dasar-dasar pemrograman
 Pada dasarnya komputer adalah mesin yang
tidak dapat melakukan apa-apa, sehingga
diperlukan serangkaian instruksi yang
diberikan kepada komputer untuk dapat
bekerja dan memecahkan suatu masalah.
 Langkah-langkah yang dilakukan dalam
memberikan instruksi kepada komputer
untuk memecahkan masalah disebut juga
Pemrograman Komputer.
 Program adalah kumpulan instruksi yang
digunakan untuk mengatur komputer agar
melakukan suatu tindakan tertentu.
 Definisi lain Program yaitu kata, ekspresi,
pernyataan atau kombinasinya / kumpulan
statement-statement yang dirangkai dan disusun
menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa
urutan langkah-langkah logis penyelesaian
masalah yang diimplementasi kan dengan
penggunaan bahasa pemrograman sehingga
dapat dieksekusi oleh komputer dan dilihat hasil
akhirnya.
 Pada dasarnya komputer mencakup 3
aspek penting, berupa Perangkat
Keras (hardware), Perangkat Lunak
(software) berupa program, serta
Perangkat Akal (brainware) atau orang
yang berperan dalam operasi
komputer maupun pengembangan
Perangkat Lunak.
 Dalam Pemrograman Komputer, untuk
memberikan suatu instruksi harus digunakan
bahasa yang dimengerti oleh komputer tersebut,
yang disebut juga Bahasa Komputer. Dengan
bahasa ini, komputer akan mampu memahami
dan mengerti perintah-perintah yang diberikan.
 Bahasa Komputer biasa juga disebut dengan
Bahasa Pemrograman Komputer, yaitu suatu
prosedur atau tata cara penulisan program, yang
dalam hal ini adalah kata, ekspresi, pernyataan
atau kombinasi semuanya yang disusun dan
dirangkai berupa urutan langkah-langkah
penyelesaian masalah.
 Bahasa Pemrograman Komputer
secara garis besar dapat
dikelompokkan menjadi 2:
1. Bahasa Beraras Rendah (Low Level
Language)
2. Bahasa Beraras Tinggi (High Level
Language)
 Komputer adalah mesin digital yang hanya
dapat mengenal kondisi ada arus listrik (biasa
dilambangkan dengan 1) atau tidak ada arus
listrik (biasa dilambangkan dengan 0)
 Dengan kata lain, harus digunakan sandi 0
atau 1 untuk melakukan pemrograman
komputer. Bahasa Pemrograman yang
menggunakan sandi 1 atau 0 ini disebut
dengan Bahasa Mesin.
 Bahasa Mesin sangat susah untuk dimengerti,
maka kemudian muncul ide untuk
melambangkan untaian sandi 0 dan 1 dengan
singkatan kata yang lebih mudah dipahami
oleh manusia. Singkatan kata ini kemudian
disebut Mnemonic Code.
 Bahasa Pemrograman yang menggunakan
singkatan kata (Mnemonic Code) ini disebut
dengan Bahasa Assembly.
 Contohnya, dalam prosesor Intel terdapat
perintah 0011 1010 0000 1011. Perintah ini
sama artinya dengan perintah assembly CMP AL,
0D, yang artinya bandingkan nilai register AL
dengan 0D. CMP adalah singkatan dari CoMPare.
 Perangkat lunak yang mengkonversikan
perintah-perintah assembly ke dalam bahasa
mesin sering disebut juga assembler.
 Bahasa Mesin dan Bahasa Assembly termasuk ke
dalam Bahasa Beraras Rendah (Low Level
Language).
 Pemrograman dengan bahasa assembly
dirasakan masih terlalu sulit, sehingga
kemudian dikembangkan bahasa
pemrograman yang lebih mudah digunakan
karena menggunakan kata-kata yang mudah
dikenali oleh manusia.
 Bahasa Pemrograman seperti ini disebut
Bahasa Generasi Ketiga atau 3GL (Third
Generation Language).
