csa-interganesha.com
Judul
Penulis
Level
Hak
Kategori

Tutorial Struktur Runtunan Algoritma

: Struktur Runtunan (Sequance)
: Edi Casnadi
: Basic
: csa-interganesha /www.csa-interganesha.com
: Public

STRUKTUR RUNTUNAN (SEQUANCE)

Gambar Beberapa robot ngantri secara beruntun

1.

Pendahuluan Runtunan

Runtunan adalah struktur algoritma paling dasar yang berisi rangkaian instruksi yang
diproses secara sekuensial, artinya dikerjakan satu per satu, mulai dari instruksi
pertama sampai instruksi akhir
Algoritma runtunan biasanya bekerja minimal dengan satu statement atau lebih untuk
melakukan instruksi, seperti :
1. Setiap instruksi dikerjakan satu persatu.
2. Setiap instruksi dilaksanakan hanya sekali (tidak ada instruksi yang diulang) dan
bekerja secara sistematis.
3. Urutan instruksi yang dilaksanakan pemroses sama dengan urutan aksi atau
statement sebagaimana yang tertulis di dalam teks algoritmanya.
4. Akhir dari instruksi merupakan akhir algoritma.
Setiap instruksi di dalam runtunan dituliskan dalam satu baris, atau beberapa instruksi
dalam baris yang sama tetapi antara setiap instruksi dipisahkan dengan tanda titik (;).
Contoh :
DESKRIPSI
a=20; b=19

2.

//lebih dari 2 instruksi sehigga terdapat tanda koma

Dasar-dasar runtunan

Bila suatu instruksi runtunan dalam algoritma ditulis berturut-turut, kita lambangkan
dengan variabel E1, E2, E3, E4 dan E5, maka urutan pelaksanaan instruksi tersebut
adalah seperti diagram dibawah ini:
Created By Edi Casnadi - IM

1
csa-interganesha.com

Tutorial Struktur Runtunan Algoritma

E1
E2
E3
E4
E5
Gambar Runtunan yang terdiri dari 5 buah instruksi.
Keterangan:
Runtunan di atas, dimulai dari instruksi E1, kemudian E1 harus dikerjakan sampai
selesai terlebih dahulu sebelum instruksi E2 dikerjakan, setelah instruksi E2 selesai
dikerjakan juga, maka instruksi E3 dikerjakan lagi dan seterusnya sampai instruksi ke
E5 setelah itu proses selesai dikerjakan dan baru berhenti dari proses pembacaan
runtunan tersebut.

3.

Kasus algoritma runtunan

Kasus runtunan 1
Diketahui data sebagai berikut:
E1 = 4
E1 = 3
E2 = 6
E2 = 5

Menghasilkan keluaran algoritma yaitu:
E1 = 3
E2 = 5
Keterangan:
Kenapa bisa begitu ya..., karena kalau kita perhatikan E1 bernilai 4 dan E1 berikutnya
bernilai 3, maka hasil outputnya variabel E1 akan bernilai 3, karena sifat variabel ini
bersifat pimitif maka nilai terbarulah yang akan diambil dan disimpan di variabel E1.
Jadi dengan demikian nilai E1=4 pada baris pertama akan ditimpa oleh E1=3 pada
baris kedua, sehingga outputnya adalah E1=3. Untuk variabel E2=6 juga akan tertimpa
oleh nilai terbaru yaitu E2=5 sehingga outputnya untuk variabel E2=5, jadi jelaslah
ketika di RUN atau Output-nya yaitu E1=3 dan E2=5. Kasus ini juga berlaku untuk
tipe data primitif lainnya seperti: integer, float, char dll.

Created By Edi Casnadi - IM

2
csa-interganesha.com

Tutorial Struktur Runtunan Algoritma

Belajar melalui latihan-latihan.
a. Diketahui data, sebagai berikut:
A = -23
B = 97
C=A*B
D = (A + B) * (A + B)
C=A+B+C
E = (C + D) – B
Berapakah keluaran dari data di atas untuk variabel C, D, dan E?
b. Diketahui data, sebagai berikut
A = 45
B = -1
C=½
E = A + (C * A)
D= E+A
Berapakah keluaran dari data di atas untuk variabel C, D, dan E?
Jawaban latihan di atas
Jawaban a
C = - 2157
D = 4576
E = 2322
Jawaban b
C=½
D = 112.5
E = 67.5
Berikut ini kita akan belajar menyelesaikan algoritma runtunan ke dalam algoritma
pseudo code, flowchart dan bahasa Java, seperti contoh kasus dibawah ini:
Contoh-1
Membaca data E1 dan E2 secara beruntun pada algoritma runtunan
ALGORITMA RuntunanSatu
{program untuk mencetak nilai E1 dan E2 dari kasus runtunan}
DEKLARASI
E1, E2  integer
DESKRIPSI
read(E1 = 4)
read(E1 = 3)
read(E2 = 6)
Created By Edi Casnadi - IM

//memasukan atau membaca data

3
csa-interganesha.com

read(E2 = 5)
println(E1, E2)

