HARMONISASI
HAK DAN KEWAJIBAN ASASI MANUSIA
DALAM PERSPEKTIF
PANCASILA
Materi PPKn Kelas XI Semester 1 Bab 1 | oleh: Anggi Perdana, S.Pd.,Gr.
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menganalisis Makna Konsep Hak dan Kewajiban
Asasi Manusia.
2. Menganalisis Substansi Hak dan Kewajiban Asasi
Manusia dalam Pancasila.
3. Menganalisis Kasus-Kasus Pelanggaran Hak Asasi
Manusia.
4. Menganalisis Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia.
1 Makna Konsep Hak dan
Kewajiban Asasi Manusia
H A M ?
HAK ASASI MANUSIA
Menurut Undang-Undang RI Nomor 39 tahun 1999, Hak Asasi Manusia adalah
seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai
makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib
dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan
setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.
Sedangkan menurut Jan Materson, Hak Asasi Manusia adalah hak-hak yang
melekat dalam diri manusia, dan tanpa hak itu manusia tidak dapat hidup sebagai
manusia. Dari pengertian tersebut, terkandung dua makna yakni HAM merupakan
hak alamiah dan hak instrumental.
Secara sederhana Hak Asasi Manusia itu adalah hak dasar manusia menurut
kodratnya, yang pada dasarnya di dalam diri manusia selalu melekat tiga hal, yakni
hidup, kebebasan, dan kebahagiaan.
Ciri-ciri Khusus
Hak Asasi
Manusia
HAKIKI
UNIVERSAL
TIDAK DAPAT
DICABUT DAN DIBAGI
K A M ?
KEWAJIBAN ASASI MANUSIA
Pasal 1 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 39 Tahun 1999
tentang Hak Asasi Manusia menyatakan, kewajiban asasi
manusia adalah seperangkat kewajiban yang apabila tidak
dilaksanakan, tidak memungkinkan terlaksananya dan tegaknya
hak asasi manusia.
2 Substansi Hak dan Kewajiban
Asasi Manusia dalam Pancasila
Bagaimana
PANCASILA
Menjamin Hak dan
Kewajiban Asasi Manusia?
Nilai-Nilai PANCASILA
Nilai Dasar Instrumental Nilai Praksis
Simbol Nilai HAM KAM
Ketuhanan
Menjamin hak kemerdekaan untuk
memeluk agama
Melaksanakan ibadah dan menghormati
perbedaan agama
Kemanusiaan
Menempatkan hak setiap warga
negara pada kedudukan yang sama
dalam hukum
Menjunjung tinggi harkat dan martabat
sesama manusia
Persatuan
Menjamin hak berserikat dan
berkumpul
Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
Kerakyatan
Menjamin kehidupan
bermasyarakat, bangsa, dan negara
yang demokratis
Menghargai hak setiap warga negara
dalam berdemokrasi
Keadilan
Sosial
Menjamin hak milik perorangan dan
dilindungi pemanaatannya
Mengakui dan menghargai hak milik
perorangan
Hubungan Hak dan Kewajiban Asasi Manusia
dalam Nilai Dasar Pancasila
Hak dan Kewajiban Asasi Manusia dalam
Nilai Instrumental Pancasila
❖ Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28 A – 28 J.
❖ Ketetapan MPR Nomor XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia.
❖ Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.
❖ Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi
Manusia.
❖ Ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1
Tahun 1999 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia.
❖ Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2002 tentang Tata Cara Perlindungan terhadap
Korban dan Saksi dalam Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Berat.
❖ Peraturan Pemerintah Nomor 3 tahun 2002 tentang Kompensasi, Restitusi, Rehabilitasi
terhadap Korban Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat.
❖ Keputusan Presiden Nomor 50 Tahun 1993 tentang Komisi Nasional Hak Asasi Manusia.
Hak dan Kewajiban Asasi Manusia dalam
Nilai Praksis Pancasila
SILA
PANCASILA
SIKAP POSITI YANG DITUNJUKKAN BERKAITAN DENGAN
PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA
Pertama
Saling menghormati kebebasan beribadah sesuai agama
dan kepercayaannya.