 Bahasa Generasi Ketiga biasa juga
disebut dengan bahasa tingkat tinggi
atau HLL (high level language).
 Contoh Bahasa Generasi Ketiga yaitu
Basic, Pascal, C, C++, COBOL dan
lain-lain.
 Contoh perintah dalam bahas Pascal:
writeln (‘Algoritma’);
 Contoh perintah dalam Bahasa C:
printf (“Algoritmanr”);
 Contoh perintah dalam Bahasa C++:
cout << “Algoritma”<< endl;
 Perangkat Lunak yang menerjemahkan program
dalam bahasa yang dimengerti manusia ke dalam
Bahasa Assembly atau Mesin ada dua macam,
yaitu:
1. Interpreter menerjemahkan program baris per
baris, jika suatu baris akan dieksekusi, maka
baris tersebut diterjemahkan dulu ke Bahasa
Mesin. Contoh: Basic
2. Kompiler menerjemahkan semua baris perintah
ke dalam bahasa mesin kemudian menjalankan
hasil penerjemahannya. Contoh: Pascal, C, dan
C++
 Pada Bahasa Pemrograman Komputer ada
beberapa faktor yang harus diperhatikan:
1. Sintaksis, yaitu tata bahasa yang digunakan
dalam program atau aturan-aturan yang
mengatur tata cara penulisan kata, ekspresi,
dan pernyataan.
2. Semantik adalah maksud yang dikandung
dalam setiap pernyataan yang ada dalam
program atau aturan-aturan untuk
menyatakan suatu arti.
3. Kebenaran Logika berhubungan dengan benar
tidaknya urutan pernyataan yang ada dalam
program
 Kesalahan sintaksis akan langsung kelihatan,
karena komputer akan menampilkan pesan
kesalahan
 Kesalahan semantik biasanya terjadi karena
kekurang pahaman terhadap setiap pernyataan
yang dituliskan pada program, sehingga
walaupun program bisa berjalan tetapi tidak
seperti yang diharapkan.
 Kesalahan logika merupakan kesalahan dalam
mengimplementasikan masalah yang dihadapi,
sehingga program yang ditulis tidak benar secara
logika.
1. Mendefinisikan masalah.
Tujuannya untuk memahami
permasalahan secara mendalam
berkaitan dengan input, perintah
yang digunakan dan bagaimana
bentuk ouputnya.
2. Menentukan solusi. Jika masalahnya terlalu
besar, dapat dibagi menjadi beberapa modul
yang dapat memudahkan penyelesaian
masalah
Contoh:
Program untuk menghitung luas dan keliling
persegi panjang inputnya adalah panjang
dan lebar, prosesnya dengan rumus luas =
panjang * lebar dan keliling = 2*
(panjang+lebar), serta output yang
diharapkan adalah luas dan keliling.
3. Memilih Algoritma. Algoritma dibuat dengan
tujuan untuk menyelesaikan masalah. Algoritma
tidak bisa sekali jadi, tetapi akan dikaji
berulang-ulang sampai diperoleh algoritma
yang tepat, benar, dan relevan.
Contoh menghitung luas dan keliling persegi
panjang dibuat algoritma yaitu:
a. Tentukan variabel dan tipe data yang
digunakan.
b. Masukkan input yaitu panjang dan lebar.
c. Lakukan proses pencarian luas = panjang *
lebar, dan keliling = 2*(panjang+lebar)
d. Tampilkan luas dan keliling persegi panjang
4. Menulis Program menggunakan suatu bahasa
pemrograman ke dalam komputer untuk
memecahkan masalah yang ada.
Di slide selanjutnya akan diperlihatkan contoh
Program Menghitung Luas dan Keliling Persegi
Panjang yang ditulis menggunakan Bahasa C.
