SMP IT Mutiara Irsyady
Hal ikhwal DZIKIR (Bag. 1)
Buku Sumber
 Buku Dzikir,
 Penulis : Dr. Miftah Faridl
 Penerbit : PENERBIT PUSTAKA
 Bandung, 1426 H – 2005 M
A. Pengertian Dzikir
- Dapat berarti : Ingat, mengingat, merenung,
menyebut.
- Termasuk dalam pengertian dzikir ialah do’a, membaca
al- Qur’an, tasbih (mensucikan Allah), tahmid
(memuji Allah), takbir (membesarkan Allah), tahlil
(mentauhidkan/meg esakan Allah), istighfar
(memohon ampun kepada Allah), hauqolah
(membaca lahaula wala quwwata illa billah) dan lain-
lain.
B. Ragam Dzikir
 Ada dzikir yang menyatu dengan ibadah lainnya
seperti dengan shalat, thawaf, sa’i, wukuf, dan lain-
lain.
 Ada yang dilakukan tersendiri, diucapkan pada saat-
saat tertentu atau pada setiap saat…
 Ada yang jumlahnya tidak ditentukan oleh syara’, tapi
ada pula dzikir yang jumlah ditentukan syara’ nabi saw
baik dengan pernyataan beliau maupun dengan
contoh amalan beliau
 Dzikir dalam pengertian ingat atau mengingat Allah
hendaknya dilakukan pada setiap saat
 Artinya kegiatan apapun yang dilakukan oleh seorang
muslim hendaknya jangan sampai melupakan Allah
SWT.
 Dimana pun seorang muslim berada hendaknya
senantiasa ingat kepada Allah sehingga melahirkan
cinta ber’amal shalih kepada Allah dan kepada sesama
dan malu berbuat dosa dan ma’siyat kepada Allah
SWT.
 Dzikir dalam arti menyebut nama Allah yang
diamalkan secara rutin, biasanya disebut wirid
Atau jama’nya disebut aurad
 Wirid ini termasuk ibadah mahdhah yaitu ibadah
langsung kepada Allah SWT
 Dzikir jenis ini terikat norma-norma ibadah yang
disebut ma’tsur yaitu ada contoh atau perintah
dari Rasulullah alias tidak dikarang-karang oleh
seseorang
 Dzikir hanyalah mengingat atau menyebut nama Allah
 Atau nama-nama Allah atau kalamullah, al –Qur’an
 Tidak ada dzikir dengan menyebut seseorang atau sesuatu
selain Allah dan selain kalamullah
C. Urgensi dan Hikmah Dzikir
 Bagaimana pentingnya dzikir bagi seorang muslim,
dapat kita perhatikan pernyataan-pernyataan Allah
SWT dalam al-Qur’an juga sabda Rasulullah dalam
beberapa hadis sebagai berikut ini
1. Perintah dan Keutamaan Dzikir
a) ٓ‫ى‬ِ‫ن‬‫و‬ُ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ذ‬‫ا‬َ‫ف‬ْٓ‫م‬ُ‫ك‬ ْ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ذ‬َ‫أ‬ٓ‫وا‬ُ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ش‬‫ا‬ َ‫و‬‫ى‬ِ‫ل‬َٓ‫ل‬ َ‫و‬ِٓ‫ون‬ُ‫ر‬ُ‫ف‬ْ‫ك‬َ‫ت‬
 ‫﴿البقرة‬:١٥٢﴾
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula)
kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu
mengingkari (nikmat)-Ku.
﴾ Al Baqarah:152 ﴿
b) ‫ا‬َ‫ه‬ُّ‫ي‬َ‫أ‬‫ي‬َٓ‫ِين‬‫ذ‬َّ‫ال‬ٓ‫وا‬ُ‫ن‬َ‫م‬‫ا‬َ‫ء‬ٓ‫وا‬ُ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ذ‬‫ا‬َٓ َّ‫اّلل‬‫ا‬ً‫ر‬ْ‫ك‬ِ‫ذ‬ِٓ‫ث‬َ‫ك‬‫ا‬ً‫ير‬
‫﴿األحزاب‬:٤١﴾
Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut
nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.
