklim atau lingkungan kondusif tersebut terutama dikaitkan dengan perwujudan Sadar Wisata dan Sapta Pesona yang dikembangkan secara konsisten di kalangan masyarakat yang tinggal di sekitar destinasi pariwisata. LATAR BELAKANG
  • 4.
    LATAR BELAKANG SADAR WISATA dalamhal ini digambarkan sebagai bentuk kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam 2 (dua)hal berikut, yaitu: Masyarakat menyadari peran dan tanggung jawabnya sebagai tuan rumah (host) yang baik bagi tamu atau wisatawan yang berkunjung untuk mewujudkan lingkungan dan suasana yang kondusif sebagaimana tertuang dalam slogan Sapta Pesona. Masyarakat menyadari hak dan kebutuhannya untuk menjadi pelaku wisata atau wisatawan untuk melakukan perjalanan ke suatu daerah tujuan wisata, sebagai wujud kebutuhan dasar untuk berekreasi maupun khususnya dalam mengenal dan mencintai tanah air.
  • 5.
    LATAR BELAKANG SAPTA PESONA SaptaPesona merupakan kondisi yang harus diwujudkan dalam rangka menarik minat wisatawan berkunjung kesuatu daerah atau wilayah tertentu di negara Indonesia ini. 1. AMAN 2. TERTIB 3. BERSIH 4. SEJUK 5. INDAH 6. RAMAH 7. KENANGAN Terwujudnya ketujuh unsur Sapta Pesona dalam pengembangan kepariwisataan di daerah akan bermuara pada: 1. Meningkatnya minat kunjungan wisatawan ke destinasi 2. Tumbuhnya iklim usaha kepariwisataan yang prospektif 3. Meningkatnya lapangan pekerjaan dan peluang pendapatan, serta dampak ekonomi multi ganda pariwisata bagi masyarakat.
  • 6.
    LATAR BELAKANG DASAR HUKUM 1.UU Republik Indonesia No. 9 Tahun 1990 tentang kepariwisataan 2. UU Republik Indonesia No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah 3. P.P No. 67 Tahun 1996 Tentang Kepariwisataan 4. Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 16 Tahun 2005 Tentang Kebijakan Pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata 5. Permen Kebudayaan dan Pariwisata RI No. P.M. 04 / UM 001 / MKP / 2008 Tentang Sadar Wisata
  • 7.
    KELOMPOK SADAR WISATA PENGERTIAN kelembagaandi tingkat masyarakat yang anggotanya terdiri dari para pelaku kepariwisataan yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab serta berperan sebagai penggerak dalam mendukung terciptanya iklim kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan serta terwujudnya Sapta Pesona dalam meningkatkan pembangunan daerah melalui kepariwisataan dan manfaatkannya bagi kesejahteraan masyarakat sekitar AKTIVITAS SOSIAL 1. Meningkatkan pemahaman kepariwisataan 2. Meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan 3. Meningkatkan nilai manfaat kepariwisataan bagi masyarakat/ anggota Pokdarwis 4. Mensukseskan pembangunan kepariwisataan
  • 8.
    FUNGSI POKDARWIS PROVINSIBANTEN Secara umum, fungsi Pokdarwis dalam kegiatan kepariwisataan adalah: 1. Sebagai penggerak Sadar Wisata dan Sapta Pesona di lingkungan wilayah di destinasi wisata. 2. Sebagai Mitra Pemerintah dan pemerintah daerah (kabupaten/kota) dalam upaya perwujudan dan pengembangan Sadar Wisata di daerah. KEDUDUKAN POKDARWIS PROVINSI BANTEN KELOMPOK SADAR WISATA
  • 9.
    KELOMPOK SADAR WISATA KEPENGURUSANPOKDARWIS PROVINSI BANTEN PEMBINA Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten PENASEHAT Kabid Pengembangan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Provinsi Banten KETUA Lili Suheli, S.AP WAKIL KETUA Dani Arsani, SE SEKRETARIS Firman Hakiki BENDAHARA Hendrayana KEAMANAN DAN KETERTIBAN Jamali KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN Hendra DAYA TARIK WISATA DAN KENANGAN Muhammad Utin HUMAS DAN PENGEMBANGAN SDM Deni Cuning ANGGOTA
  • 10.