/*-----------------------------------------------------------------------------------------------
Program ADP_1_langkah_pemrograman.cpp
Contoh Menulis Program Menghitung Luas dan Keliling Persegi Panjang
----------------------------------------------------------------------------------------------- */
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
main()
{
int panjang, lebar, luas, keliling;
panjang = 10;
lebar = 15;
printf("Contoh Menulis Program");
printf(" sebagai Langkah-langkah Pemrograman Komputern");
printf("______________________");
printf("_________________________________________n");
printf("n");
//printf("Masukkan panjang: ");scanf("%d",&panjang);
//printf("Masukkan lebar: ");scanf("%d",&lebar);
printf("n");
luas = panjang * lebar;
keliling = 2 * (panjang+lebar);
printf("Jadi Luas Persegi Panjang adalah: %dn",luas);
printf("Jadi Keliling Persegi Panjang adalah: %dn",keliling);
printf("n");
system("Pause");
}
• Hasil eksekusi program
5. Melakukan testing dan debugging. Testing
merupakan proses menjalankan program
secara rutin untuk menemukan kesalahan-
kesalahan dalam penulisan suatu pernyataan
dalam program. Sedangkan debugging
adalah proses menemukan kesalahan-
kesalahan dalam program dan kesalahan
yang ditemukan diperbaiki sampai tidak
muncul kesalahan lagi
6. Menuliskan Dokumentasi. Dokumentasi
yaitu catatan dari setiap langkah pekerjaan
dalam pembuatan program, yang dilakukan
dari awal sampai akhir. Dokumentasi sangat
penting untuk melakukan penelusuran jika
terjadi kesalahan dan penting untuk
pengembangan program. Dokumentasi juga
akan memberikan informasi yang cukup
memadai sehingga orang lain akan dapat
mengerti dan memahami alur logika
program,
Dokumentasi biasanya berupa komentar-
komentar pada tiap baris program. Hal yang
perlu diperhatikan:
1.komentar jangan terlalu panjang
2.komentar harus jelas maksudnya
3.komentar diletakkan pada tempat yang
tepat
4.keterangan yang harus ditulis harus logis
5.tidak menimbulkan salah pengertian
// -----------------------------------------------------------------------
// Program ADP_2_menulis_dokumentasi_program.cpp
// Contoh Menulis Dokumentasi Program
// -----------------------------------------------------------------------
#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
main()
{
//deklarasi variabel yang digunakan
int jari;
float luas, keliling;
//keterangan program
printf("Contoh Menulis Dokumentasi Programn");
printf("________________________________n");
printf("n");
//input variabel yang digunakan yaitu jari
printf("Masukkan jari-jari: "); scanf("%d",&jari);
printf("n");
//proses menghitung luas dan keliling lingkaran
luas = 3.141593 * jari * jari;
keliling = 2 * 3.141593 * jari;
//ouput luas dan keliling lingkaran
printf("Jadi luasnya adalah: %.2fn",luas);
printf("Jadi keliling adalah: %.2fn",keliling);
printf("n");
system("Pause");
}
• Hasil Eksekusi Program
program Langkah_Pemrograman;
uses crt;
VAR panjang, lebar, luas, keliling : integer;
BEGIN
clrscr;
WRITE('Contoh Menulis Program');
WRITELN(' sebagai Langkah-langkah Pemrograman Komputer');
WRITE('______________________');
WRITELN('_____________________________________________');
WRITELN;
WRITE('Masukkan Panjang: ');READLN(panjang);
WRITE('Masukkan Lebar: ');READLN(lebar);
WRITELN;
luas:=panjang*lebar;
keliling:=2*(panjang+lebar);
WRITELN('Jadi Luas Persegi Panjang adalah: ',luas);
WRITELN('Jadi Keliling Persegi Panjang adalah: ',keliling);
READLN;
END.
 Untuk komentar dalam bahasa C++
menggunakan tanda /* dan diakhiri dengan
*/, atau dengan tanda // di awal setiap
pernyataan
7. Melakukan Perawatan. Hal ini perlu
dilakukan karena kemungkinan munculnya
kesalahan di luar dugaan atau biasanya
pengguna meminta fasilitas yang baru dalam
program.