﴾ Al Ahzab:41 ﴿
 c) َٓ‫ِين‬‫ذ‬َّ‫ال‬َٓ‫ون‬ُ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ذ‬َ‫ي‬َٓ َّ‫اّلل‬‫ا‬ً‫م‬‫ي‬ِ‫ق‬‫ًا‬‫د‬‫و‬ُ‫ع‬ُ‫ق‬ َ‫و‬ٓ‫ى‬َ‫ل‬َ‫ع‬ َ‫و‬ْٓ‫م‬ِ‫ه‬ِ‫ب‬‫و‬ُ‫ن‬ُ‫ج‬
‫﴿آلٓعمران‬:١٩١﴾
(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri
atau duduk atau dalam keadan berbaring
 d)
‫ا‬َ‫ذ‬ِ‫إ‬َ‫ف‬‫م‬ُ‫ت‬ْ‫ي‬َ‫ض‬َ‫ق‬ْٓ‫م‬ُ‫ك‬َ‫ك‬ِ‫س‬‫ن‬َّ‫م‬ٓ‫وا‬ُ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ذ‬‫ا‬َ‫ف‬َٓ َّ‫اّلل‬ِٓ‫ذ‬َ‫ك‬ْٓ‫م‬ُ‫ك‬ ِ‫ر‬ْ‫ك‬ْٓ‫م‬ُ‫ك‬َ‫ء‬‫ا‬َ‫ب‬‫ا‬َ‫ء‬ْٓ‫و‬َ‫أ‬َّٓ‫د‬َ‫ش‬َ‫أ‬ْٓ‫ك‬ِ‫ذ‬‫ا‬ً‫ر‬
‫﴿البقرة‬:٢۰۰ٓ﴾
Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka
berdzikirlah dengan menyebut Allah, sebagaimana kamu
menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek
moyangmu, atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari
itu
e)
﴾ Al Munafiqun:9 ﴿
 ‫ا‬َ‫ه‬ُّ‫ي‬َ‫أ‬‫ي‬َٓ‫ِين‬‫ذ‬َّ‫ال‬ٓ‫وا‬ُ‫ن‬َ‫م‬‫ا‬َ‫ء‬َٓ‫ل‬ْٓ‫م‬ُ‫ك‬ِ‫ه‬ْ‫ل‬ُ‫ت‬ْٓ‫م‬ُ‫ك‬ُ‫ل‬‫و‬ْ‫م‬َ‫أ‬َٓ‫ل‬ َ‫و‬ْٓ‫م‬ُ‫ك‬ُ‫د‬‫ل‬ ْ‫و‬َ‫أ‬‫ن‬َ‫ع‬ِٓ‫ذ‬
ِٓ‫ر‬ْ‫ك‬ِٓ َّ‫اّلل‬ۚ‫ن‬َ‫م‬ َ‫و‬ْٓ‫ل‬َ‫ع‬ْ‫ف‬َ‫ي‬َٓ‫ك‬ِ‫ل‬‫ذ‬َٓ‫ك‬ِ‫ئ‬‫ل‬‫و‬ُ‫أ‬َ‫ف‬ُٓ‫م‬ُ‫ه‬َٓ‫ون‬ُ‫ر‬ِ‫س‬‫خ‬ْ‫ال‬
‫﴿المنافقون‬:٩﴾
Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan
anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat
Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka
mereka itulah orang-orang yang merugi.
f) ﴾ An Nuur:36 ﴿
 ٓ‫ال‬َ‫ج‬ ِ‫ر‬َّٓ‫ل‬ْٓ‫م‬ِ‫ه‬‫ي‬ِ‫ه‬ْ‫ل‬ُ‫ت‬ٓ‫ة‬َ‫ر‬‫ج‬ِ‫ت‬َٓ‫ل‬ َ‫و‬ٓ‫ْع‬‫ي‬َ‫ب‬‫ن‬َ‫ع‬ِٓ‫ر‬ْ‫ك‬ِ‫ذ‬ِٓ َّ‫اّلل‬ِٓ‫ام‬َ‫ق‬ِ‫إ‬ َ‫و‬ِٓ‫ة‬‫و‬َ‫ل‬َّ‫ص‬‫ال‬
ِٓ‫ء‬‫ا‬َ‫ت‬‫ي‬ِ‫إ‬ َ‫و‬ِٓ‫ة‬‫و‬َ‫ك‬َّ‫الز‬َۙٓ‫ون‬ُ‫ف‬‫َا‬‫خ‬َ‫ي‬‫ا‬ً‫م‬ ْ‫و‬َ‫ي‬ُٓ‫ب‬َّ‫ل‬َ‫ق‬َ‫ت‬َ‫ت‬ِٓ‫ه‬‫ي‬ِ‫ف‬ُٓ‫وب‬ُ‫ل‬ُ‫ق‬ْ‫ال‬ُٓ‫ر‬‫ْص‬‫ب‬َ ْ‫األ‬ َ‫و‬
 ‫﴿النور‬:٣٧﴾
laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan
tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah,
dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari)
membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu
hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan
menjadi goncang.