    KELOMPOK SADAR WISATA Mencapaikesejahteraan sosial, kemandirian ekonomi serta keberlangsungan lingkungan melalui sektor pariwisata • Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pariwisata • Merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dalam mencapai pariwisata berkelanjutan. • Bersinergi dengan pemerintah serta pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan pembangunan pariwisata desa Sawarna.
  • 11.
    KELOMPOK SADAR WISATA KEANGGOTAAN Syarat-syaratkeanggotaan Pokdarwis Provinsi Banten sebagai berikut: 1. Bersifat sukarela. 2. Memiliki dedikasi dan komitmen dalam pengembangan kepariwisataan. 3. Masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar lokasi daya tarik wisata dan memiliki kepedulian terhadap pariwisata 4. Mempunyai mata pencaharian atau pekerjaan yang berkaitan dengan penyediaan barang atau jasa bagi kebutuhan wisatawan, baik langsung maupun tak langsung.
  • 12.
    KELOMPOK SADAR WISATA KEGIATANPOKDARWIS PROVINSI BANTEN 1. Mengembangkan dan melaksanakan kegiatan dalam rangka peningkatan pengetahuan dan wawasan para anggota Pokdarwis dalam bidang kepariwisataan. 2. Mengembangkan dan melaksanakan kegiatan dalam rangka peningkatan kemampuan dan ketrampilan para anggota dalam mengelola bidang usaha pariwisata dan usaha terkait lainnya. 3. Mengembangkan dan melaksanakan kegiatan untuk mendorong dan memotivasi masyarakat agar menjadi tuan rumah yang baik dalam mendukung kegiatan kepariwisataan di daerahnya. 4. Mengembangkan dan melaksanakan kegiatan untuk mendorong dan memotivasi masyarakat untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan daya tarik pariwisata setempat melalui upaya-upaya perwujudan Sapta Pesona. 5. Mengumpulkan, mengolah dan memberikan pelayanan informasi kepariwisataan kepada wisatawan dan masyarakat setempat. 6. Memberikan masukan-masukan kepada aparat pemerintah dalam mengembangkan kepariwisataan di daerah setempat.
  • 13.
    No Kabupaten/Kota LuasArea (Km2) 1 Pandeglang 2.746,89 2 Lebak 3.426,56 3 Tangerang 1.011,86 4 Serang 1.734,28 5 Kota Tangerang 153,93 6 Kota Cilegon 175,50 7 Kota Serang 266,71 8 Kota Tangerang Selatan 147,19 Provinsi Banten 9.662,92 Luasan Provinsi Banten Berdasarkan Kabupaten/Kota Ruang Lingkup Wilayah Kegiatan
  • 14.
    Sumber: Buku ProfilDinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten TH. 2016; Banten Dalam Angka 2015, Simparda Juli 2016 Pantai Goa Gunung Hutan Air Panas Cagar Alam Air Terjun Pulau Situ/Danau/Waduk/Rawa Atraksi Kesenian Living Culture Kawasan Cagar Budaya Situs Cagar Budaya Struktur Cagar Budaya Benda Cagar Budaya Bangunan Cagar Budaya Makam Agrowisata Kolam Pancing Wisata Pendidikan Handycraft Desa Wisata Arung Jeram Kolam Renang KABUPATEN : Lebak 11 6 3 3 4 1 15 - 28 8 12 1 4 5 8 10 12 2 15 5 3 4 1 5 Pandeglang 18 - 5 1 8 2 5 14 26 9 - 1 9 2 60 17 98 2 6 - 9 5 - 9 Serang 36 1 1 2 3 2 7 14 28 21 - - 4 6 10 2 6 3 3 - 6 7 - 3 Tangerang 7 - - - - - - 21 24 10 - - 6 3 2 6 43 - 1 1 5 3 - 9 KOTA : Tangerang - - - - - - - - 9 4 - - 2 1 3 9 2 - - 8 1 2 - 12 Cilegon 6 - 4 - - - - 4 1 4 - - - 4 1 3 13 2 2 4 - 2 - 4 Serang 4 1 - - 1 1 - 6 3 23 - 1 3 20 10 26 84 3 16 5 29 2 - 7 Tangerang Selatan - - - - - - - - 8 2 - - - - 1 - - 3 2 2 1 2 - 15 82 8 13 6 16 6 27 59 127 81 12 3 28 41 95 73 258 15 45 25 54 27 1 64 JUMLAH TOTAL GRAND TOTAL 1166 344 591 231 JUMLAH KABUPATEN/KOTA DAYA TARIK WISATA ALAM DAYA TARIK WISATA BUATAN DAYA TARIK WISATA SEJARAH DAN BUDAYA POTENSI DAYA TARIK WISATA
  • 15.