 Dalam mengimplementasi urutan langkah
penyelesaian masalah harus menggunakan bentuk
dan rancang bangun yang mudah dipahami, tidak
berbelit-belit, sederhana dan dapat dikembangkan
siapa saja. Konsep ini dinamakan Pemrograman
Terstruktur, dengan ciri-ciri berikut ini:
1. Mempunyai teknik pemecahan permasalahan yang
tepat dan benar.
2. Memiliki algoritma pemecahan masalah yang
sederhana dan efisien.
3. Teknik penulisan program memiliki struktur logika
yang benar dan mudah dipahami.
4. Membutuhkan biaya testing yang rendah.
5. Memiliki dokumentasi yang baik.
 Clarity, Simplicity dan Unity
Bahasa pemrograman harus dapat menolong
programmer untuk membuat suatu desain
program jauh sebelum programmer
melakukan coding. Kemudahan,
kesederhanaan dan kesatuan merupakan
suatu kombinasi yang membantu
programmer mengembangkan suatu
algoritma sehingga algoritma yang dihasilkan
mempunyai kompleksitas yang rendah.
 Orthogonality
Orthogonality menunjuk kepada suatu atribut
yang dapat dikombinasikan dengan beragam
fitur bahasa pemrograman sehingga setiap
kombinasinya mempunyai arti dan dapat
digunakan
 Kewajaran untuk aplikasi
Bahasa pemrograman membutuhkan syntax
yang tepat/cocok yang digunakan pada
struktur program untuk merefleksikan
struktur logika yang melandasi suatu
algoritma.
 Mendukung Abstraksi
Abstraksi merupakan suatu hal yang
substansial bagi programmer untuk membuat
suatu solusi dari masalah yang dihadapi.
Kemudian abstraksi tersebut dapat dengan
mudah diimplementasikan menggunakan
fitur-fitur yang ada dalam bahasa
pemrograman.
 Kemudahan untuk Verifikasi Program
Verifikasi program merupakan hal penting
bagi sebuah program karena dengan
verifikasi yang mudah maka suatu program
akan dengan mudah dibangun dan
dikembangkan.
 Lingkungan Pemrograman
Bahasa pemrograman yang mempunyai
lingkungan pemrograman yang baik dan
lengkap akan memudahkan programmer
untuk mengimplementasikan abstraksi yang
sudah disusunnya.
 Portabilitas Program
Salah satu kriteria penting untuk proyek
pemrograman adalah kemudahan program
yang sudah jadi untuk dipindah-pindahkan
dari komputer yang digunakan untuk
membuat dan mengembangkan ke komputer
lain yang akan menggunakannya.
 Pemrogram atau Programmer adalah orang
yang menyusun atau membuat suatu
program.
 Ciri-ciri Pemerogram yang baik:
1. Mampu menyusun algoritma dengan baik
2. Menguasai bahasa dan teknik penulisan
program dengan baik
3. Dapat bekerjasama dalam suatu tim
4. Dapat bekerja secara efisien dan tepat
waktu
 Standart Teknik Pemecahan Masalah
– Top – Down : Merupakan teknik pemecahan masalah
yang paling banyak digunakan dimana pada teknik ini
suatu masalah yang besar / complex dibagi-bagi ke
dalam beberapa kelompok masalah yang lebih kecil,
Dari kelompok kecil kemudian dianalisa dan apabila
masih memungkinkan untuk dibagi lagi menjadi sub
bagian lalu kemudian di susun langkah-langkah
untuk menyelesaikan masalah secara detail.
– Bottom – Up : Teknik ini masalah yang besar/komplek
dipecahkan dengan melakukan penggabungan
prosedur-prosedur yang menjadi satu kesatuan
program guna menyelesaikan masalah tersebut,
teknik ini sudah mulai di tinggalkan.
 Standar Penyusunan Program
– Kebenaran logika dan penulisan : Program
yang disusun harus memiliki ketepatan,
ketelitian, dan kebenaran dalam
perhitungan, sehingga hasilnya dapat
dipercaya serta harus teliti dalam
penulisannya.