(g) ﴾ Al A'raf:205 ﴿
 ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ذ‬‫ا‬ َ‫و‬َٓ‫َّك‬‫ب‬َّ‫ر‬‫ى‬ِ‫ف‬َٓ‫ك‬ِ‫س‬ْ‫ف‬َ‫ن‬‫ا‬ً‫ع‬ُّ‫ر‬َ‫ض‬َ‫ت‬‫ي‬ ِ‫خ‬ َ‫و‬ًٓ‫ة‬َ‫ف‬َٓ‫ُون‬‫د‬ َ‫و‬ِٓ‫ر‬ْ‫ه‬َ‫ج‬ْ‫ال‬َٓ‫ن‬ِ‫م‬
ِٓ‫ل‬ ْ‫و‬َ‫ق‬ْ‫ال‬ِٓ‫و‬ُ‫د‬ُ‫غ‬ْ‫ال‬ِ‫ب‬ِٓ‫ل‬‫ا‬َ‫ص‬ ْ‫ال‬ َ‫و‬َٓ‫ل‬ َ‫و‬‫ن‬ُ‫ك‬َ‫ت‬َٓ‫ن‬ِ‫م‬َٓ‫ين‬ِ‫ل‬ِ‫ف‬‫غ‬ْ‫ال‬
‫﴿األعراف‬:٢۰٥﴾
Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu
dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan
dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi
dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-
orang yang lalai.
﴾ h) ( Ali Imran:41 ﴿
 َٓ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬ِٓ‫ب‬ َ‫ر‬‫ل‬َ‫ع‬ْ‫اج‬ٓ‫ى‬ِ‫ل‬ًٓ‫ة‬َ‫ي‬‫ا‬َ‫ء‬َۖٓ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬َٓ‫ك‬ُ‫ت‬َ‫ي‬‫ا‬َ‫ء‬َّٓ‫ل‬َ‫أ‬َٓ‫م‬ِ‫ل‬َ‫ك‬ُ‫ت‬َٓ‫اس‬َّ‫ن‬‫ال‬َٓ‫ة‬َ‫ث‬‫ل‬َ‫ث‬
ٓ‫َّام‬‫ي‬َ‫أ‬َّٓ‫ل‬ِ‫إ‬‫ا‬ً‫ز‬ْ‫م‬ َ‫ر‬ۗ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ذ‬‫ا‬ َ‫و‬َٓ‫َّك‬‫ب‬َّ‫ر‬‫ا‬ً‫ير‬ِ‫ث‬َ‫ك‬ِٓ‫ب‬َ‫س‬ َ‫و‬ْٓ‫ح‬ِٓ‫ى‬ِ‫ش‬َ‫ع‬ْ‫ال‬ِ‫ب‬ِٓ‫ر‬‫ْك‬‫ب‬ِ ْ‫اْل‬ َ‫و‬
‫﴿آلٓعمران‬:٤١﴾
Berkata Zakariya: "Berilah aku suatu tanda (bahwa isteriku telah
mengandung)". Allah berfirman: "Tandanya bagimu, kamu
tidak dapat berkata-kata dengan manusia selama tiga hari,
kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu
sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan
pagi hari".
﴾ i) ( Ar Ra'du:28 ﴿
 َٓ‫ِين‬‫ذ‬َّ‫ال‬ٓ‫وا‬ُ‫ن‬َ‫م‬‫ا‬َ‫ء‬ُّٓ‫ن‬ِ‫ئ‬َ‫م‬ْ‫ط‬َ‫ت‬ َ‫و‬‫م‬ُ‫ه‬ُ‫ب‬‫و‬ُ‫ل‬ُ‫ق‬ِٓ‫ر‬ْ‫ك‬ِ‫ذ‬ِ‫ب‬ِٓ َّ‫اّلل‬َۗٓ‫ل‬َ‫أ‬ِٓ‫ر‬ْ‫ك‬ِ‫ذ‬ِ‫ب‬ِٓ َّ‫اّلل‬
ُّٓ‫ن‬ِ‫ئ‬َ‫م‬ْ‫ط‬َ‫ت‬ُٓ‫وب‬ُ‫ل‬ُ‫ق‬ْ‫ال‬
 ‫﴿الرعد‬:٢٨﴾
 (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka
manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah,
hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi
tenteram.