Kedua
Mengakui persamaan derajat, hak, dan kewajiban antara
sesama manusia.
Ketiga
Menempatkan persatuan, kesatuan, kepentingan, dan
keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan
pribadi atau golongan.
Keempat
Mengutamakan musyawarah dalam mengambil
keputusan untuk kepentingan bersama.
Kelima Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
3 Kasus-Kasus Pelanggaran
HAM di Indonesia
Apa Penyebab
Terjadinya
PELANGGARAN HAM?
E EKSTERNAL
I
INTERNAL
Sikap Egois
Rendahnya
Kesadaran HAM
Sikap Tidak
Toleran
Penyalahgunaan Kekuasaan
Ketidaktegasan Aparat
Penegak Hukum
Penyalahgunaan
Teknologi
Kesenjangan Sosial dan
Ekonomi yang Tinggi
Contoh Kasus
PELANGGARAN HAM
yang pernah terjadi di
INDONESIA?
https://www.inibaru.id/hits/5-kasus-ham-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-ada-yang-belum-selesai
Pada 1965-1966 terjadi razia besar-besaran terhadap
simpatisan PKI atas peristiwa terbunuhnya sejumlah
jenderal. Razia itu dikenal sebagai operasi pembersihan PKI.
Saat itu, ada 500.000 hingga 3 juta warga tewas dibunuh.
Ribuan lainnya diasingkan dan sisanya hidup dengan
mendapatkan stigma sebagai PKI.
Akibatnya, Komnas HAM balik menuding Komando Operasi
Pemulihan Keamanan dan semua panglima militer daerah
yang menjabat sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Sayangnya, pada tahun 2013, Kejaksaan mengembalikan
berkas ke Komnas HAM dengan alasan data kurang lengkap.
https://www.inibaru.id/hits/5-kasus-ham-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-ada-yang-belum-selesai
Kasus penembakan misterius (petrus) merupakan operasi
rahasia yang digelar mantan Presiden Soeharto dengan
dalih mengatasi tingkat kejahatan di Indonesia. Operasi ini
melakukan penangkapan dan pembunuhan terhadap orang-
orang yang dianggap mengganggu keamanan dan
ketentraman masyarakat, khususnya di Jakarta dan Jawa
Tengah.
Hasilnya, sebanyak 532 orang tewas pada tahun 1983 dan
367 orang diantaranya tewas di tembak. Pada tahun 1984,
107 orang tewas dengan 15 orang tewas di tembak.
Kemudian pada tahun 1985, tercatat 74 orang tewas dengan
28 diantaranya tewas di tembak.
https://www.inibaru.id/hits/5-kasus-ham-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-ada-yang-belum-selesai
Pada Mei 1998, terjadi kerusuhan besar-besaran di hampir seluruh
sudut tanah air, terutama Kota Jakarta dan sekitarnya. Kerusuhan
ini mengakibatkan ribuan orang tewas, ratusan wanita menjadi
korban perkosaan, dan tertembaknya sejumlah mahasiswa peserta
demonstrasi.
Dalam proses hukumnya, Kejaksaan Agung mengatakan, kasus
tersebut bisa ditindaklanjuti apabila ada rekomendasi dari DPR ke
Presiden. Sampai tahun berganti, belum juga ada rekomendasi
sehingga Kejaksaan Agung mengembalikan berkas penyelidikan ke
Komnas HAM. Namun, Kejaksaan Agung kembali mengatakan
bahwa kasus ini tidak bisa ditindaklanjuti karena tidak ditemukan
pelanggaran HAM berat. Sebab, kasus penembakan mahasiswa
Trisakti sudah diputus oleh Pengadilan Militer pada tahun 1999.
https://www.inibaru.id/hits/5-kasus-ham-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-ada-yang-belum-selesai
Pada 4 April 2003 pukul 01.00 waktu Papua, sekelompok
massa tidak dikenal membobol gudang senjata Markas Kodim
1702/Wamena. Penyerangan tersebut menewaskan dua
anggota Kodim, yaitu Lettu TNI AD Napitupulu dan Prajurit
Ruben Kana. Kelompok tersebut juga membawa lari sejumlah
senjata dan amunisi.