– Waktu untuk penulisan program : Program
harus dapat menentukan batas waktu
minimum dan maksimum dalam penulisan
programnya yang tersedia secara wajar.

dasar-dasar pemrograman

  • 1.
  • 2.
     Pada dasarnyakomputer adalah mesin yang tidak dapat melakukan apa-apa, sehingga diperlukan serangkaian instruksi yang diberikan kepada komputer untuk dapat bekerja dan memecahkan suatu masalah.  Langkah-langkah yang dilakukan dalam memberikan instruksi kepada komputer untuk memecahkan masalah disebut juga Pemrograman Komputer.
  • 3.
     Program adalahkumpulan instruksi yang digunakan untuk mengatur komputer agar melakukan suatu tindakan tertentu.  Definisi lain Program yaitu kata, ekspresi, pernyataan atau kombinasinya / kumpulan statement-statement yang dirangkai dan disusun menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang diimplementasi kan dengan penggunaan bahasa pemrograman sehingga dapat dieksekusi oleh komputer dan dilihat hasil akhirnya.
  • 4.
     Pada dasarnyakomputer mencakup 3 aspek penting, berupa Perangkat Keras (hardware), Perangkat Lunak (software) berupa program, serta Perangkat Akal (brainware) atau orang yang berperan dalam operasi komputer maupun pengembangan Perangkat Lunak.
  • 5.
     Dalam PemrogramanKomputer, untuk memberikan suatu instruksi harus digunakan bahasa yang dimengerti oleh komputer tersebut, yang disebut juga Bahasa Komputer. Dengan bahasa ini, komputer akan mampu memahami dan mengerti perintah-perintah yang diberikan.  Bahasa Komputer biasa juga disebut dengan Bahasa Pemrograman Komputer, yaitu suatu prosedur atau tata cara penulisan program, yang dalam hal ini adalah kata, ekspresi, pernyataan atau kombinasi semuanya yang disusun dan dirangkai berupa urutan langkah-langkah penyelesaian masalah.
  • 6.
     Bahasa PemrogramanKomputer secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi 2: 1. Bahasa Beraras Rendah (Low Level Language) 2. Bahasa Beraras Tinggi (High Level Language)
  • 7.
     Komputer adalahmesin digital yang hanya dapat mengenal kondisi ada arus listrik (biasa dilambangkan dengan 1) atau tidak ada arus listrik (biasa dilambangkan dengan 0)  Dengan kata lain, harus digunakan sandi 0 atau 1 untuk melakukan pemrograman komputer. Bahasa Pemrograman yang menggunakan sandi 1 atau 0 ini disebut dengan Bahasa Mesin.
  • 8.
     Bahasa Mesinsangat susah untuk dimengerti, maka kemudian muncul ide untuk melambangkan untaian sandi 0 dan 1 dengan singkatan kata yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Singkatan kata ini kemudian disebut Mnemonic Code.  Bahasa Pemrograman yang menggunakan singkatan kata (Mnemonic Code) ini disebut dengan Bahasa Assembly.
  • 9.
     Contohnya, dalamprosesor Intel terdapat perintah 0011 1010 0000 1011. Perintah ini sama artinya dengan perintah assembly CMP AL, 0D, yang artinya bandingkan nilai register AL dengan 0D. CMP adalah singkatan dari CoMPare.  Perangkat lunak yang mengkonversikan perintah-perintah assembly ke dalam bahasa mesin sering disebut juga assembler.  Bahasa Mesin dan Bahasa Assembly termasuk ke dalam Bahasa Beraras Rendah (Low Level Language).
  • 10.
     Pemrograman denganbahasa assembly dirasakan masih terlalu sulit, sehingga kemudian dikembangkan bahasa pemrograman yang lebih mudah digunakan karena menggunakan kata-kata yang mudah dikenali oleh manusia.  Bahasa Pemrograman seperti ini disebut Bahasa Generasi Ketiga atau 3GL (Third Generation Language).
  • 11.
