T.Informatika/Mercu Buana/PKK
FUNGSI STANDAR
&
INPUT OUTPUT
8.1 Fungsi Standar
Pada bahasa Pemrograman Pascal memiliki beberapa fungsi matematika standar
yang dapat digunakan dalam operasi matematika. Sebagai contoh untuk mencari nilai sin dari
sudut pi dalam fungsi trigonometri
value := sin (3.1415926535897932);
Fungsi Standar dapat digunakan dengan cara menuliskan nama fungsinya , setelah itu
diikuti dengan argumen dalam tanda kurung. Fungsi-fungsi standard yang disediakan Pascal
antara lain :
Nama
Fungsi
Deskripsi Tipe Argumen
Tipe nilai yang
dikembalikan
abs absolute value real or integer
same as argument
type
arctan arctan in radians real or integer real
cos cosine of a radian measure real or integer real
exp e to the given power real or integer real
ln natural logarithm real or integer real
round round to nearest integer Real integer
sin sin of a radian measure real or integer real
sqr square (power 2) real or integer
same as argument
type
sqrt square root (power 1/2) real or integer real
trunc truncate (round down) real or integer integer
Untuk tipe data ordinal (integer atau char), yaitu tipe data yang memiliki urutan awal
(predecessor) dan urutan akhir (successor), maka fungsi ada antara lain :
Fungsi Deskripsi Tipe Argumen Nilai yang
Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 1
8
T.Informatika/Mercu Buana/PKK
dikembalikan
chr character with given ASCII value integer char
ord ordinal value integer or char integer
pred predecessor integer or char
same as argument
type
succ successor integer or char
same as argument
type
Real bukan merupakan tipe data ordinal, karena tipe real tidak memiliki predecessor
maupun successor yang unik. Sebagai contoh berapa successor dari 56.0 ? maka jawaban
yang mungkin antara lain 56.1 56.01 56.001 56.0001 56.00001 56.000001
Sedangkan untuk tipe data integer, memiliki predecessor ataupun successor yang
unik. Contohnya bilangan 56 memiliki predecessor 55 dan successor 57. Demikian juga
dengan karakter. Contohnya predecessor karakter ‘b’ adalah ‘a’ dan successornya adalah ‘c’
Pungtuasi dan Indentasi
Pada pascal setiap akhir dari pernyataan program harus menggunakan pungtasi,
dalam hal ini menggunakan tanda titik koma ( ; ). Bagian-bagian yang harus menggunakan
tanda tersebut antara lain :
1. Kepala Program
2. Setiap kali mendefinisikan kontanta.
3. Setiap kali mendefinisikan variabel
4. Setiap kali mendefinisikan tipe
5. Semua pernyataan dalam tubuh program.
Satu baris sebelum baris terakhir yakni sebelum END, tidak harus menggunakan tanda titik
koma.
Indentasi memang tidak menjadi keharusan dalam membuat program. Namun dengan
indentasi akan memudahkan programmer untuk membaca dan memperbaiki program.
Perhatikan bila Anda harus membaca kode program seperti ini :
program Contoh; const a=5; b=385.3; var alpha,beta:real;
begin alpha := a + b; beta:= b / a end.
Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 2
T.Informatika/Mercu Buana/PKK
Anda akan lebih sulit untuk memahami kode program tersebut. Akan tetapi perhatikan
bila kode program tersebut ditulis dalam bentuk seperti dibawah ini :
program Contoh;
const
a = 5;
b = 385.3;
var
alpha,
beta : real;
begin (* main *)
alpha := a + b;
beta := b / a
end. (* main *)
Anda akan jauh lebih mudah untuk memahami kode program tersebut. Inilah sebab
mengapa identasi penulisan dalam membuat kode program sangat diperlukan. Hal lain yang
juga harus dibiasakan dalam membuat kode program adalah mengggunakan komentar
(keterangan) untuk menyampikan maksud dari kode tersebut.
8.2 Input Output
Ada beberapa cara untuk membaca atau menampilkan data pada layar. Seperti Read
dan Readln untuk membaca input dari keyboard, atau write dan Writeln untuk menampilkan
data di layar.
8.2.1 Input
Input adalah membaca data dari keyboard, mouse atau disk untuk disimpan didalam
memory. Format untuk membaca input melalui keyboard adalah sebagai berikut :
Read (Varibel_list);
Variabel_List adalah serangkaian variabel yang dipisahkan dengan menggunakan koma.
Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 3
T.Informatika/Mercu Buana/PKK
Read akan menghentikan program dan menunggu user memasukkan data. Data akan
disimpan ke dalam variabel_list setelah itu kursor tetap berada pada baris yang sama, tidak
pindah ke baris yang baru.
Perintah lainnya yang digunakan untuk memasukkan input dari keyboad adalah
dengan menggunakan perintah berikut:
Readln (Variabel_List);
Readln ini pun akan meminta user memasukkan input, dan kursor akan berpindah ke baris
baru.
Perhatikan contoh berikut!
Misalnya User memasukkan input seperti dibawah ini, dan a, b, c dan d semuanya adalah
bilangan integer.
45 97 3
1 2 3
Pernyataan a b c d
read (a);
read (b);
45 97
readln (a);
read (b);
45 1
read (a, b, c, d); 45 97 3 1
readln (a, b);
readln (c, d);
45 97 1 2
Pada contoh diatas terlihat bahwa dengan perintah read, kursor tidak berada pada
baris selanjutnya, sedangkan dengan perintah readln, kursor akan berada pada baris
selanjutnya
Pada saat membaca tipe data integer, perintah readln akan mengabaikan spasi
sampai menemukan bilangan integer. Demikian pula dengan tanda koma, jika yang dibaca
adalah tipe data integer, maka akan diabaikan pula. Sebagai contoh ketika membaca nilai
8253.67, maka akan dibaca sebagai 825367
Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 4
T.Informatika/Mercu Buana/PKK
Hal yang sama juga pada saat membaca tipe data real, perintah read/readln akan
mengabaikan spasi sampai menemukan angka berikutnya. Untuk tipe data real seperti 0.678
harus ditulis lengkap, tidak boleh hanya menuliskan .678
Untuk tipe data konstanta tidak dapat diberi nilai, baik itu angka ataupun karakter.
8.2.2 Output
Untuk menampilkan data pada layar, Pascal mempunyai dua perintah yaitu :
write (Argument_List);
writeln (Argument_List);
Setelah data ditampilkan, perintah writeln akan langsung pindah ke baris baru.
Argument_List dapat berupa konstanta atau variabel. Jika ingin menampilkan string, maka
harus menggunakan tanda kutip ( ‘ ) pada kedua sisinya.
Format Output
Pada Pascal melakukan format untuk menampilkan output sangat mudah. Untuk
setiap identifier atau literal pada argumen_list, format yang digunakan adalah
Value : field_width
Jika lebar data melebihi field_width yang telah ditentukan, maka format field_width
yang telah ditetapkan akan diabaikan.
Contoh :
write ('Hi':10, 5:4, 5673:2);
maka output akan ditampilkan seperti dibawah ini :
--------Hi---55673
Untuk tipe data real, format yang digunakan adalah sebagai berikut :
Value : field_width : decimal_field_width
Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 5
T.Informatika/Mercu Buana/PKK
Field_width adalah total lebar field, termasuk untuk desimal. Sedangkan decimal_field_width
menyatakan banyaknya desimal yang akan ditampilkan. Perhatikan contoh dibawah ini :
write (573549.56792:20:2);
maka output yang akan ditampilkan adalah sebagai berikut :
-----------573549.57
8.3Pengaturan Letak di Layar
Beberapa prosedur standar disediakan oleh Bahasa Pascal untuk mengatur tampilan di
layar monitor,sehingga tampilan akan lebih baik.
8.3.1 Prosedur CLRSCR
Prosedur standar ini digunakan untuk membersihkan layar dari tampilan-tampilan
sebelumnya dan meletakan cursor di posisi ujung kiri atas dari layar. Prosedur standar ini bila
digunakan harus menyebutkan terlebih dahulu unit standar Crt.
Contoh:
Program tampil_clrscr;
Uses crt;
Begin
Clrscr;
Writeln(’Belajar Dasar Pemrograman’);
End.
Output:
Belajar Dasar Pemrograman
Berada pada posisi ujung
atas kiri.
8.3.2 Prosedur GOTOXY
Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 6
T.Informatika/Mercu Buana/PKK
Prosedur standar ini digunakan untuk meletakkan cursor di posisi yang ditunjuk oleh X
(posisi horizontal, kolom 1 sampai dengan kolom 80) dan Y (posisi vertikal, baris 1 sampai
dengan baris 25). Prosedur standar ini harus melibatkan unit Crt.
Contoh:
Program tampil_gotoxy;
Uses crt;
Begin
Clrscr;
gotoXY(10, 18);
Writeln(’Belajar Dasar Pemrograman’);
End.