Bersambung…….
 Nantikan di bagian berikutnya……….

Dzikir

  • 1.
  • 4.
  • 5.
    Buku Sumber  BukuDzikir,  Penulis : Dr. Miftah Faridl  Penerbit : PENERBIT PUSTAKA  Bandung, 1426 H – 2005 M
  • 6.
    A. Pengertian Dzikir -Dapat berarti : Ingat, mengingat, merenung, menyebut. - Termasuk dalam pengertian dzikir ialah do’a, membaca al- Qur’an, tasbih (mensucikan Allah), tahmid (memuji Allah), takbir (membesarkan Allah), tahlil (mentauhidkan/meg esakan Allah), istighfar (memohon ampun kepada Allah), hauqolah (membaca lahaula wala quwwata illa billah) dan lain- lain.
  • 7.
    B. Ragam Dzikir Ada dzikir yang menyatu dengan ibadah lainnya seperti dengan shalat, thawaf, sa’i, wukuf, dan lain- lain.  Ada yang dilakukan tersendiri, diucapkan pada saat- saat tertentu atau pada setiap saat…  Ada yang jumlahnya tidak ditentukan oleh syara’, tapi ada pula dzikir yang jumlah ditentukan syara’ nabi saw baik dengan pernyataan beliau maupun dengan contoh amalan beliau
  • 8.
     Dzikir dalampengertian ingat atau mengingat Allah hendaknya dilakukan pada setiap saat  Artinya kegiatan apapun yang dilakukan oleh seorang muslim hendaknya jangan sampai melupakan Allah SWT.  Dimana pun seorang muslim berada hendaknya senantiasa ingat kepada Allah sehingga melahirkan cinta ber’amal shalih kepada Allah dan kepada sesama dan malu berbuat dosa dan ma’siyat kepada Allah SWT.
  • 9.
     Dzikir dalamarti menyebut nama Allah yang diamalkan secara rutin, biasanya disebut wirid Atau jama’nya disebut aurad  Wirid ini termasuk ibadah mahdhah yaitu ibadah langsung kepada Allah SWT  Dzikir jenis ini terikat norma-norma ibadah yang disebut ma’tsur yaitu ada contoh atau perintah dari Rasulullah alias tidak dikarang-karang oleh seseorang
  • 10.
     Dzikir hanyalahmengingat atau menyebut nama Allah  Atau nama-nama Allah atau kalamullah, al –Qur’an  Tidak ada dzikir dengan menyebut seseorang atau sesuatu selain Allah dan selain kalamullah
  • 11.
    C. Urgensi danHikmah Dzikir  Bagaimana pentingnya dzikir bagi seorang muslim, dapat kita perhatikan pernyataan-pernyataan Allah SWT dalam al-Qur’an juga sabda Rasulullah dalam beberapa hadis sebagai berikut ini
  • 12.
    1. Perintah danKeutamaan Dzikir a) ٓ‫ى‬ِ‫ن‬‫و‬ُ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ذ‬‫ا‬َ‫ف‬ْٓ‫م‬ُ‫ك‬ ْ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ذ‬َ‫أ‬ٓ‫وا‬ُ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ش‬‫ا‬ َ‫و‬‫ى‬ِ‫ل‬َٓ‫ل‬ َ‫و‬ِٓ‫ون‬ُ‫ر‬ُ‫ف‬ْ‫ك‬َ‫ت‬  ‫﴿البقرة‬:١٥٢﴾ Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. ﴾ Al Baqarah:152 ﴿ b) ‫ا‬َ‫ه‬ُّ‫ي‬َ‫أ‬‫ي‬َٓ‫ِين‬‫ذ‬َّ‫ال‬ٓ‫وا‬ُ‫ن‬َ‫م‬‫ا‬َ‫ء‬ٓ‫وا‬ُ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ذ‬‫ا‬َٓ َّ‫اّلل‬‫ا‬ً‫ر‬ْ‫ك‬ِ‫ذ‬ِٓ‫ث‬َ‫ك‬‫ا‬ً‫ير‬ ‫﴿األحزاب‬:٤١﴾ Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. ﴾ Al Ahzab:41 ﴿
  • 13.