Selanjutnya, aparat TNI-Polri melakukan penyisiran,
penangkapan, penyiksaan, perampasan secara paksa, dan
menyebabkan korban jiwa. Tercatat 42 orang meninggal
dunia karena kelaparan dan 15 orang jadi korban
perampasan. Komnas HAM juga menemukan pemaksaan
penandatanganan surat pernyataan, serta perusakan fasilitas
umum.
https://www.inibaru.id/hits/5-kasus-ham-yang-pernah-terjadi-di-indonesia-ada-yang-belum-selesai
Aktivis HAM paling berpengaruh di Indonesia, Munir Said Thalib
ditemukan meninggal di dalam pesawat jurusan Jakarta-
Amsterdam pada 7 September 2004. Namanya melambung saat
dia menjabat sebagai Dewan Kontras (Komite untuk orang hilang
dan korban tindak kekerasan). Dia membela para aktivis yang
menjadi korban penculikan Tim Mawar dari Komando Pasukan
Khusus Tentara Nasional Indonesia.
Pilot maskapai Garuda, Pollycarpus Budihari Priyanto akhirnya
dinyatakan bersalah atas kasus ini. Polly divonis 14 tahun penjara
karena terbukti berperan sebagai pelaku yang meracuni Munir
dalam penerbangannya ke Amsterdam. Namun, hingga saat ini,
para aktivis HAM menganggap kasus ini belum selesai.
4 UPAYA PENEGAKKAN
HAK ASASI MANUSIA
Bagaimana Upaya
PEMERINTAH dalam
MENEGAKKAN HAM
di INDONESIA?
Upaya
Pemerintah
dalam
Menegakkan
HAM
Pembentukan KOMNAS HAM
(7 Juni 1993 Keppres Nomor 50)
Komnas HAM mempunyai wewenang sebagai berikut.
• Melakukan perdamaian pada kedua belah pihak
yang bermasalah.
• Menyelesaikan masalah secara konsultasi maupun
negosiasi.
• Menyampaikan rekomendasi atas suatu kasus
pelanggaran hak asasi manusia kepada pemerintah
dan DPR untuk ditindaklanjuti.
• Memberi saran kepada pihak yang bermasalah
untuk menyelesaikan sengketa di pengadilan.
Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Komisi Nasional Anti Kekerasaan
terhadap Perempuan, dan Komite Nasional Perlindungan Konsumen dan Pelaku Usaha,
serta Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Nasional (KKRN).
Upaya
Pemerintah
dalam
Menegakkan
HAM
Pembentukan Instrumen
Hak Asasi Manusia
❖ Amandemen Kedua Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia Tahun 1945 BAB XA, Pasal 28 A – 28 J.
❖ Ketetapan MPR Nomor XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi
Manusia.
❖ Ditetapkannya Piagam HAM Indonesia pada tahun 1998.
❖ Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999
tentang HAM.
❖ Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2000
tentang Pengadilan HAM.
❖ Peraturan Perundang-Undangan tentang Perlindungan
Anak.
❖ Ratifikasi Instrumen HAM Internasional: (Konvensi Jenewa
diratiikasi dengan Undang-Undang RI Nomor 59 Tahun
Upaya
Pemerintah
dalam
Menegakkan
HAM
Pembentukan Pengadilan
Hak Asasi Manusia
Pengadilan HAM bertugas dan
berwenang memeriksa dan memutuskan
perkara pelanggaran hak asasi manusia
yang berat. Di samping itu, berwenang
memeriksa dan memutus perkara
pelanggaran HAM yang dilakukan oleh
warga negara Indonesia dan terjadi di
luar batas teritorial wilayah Indonesia.
Bagaimana Upaya
PENANGANAN KASUS
PELANGGARAN HAM
di INDONESIA?
UPAYA PENCEGAHAN MEMBANGUN HARMONISASI
Menegakkan
Supremasi
Hukum
Menegakkan
Demokrasi
Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Meningkatkan
Pengawasan
Sosialisasi HAM
Meningkatkan
Kerjasama
Meningkatkan
profesionalisme
lembaga
keamanan dan
pertahanan
negara
Menghindarkan diri
dari sikap
EGOIS/terlalu
mementingkan diri
sendiri!