Output:
Belajar Dasar Pemrograman
Baris 18
Kolom 10
8.3.3 Prosedur CLREOL
Prosedur standar ini digunakan untuk menghapus semua karakter dalam satu baris
disebelah kanan posisi cursor tanpa merubah posisi dari cursor.prosedure standar ini harus
melibatkan unit Crt.
Contoh:
Program tampil_clreol;
Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 7
T.Informatika/Mercu Buana/PKK
Uses crt;
Var
x: integer;
Begin
Clrscr;
gotoXY(15, 15);
Writeln(‘Masukkan Sebuah Bilangan Bulat: ‘);
Readln(x);
gotoXY(15,15);
ClrEol;
Write (“Terima Kasih !!!’);
End.
Output:
Masukkan Sebuah Bilangan Bulat: 71
Baris 18
Kolom 10
Setelah nilai dimasukkan oleh pengguna maka posisi cursor akan diletakkan kembali ke posisi
baris 18, kolom 10 dan isi dari baris tersebut dihapus dengan prosedur ClrEol, kemudian
ditampilakan tampilan lain.
Terima Kasih
Baris 18
Kolom 10
Tugas :
Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 8
T.Informatika/Mercu Buana/PKK
1. Buat program untuk menghitung jumlah dan Rataan dari lima buah bilangan, yaitu
45 7 68 2 34
Gunakan tipe data konstanta untuk menyimpan banyaknya bilangan yang akan
dihitung.
Keluaran yang diinginkan adalah sebagai berikut :
Jumlah bilangan = 5
Bilangan1 = 45
Bilangan2 = 7
Bilangan3 = 68
Bilangan4 = 2
Bilangan5 = 34
Jumlah = 156
Rataan = 3.1200000000E+01
  
Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 9
T.Informatika/Mercu Buana/PKK
1. Buat program untuk menghitung jumlah dan Rataan dari lima buah bilangan, yaitu
45 7 68 2 34
Gunakan tipe data konstanta untuk menyimpan banyaknya bilangan yang akan
dihitung.
Keluaran yang diinginkan adalah sebagai berikut :
Jumlah bilangan = 5
Bilangan1 = 45
Bilangan2 = 7
Bilangan3 = 68
Bilangan4 = 2
Bilangan5 = 34
Jumlah = 156
Rataan = 3.1200000000E+01
  
Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 9

Dasar Pemrograman materi kuliah

  • 1.
    T.Informatika/Mercu Buana/PKK FUNGSI STANDAR & INPUTOUTPUT 8.1 Fungsi Standar Pada bahasa Pemrograman Pascal memiliki beberapa fungsi matematika standar yang dapat digunakan dalam operasi matematika. Sebagai contoh untuk mencari nilai sin dari sudut pi dalam fungsi trigonometri value := sin (3.1415926535897932); Fungsi Standar dapat digunakan dengan cara menuliskan nama fungsinya , setelah itu diikuti dengan argumen dalam tanda kurung. Fungsi-fungsi standard yang disediakan Pascal antara lain : Nama Fungsi Deskripsi Tipe Argumen Tipe nilai yang dikembalikan abs absolute value real or integer same as argument type arctan arctan in radians real or integer real cos cosine of a radian measure real or integer real exp e to the given power real or integer real ln natural logarithm real or integer real round round to nearest integer Real integer sin sin of a radian measure real or integer real sqr square (power 2) real or integer same as argument type sqrt square root (power 1/2) real or integer real trunc truncate (round down) real or integer integer Untuk tipe data ordinal (integer atau char), yaitu tipe data yang memiliki urutan awal (predecessor) dan urutan akhir (successor), maka fungsi ada antara lain : Fungsi Deskripsi Tipe Argumen Nilai yang Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 1 8
  • 2.