     Bahasa GenerasiKetiga biasa juga disebut dengan bahasa tingkat tinggi atau HLL (high level language).  Contoh Bahasa Generasi Ketiga yaitu Basic, Pascal, C, C++, COBOL dan lain-lain.
  • 12.
     Contoh perintahdalam bahas Pascal: writeln (‘Algoritma’);  Contoh perintah dalam Bahasa C: printf (“Algoritmanr”);  Contoh perintah dalam Bahasa C++: cout << “Algoritma”<< endl;
  • 13.
     Perangkat Lunakyang menerjemahkan program dalam bahasa yang dimengerti manusia ke dalam Bahasa Assembly atau Mesin ada dua macam, yaitu: 1. Interpreter menerjemahkan program baris per baris, jika suatu baris akan dieksekusi, maka baris tersebut diterjemahkan dulu ke Bahasa Mesin. Contoh: Basic 2. Kompiler menerjemahkan semua baris perintah ke dalam bahasa mesin kemudian menjalankan hasil penerjemahannya. Contoh: Pascal, C, dan C++
  • 14.
     Pada BahasaPemrograman Komputer ada beberapa faktor yang harus diperhatikan: 1. Sintaksis, yaitu tata bahasa yang digunakan dalam program atau aturan-aturan yang mengatur tata cara penulisan kata, ekspresi, dan pernyataan. 2. Semantik adalah maksud yang dikandung dalam setiap pernyataan yang ada dalam program atau aturan-aturan untuk menyatakan suatu arti. 3. Kebenaran Logika berhubungan dengan benar tidaknya urutan pernyataan yang ada dalam program
  • 15.
     Kesalahan sintaksisakan langsung kelihatan, karena komputer akan menampilkan pesan kesalahan  Kesalahan semantik biasanya terjadi karena kekurang pahaman terhadap setiap pernyataan yang dituliskan pada program, sehingga walaupun program bisa berjalan tetapi tidak seperti yang diharapkan.  Kesalahan logika merupakan kesalahan dalam mengimplementasikan masalah yang dihadapi, sehingga program yang ditulis tidak benar secara logika.
  • 16.
    1. Mendefinisikan masalah. Tujuannyauntuk memahami permasalahan secara mendalam berkaitan dengan input, perintah yang digunakan dan bagaimana bentuk ouputnya.
  • 17.
    2. Menentukan solusi.Jika masalahnya terlalu besar, dapat dibagi menjadi beberapa modul yang dapat memudahkan penyelesaian masalah Contoh: Program untuk menghitung luas dan keliling persegi panjang inputnya adalah panjang dan lebar, prosesnya dengan rumus luas = panjang * lebar dan keliling = 2* (panjang+lebar), serta output yang diharapkan adalah luas dan keliling.
  • 18.
    3. Memilih Algoritma.Algoritma dibuat dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah. Algoritma tidak bisa sekali jadi, tetapi akan dikaji berulang-ulang sampai diperoleh algoritma yang tepat, benar, dan relevan. Contoh menghitung luas dan keliling persegi panjang dibuat algoritma yaitu: a. Tentukan variabel dan tipe data yang digunakan. b. Masukkan input yaitu panjang dan lebar. c. Lakukan proses pencarian luas = panjang * lebar, dan keliling = 2*(panjang+lebar) d. Tampilkan luas dan keliling persegi panjang
  • 19.
    4. Menulis Programmenggunakan suatu bahasa pemrograman ke dalam komputer untuk memecahkan masalah yang ada. Di slide selanjutnya akan diperlihatkan contoh Program Menghitung Luas dan Keliling Persegi Panjang yang ditulis menggunakan Bahasa C.
  • 20.
