Pemanasan Global
(Global Warming)
Kelompok :
An Abdi Salam (05)
Bilqis S (10)
M. Aldi Dzaki (26)
Nor Chanifah N (28)
Peta Konsep
Pengertian
Pemanasan
Global
Penyebab
Terjadinya
Pemanasan
Global
Dampak
Pemanasan
Global
Peta Konsep
Cara
Penanggulangan
Pemanasan
global
Solusi dan
Harapan
Kesimpulan
Apa itu
Pemanasan Global ?
Matahari memancarkan radiasinya ke bumi menembus lapisan atmosfer
bumi. Radiasi tersebut akan dipantulkan kembali ke angkasa, namun
sebagian gelombang tersebut diserap oleh gas rumah kaca, yaitu CO2,
CH4, N2O, HFCs dan SF4 yang berada di atmosfer. Sebagai akibatnya
gelombang tersebut terperangkap di dalam atmosfer bumi. Peristiwa ini
terjadi berulang-ulang, sehingga menyebabkan suhu rata-rata di
permukaan bumi meningkat. Peristiwa inilah yang sering disebut
dengan pemanasan global.
Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-
perubahan seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas
fenomena cuaca yang ekstrem, dan lainnya. Saat ini kita sudah mulai
merasakan gejala-gejala dari pemanasan global akibat aktivitas
perindustrian yang semakin banyak dan berkembang pesat.
Bumi diselimuti oleh lapisan
udara (atmos - fer), yang
terutama terdiri dari lapisan atas
(stratosfer) dan lapisan bawah
(troposfer).
Yang dimaksud dengan global
warming adalah gejala naiknya
suhu udara pada lapisan bawah
(troposfer) secara global.
Penyebab Terjadinya
Pemanasan Global
Kota Surabaya, Indonesia
• Penyebab Dari Rumah
• Penyebab Dari Lingkungan
• Penyebab Dari Alam
• Penyebab Dari Kebijakan Pemerintah
Penyebab dari Rumah
1. Boros Listrik
Penggunan listrik yang wajar dan sesuai kebutuhan tentu
prilaku manusia bijak. Semua orang menginginkan hal tersebut bisa
di lakukan oleh setiap individu. Tapi, ternyata untuk hemat dalam
penggunaan listrik bukanlah pekerjaan yang mudah bagi sebagian
besar orang. Akibatnya, hal ini sebagai penyumbang pemanasan
global terjadi.
MENGAPA?? lanjutan
Mengapa sih listrik bisa
menyebabkan global warming?
• Pada dasarnya yang menjadi masalah adalah dalam
menghasilkan listrik bagi kebutuhan manusia di bumi.
Listrik diproduksi kebanyakan dari pembakaran batu
bara. Beberapa negara besar yang memproduksi listrik
dengan batubara dalam presentase besar adalah
Amerika, Australia, dan Cina.
• Sangat banyak Carbon Dioxida (Co2) yang
dihasilkan oleh pembangkit listrik yang
menggunakan bahan bakar fosil. Batu bara
menghasilkan CO2 paling banyak dibandingkan gas
alam dan minyak.
• Selain itu, karena batu bara hampir murni karbon, efek
dari pembakaran batu bara – yaitu menggabungkan
oksigen- menghasilkan karbondioksida yang pada
akhirnya menimbulkan polusi udara dan berpengaruh
besar terhadap pemanasan global.
2. Halaman Rumah tanpa
pepohonan
Tumbuhan hijau atau pepohonan
bisa membuat udara menjadi sejuk dan
menetralkan suhu udara sehingga bisa
di simpulkan bahwa pohon (tumbuhan)
bisa mengatasi suhu panas yang tinggi.
Jika memang benar demikian, maka
selayaknya setiap rumah mau menanam
pohon di pekarangan rumahnya. Tapi
hal ini juga tidak dilakukan oleh banyak
rumah, apakah lagi rumah di perkotaan
yang lebih memilih membangun gedung
daripada menanam pepohonan hijau.
Kalau setiap pekarangan atau
halaman rumah tidak ada pohon, maka
wajarlah yang namanya pemanasan
global itu terjadi.
3. Sampah
Sampah menghasilkan gas metana (CH4). Diperkirakan 1 ton
sampah padat menghasilkan 50 kg gas metana. Sampah merupakan
masalah besar yang dihadapi kota-kota besar seperti Surabaya. Menurut
Kementerian Negara Lingkungan Hidup pada tahun 1995 rata-rata orang
di perkotaan di Indonesia menghasilkan sampah sebanyak 0,8 kg/hari
dan pada tahun 2000 terus meningkat menjadi 1 kg/hari. Dilain pihak
jumlah penduduk terus meningkat sehingga, diperkirakan, pada tahun
2020 sampah yang dihasilkan mencapai 500 juta kg/hari atau 190 ribu
ton/tahun. Dengan jumlah ini maka sampah akan mengemisikan gas
metana sebesar 9500 ton/tahun. Dengan demikian, sampah di
perkotaan merupakan sektor yang sangat potensial, mempercepat
proses terjadinya pemanasan global.
4. Model Rumah Kaca
Di surabaya rumah kaca sudah banyak ternyata rumah
kaca salah satu dari banyaknya pemanasan global terjadi
karena model rumah atau gedung dengan konsep rumah kaca.
Sehingga dari rumah kaca memantulkan cahaya ke udara,
bukan menyerap sinar matahari. Jika satu atau dua rumah
saja maka tidak terlalu berdampak. Namun yang terjadi
bukan saja rumah, gedung -gedung pencakar langit pun
memakai konsep bangunan kaca. Jika yang terjadi demikian,
maka pemanasan global adalah “prestasi” yang di hasilkan
dari banyak rumah dan gedung yang bermodelkan kaca.
