Penelitian ini menemukan prevalensi gangguan tidur pada anak usia di bawah tiga tahun di Indonesia mencapai 44,2%, dengan rata-rata usia 12 bulan. Ada hubungan bermakna antara cara anak tertidur (seperti tertidur ketika disusui) dan jumlah waktu tidur siang dengan gangguan tidur, sedangkan faktor sosiodemografi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hal ini mengindikasikan perlunya peningkatan kesadaran orang tua mengenai masalah tidur anak dan pentingnya promosi mengenai tidur yang sehat.