Dokumen ini menjelaskan tentang ahli waris zawil arham dalam hukum kewarisan Islam, yaitu kerabat yang tidak terdaftar dalam kelompok ahli waris tetap. Ada perdebatan di antara ulama tentang hak warisan mereka, dengan dua pendapat utama; yang pertama menyatakan bahwa mereka tidak boleh mewarisi tanpa ahli waris lain, dan yang kedua menyatakan bahwa mereka berhak mewarisi jika tidak ada ahli waris dari kategori lain. Pembagian warisan dilakukan dengan beberapa cara, tergantung pada hubungan kekerabatan dan dekatnya hubungan dengan pewaris.