Mengapa ?
Mengapa Efek rumah kaca merupakan
Penyebab terjadinya Pemanasan Global?
Segala sumber energi yang terdapat di Bumi berasal dari Matahari.
Ketika energi ini tiba permukaan Bumi, cahaya berubah menjadi
panas yang menghangatkan Bumi. Permukaan Bumi akan
menyerap sebagian panas dan memantulkan kembai sisanya.
Sebagian dari panas ini berwujud radiasi infra merah gelombang
panjang ke angkasa luar. Sebagian dari panas ini berwujud radiasi
infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. Namun sebagian
panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya
jumlah gas rumah kaca antara lain uap air, karbon dioksida, dan
metana yang menjadi perangkap gelombang radiasi ini. Gas-gas ini
menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang
dipancarkan Bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di
permukaan Bumi. Keadaan ini terjadi terus menerus sehingga
mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terus meningkat. Gas-gas
tersebut berfungsi sebagaimana gas dalam rumah kaca. Dengan semakin
meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer, semakin banyak
panas yang terperangkap di bawahnya.
Penyebab dari Lingkungan
1. Bahan Bakar dari Kendaraan
Bahan bakan dari kendaran selain mengganggu
bagi kesehatan manusia, juga bisa memberikan
bertambahnya pemasanasan global dari polusi udara
yang di hasilkan. Kita ketahui, jumlah kendaraan terus
bertambah, tidak ada pengurangan. Pengguna sepeda
motor dari tahun ketahun terus meningkat
penggunanya. Begitu juga dengan pengendara mobil
tidak mau kalah. Sementara sepeda motor dan mobil
yang lama tidak di musnahkan atau tetap di biarkan
beredar.
2. Polusi asap dari industri Pabrik
Dengan alasan membuka lapangan pekerjaan
bagi rakyat Indonesia, maka banyak pabrik industri
yang tumbuh dan berkembang. Tidak lain dan tidak
bukan untuk mensejahterakan rakyat. Supaya bisa
mendapatkan penghasilan dengan bekerja. Maka wajar
ketika kita mendapatkannya, yaitu rasa panasnya bumi
karena banyak polusi asap dari pabrik industri. Ini
memang dilema, di satu sisi untuk kepentingan rakyat,
tapi di sisi lain mengorbankan eksistensi bumi.
Penyebab dari Alam
1. Usia Bumi Yang sudah tua
Planet bumi yang sudah mencapai usia 4,6 miliar tahun
menjadi penyebab juga. Artinya sudah sangat tua. Ibarat
manusia jika sudah tua, pasti banyak penyakit yang mudah
menyerang. Begitu juga bumi. Penyakit yang diderita bumi
hari ini adalah pemanasan global dan hujan asam serta
banyak lagi yang lain.
Nah, yang menjadi pertanyaan adalah apakah karena bumi
sudah tua, lalu pemasanan global tidak bisa di atasi? Jika
ada solusi, bagaimana cara mengatasi pemanasan global
yang terjadi ? Anda bisa baca di sini untuk jawaban dari
pertanyaan tersebut.
2. Bocornya lapisan ozon
Sinar matahai yang memancar ke bumi tidak
langsung sampai kebumi, karena ada laipsan ozon yang
melakukan filter terlebih dahulu. Hal itu jika memang
lapisan ozon memang masih normal. Yang terjadi sekarang
ini adalah lapisan ozon sudah menipis bahkan ada yang
bilang sudah bocor.
Sebuah sumber mengatakan bahwa: “Berdasarkan
pemantauan menggunakan instrumen Total Ozone
Mapping Spectrometer (TOMS) pada satelit Nimbus 7 dan
Meteor 3, kerusakan ini telah menimbulkan sebuah lubang
yang dikenal sebagai lubang ozon di kedua kutub.
Penyebab dari Kebijakan
Pemerintah
1. Minimnya ruang terbuka hijau
Upaya pemerintah di setiap daerah sangat minim untuk membangun
ruang terbuka hijau. Hal ini bisa di lihat dengan susah sekali kita
menemukannya. Walau sekarang ada beberapa kota seperti Bandung
dan Surabaya yang sedang menggalakkan. Maka hal itu bisa di jadikan
contoh bagi kota-kota lain.
Dampak Pemanasan Global
Para ilmuwan menggunakan data-data yang diperoleh dari
suhu, pola presipitasi dan sirkulasi atmosfer untuk mempelajari
pemanasan global. Berdasarkan data tersebut dapat menjadi
prakiraan mengenai dampak pemanasan global terhadap
ekosistem. Berikut penjelasannya :
Bumi Semakin Tidak Nyaman Untuk
Ditinggali
Pernahkah kita merasakan siang hari yang begitu
panas? Nah itu merupakandampak langsung dari global
warming yang terjadi saat ini. Perlu diketahui bahwa suhu
permukaan bumi bertambah panas sekitar satu derajat
celcius sejak awal abad ke-20. Jika tidak segera ditangani
maka bumi akan semakin panas dan menjadi tidak nyaman
lagi untuk ditinggali umat manusia sebagai tempat tinggalnya.
Permukaan Air Laut Semakin Meningkat
Dampak global warming membuat salju-salju abadi
didaerah kutub mencair dan ini membuat permukaan air laut
(utamanya didaerah tropis) meningkat. Meningkatnya
permukaan air laut ini sangat berbahaya dan bisa
menimbulkan berbagai macam bencana yang kita tidak
inginkan seperti tsunami dan banjir. Indonesia akan
kehilangan banyak pulau-pulau kecilnya jika permukaan air
laut semakin lama semakin tinggi.
