KONSEP EVIDANCE BASED IN
MIDWIFERY PRACTICE
KELOMPOK 1
NGATIRAH
NINA SAPRILAWATI
FITRIA
FITRI MULYANA
TRI ARDILA
HARIZA NOVA SARI
SUTRA MANDIKA
KELAS : E
Tinjauan Teoritis
 Definisi Katarak
◦ Katarak merupakan kekeruhan yang
terjadi pada lensa mata, sehingga
menyebabkanpenurunan/gangguan
penglihatan (Admin,2009).
◦ Menurut Corwin (2009), katarak adalah
penurunan progresif kejernihan lensa.
Tinjauan Teoritis
 Definisi Katarak
◦ Katarak merupakan kekeruhan yang
terjadi pada lensa mata, sehingga
menyebabkanpenurunan/gangguan
penglihatan (Admin,2009).
◦ Menurut Corwin (2009), katarak adalah
penurunan progresif kejernihan lensa.
 Klasifikasi Katarak
◦ Menurut Umur
 Katarak Polar anterior
 Katarak polar posterior
 Katarak lamelar
 Katarak sentral
 Katarak juvenil
 Katarak senil
◦ Berdasarkan lokasi terjadinya
 Katarak inti(nuclear)
 Katarak kortikal
 Katarak subkapsular
◦ Berdasarkan Penyebabnya
 Katarak traumatika
 Katarak toksika
 Katarak komplikata
1) Terdiri atas bukti penelitian dan pengalaman klinis.
2) Ada keterampilan yang dilibatkan dalam membaca literatur yang
memerlukan kemampuan untuk mensintesakan informasi dan membuat
pertimbangan mengenai kualitas bukti-bukti yang ada.
3) Cara penggunaan informasi merupakan fungsi tingkat otoritas praktisi di
suatu organisasi dan tingkat keyakinannya terhadap keefektifan
informasi yang digunakan.
4) Bagian dari penggunaan EBM adalah kemampuan mengevaluasi secara
mandiri informasi yang digunakan dan menguji validitasnya dalam
konteks praktik masing-masing.
5) Pertimbangan klinis berbasis bukti didasarkan pada gagasan tentang
perilaku dan peran profesional dan terutama dipedomani oleh suatu
sistem nilai bersama.
CIRI-CIRI EVIDENCE BASED
MIDEWIFERY
PERKEMBANGAN KEILMUAN MIDEWIFERY YANG
BERHUBUNGAN DENGAN EVIDENCE BASED
MIDEWIFERY
1) Ada bukti eksternal
2) Ada bukti internal
3) Ada manfaat terbaik untuk kondisi
pasien dan keinginan pasien serta
meminimalkan pembiayaan.
EVIDENCE BASED MIDWIFERY PRACTICE.ppt
EVIDENCE BASED MIDWIFERY PRACTICE.ppt
EVIDENCE BASED MIDWIFERY PRACTICE.ppt

EVIDENCE BASED MIDWIFERY PRACTICE.ppt

  • 1.
    KONSEP EVIDANCE BASEDIN MIDWIFERY PRACTICE KELOMPOK 1 NGATIRAH NINA SAPRILAWATI FITRIA FITRI MULYANA TRI ARDILA HARIZA NOVA SARI SUTRA MANDIKA KELAS : E
  • 2.
    Tinjauan Teoritis  DefinisiKatarak ◦ Katarak merupakan kekeruhan yang terjadi pada lensa mata, sehingga menyebabkanpenurunan/gangguan penglihatan (Admin,2009). ◦ Menurut Corwin (2009), katarak adalah penurunan progresif kejernihan lensa.
  • 3.
    Tinjauan Teoritis  DefinisiKatarak ◦ Katarak merupakan kekeruhan yang terjadi pada lensa mata, sehingga menyebabkanpenurunan/gangguan penglihatan (Admin,2009). ◦ Menurut Corwin (2009), katarak adalah penurunan progresif kejernihan lensa.
  • 4.
     Klasifikasi Katarak ◦Menurut Umur  Katarak Polar anterior  Katarak polar posterior  Katarak lamelar  Katarak sentral  Katarak juvenil  Katarak senil
  • 5.
    ◦ Berdasarkan lokasiterjadinya  Katarak inti(nuclear)  Katarak kortikal  Katarak subkapsular ◦ Berdasarkan Penyebabnya  Katarak traumatika  Katarak toksika  Katarak komplikata 1) Terdiri atas bukti penelitian dan pengalaman klinis. 2) Ada keterampilan yang dilibatkan dalam membaca literatur yang memerlukan kemampuan untuk mensintesakan informasi dan membuat pertimbangan mengenai kualitas bukti-bukti yang ada. 3) Cara penggunaan informasi merupakan fungsi tingkat otoritas praktisi di suatu organisasi dan tingkat keyakinannya terhadap keefektifan informasi yang digunakan. 4) Bagian dari penggunaan EBM adalah kemampuan mengevaluasi secara mandiri informasi yang digunakan dan menguji validitasnya dalam konteks praktik masing-masing. 5) Pertimbangan klinis berbasis bukti didasarkan pada gagasan tentang perilaku dan peran profesional dan terutama dipedomani oleh suatu sistem nilai bersama. CIRI-CIRI EVIDENCE BASED MIDEWIFERY
  • 6.
    PERKEMBANGAN KEILMUAN MIDEWIFERYYANG BERHUBUNGAN DENGAN EVIDENCE BASED MIDEWIFERY
  • 8.
    1) Ada buktieksternal 2) Ada bukti internal 3) Ada manfaat terbaik untuk kondisi pasien dan keinginan pasien serta meminimalkan pembiayaan.