  • 16.
  • 17.
  • 18.
  • 19.
  • 20.
  • 21.
  • 22.
  • 23.
    USULAN HIBAH - PembangunanHome Pod KSP Carita dskt. - Pembuatan Selfie Booth Desa Wisata Pancer - Pembuatan Peta Wisata Kampung Wisata Pulau Tunda - Penataan Curug Sawer KSP Tanjung Lesung dskt. - Pembangunan Aksesibilitas KSP Kawasan Kesultanan Banten dskt. (Desa Pancer) - Pembangunan Aksesibilitas KSP Kawasan Kesultanan Banten dskt. (Desa Sukadiri) - Pembangunan Aksesibilitas KSP Carita dskt. - Pembangunan Aksesibilitas KSP Cisadane dskt. (Desa Cigaru) - Pembangunan Aksesibilitas Kampung Wisata Pulau Tunda KSP Kawasan Kesultanan Banten dskt. - Pembangunan Menara Pandang KSP Carita dskt. - Pembangunan Mushola Pariwisata (Desa Cigeulis) KSP Tanjung Lesung dskt. - Penataan Destinasi Desa Sukaratu Kabupaten Serang
  • 24.
    USULAN HIBAH REKAPITULASI RENCANA ANGGARANBIAYA (RAB) KEGIATAN : PENATAAN DESTINASI PARIWISATA LOKASI : PROVINSI BANTEN TAHUN ANGGARAN : 2020 NO PEKERJAAN TOTAL (Rp) 1 Pembangunan Home Pod KSP Carita dskt. 100,000,000 2 Pembuatan Selfie Booth Desa Wisata Pancer 100,000,000 3 Pembuatan Peta Wisata Kampung Wisata Pulau Tunda 100,000,000 4 Penataan Curug Sawer KSP Tanjung Lesung dskt. 100,000,000 5 Pembangunan Aksesibilitas KSP Kawasan Kesultanan Banten dskt. (Desa Pancer) 200,000,000 6 Pembangunan Aksesibilitas KSP Kawasan Kesultanan Banten dskt. (Desa Sukadiri) 200,000,000 7 Pembangunan Aksesibilitas KSP Carita dskt. 200,000,000 8 Pembangunan Aksesibilitas KSP Cisadane dskt. (Desa Cigaru) 200,000,000 9 Pembangunan Aksesibilitas Kampung Wisata Pulau Tunda KSP Kawasan Kesultanan Banten dskt. 200,000,000 10 Pembangunan Menara Pandang KSP Carita dskt. 160,870,000 11 Pembangunan Mushola Pariwisata (Desa Cigeulis) KSP Tanjung Lesung dskt. 150,000,000 12 Penataan Destinasi Desa Wisata Sukaratu, Kabupaten Serang 1.500,000,000 Jumlah 3,210,870,000 Terbilang : Tiga Milyar Dua Ratus Sepuluh Juta Delapan Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah
  • 25.
  • 26.
    Sebagai penutup kamiingin mengutip pernyataan dari Walt Disney. Ia mengatakan, “Semua impian pasti bisa Anda wujudkan jika Anda memiliki keberanian untuk mengejarnya” TERIMA KASIH POKDARWIS PROVINSI BANTEN Kampung Gempol 1 Timur RT.01/07 Desa Sawarna, Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak - Provinsi Banten www.pesonabanten.com