Sektor pertanian dan perkebunan juga bisa
mendapatkan dampak global warming seperti perubahan pola
musim bercocok tanam, kekeringan, dan gagal panen yang
berimplikasi terhadap menurunnya produktivitas hasil
pertanian dan perkebunan. Kejadian seperti ini bisa
menimbulkan bencana kelaparan yang dapat mengancam
kelangsungan hidup umat manusia dibumi ini.
Kekeringan dan Gagal Panen
Timbulnya Berbagai Macam Penyakit
Global warming juga dapat menimbulkan dampak
kepada kesehatan, yaitu timbulnya berbagai macam penyakit
seperti penyakit-penyakit kulit, busung lapar, gizi buruk, alergi,
penyakit jantung dan masih banyak lagi. Hal ini merupakan
sebuah catatan bagi kita untuk selalu menjaga kesehatan
tubuh kita dan juga ikut serta dalam upaya menangani laju
global warming agar kita terhindar dari penyakit tersebut.
Hilangnya Jutaan Spesies Mahluk Hidup
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa global
warming akan membuat satu juta spesies mahluk hidup akan
punah dalam kurun waktu 50 - 100 tahun mendatang.
Dampak global warming ini begitu buruk sekali karena bisa
membuat keanekaragaman hayati mahluk hidup semakin
berkurang. Jika ini terjadi maka akan merusak rantai
makanan yang dapat membuat sistem kehidupan akan
semakin buruk.
Kerusakan Kehidupan Hewan dan Tumbuhan
Hewan dan tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit
menghindar dari efek pemasan global karena sebagian besar
lahan telah dikuasai oleh manusia, hewan cenderung
bermigrasi ke arah kutub atau pegunungan untuk mencari
daerah yang baru, tapi pembangunan manusia akan
menghalangi perpindahan tersebut , dan akibatnya hewan
yang terhalangi tersebut akan mati.
Terganggunya Kehidupan Manusia
Pergeseran ekosistem dapat berdampak pada penyebaran
penyakit melalui air (waterborne disease) ataupun
penyebaran pennyakit melalui vektor atau vektor borne
disease. Perubahan iklim juga menyebabkan beberapa spesies
vektor penyakit (misalnya Aedes Aegypti), virus bakteri dan
plasmodium menjadi lebih resistan terhadap obat tertentu.
Cara Penanggulangan Pemanasan
Global
Pemanasan global terutama disebabkan oleh efek rumah
kaca dan lain lain sehingga penanggulangan pemanasan
global dilakukan dengan mengurangi produksi gas. Berikut
penjelasannya.
Upaya Penanggulangan
Pemanasan Global
 Hemat Pemakaian Listrik
 Hemat Pemakaian Air
 Manfaat Sumber Energi dari Alam
 Reuse (Gunakan Kembali)
 Reduce
 Recycle
 Mengurangi Produks Gas
Upaya Penanggulangan
Pemanasan Global
Hemat Pemakaian Listrik
• Matikan peralatan listrik jika sedang tidak digunakan.
• Gunakan jenis lampu fluorescent dan lampu hemat
energi untuk menghemat listrik. Jenis lampu hemat
energi akan memangkas 80 % boros listrik daripada
lampu pijar.
• Jangan masukkan makanan panas di dalam lemari es.
• Jangan terlalu sering dan dalam waktu lama membuka
pintu lemari es, karena akan boros listrik.
Hemat Pemakaian Air
• Jangan mencuci piring dengan air yang mengalir terus
menerus.
• Jangan menggosok gigi, juga dengan kran air yang mengalir,
karena air akan banyak terbuang dalam 1 menit terbuang
sekitar 10 liter.
• Cuci pakaian dengan air dingin, bukannya air panas.
• Gunakan air bilasan cucian pakaian terakhir untuk menyiram
tanaman.
• Gunakan air bilasan cucian beras, buah dan sayur juga untuk
menyiram tanaman.
• Tadah air hujan dan manfaatkan untuk menyiram tanaman,
membersihkan lantai dsb.
Memanfaatkan Sumber Energi dari
Alam
• Gunakan sinar matahari untuk mengeringkan pakaian Anda.
• Buka jendela, agar angin dapat berhembus masuk untuk
menyejukkan dan menyegarkan ruangan di rumah, daripada
menggunakan penyejuk udara buatan yang boros listrik
seperti AC.
Menggunakan Sumber Daya Energi Alternatif
Penggunaan energi yang dapat diperbarui seperti energi
surya, energi gerak dari air dan angin, energi panas bumi,
serta energi nuklir tidak menghasilkan Karbon dioksida
sehingga dapat mengurangi emisi Karbon dioksida dan
Nitrogen oksida ke udara.
Berikut adalah penjelasan tiap-tiap energinya.
1. Energi Matahari
Energi matahari dapat dimanfaatkan sebagai
sumber energi denngan menggunakan panel
surya yang merupakan teknologi ramah
lingkungan.
Secara langsung, energi matahari dapat
dimanfaatkan , seperti alat memasak bertenaga
matahari (solar cooker), pemanas air dan
tungku bertenaga matahari. Selain itu juga dapat
dikonversi menjadi energi listrik melalui sel
surya.
2. Energi Nuklir
Adalah energi yang dibebaskan (umumnya
berupa panas) ketika terjadi reaksi nuklir.