     c) َٓ‫ِين‬‫ذ‬َّ‫ال‬َٓ‫ون‬ُ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ذ‬َ‫ي‬ََّٓ‫اّلل‬‫ا‬ً‫م‬‫ي‬ِ‫ق‬‫ًا‬‫د‬‫و‬ُ‫ع‬ُ‫ق‬ َ‫و‬ٓ‫ى‬َ‫ل‬َ‫ع‬ َ‫و‬ْٓ‫م‬ِ‫ه‬ِ‫ب‬‫و‬ُ‫ن‬ُ‫ج‬ ‫﴿آلٓعمران‬:١٩١﴾ (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring  d) ‫ا‬َ‫ذ‬ِ‫إ‬َ‫ف‬‫م‬ُ‫ت‬ْ‫ي‬َ‫ض‬َ‫ق‬ْٓ‫م‬ُ‫ك‬َ‫ك‬ِ‫س‬‫ن‬َّ‫م‬ٓ‫وا‬ُ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ذ‬‫ا‬َ‫ف‬َٓ َّ‫اّلل‬ِٓ‫ذ‬َ‫ك‬ْٓ‫م‬ُ‫ك‬ ِ‫ر‬ْ‫ك‬ْٓ‫م‬ُ‫ك‬َ‫ء‬‫ا‬َ‫ب‬‫ا‬َ‫ء‬ْٓ‫و‬َ‫أ‬َّٓ‫د‬َ‫ش‬َ‫أ‬ْٓ‫ك‬ِ‫ذ‬‫ا‬ً‫ر‬ ‫﴿البقرة‬:٢۰۰ٓ﴾ Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah dengan menyebut Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu
  • 14.
    e) ﴾ Al Munafiqun:9﴿  ‫ا‬َ‫ه‬ُّ‫ي‬َ‫أ‬‫ي‬َٓ‫ِين‬‫ذ‬َّ‫ال‬ٓ‫وا‬ُ‫ن‬َ‫م‬‫ا‬َ‫ء‬َٓ‫ل‬ْٓ‫م‬ُ‫ك‬ِ‫ه‬ْ‫ل‬ُ‫ت‬ْٓ‫م‬ُ‫ك‬ُ‫ل‬‫و‬ْ‫م‬َ‫أ‬َٓ‫ل‬ َ‫و‬ْٓ‫م‬ُ‫ك‬ُ‫د‬‫ل‬ ْ‫و‬َ‫أ‬‫ن‬َ‫ع‬ِٓ‫ذ‬ ِٓ‫ر‬ْ‫ك‬ِٓ َّ‫اّلل‬ۚ‫ن‬َ‫م‬ َ‫و‬ْٓ‫ل‬َ‫ع‬ْ‫ف‬َ‫ي‬َٓ‫ك‬ِ‫ل‬‫ذ‬َٓ‫ك‬ِ‫ئ‬‫ل‬‫و‬ُ‫أ‬َ‫ف‬ُٓ‫م‬ُ‫ه‬َٓ‫ون‬ُ‫ر‬ِ‫س‬‫خ‬ْ‫ال‬ ‫﴿المنافقون‬:٩﴾ Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.
  • 15.
    f) ﴾ AnNuur:36 ﴿  ٓ‫ال‬َ‫ج‬ ِ‫ر‬َّٓ‫ل‬ْٓ‫م‬ِ‫ه‬‫ي‬ِ‫ه‬ْ‫ل‬ُ‫ت‬ٓ‫ة‬َ‫ر‬‫ج‬ِ‫ت‬َٓ‫ل‬ َ‫و‬ٓ‫ْع‬‫ي‬َ‫ب‬‫ن‬َ‫ع‬ِٓ‫ر‬ْ‫ك‬ِ‫ذ‬ِٓ َّ‫اّلل‬ِٓ‫ام‬َ‫ق‬ِ‫إ‬ َ‫و‬ِٓ‫ة‬‫و‬َ‫ل‬َّ‫ص‬‫ال‬ ِٓ‫ء‬‫ا‬َ‫ت‬‫ي‬ِ‫إ‬ َ‫و‬ِٓ‫ة‬‫و‬َ‫ك‬َّ‫الز‬َۙٓ‫ون‬ُ‫ف‬‫َا‬‫خ‬َ‫ي‬‫ا‬ً‫م‬ ْ‫و‬َ‫ي‬ُٓ‫ب‬َّ‫ل‬َ‫ق‬َ‫ت‬َ‫ت‬ِٓ‫ه‬‫ي‬ِ‫ف‬ُٓ‫وب‬ُ‫ل‬ُ‫ق‬ْ‫ال‬ُٓ‫ر‬‫ْص‬‫ب‬َ ْ‫األ‬ َ‫و‬  ‫﴿النور‬:٣٧﴾ laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.
