DISTRIBUSI NORMAL
Yusma Yanti
ILMU KOMPUTER
FMIPA UNPAK
Distribusi Normal
0.0000
0.0500
0.1000
0.1500
0.2000
0.2500
0.3000
0.3500
0.4000
0.4500
X
1.Kurva berbentuk genta
(= Md= Mo)
2.Kurva berbentuk
simetris
3.Kurva normal ber-
bentuk asimptotis
4.Kurva mencapai puncak
pada saat
5.Luas daerah di bawah
kurva adalah 1; ½ di sisi
kanan nilai tengah dan
½ di sisi kiri.
Karakteristik Kurva Normal
Distribusi Normal Sambungan...
• Peluang merupakan luasan dibawah kurva normal
• Bila (X) variabel acak normal dengan mean () dan
ragam (2
) menyebar normal sering dituliskan
sebagai X ~ N (, 2
), maka persamaan kurva
normalnya adalah:
dengan = 3.142; e = 2.718
Bentuk Sebaran Normal dengan
Berbagai Ragam
Data
Percent
36
24
12
0
-12
-24
-36
60
50
40
30
20
10
0
Variable
ragam 1
ragam 3
ragam - 5
ragam -10
Semakin besar ragam dari sebaran normal maka
semakin landai bentuk sebarannya
Bentuk Sebaran Normal dengan
Berbagai Ragam Sambungan...
85 850
Distribusi kurva normal dengan  dan 
berbeda
Grafik Kurva Normal
Luas daerah di bawah kurva adalah 1; yang terdiri
dari:
• ½ di sisi kanan yang ditulis sebagai berikut:
• ½ di sisi kiri yang ditulis sebagai berikut:
0,5
0,5

Luas dibawah Kurva Normal
Luas kurva normal antara x=a & x=b adalah:
probabilitas x terletak antara a dan b
a  b x
Luas dibawah Kurva NormalSambungan...
• Setiap variabel normal memiliki karakteristik
yang berbeda-beda sehingga perhitungan
peluangnya sangat sulit
• Maka dilakukan transformasi dari menjadi
peubah acak normal baku dengan
menggunakan fungsi transformasi:
• Distribusi peubah acak normal baku sudah
tersedia dalam bentuk Tabel Peluang Normal
Baku
Cara penggunaan tabel normal
baku
jika , jika
Simetri :
Cara penggunaan tabel normal baku
•Nilai z, disajikan pada kolom
pertama (nilai z sampai desimal
pertama) dan baris pertama
(nilai z desimal kedua)
•Nilai peluang didalam tabel
normal baku adalah peluang
peubah acak Z kurang dari nilai k
(P(Z<k)).
Nilai Z 0.00 0.01 0.02 0.03
-2.6 0.005 0.005 0.004 0.004
-2.5 0.006 0.006 0.006 0.006
-2.4 0.008 0.008 0.008 0.008
P(Z<-2.42)=0.008
Contoh :
1.Diketahui data berdistribusi normal dengan mean  = 55 dan
deviasi standar = 15
a)
Atau pada tabel setengan
 A = 0,4082, dengan:
b)
Dengan cara lain:
 A = 0,6293
1,67  B = 0,9525
C = A -B
c)
Dengan cara lain:
 A = 0,1587
 B = 0,6293
C = A-B
d)
e)

Distribusi Normal matematika distrikkkkk

  • 1.
  • 2.
    Distribusi Normal 0.0000 0.0500 0.1000 0.1500 0.2000 0.2500 0.3000 0.3500 0.4000 0.4500 X 1.Kurva berbentukgenta (= Md= Mo) 2.Kurva berbentuk simetris 3.Kurva normal ber- bentuk asimptotis 4.Kurva mencapai puncak pada saat 5.Luas daerah di bawah kurva adalah 1; ½ di sisi kanan nilai tengah dan ½ di sisi kiri. Karakteristik Kurva Normal
  • 3.
    Distribusi Normal Sambungan... •Peluang merupakan luasan dibawah kurva normal • Bila (X) variabel acak normal dengan mean () dan ragam (2 ) menyebar normal sering dituliskan sebagai X ~ N (, 2 ), maka persamaan kurva normalnya adalah: dengan = 3.142; e = 2.718
  • 4.
    Bentuk Sebaran Normaldengan Berbagai Ragam Data Percent 36 24 12 0 -12 -24 -36 60 50 40 30 20 10 0 Variable ragam 1 ragam 3 ragam - 5 ragam -10 Semakin besar ragam dari sebaran normal maka semakin landai bentuk sebarannya
  • 5.
    Bentuk Sebaran Normaldengan Berbagai Ragam Sambungan... 85 850 Distribusi kurva normal dengan  dan  berbeda
  • 6.
    Grafik Kurva Normal Luasdaerah di bawah kurva adalah 1; yang terdiri dari: • ½ di sisi kanan yang ditulis sebagai berikut: • ½ di sisi kiri yang ditulis sebagai berikut: 0,5 0,5 
  • 7.
    Luas dibawah KurvaNormal Luas kurva normal antara x=a & x=b adalah: probabilitas x terletak antara a dan b a  b x
  • 8.
    Luas dibawah KurvaNormalSambungan... • Setiap variabel normal memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga perhitungan peluangnya sangat sulit • Maka dilakukan transformasi dari menjadi peubah acak normal baku dengan menggunakan fungsi transformasi: • Distribusi peubah acak normal baku sudah tersedia dalam bentuk Tabel Peluang Normal Baku
  • 9.
    Cara penggunaan tabelnormal baku jika , jika Simetri :
  • 11.
    Cara penggunaan tabelnormal baku •Nilai z, disajikan pada kolom pertama (nilai z sampai desimal pertama) dan baris pertama (nilai z desimal kedua) •Nilai peluang didalam tabel normal baku adalah peluang peubah acak Z kurang dari nilai k (P(Z<k)). Nilai Z 0.00 0.01 0.02 0.03 -2.6 0.005 0.005 0.004 0.004 -2.5 0.006 0.006 0.006 0.006 -2.4 0.008 0.008 0.008 0.008 P(Z<-2.42)=0.008
  • 12.
    Contoh : 1.Diketahui databerdistribusi normal dengan mean  = 55 dan deviasi standar = 15 a) Atau pada tabel setengan  A = 0,4082, dengan:
  • 13.
    b) Dengan cara lain: A = 0,6293 1,67  B = 0,9525 C = A -B
  • 14.
    c) Dengan cara lain: A = 0,1587  B = 0,6293 C = A-B
  • 15.