Reaksi nuklir dapat berupa fisi nuklir ataupun
fusi nuklir.
Reaksi nuklir terkontrol berlangsung dalam
reaktor nuklir. Energi nuklir dapat diubah
menjadi energi listrik tanpa menghasilkan emisi
karbon dioksida serta digunakan untuk
kesejahteraan hidup manusia.
3. Biogas
Biogas dihasilkan ketika kotoran hewan dan air
yang difermentasikan tanpa oksigen (fermentasi
anaerob).
Biogas merupakan campuran metana , karbon
dioksida, nitrogen, serta sisa-sisa nitrogen
sulfida bersama dakam uap air. Kandungan
utamanya ialah gas metana sebanyak 65%.
4. Energi Angin
Angin adalah udara yang bergerak. Energi
angin dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan
mesin penggiling maupun membangkitkan
listrik dengan menggunakan kincir angin.
5. Energi Pasang Surut
Pembangkit daya pasangsurut dibangun
dekat teluk. Selama pasang naik, air laut
dibiarkan melewati bendungan dengan cara
membuka gerbang , saat turun gerbang ditutup.
Tampungan air ini lalu dibiarkan jatuh pada
bilah turbin yang terhubung denga generator
sehingga energi air diubah menjadi energi
listrik.
Reuse (Gunakan Kembali)
• Gunakan kertas bekas surat dan amplopnya,
kalender bekas, untuk kertas corat-coret atau
catatan keperluan sehari-hari.
• Gunakan kain serbet, sapu tangan yang bisa
digunakan kembali daripada kertas tissue dan
kertas pembersih sekali pakai lainnya.
• Gunakan wadah yang dapat digunakan kembali
untuk menyimpan makanan
• Gunakan kembali koran lama untuk
membungkus dan ‘mengepak’ barang.
Reduce
• Hemat penggunaan kertas dan tissue karena terbuat dari
kayu yang harus ditebang dari pohon di hutan, sedangkan
hutan dibutuhkan untuk menetralisir emisi CO2 di udara.
• Memelihara, merawat dan memperbaiki barang-barang yang
kita miliki dan sudah digunakan daripada sering membeli
baru.
Recycle
• Gunakan pakaian yang terbuat dari bahan yang ramah
lingkungan.
• Barang plastik bekas seperti: ember, kemasan cat dinding,
botol bekas minuman dan lainnya bisa dipakai ulang atau
dikreasikan menjadi pot tanaman yang indah. Jika tidak mau
menggunakannya kembali, segera sumbangkan atau berikan
kepada orang lain atau organisasi yang mau menampung dan
mengolah sampah anorganik ini.
• Kumpulkan sampah dan buang di tempat yang sesuai dengan
peruntukkannya, jika memungkinkan pisahkan yang organik
dan non organik. Sampah organik bisa dimanfaatkan untuk
pupuk kompos sedangkan yang non organik bisa diolah
kembali menjadi barang yang memberikan manfaat, daripada
dibuang sembarangan misalnya ke sungai
• Biasakan berjalan atau bersepeda, yang tentunya lebih
menyehatkan dan ramah lingkungan, misalnya untuk tujuan
dekat seperti berbelanja ke supermarket di sekitar rumah.
Mengurangi Produks Gas
Cara yang paling mudah untuk menghilangkan emisi
karbon dioksida di udara adalah dengan memelihara dan
menanam pohon lebih banyak lagi. Pohon, terutama yang
mudah dan cepat pertumbuhannya, mampu menyerap
karbon dioksida yang sangat banyak, memecahnya melalui
fotosintesis, dan menyimpan dalam kayunya.
Contoh Video Pemanasan Global
• Video
https://www.youtube.com/watch?v=sgE17KcxR4
4
https://www.youtube.com/watch?v=DumsbIuUI
wk
Saran dan Harapan
• Global warming dapat kita lihat dari banyaknya
fenomena yang terus terjadi dialam ini yaitu suhu
bumi yang terus meningkat, dan lapisan ozon
yang menipis. Untuk itu pemanasan global dapat
di kurangi jika kita menanamkan rasa cinta
kepada bumi kita seperti menggiatkan
penghijauan, penggunaan transportasi yang
ramah lingkungan atau transportasi umum dan
gaya hidup yang sesuai.
• Dan untuk harapan kedepannya, pemanasan
global di lingkungan sekitar kita dapat terus
berkurang, demi kelangsungan kehidupan di masa
yang akan datang.
Kesimpulan
• Dari pemanasan global diatas kita dapat simpulkan bahwa
pemanasan global terjadi karena ulah manusia itu sendiri, pemanasan
global itu sendiri dapat membahayakan kehidupan makhluk hidup itu
sendiri dan dapat mempercepat umur Bumi itu sendiri.
• Penyebab pemanasan global telah terjadi di sekitar kita tetapi
kebanyakan manusia tidak sadar dan terus menerus melakukannya.
• Tanpa kita sadari dampak dari pemanasan global sangat berdampak
besar bagi bumi ini bahkan bisa mempercepat hancurnya bumi.
• Jika kita tau dampak dari pemanasan global yang sangat mematikan
lebih baik kita mencegah pemanasan global tersebut supaya tidak
semakin besar, dengan cara menggunakan energi alam seperti
reboisasi, PLTA, PLTN, dll. Dan menata sistem perkotaan dengan
baik seperti menanam pohon pohon di dekat pabrik pabrik,
mengganti kendaraan pribadi dengan kendaraan umum, dll.
So, Let’s Stop Global
Warming
for the Better Life.