    /*----------------------------------------------------------------------------------------------- Program ADP_1_langkah_pemrograman.cpp Contoh MenulisProgram Menghitung Luas dan Keliling Persegi Panjang ----------------------------------------------------------------------------------------------- */ #include <stdio.h> #include <stdlib.h> main() { int panjang, lebar, luas, keliling; panjang = 10; lebar = 15; printf("Contoh Menulis Program"); printf(" sebagai Langkah-langkah Pemrograman Komputern"); printf("______________________"); printf("_________________________________________n"); printf("n"); //printf("Masukkan panjang: ");scanf("%d",&panjang); //printf("Masukkan lebar: ");scanf("%d",&lebar); printf("n"); luas = panjang * lebar; keliling = 2 * (panjang+lebar); printf("Jadi Luas Persegi Panjang adalah: %dn",luas); printf("Jadi Keliling Persegi Panjang adalah: %dn",keliling); printf("n"); system("Pause"); }
  • 21.
  • 22.
    5. Melakukan testingdan debugging. Testing merupakan proses menjalankan program secara rutin untuk menemukan kesalahan- kesalahan dalam penulisan suatu pernyataan dalam program. Sedangkan debugging adalah proses menemukan kesalahan- kesalahan dalam program dan kesalahan yang ditemukan diperbaiki sampai tidak muncul kesalahan lagi
  • 23.
    6. Menuliskan Dokumentasi.Dokumentasi yaitu catatan dari setiap langkah pekerjaan dalam pembuatan program, yang dilakukan dari awal sampai akhir. Dokumentasi sangat penting untuk melakukan penelusuran jika terjadi kesalahan dan penting untuk pengembangan program. Dokumentasi juga akan memberikan informasi yang cukup memadai sehingga orang lain akan dapat mengerti dan memahami alur logika program,
  • 24.
    Dokumentasi biasanya berupakomentar- komentar pada tiap baris program. Hal yang perlu diperhatikan: 1.komentar jangan terlalu panjang 2.komentar harus jelas maksudnya 3.komentar diletakkan pada tempat yang tepat 4.keterangan yang harus ditulis harus logis 5.tidak menimbulkan salah pengertian
  • 25.
    // ----------------------------------------------------------------------- // ProgramADP_2_menulis_dokumentasi_program.cpp // Contoh Menulis Dokumentasi Program // ----------------------------------------------------------------------- #include <stdio.h> #include <stdlib.h> main() { //deklarasi variabel yang digunakan int jari; float luas, keliling; //keterangan program printf("Contoh Menulis Dokumentasi Programn"); printf("________________________________n"); printf("n"); //input variabel yang digunakan yaitu jari printf("Masukkan jari-jari: "); scanf("%d",&jari); printf("n"); //proses menghitung luas dan keliling lingkaran luas = 3.141593 * jari * jari; keliling = 2 * 3.141593 * jari; //ouput luas dan keliling lingkaran printf("Jadi luasnya adalah: %.2fn",luas); printf("Jadi keliling adalah: %.2fn",keliling); printf("n"); system("Pause"); }
  • 26.
  • 27.
    program Langkah_Pemrograman; uses crt; VARpanjang, lebar, luas, keliling : integer; BEGIN clrscr; WRITE('Contoh Menulis Program'); WRITELN(' sebagai Langkah-langkah Pemrograman Komputer'); WRITE('______________________'); WRITELN('_____________________________________________'); WRITELN; WRITE('Masukkan Panjang: ');READLN(panjang); WRITE('Masukkan Lebar: ');READLN(lebar); WRITELN; luas:=panjang*lebar; keliling:=2*(panjang+lebar); WRITELN('Jadi Luas Persegi Panjang adalah: ',luas); WRITELN('Jadi Keliling Persegi Panjang adalah: ',keliling); READLN; END.
  • 29.
     Untuk komentardalam bahasa C++ menggunakan tanda /* dan diakhiri dengan */, atau dengan tanda // di awal setiap pernyataan
  • 30.
    7. Melakukan Perawatan.Hal ini perlu dilakukan karena kemungkinan munculnya kesalahan di luar dugaan atau biasanya pengguna meminta fasilitas yang baru dalam program.
  • 31.