  • 16.
    (g) ﴾ AlA'raf:205 ﴿  ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ذ‬‫ا‬ َ‫و‬َٓ‫َّك‬‫ب‬َّ‫ر‬‫ى‬ِ‫ف‬َٓ‫ك‬ِ‫س‬ْ‫ف‬َ‫ن‬‫ا‬ً‫ع‬ُّ‫ر‬َ‫ض‬َ‫ت‬‫ي‬ ِ‫خ‬ َ‫و‬ًٓ‫ة‬َ‫ف‬َٓ‫ُون‬‫د‬ َ‫و‬ِٓ‫ر‬ْ‫ه‬َ‫ج‬ْ‫ال‬َٓ‫ن‬ِ‫م‬ ِٓ‫ل‬ ْ‫و‬َ‫ق‬ْ‫ال‬ِٓ‫و‬ُ‫د‬ُ‫غ‬ْ‫ال‬ِ‫ب‬ِٓ‫ل‬‫ا‬َ‫ص‬ ْ‫ال‬ َ‫و‬َٓ‫ل‬ َ‫و‬‫ن‬ُ‫ك‬َ‫ت‬َٓ‫ن‬ِ‫م‬َٓ‫ين‬ِ‫ل‬ِ‫ف‬‫غ‬ْ‫ال‬ ‫﴿األعراف‬:٢۰٥﴾ Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang- orang yang lalai.
  • 17.
    ﴾ h) (Ali Imran:41 ﴿  َٓ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬ِٓ‫ب‬ َ‫ر‬‫ل‬َ‫ع‬ْ‫اج‬ٓ‫ى‬ِ‫ل‬ًٓ‫ة‬َ‫ي‬‫ا‬َ‫ء‬َۖٓ‫ل‬‫ا‬َ‫ق‬َٓ‫ك‬ُ‫ت‬َ‫ي‬‫ا‬َ‫ء‬َّٓ‫ل‬َ‫أ‬َٓ‫م‬ِ‫ل‬َ‫ك‬ُ‫ت‬َٓ‫اس‬َّ‫ن‬‫ال‬َٓ‫ة‬َ‫ث‬‫ل‬َ‫ث‬ ٓ‫َّام‬‫ي‬َ‫أ‬َّٓ‫ل‬ِ‫إ‬‫ا‬ً‫ز‬ْ‫م‬ َ‫ر‬ۗ‫ر‬ُ‫ك‬ْ‫ذ‬‫ا‬ َ‫و‬َٓ‫َّك‬‫ب‬َّ‫ر‬‫ا‬ً‫ير‬ِ‫ث‬َ‫ك‬ِٓ‫ب‬َ‫س‬ َ‫و‬ْٓ‫ح‬ِٓ‫ى‬ِ‫ش‬َ‫ع‬ْ‫ال‬ِ‫ب‬ِٓ‫ر‬‫ْك‬‫ب‬ِ ْ‫اْل‬ َ‫و‬ ‫﴿آلٓعمران‬:٤١﴾ Berkata Zakariya: "Berilah aku suatu tanda (bahwa isteriku telah mengandung)". Allah berfirman: "Tandanya bagimu, kamu tidak dapat berkata-kata dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari".
  • 18.
    ﴾ i) (Ar Ra'du:28 ﴿  َٓ‫ِين‬‫ذ‬َّ‫ال‬ٓ‫وا‬ُ‫ن‬َ‫م‬‫ا‬َ‫ء‬ُّٓ‫ن‬ِ‫ئ‬َ‫م‬ْ‫ط‬َ‫ت‬ َ‫و‬‫م‬ُ‫ه‬ُ‫ب‬‫و‬ُ‫ل‬ُ‫ق‬ِٓ‫ر‬ْ‫ك‬ِ‫ذ‬ِ‫ب‬ِٓ َّ‫اّلل‬َۗٓ‫ل‬َ‫أ‬ِٓ‫ر‬ْ‫ك‬ِ‫ذ‬ِ‫ب‬ِٓ َّ‫اّلل‬ ُّٓ‫ن‬ِ‫ئ‬َ‫م‬ْ‫ط‬َ‫ت‬ُٓ‫وب‬ُ‫ل‬ُ‫ق‬ْ‫ال‬  ‫﴿الرعد‬:٢٨﴾  (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
  • 19.
    Bersambung…….  Nantikan dibagian berikutnya……….