THANK YOU  
Sumber Informasi
https://id.wikipedia.org/wiki/Pemanasan_global
http://www.artikelsiana.com/2015/03/pengertian-pemanasan-global-penyebab-dampak-
akibat.html
https://www.youtube.com/watch?v=sgE17KcxR44
https://www.youtube.com/watch?v=HayUzBFb0e4
http://lh.surabaya.go.id/weblh/?c=main&m=pemanasanglobal
http://hipbeat.blogspot.co.id/2014/10/geografi-pemanasan-global-di-surabaya.html
http://nasional.tempo.co/read/news/2013/05/08/206478879/taman-jadi-hitam-risma-cemas-
polusi-udara-surabaya
http://tekno.tempo.co/read/news/2015/09/18/061701652/studi-polusi-udara-bunuh-3-juta-
orang-per-tahun
http://surabaya.tribunnews.com/2014/04/24/risma-ajak-warga-peduli-polusi-dan-pemanasan-
global

FISIKA Pemanasan global

  • 1.
    Pemanasan Global (Global Warming) Kelompok: An Abdi Salam (05) Bilqis S (10) M. Aldi Dzaki (26) Nor Chanifah N (28)
  • 3.
  • 4.
  • 5.
    Apa itu Pemanasan Global? Matahari memancarkan radiasinya ke bumi menembus lapisan atmosfer bumi. Radiasi tersebut akan dipantulkan kembali ke angkasa, namun sebagian gelombang tersebut diserap oleh gas rumah kaca, yaitu CO2, CH4, N2O, HFCs dan SF4 yang berada di atmosfer. Sebagai akibatnya gelombang tersebut terperangkap di dalam atmosfer bumi. Peristiwa ini terjadi berulang-ulang, sehingga menyebabkan suhu rata-rata di permukaan bumi meningkat. Peristiwa inilah yang sering disebut dengan pemanasan global. Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan- perubahan seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrem, dan lainnya. Saat ini kita sudah mulai merasakan gejala-gejala dari pemanasan global akibat aktivitas perindustrian yang semakin banyak dan berkembang pesat.
  • 6.
    Bumi diselimuti olehlapisan udara (atmos - fer), yang terutama terdiri dari lapisan atas (stratosfer) dan lapisan bawah (troposfer). Yang dimaksud dengan global warming adalah gejala naiknya suhu udara pada lapisan bawah (troposfer) secara global.
  • 8.
    Penyebab Terjadinya Pemanasan Global KotaSurabaya, Indonesia • Penyebab Dari Rumah • Penyebab Dari Lingkungan • Penyebab Dari Alam • Penyebab Dari Kebijakan Pemerintah
  • 9.
    Penyebab dari Rumah 1.Boros Listrik Penggunan listrik yang wajar dan sesuai kebutuhan tentu prilaku manusia bijak. Semua orang menginginkan hal tersebut bisa di lakukan oleh setiap individu. Tapi, ternyata untuk hemat dalam penggunaan listrik bukanlah pekerjaan yang mudah bagi sebagian besar orang. Akibatnya, hal ini sebagai penyumbang pemanasan global terjadi. MENGAPA?? lanjutan
  • 10.
    Mengapa sih listrikbisa menyebabkan global warming? • Pada dasarnya yang menjadi masalah adalah dalam menghasilkan listrik bagi kebutuhan manusia di bumi. Listrik diproduksi kebanyakan dari pembakaran batu bara. Beberapa negara besar yang memproduksi listrik dengan batubara dalam presentase besar adalah Amerika, Australia, dan Cina. • Sangat banyak Carbon Dioxida (Co2) yang dihasilkan oleh pembangkit listrik yang menggunakan bahan bakar fosil. Batu bara menghasilkan CO2 paling banyak dibandingkan gas alam dan minyak. • Selain itu, karena batu bara hampir murni karbon, efek dari pembakaran batu bara – yaitu menggabungkan oksigen- menghasilkan karbondioksida yang pada akhirnya menimbulkan polusi udara dan berpengaruh besar terhadap pemanasan global.
  • 11.
    2. Halaman Rumahtanpa pepohonan Tumbuhan hijau atau pepohonan bisa membuat udara menjadi sejuk dan menetralkan suhu udara sehingga bisa di simpulkan bahwa pohon (tumbuhan) bisa mengatasi suhu panas yang tinggi. Jika memang benar demikian, maka selayaknya setiap rumah mau menanam pohon di pekarangan rumahnya. Tapi hal ini juga tidak dilakukan oleh banyak rumah, apakah lagi rumah di perkotaan yang lebih memilih membangun gedung daripada menanam pepohonan hijau. Kalau setiap pekarangan atau halaman rumah tidak ada pohon, maka wajarlah yang namanya pemanasan global itu terjadi.
  • 12.
    3. Sampah Sampah menghasilkangas metana (CH4). Diperkirakan 1 ton sampah padat menghasilkan 50 kg gas metana. Sampah merupakan masalah besar yang dihadapi kota-kota besar seperti Surabaya. Menurut Kementerian Negara Lingkungan Hidup pada tahun 1995 rata-rata orang di perkotaan di Indonesia menghasilkan sampah sebanyak 0,8 kg/hari dan pada tahun 2000 terus meningkat menjadi 1 kg/hari. Dilain pihak jumlah penduduk terus meningkat sehingga, diperkirakan, pada tahun 2020 sampah yang dihasilkan mencapai 500 juta kg/hari atau 190 ribu ton/tahun. Dengan jumlah ini maka sampah akan mengemisikan gas metana sebesar 9500 ton/tahun. Dengan demikian, sampah di perkotaan merupakan sektor yang sangat potensial, mempercepat proses terjadinya pemanasan global.