Sebagai warga negara dari bangsa dan negara yang beradab sudah sepantasnya sikap dan perilaku kita mencerminkan sosok manusia
beradab yang selalu menghormati keberadaan orang lain secara kaffah baik di lingkungan keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
Anggi Perdana, S.Pd.,Gr./MediaPPKn Online
TUGAS MANDIRI
1. Carilah satu contoh kasus pelanggaran HAM
yang mungkin terjadi selama masa pandemi
covid-19 ini!
2. Analisislah mengapa contoh kasus tersebut
termasuk kedalam pelanggaran HAM dan
berikan solusinya!
Harmonisasi HAM dengan Pancasila.pptx

Harmonisasi HAM dengan Pancasila.pptx

  • 1.
    HARMONISASI HAK DAN KEWAJIBANASASI MANUSIA DALAM PERSPEKTIF PANCASILA Materi PPKn Kelas XI Semester 1 Bab 1 | oleh: Anggi Perdana, S.Pd.,Gr.
  • 2.
    TUJUAN PEMBELAJARAN 1. MenganalisisMakna Konsep Hak dan Kewajiban Asasi Manusia. 2. Menganalisis Substansi Hak dan Kewajiban Asasi Manusia dalam Pancasila. 3. Menganalisis Kasus-Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia. 4. Menganalisis Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia.
  • 3.
    1 Makna KonsepHak dan Kewajiban Asasi Manusia
  • 4.
    H A M? HAK ASASI MANUSIA
  • 5.
    Menurut Undang-Undang RINomor 39 tahun 1999, Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Sedangkan menurut Jan Materson, Hak Asasi Manusia adalah hak-hak yang melekat dalam diri manusia, dan tanpa hak itu manusia tidak dapat hidup sebagai manusia. Dari pengertian tersebut, terkandung dua makna yakni HAM merupakan hak alamiah dan hak instrumental. Secara sederhana Hak Asasi Manusia itu adalah hak dasar manusia menurut kodratnya, yang pada dasarnya di dalam diri manusia selalu melekat tiga hal, yakni hidup, kebebasan, dan kebahagiaan.
  • 6.
  • 7.
    K A M? KEWAJIBAN ASASI MANUSIA
  • 8.
    Pasal 1 ayat(2) Undang-Undang RI Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia menyatakan, kewajiban asasi manusia adalah seperangkat kewajiban yang apabila tidak dilaksanakan, tidak memungkinkan terlaksananya dan tegaknya hak asasi manusia.
  • 9.
    2 Substansi Hakdan Kewajiban Asasi Manusia dalam Pancasila
  • 10.
  • 11.
    Nilai-Nilai PANCASILA Nilai DasarInstrumental Nilai Praksis
  • 12.
    Simbol Nilai HAMKAM Ketuhanan Menjamin hak kemerdekaan untuk memeluk agama Melaksanakan ibadah dan menghormati perbedaan agama Kemanusiaan Menempatkan hak setiap warga negara pada kedudukan yang sama dalam hukum Menjunjung tinggi harkat dan martabat sesama manusia Persatuan Menjamin hak berserikat dan berkumpul Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Kerakyatan Menjamin kehidupan bermasyarakat, bangsa, dan negara yang demokratis Menghargai hak setiap warga negara dalam berdemokrasi Keadilan Sosial Menjamin hak milik perorangan dan dilindungi pemanaatannya Mengakui dan menghargai hak milik perorangan Hubungan Hak dan Kewajiban Asasi Manusia dalam Nilai Dasar Pancasila
  • 13.
    Hak dan KewajibanAsasi Manusia dalam Nilai Instrumental Pancasila ❖ Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28 A – 28 J. ❖ Ketetapan MPR Nomor XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia. ❖ Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. ❖ Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia. ❖ Ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 1999 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia. ❖ Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2002 tentang Tata Cara Perlindungan terhadap Korban dan Saksi dalam Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Berat. ❖ Peraturan Pemerintah Nomor 3 tahun 2002 tentang Kompensasi, Restitusi, Rehabilitasi terhadap Korban Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat. ❖ Keputusan Presiden Nomor 50 Tahun 1993 tentang Komisi Nasional Hak Asasi Manusia.