    T.Informatika/Mercu Buana/PKK dikembalikan chr characterwith given ASCII value integer char ord ordinal value integer or char integer pred predecessor integer or char same as argument type succ successor integer or char same as argument type Real bukan merupakan tipe data ordinal, karena tipe real tidak memiliki predecessor maupun successor yang unik. Sebagai contoh berapa successor dari 56.0 ? maka jawaban yang mungkin antara lain 56.1 56.01 56.001 56.0001 56.00001 56.000001 Sedangkan untuk tipe data integer, memiliki predecessor ataupun successor yang unik. Contohnya bilangan 56 memiliki predecessor 55 dan successor 57. Demikian juga dengan karakter. Contohnya predecessor karakter ‘b’ adalah ‘a’ dan successornya adalah ‘c’ Pungtuasi dan Indentasi Pada pascal setiap akhir dari pernyataan program harus menggunakan pungtasi, dalam hal ini menggunakan tanda titik koma ( ; ). Bagian-bagian yang harus menggunakan tanda tersebut antara lain : 1. Kepala Program 2. Setiap kali mendefinisikan kontanta. 3. Setiap kali mendefinisikan variabel 4. Setiap kali mendefinisikan tipe 5. Semua pernyataan dalam tubuh program. Satu baris sebelum baris terakhir yakni sebelum END, tidak harus menggunakan tanda titik koma. Indentasi memang tidak menjadi keharusan dalam membuat program. Namun dengan indentasi akan memudahkan programmer untuk membaca dan memperbaiki program. Perhatikan bila Anda harus membaca kode program seperti ini : program Contoh; const a=5; b=385.3; var alpha,beta:real; begin alpha := a + b; beta:= b / a end. Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 2
  • 3.
    T.Informatika/Mercu Buana/PKK Anda akanlebih sulit untuk memahami kode program tersebut. Akan tetapi perhatikan bila kode program tersebut ditulis dalam bentuk seperti dibawah ini : program Contoh; const a = 5; b = 385.3; var alpha, beta : real; begin (* main *) alpha := a + b; beta := b / a end. (* main *) Anda akan jauh lebih mudah untuk memahami kode program tersebut. Inilah sebab mengapa identasi penulisan dalam membuat kode program sangat diperlukan. Hal lain yang juga harus dibiasakan dalam membuat kode program adalah mengggunakan komentar (keterangan) untuk menyampikan maksud dari kode tersebut. 8.2 Input Output Ada beberapa cara untuk membaca atau menampilkan data pada layar. Seperti Read dan Readln untuk membaca input dari keyboard, atau write dan Writeln untuk menampilkan data di layar. 8.2.1 Input Input adalah membaca data dari keyboard, mouse atau disk untuk disimpan didalam memory. Format untuk membaca input melalui keyboard adalah sebagai berikut : Read (Varibel_list); Variabel_List adalah serangkaian variabel yang dipisahkan dengan menggunakan koma. Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 3
  • 4.
    T.Informatika/Mercu Buana/PKK Read akanmenghentikan program dan menunggu user memasukkan data. Data akan disimpan ke dalam variabel_list setelah itu kursor tetap berada pada baris yang sama, tidak pindah ke baris yang baru. Perintah lainnya yang digunakan untuk memasukkan input dari keyboad adalah dengan menggunakan perintah berikut: Readln (Variabel_List); Readln ini pun akan meminta user memasukkan input, dan kursor akan berpindah ke baris baru. Perhatikan contoh berikut! Misalnya User memasukkan input seperti dibawah ini, dan a, b, c dan d semuanya adalah bilangan integer. 45 97 3 1 2 3 Pernyataan a b c d read (a); read (b); 45 97 readln (a); read (b); 45 1 read (a, b, c, d); 45 97 3 1 readln (a, b); readln (c, d); 45 97 1 2 Pada contoh diatas terlihat bahwa dengan perintah read, kursor tidak berada pada baris selanjutnya, sedangkan dengan perintah readln, kursor akan berada pada baris selanjutnya Pada saat membaca tipe data integer, perintah readln akan mengabaikan spasi sampai menemukan bilangan integer. Demikian pula dengan tanda koma, jika yang dibaca adalah tipe data integer, maka akan diabaikan pula. Sebagai contoh ketika membaca nilai 8253.67, maka akan dibaca sebagai 825367 Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 4
  • 5.
    T.Informatika/Mercu Buana/PKK Hal yangsama juga pada saat membaca tipe data real, perintah read/readln akan mengabaikan spasi sampai menemukan angka berikutnya. Untuk tipe data real seperti 0.678 harus ditulis lengkap, tidak boleh hanya menuliskan .678 Untuk tipe data konstanta tidak dapat diberi nilai, baik itu angka ataupun karakter. 8.2.2 Output Untuk menampilkan data pada layar, Pascal mempunyai dua perintah yaitu : write (Argument_List); writeln (Argument_List); Setelah data ditampilkan, perintah writeln akan langsung pindah ke baris baru. Argument_List dapat berupa konstanta atau variabel. Jika ingin menampilkan string, maka harus menggunakan tanda kutip ( ‘ ) pada kedua sisinya. Format Output Pada Pascal melakukan format untuk menampilkan output sangat mudah. Untuk setiap identifier atau literal pada argumen_list, format yang digunakan adalah Value : field_width Jika lebar data melebihi field_width yang telah ditentukan, maka format field_width yang telah ditetapkan akan diabaikan. Contoh : write ('Hi':10, 5:4, 5673:2); maka output akan ditampilkan seperti dibawah ini : --------Hi---55673 Untuk tipe data real, format yang digunakan adalah sebagai berikut : Value : field_width : decimal_field_width Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 5
  • 6.