     Dalam mengimplementasiurutan langkah penyelesaian masalah harus menggunakan bentuk dan rancang bangun yang mudah dipahami, tidak berbelit-belit, sederhana dan dapat dikembangkan siapa saja. Konsep ini dinamakan Pemrograman Terstruktur, dengan ciri-ciri berikut ini: 1. Mempunyai teknik pemecahan permasalahan yang tepat dan benar. 2. Memiliki algoritma pemecahan masalah yang sederhana dan efisien. 3. Teknik penulisan program memiliki struktur logika yang benar dan mudah dipahami. 4. Membutuhkan biaya testing yang rendah. 5. Memiliki dokumentasi yang baik.
  • 32.
     Clarity, Simplicitydan Unity Bahasa pemrograman harus dapat menolong programmer untuk membuat suatu desain program jauh sebelum programmer melakukan coding. Kemudahan, kesederhanaan dan kesatuan merupakan suatu kombinasi yang membantu programmer mengembangkan suatu algoritma sehingga algoritma yang dihasilkan mempunyai kompleksitas yang rendah.
  • 33.
     Orthogonality Orthogonality menunjukkepada suatu atribut yang dapat dikombinasikan dengan beragam fitur bahasa pemrograman sehingga setiap kombinasinya mempunyai arti dan dapat digunakan
  • 34.
     Kewajaran untukaplikasi Bahasa pemrograman membutuhkan syntax yang tepat/cocok yang digunakan pada struktur program untuk merefleksikan struktur logika yang melandasi suatu algoritma.
  • 35.
     Mendukung Abstraksi Abstraksimerupakan suatu hal yang substansial bagi programmer untuk membuat suatu solusi dari masalah yang dihadapi. Kemudian abstraksi tersebut dapat dengan mudah diimplementasikan menggunakan fitur-fitur yang ada dalam bahasa pemrograman.
  • 36.
     Kemudahan untukVerifikasi Program Verifikasi program merupakan hal penting bagi sebuah program karena dengan verifikasi yang mudah maka suatu program akan dengan mudah dibangun dan dikembangkan.
  • 37.
     Lingkungan Pemrograman Bahasapemrograman yang mempunyai lingkungan pemrograman yang baik dan lengkap akan memudahkan programmer untuk mengimplementasikan abstraksi yang sudah disusunnya.
  • 38.
     Portabilitas Program Salahsatu kriteria penting untuk proyek pemrograman adalah kemudahan program yang sudah jadi untuk dipindah-pindahkan dari komputer yang digunakan untuk membuat dan mengembangkan ke komputer lain yang akan menggunakannya.
  • 39.
     Pemrogram atauProgrammer adalah orang yang menyusun atau membuat suatu program.  Ciri-ciri Pemerogram yang baik: 1. Mampu menyusun algoritma dengan baik 2. Menguasai bahasa dan teknik penulisan program dengan baik 3. Dapat bekerjasama dalam suatu tim 4. Dapat bekerja secara efisien dan tepat waktu
  • 40.
     Standart TeknikPemecahan Masalah – Top – Down : Merupakan teknik pemecahan masalah yang paling banyak digunakan dimana pada teknik ini suatu masalah yang besar / complex dibagi-bagi ke dalam beberapa kelompok masalah yang lebih kecil, Dari kelompok kecil kemudian dianalisa dan apabila masih memungkinkan untuk dibagi lagi menjadi sub bagian lalu kemudian di susun langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah secara detail. – Bottom – Up : Teknik ini masalah yang besar/komplek dipecahkan dengan melakukan penggabungan prosedur-prosedur yang menjadi satu kesatuan program guna menyelesaikan masalah tersebut, teknik ini sudah mulai di tinggalkan.
  • 41.
     Standar PenyusunanProgram – Kebenaran logika dan penulisan : Program yang disusun harus memiliki ketepatan, ketelitian, dan kebenaran dalam perhitungan, sehingga hasilnya dapat dipercaya serta harus teliti dalam penulisannya. – Waktu untuk penulisan program : Program harus dapat menentukan batas waktu minimum dan maksimum dalam penulisan programnya yang tersedia secara wajar.