  • 15.
    Hak dan KewajibanAsasi Manusia dalam Nilai Praksis Pancasila
  • 16.
    SILA PANCASILA SIKAP POSITI YANGDITUNJUKKAN BERKAITAN DENGAN PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA Pertama Saling menghormati kebebasan beribadah sesuai agama dan kepercayaannya. Kedua Mengakui persamaan derajat, hak, dan kewajiban antara sesama manusia. Ketiga Menempatkan persatuan, kesatuan, kepentingan, dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. Keempat Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama. Kelima Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  • 17.
  • 18.
  • 19.
    E EKSTERNAL I INTERNAL Sikap Egois Rendahnya KesadaranHAM Sikap Tidak Toleran Penyalahgunaan Kekuasaan Ketidaktegasan Aparat Penegak Hukum Penyalahgunaan Teknologi Kesenjangan Sosial dan Ekonomi yang Tinggi
  • 20.
    Contoh Kasus PELANGGARAN HAM yangpernah terjadi di INDONESIA?
  • 22.
  • 23.
    Pada 1965-1966 terjadirazia besar-besaran terhadap simpatisan PKI atas peristiwa terbunuhnya sejumlah jenderal. Razia itu dikenal sebagai operasi pembersihan PKI. Saat itu, ada 500.000 hingga 3 juta warga tewas dibunuh. Ribuan lainnya diasingkan dan sisanya hidup dengan mendapatkan stigma sebagai PKI. Akibatnya, Komnas HAM balik menuding Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan semua panglima militer daerah yang menjabat sebagai pihak yang bertanggung jawab. Sayangnya, pada tahun 2013, Kejaksaan mengembalikan berkas ke Komnas HAM dengan alasan data kurang lengkap.
  • 24.
  • 25.
    Kasus penembakan misterius(petrus) merupakan operasi rahasia yang digelar mantan Presiden Soeharto dengan dalih mengatasi tingkat kejahatan di Indonesia. Operasi ini melakukan penangkapan dan pembunuhan terhadap orang- orang yang dianggap mengganggu keamanan dan ketentraman masyarakat, khususnya di Jakarta dan Jawa Tengah. Hasilnya, sebanyak 532 orang tewas pada tahun 1983 dan 367 orang diantaranya tewas di tembak. Pada tahun 1984, 107 orang tewas dengan 15 orang tewas di tembak. Kemudian pada tahun 1985, tercatat 74 orang tewas dengan 28 diantaranya tewas di tembak.
  • 26.
  • 27.
    Pada Mei 1998,terjadi kerusuhan besar-besaran di hampir seluruh sudut tanah air, terutama Kota Jakarta dan sekitarnya. Kerusuhan ini mengakibatkan ribuan orang tewas, ratusan wanita menjadi korban perkosaan, dan tertembaknya sejumlah mahasiswa peserta demonstrasi. Dalam proses hukumnya, Kejaksaan Agung mengatakan, kasus tersebut bisa ditindaklanjuti apabila ada rekomendasi dari DPR ke Presiden. Sampai tahun berganti, belum juga ada rekomendasi sehingga Kejaksaan Agung mengembalikan berkas penyelidikan ke Komnas HAM. Namun, Kejaksaan Agung kembali mengatakan bahwa kasus ini tidak bisa ditindaklanjuti karena tidak ditemukan pelanggaran HAM berat. Sebab, kasus penembakan mahasiswa Trisakti sudah diputus oleh Pengadilan Militer pada tahun 1999.
  • 28.
  • 29.
    Pada 4 April2003 pukul 01.00 waktu Papua, sekelompok massa tidak dikenal membobol gudang senjata Markas Kodim 1702/Wamena. Penyerangan tersebut menewaskan dua anggota Kodim, yaitu Lettu TNI AD Napitupulu dan Prajurit Ruben Kana. Kelompok tersebut juga membawa lari sejumlah senjata dan amunisi. Selanjutnya, aparat TNI-Polri melakukan penyisiran, penangkapan, penyiksaan, perampasan secara paksa, dan menyebabkan korban jiwa. Tercatat 42 orang meninggal dunia karena kelaparan dan 15 orang jadi korban perampasan. Komnas HAM juga menemukan pemaksaan penandatanganan surat pernyataan, serta perusakan fasilitas umum.