    T.Informatika/Mercu Buana/PKK Field_width adalahtotal lebar field, termasuk untuk desimal. Sedangkan decimal_field_width menyatakan banyaknya desimal yang akan ditampilkan. Perhatikan contoh dibawah ini : write (573549.56792:20:2); maka output yang akan ditampilkan adalah sebagai berikut : -----------573549.57 8.3Pengaturan Letak di Layar Beberapa prosedur standar disediakan oleh Bahasa Pascal untuk mengatur tampilan di layar monitor,sehingga tampilan akan lebih baik. 8.3.1 Prosedur CLRSCR Prosedur standar ini digunakan untuk membersihkan layar dari tampilan-tampilan sebelumnya dan meletakan cursor di posisi ujung kiri atas dari layar. Prosedur standar ini bila digunakan harus menyebutkan terlebih dahulu unit standar Crt. Contoh: Program tampil_clrscr; Uses crt; Begin Clrscr; Writeln(’Belajar Dasar Pemrograman’); End. Output: Belajar Dasar Pemrograman Berada pada posisi ujung atas kiri. 8.3.2 Prosedur GOTOXY Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 6
  • 7.
    T.Informatika/Mercu Buana/PKK Prosedur standarini digunakan untuk meletakkan cursor di posisi yang ditunjuk oleh X (posisi horizontal, kolom 1 sampai dengan kolom 80) dan Y (posisi vertikal, baris 1 sampai dengan baris 25). Prosedur standar ini harus melibatkan unit Crt. Contoh: Program tampil_gotoxy; Uses crt; Begin Clrscr; gotoXY(10, 18); Writeln(’Belajar Dasar Pemrograman’); End. Output: Belajar Dasar Pemrograman Baris 18 Kolom 10 8.3.3 Prosedur CLREOL Prosedur standar ini digunakan untuk menghapus semua karakter dalam satu baris disebelah kanan posisi cursor tanpa merubah posisi dari cursor.prosedure standar ini harus melibatkan unit Crt. Contoh: Program tampil_clreol; Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 7
  • 8.
    T.Informatika/Mercu Buana/PKK Uses crt; Var x:integer; Begin Clrscr; gotoXY(15, 15); Writeln(‘Masukkan Sebuah Bilangan Bulat: ‘); Readln(x); gotoXY(15,15); ClrEol; Write (“Terima Kasih !!!’); End. Output: Masukkan Sebuah Bilangan Bulat: 71 Baris 18 Kolom 10 Setelah nilai dimasukkan oleh pengguna maka posisi cursor akan diletakkan kembali ke posisi baris 18, kolom 10 dan isi dari baris tersebut dihapus dengan prosedur ClrEol, kemudian ditampilakan tampilan lain. Terima Kasih Baris 18 Kolom 10 Tugas : Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 8
  • 9.
    T.Informatika/Mercu Buana/PKK 1. Buatprogram untuk menghitung jumlah dan Rataan dari lima buah bilangan, yaitu 45 7 68 2 34 Gunakan tipe data konstanta untuk menyimpan banyaknya bilangan yang akan dihitung. Keluaran yang diinginkan adalah sebagai berikut : Jumlah bilangan = 5 Bilangan1 = 45 Bilangan2 = 7 Bilangan3 = 68 Bilangan4 = 2 Bilangan5 = 34 Jumlah = 156 Rataan = 3.1200000000E+01    Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 9
  • 10.
    T.Informatika/Mercu Buana/PKK 1. Buatprogram untuk menghitung jumlah dan Rataan dari lima buah bilangan, yaitu 45 7 68 2 34 Gunakan tipe data konstanta untuk menyimpan banyaknya bilangan yang akan dihitung. Keluaran yang diinginkan adalah sebagai berikut : Jumlah bilangan = 5 Bilangan1 = 45 Bilangan2 = 7 Bilangan3 = 68 Bilangan4 = 2 Bilangan5 = 34 Jumlah = 156 Rataan = 3.1200000000E+01    Dasar pemrograman/ Modul_08_FungsiStandar&InputOutput 9