  • 13.
    4. Model RumahKaca Di surabaya rumah kaca sudah banyak ternyata rumah kaca salah satu dari banyaknya pemanasan global terjadi karena model rumah atau gedung dengan konsep rumah kaca. Sehingga dari rumah kaca memantulkan cahaya ke udara, bukan menyerap sinar matahari. Jika satu atau dua rumah saja maka tidak terlalu berdampak. Namun yang terjadi bukan saja rumah, gedung -gedung pencakar langit pun memakai konsep bangunan kaca. Jika yang terjadi demikian, maka pemanasan global adalah “prestasi” yang di hasilkan dari banyak rumah dan gedung yang bermodelkan kaca. Mengapa ?
  • 15.
    Mengapa Efek rumahkaca merupakan Penyebab terjadinya Pemanasan Global? Segala sumber energi yang terdapat di Bumi berasal dari Matahari. Ketika energi ini tiba permukaan Bumi, cahaya berubah menjadi panas yang menghangatkan Bumi. Permukaan Bumi akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembai sisanya. Sebagian dari panas ini berwujud radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. Sebagian dari panas ini berwujud radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca antara lain uap air, karbon dioksida, dan metana yang menjadi perangkap gelombang radiasi ini. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan Bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Keadaan ini terjadi terus menerus sehingga mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terus meningkat. Gas-gas tersebut berfungsi sebagaimana gas dalam rumah kaca. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer, semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya.
  • 16.
    Penyebab dari Lingkungan 1.Bahan Bakar dari Kendaraan Bahan bakan dari kendaran selain mengganggu bagi kesehatan manusia, juga bisa memberikan bertambahnya pemasanasan global dari polusi udara yang di hasilkan. Kita ketahui, jumlah kendaraan terus bertambah, tidak ada pengurangan. Pengguna sepeda motor dari tahun ketahun terus meningkat penggunanya. Begitu juga dengan pengendara mobil tidak mau kalah. Sementara sepeda motor dan mobil yang lama tidak di musnahkan atau tetap di biarkan beredar.
  • 17.
    2. Polusi asapdari industri Pabrik Dengan alasan membuka lapangan pekerjaan bagi rakyat Indonesia, maka banyak pabrik industri yang tumbuh dan berkembang. Tidak lain dan tidak bukan untuk mensejahterakan rakyat. Supaya bisa mendapatkan penghasilan dengan bekerja. Maka wajar ketika kita mendapatkannya, yaitu rasa panasnya bumi karena banyak polusi asap dari pabrik industri. Ini memang dilema, di satu sisi untuk kepentingan rakyat, tapi di sisi lain mengorbankan eksistensi bumi.
  • 18.
    Penyebab dari Alam 1.Usia Bumi Yang sudah tua Planet bumi yang sudah mencapai usia 4,6 miliar tahun menjadi penyebab juga. Artinya sudah sangat tua. Ibarat manusia jika sudah tua, pasti banyak penyakit yang mudah menyerang. Begitu juga bumi. Penyakit yang diderita bumi hari ini adalah pemanasan global dan hujan asam serta banyak lagi yang lain. Nah, yang menjadi pertanyaan adalah apakah karena bumi sudah tua, lalu pemasanan global tidak bisa di atasi? Jika ada solusi, bagaimana cara mengatasi pemanasan global yang terjadi ? Anda bisa baca di sini untuk jawaban dari pertanyaan tersebut.
  • 19.
    2. Bocornya lapisanozon Sinar matahai yang memancar ke bumi tidak langsung sampai kebumi, karena ada laipsan ozon yang melakukan filter terlebih dahulu. Hal itu jika memang lapisan ozon memang masih normal. Yang terjadi sekarang ini adalah lapisan ozon sudah menipis bahkan ada yang bilang sudah bocor. Sebuah sumber mengatakan bahwa: “Berdasarkan pemantauan menggunakan instrumen Total Ozone Mapping Spectrometer (TOMS) pada satelit Nimbus 7 dan Meteor 3, kerusakan ini telah menimbulkan sebuah lubang yang dikenal sebagai lubang ozon di kedua kutub.
  • 20.
    Penyebab dari Kebijakan Pemerintah 1.Minimnya ruang terbuka hijau Upaya pemerintah di setiap daerah sangat minim untuk membangun ruang terbuka hijau. Hal ini bisa di lihat dengan susah sekali kita menemukannya. Walau sekarang ada beberapa kota seperti Bandung dan Surabaya yang sedang menggalakkan. Maka hal itu bisa di jadikan contoh bagi kota-kota lain.
  • 21.
    Dampak Pemanasan Global Parailmuwan menggunakan data-data yang diperoleh dari suhu, pola presipitasi dan sirkulasi atmosfer untuk mempelajari pemanasan global. Berdasarkan data tersebut dapat menjadi prakiraan mengenai dampak pemanasan global terhadap ekosistem. Berikut penjelasannya :
  • 22.
    Bumi Semakin TidakNyaman Untuk Ditinggali Pernahkah kita merasakan siang hari yang begitu panas? Nah itu merupakandampak langsung dari global warming yang terjadi saat ini. Perlu diketahui bahwa suhu permukaan bumi bertambah panas sekitar satu derajat celcius sejak awal abad ke-20. Jika tidak segera ditangani maka bumi akan semakin panas dan menjadi tidak nyaman lagi untuk ditinggali umat manusia sebagai tempat tinggalnya.
  • 23.