  • 30.
  • 31.
    Aktivis HAM palingberpengaruh di Indonesia, Munir Said Thalib ditemukan meninggal di dalam pesawat jurusan Jakarta- Amsterdam pada 7 September 2004. Namanya melambung saat dia menjabat sebagai Dewan Kontras (Komite untuk orang hilang dan korban tindak kekerasan). Dia membela para aktivis yang menjadi korban penculikan Tim Mawar dari Komando Pasukan Khusus Tentara Nasional Indonesia. Pilot maskapai Garuda, Pollycarpus Budihari Priyanto akhirnya dinyatakan bersalah atas kasus ini. Polly divonis 14 tahun penjara karena terbukti berperan sebagai pelaku yang meracuni Munir dalam penerbangannya ke Amsterdam. Namun, hingga saat ini, para aktivis HAM menganggap kasus ini belum selesai.
  • 32.
  • 33.
  • 34.
    Upaya Pemerintah dalam Menegakkan HAM Pembentukan KOMNAS HAM (7Juni 1993 Keppres Nomor 50) Komnas HAM mempunyai wewenang sebagai berikut. • Melakukan perdamaian pada kedua belah pihak yang bermasalah. • Menyelesaikan masalah secara konsultasi maupun negosiasi. • Menyampaikan rekomendasi atas suatu kasus pelanggaran hak asasi manusia kepada pemerintah dan DPR untuk ditindaklanjuti. • Memberi saran kepada pihak yang bermasalah untuk menyelesaikan sengketa di pengadilan. Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Komisi Nasional Anti Kekerasaan terhadap Perempuan, dan Komite Nasional Perlindungan Konsumen dan Pelaku Usaha, serta Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Nasional (KKRN).
  • 35.
    Upaya Pemerintah dalam Menegakkan HAM Pembentukan Instrumen Hak AsasiManusia ❖ Amandemen Kedua Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 BAB XA, Pasal 28 A – 28 J. ❖ Ketetapan MPR Nomor XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia. ❖ Ditetapkannya Piagam HAM Indonesia pada tahun 1998. ❖ Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM. ❖ Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM. ❖ Peraturan Perundang-Undangan tentang Perlindungan Anak. ❖ Ratifikasi Instrumen HAM Internasional: (Konvensi Jenewa diratiikasi dengan Undang-Undang RI Nomor 59 Tahun
  • 36.
    Upaya Pemerintah dalam Menegakkan HAM Pembentukan Pengadilan Hak AsasiManusia Pengadilan HAM bertugas dan berwenang memeriksa dan memutuskan perkara pelanggaran hak asasi manusia yang berat. Di samping itu, berwenang memeriksa dan memutus perkara pelanggaran HAM yang dilakukan oleh warga negara Indonesia dan terjadi di luar batas teritorial wilayah Indonesia.
  • 37.
  • 38.
    UPAYA PENCEGAHAN MEMBANGUNHARMONISASI Menegakkan Supremasi Hukum Menegakkan Demokrasi Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik Meningkatkan Pengawasan Sosialisasi HAM Meningkatkan Kerjasama Meningkatkan profesionalisme lembaga keamanan dan pertahanan negara Menghindarkan diri dari sikap EGOIS/terlalu mementingkan diri sendiri! Sebagai warga negara dari bangsa dan negara yang beradab sudah sepantasnya sikap dan perilaku kita mencerminkan sosok manusia beradab yang selalu menghormati keberadaan orang lain secara kaffah baik di lingkungan keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
  • 39.
    Anggi Perdana, S.Pd.,Gr./MediaPPKnOnline TUGAS MANDIRI 1. Carilah satu contoh kasus pelanggaran HAM yang mungkin terjadi selama masa pandemi covid-19 ini! 2. Analisislah mengapa contoh kasus tersebut termasuk kedalam pelanggaran HAM dan berikan solusinya!