    Permukaan Air LautSemakin Meningkat Dampak global warming membuat salju-salju abadi didaerah kutub mencair dan ini membuat permukaan air laut (utamanya didaerah tropis) meningkat. Meningkatnya permukaan air laut ini sangat berbahaya dan bisa menimbulkan berbagai macam bencana yang kita tidak inginkan seperti tsunami dan banjir. Indonesia akan kehilangan banyak pulau-pulau kecilnya jika permukaan air laut semakin lama semakin tinggi.
  • 24.
    Sektor pertanian danperkebunan juga bisa mendapatkan dampak global warming seperti perubahan pola musim bercocok tanam, kekeringan, dan gagal panen yang berimplikasi terhadap menurunnya produktivitas hasil pertanian dan perkebunan. Kejadian seperti ini bisa menimbulkan bencana kelaparan yang dapat mengancam kelangsungan hidup umat manusia dibumi ini. Kekeringan dan Gagal Panen
  • 25.
    Timbulnya Berbagai MacamPenyakit Global warming juga dapat menimbulkan dampak kepada kesehatan, yaitu timbulnya berbagai macam penyakit seperti penyakit-penyakit kulit, busung lapar, gizi buruk, alergi, penyakit jantung dan masih banyak lagi. Hal ini merupakan sebuah catatan bagi kita untuk selalu menjaga kesehatan tubuh kita dan juga ikut serta dalam upaya menangani laju global warming agar kita terhindar dari penyakit tersebut.
  • 26.
    Hilangnya Jutaan SpesiesMahluk Hidup Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa global warming akan membuat satu juta spesies mahluk hidup akan punah dalam kurun waktu 50 - 100 tahun mendatang. Dampak global warming ini begitu buruk sekali karena bisa membuat keanekaragaman hayati mahluk hidup semakin berkurang. Jika ini terjadi maka akan merusak rantai makanan yang dapat membuat sistem kehidupan akan semakin buruk.
  • 27.
    Kerusakan Kehidupan Hewandan Tumbuhan Hewan dan tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit menghindar dari efek pemasan global karena sebagian besar lahan telah dikuasai oleh manusia, hewan cenderung bermigrasi ke arah kutub atau pegunungan untuk mencari daerah yang baru, tapi pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan tersebut , dan akibatnya hewan yang terhalangi tersebut akan mati.
  • 28.
    Terganggunya Kehidupan Manusia Pergeseranekosistem dapat berdampak pada penyebaran penyakit melalui air (waterborne disease) ataupun penyebaran pennyakit melalui vektor atau vektor borne disease. Perubahan iklim juga menyebabkan beberapa spesies vektor penyakit (misalnya Aedes Aegypti), virus bakteri dan plasmodium menjadi lebih resistan terhadap obat tertentu.
  • 31.
    Cara Penanggulangan Pemanasan Global Pemanasanglobal terutama disebabkan oleh efek rumah kaca dan lain lain sehingga penanggulangan pemanasan global dilakukan dengan mengurangi produksi gas. Berikut penjelasannya.
  • 32.
    Upaya Penanggulangan Pemanasan Global Hemat Pemakaian Listrik  Hemat Pemakaian Air  Manfaat Sumber Energi dari Alam  Reuse (Gunakan Kembali)  Reduce  Recycle  Mengurangi Produks Gas
  • 33.
    Upaya Penanggulangan Pemanasan Global HematPemakaian Listrik • Matikan peralatan listrik jika sedang tidak digunakan. • Gunakan jenis lampu fluorescent dan lampu hemat energi untuk menghemat listrik. Jenis lampu hemat energi akan memangkas 80 % boros listrik daripada lampu pijar. • Jangan masukkan makanan panas di dalam lemari es. • Jangan terlalu sering dan dalam waktu lama membuka pintu lemari es, karena akan boros listrik.
  • 34.
    Hemat Pemakaian Air •Jangan mencuci piring dengan air yang mengalir terus menerus. • Jangan menggosok gigi, juga dengan kran air yang mengalir, karena air akan banyak terbuang dalam 1 menit terbuang sekitar 10 liter. • Cuci pakaian dengan air dingin, bukannya air panas. • Gunakan air bilasan cucian pakaian terakhir untuk menyiram tanaman. • Gunakan air bilasan cucian beras, buah dan sayur juga untuk menyiram tanaman. • Tadah air hujan dan manfaatkan untuk menyiram tanaman, membersihkan lantai dsb.
  • 35.
    Memanfaatkan Sumber Energidari Alam • Gunakan sinar matahari untuk mengeringkan pakaian Anda. • Buka jendela, agar angin dapat berhembus masuk untuk menyejukkan dan menyegarkan ruangan di rumah, daripada menggunakan penyejuk udara buatan yang boros listrik seperti AC.
  • 36.
    Menggunakan Sumber DayaEnergi Alternatif Penggunaan energi yang dapat diperbarui seperti energi surya, energi gerak dari air dan angin, energi panas bumi, serta energi nuklir tidak menghasilkan Karbon dioksida sehingga dapat mengurangi emisi Karbon dioksida dan Nitrogen oksida ke udara. Berikut adalah penjelasan tiap-tiap energinya.
  • 37.
    1. Energi Matahari Energimatahari dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi denngan menggunakan panel surya yang merupakan teknologi ramah lingkungan. Secara langsung, energi matahari dapat dimanfaatkan , seperti alat memasak bertenaga matahari (solar cooker), pemanas air dan tungku bertenaga matahari. Selain itu juga dapat dikonversi menjadi energi listrik melalui sel surya.
  • 38.
    2. Energi Nuklir Adalahenergi yang dibebaskan (umumnya berupa panas) ketika terjadi reaksi nuklir. Reaksi nuklir dapat berupa fisi nuklir ataupun fusi nuklir. Reaksi nuklir terkontrol berlangsung dalam reaktor nuklir. Energi nuklir dapat diubah menjadi energi listrik tanpa menghasilkan emisi karbon dioksida serta digunakan untuk kesejahteraan hidup manusia.
  • 39.
    3. Biogas Biogas dihasilkanketika kotoran hewan dan air yang difermentasikan tanpa oksigen (fermentasi anaerob). Biogas merupakan campuran metana , karbon dioksida, nitrogen, serta sisa-sisa nitrogen sulfida bersama dakam uap air. Kandungan utamanya ialah gas metana sebanyak 65%.
  • 40.
    4. Energi Angin Anginadalah udara yang bergerak. Energi angin dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan mesin penggiling maupun membangkitkan listrik dengan menggunakan kincir angin.
  • 41.
    5. Energi PasangSurut Pembangkit daya pasangsurut dibangun dekat teluk. Selama pasang naik, air laut dibiarkan melewati bendungan dengan cara membuka gerbang , saat turun gerbang ditutup. Tampungan air ini lalu dibiarkan jatuh pada bilah turbin yang terhubung denga generator sehingga energi air diubah menjadi energi listrik.
  • 42.
    Reuse (Gunakan Kembali) •Gunakan kertas bekas surat dan amplopnya, kalender bekas, untuk kertas corat-coret atau catatan keperluan sehari-hari. • Gunakan kain serbet, sapu tangan yang bisa digunakan kembali daripada kertas tissue dan kertas pembersih sekali pakai lainnya. • Gunakan wadah yang dapat digunakan kembali untuk menyimpan makanan • Gunakan kembali koran lama untuk membungkus dan ‘mengepak’ barang.
  • 43.
    Reduce • Hemat penggunaankertas dan tissue karena terbuat dari kayu yang harus ditebang dari pohon di hutan, sedangkan hutan dibutuhkan untuk menetralisir emisi CO2 di udara. • Memelihara, merawat dan memperbaiki barang-barang yang kita miliki dan sudah digunakan daripada sering membeli baru.
  • 44.
    Recycle • Gunakan pakaianyang terbuat dari bahan yang ramah lingkungan. • Barang plastik bekas seperti: ember, kemasan cat dinding, botol bekas minuman dan lainnya bisa dipakai ulang atau dikreasikan menjadi pot tanaman yang indah. Jika tidak mau menggunakannya kembali, segera sumbangkan atau berikan kepada orang lain atau organisasi yang mau menampung dan mengolah sampah anorganik ini.
  • 45.
    • Kumpulkan sampahdan buang di tempat yang sesuai dengan peruntukkannya, jika memungkinkan pisahkan yang organik dan non organik. Sampah organik bisa dimanfaatkan untuk pupuk kompos sedangkan yang non organik bisa diolah kembali menjadi barang yang memberikan manfaat, daripada dibuang sembarangan misalnya ke sungai • Biasakan berjalan atau bersepeda, yang tentunya lebih menyehatkan dan ramah lingkungan, misalnya untuk tujuan dekat seperti berbelanja ke supermarket di sekitar rumah.
  • 46.
    Mengurangi Produks Gas Carayang paling mudah untuk menghilangkan emisi karbon dioksida di udara adalah dengan memelihara dan menanam pohon lebih banyak lagi. Pohon, terutama yang mudah dan cepat pertumbuhannya, mampu menyerap karbon dioksida yang sangat banyak, memecahnya melalui fotosintesis, dan menyimpan dalam kayunya.
  • 47.
    Contoh Video PemanasanGlobal • Video https://www.youtube.com/watch?v=sgE17KcxR4 4 https://www.youtube.com/watch?v=DumsbIuUI wk
  • 48.
    Saran dan Harapan •Global warming dapat kita lihat dari banyaknya fenomena yang terus terjadi dialam ini yaitu suhu bumi yang terus meningkat, dan lapisan ozon yang menipis. Untuk itu pemanasan global dapat di kurangi jika kita menanamkan rasa cinta kepada bumi kita seperti menggiatkan penghijauan, penggunaan transportasi yang ramah lingkungan atau transportasi umum dan gaya hidup yang sesuai. • Dan untuk harapan kedepannya, pemanasan global di lingkungan sekitar kita dapat terus berkurang, demi kelangsungan kehidupan di masa yang akan datang.
  • 49.
    Kesimpulan • Dari pemanasanglobal diatas kita dapat simpulkan bahwa pemanasan global terjadi karena ulah manusia itu sendiri, pemanasan global itu sendiri dapat membahayakan kehidupan makhluk hidup itu sendiri dan dapat mempercepat umur Bumi itu sendiri. • Penyebab pemanasan global telah terjadi di sekitar kita tetapi kebanyakan manusia tidak sadar dan terus menerus melakukannya. • Tanpa kita sadari dampak dari pemanasan global sangat berdampak besar bagi bumi ini bahkan bisa mempercepat hancurnya bumi. • Jika kita tau dampak dari pemanasan global yang sangat mematikan lebih baik kita mencegah pemanasan global tersebut supaya tidak semakin besar, dengan cara menggunakan energi alam seperti reboisasi, PLTA, PLTN, dll. Dan menata sistem perkotaan dengan baik seperti menanam pohon pohon di dekat pabrik pabrik, mengganti kendaraan pribadi dengan kendaraan umum, dll.
  • 50.
    So, Let’s StopGlobal Warming for the Better Life. THANK YOU  
  • 51.