Tutorial Struktur Runtunan Algoritma

// menampilkan data E1 dan E2

End_algo

Contoh-2
Menentukan gaji bersih yang diterima setiap karyawan tiap bulan adalah:
Gaji bersih = gaji pokok + tunjangan – pajak
Tunjangan karyawan dihitung 20% dari gaji pokok, sedangkan pajak adalah 15 % dari
gaji pokok ditambah tunjangan.
Algoritma untuk menghitung gaji karyawan, yaitu:
ALGORITMA Gaji_Karywaan
{ menghitung gaji bersih karywan. Data memasukan adalah nama karywan
dan gaji pokok bulanannya. Gaji bersih = gaji pokok + tunjangan –
pajak. Tunjangan adalah 20% dari gaji pokok, sedangkan pajak adalah
15% dari gaji pokok + tunjangan }
DEKLARASI
nama_karyawan  String
gaji_pokok, tunjangan, pajak, gaji_bersih  float
DESKRIPSI
read(nama_karywan, gaji_pokok)
tunjangan = 0.2 * gaji_pokok
pajak = 0.15 * (gaji_pokok + tunjangan)
gaji_bersih = gaji_pokok + tunjangan – pajak
println(nama_karyawan, gaji_pokok, pajak)
println( gaji_bersih)

// inputan data
// proses data tunjangan
// proses data pajak
// proses data gaji bersih
//menampilkan data
//output gaji bersih

End_algo

Bentuk ringkasan dalam bahasa Java
Bentuk penugasan dalam bahasa Java memungkinkan Java untuk melakukan
penugasan di satu baris pernyataan, untuk melakukan beberapa hal, yaitu:
1. Deklarasi ke beberapa variabel sekaligus
Contoh:
int A;
int B;
Created By Edi Casnadi - IM

4
csa-interganesha.com

Tutorial Struktur Runtunan Algoritma

int C;
dapat diringkas menjadi sebagai berikut
int A, B, C ;
2. Deklarasi dan alokasi memori
Contoh:
int A[];
A = new int[5];
dapat diringkas menjadi sebagai berikut:
int A[] = new int[5];
3. Deklarasi dan inisialisasi array (sekaligus alokasi memori )
Contoh:
int ada[];
ada = new int[5];
ada[0] = 0;
ada[1] = 3;
ada[2] = 4;
ada[3] = 23;
ada[4] = 5;
dapat diringkas menjadi sebagai berikut:
int ada[ ] = { 0, 3, 4, 23, 5 }

Belajar Dengan Latihan-Latihan Berikut Ini
Latihan-1
Buatlah tampilan atau output dari runtunan berikut:
12345
Dengan setiap nilai, diinputkan secara konstanta.
Jawab
Cobalah perhatikan jawaban berikut ini:
Dalam penyelesaian runtunan dalam algoritma pseudo code yaitu
Judul algoritma
ALGORITMA Beruntun
{ untuk menghasilkan suatu proses berurutan dari instruksi dengan inputan
A1=1, A2=2, A3=3, A4=4, A5=5, kemudian yang akan ditampilkan pada
piranti keluaran }
DEKLARASI
A1, A2, A3, A4, A5  integer

// tipe data integer

DESKRIPSI
read(A1 1; A2 2; A3 3; A4 4; A55)
Created By Edi Casnadi - IM

// input data
5
csa-interganesha.com

Tutorial Struktur Runtunan Algoritma

println(A1, A2, A3, A4, A5)

// output data

End_algo
Teknik penulisan runtunan di atas dalam algoritma flowchart adalah:
Start

Judul Algoritma
A1,A2,A3,A4,A5 tipe data integer

Deklarasi

Input/Read

Print
Stop

A1=1; A2=2;A3=3;A4=4;A5=5
Print(1,2,3,4,5)

End_algoritma

Penyelesaian di atas dalam bahasa Java, yaitu:
public class Beruntun {
public static void main (String[ ] args) {
int A1, A2, A3, A4, A5;
//definisi variabel
A1 =1;
//inputan atau membaca data
A2 =2;
A3 =3;
A4 =4;
A5 =5;
System.out.println(A1);
//menampilkan atau mencetak data
System.out.println(A2);
System.out.println(A3);
System.out.println(A4);
System.out.println(A5);
}
}
Hasil ouput
1
2
3
4
5

Created By Edi Casnadi - IM

6
csa-interganesha.com

Tutorial Struktur Runtunan Algoritma

Belajar melalui contoh-contoh runtunan dalam bahasa Java
Contoh-1, runtunan dengan operasi perhitungan
public class perhitungan {
public static void urutan2() {
int A, B;
A=40;
B=30;
A= A – B;
B = A + B;
A = A – B;
System.out.println(A + “ dan “ + B);
}
public static void main (String[ ] args) {
urutan2();
}
}

Contoh-2, menghitung nilai determinan dalam bentuk method
public class Determinan {
public void fungsi() {
int a, b, c, D;
// pendefinisian variabel
a = 2;
b = 3;
c = 10;
D = b * b – (4 * a * c);
System.out.print ("Determinan = " + D);
}
public static void main (String[ ] args) {
fungsi();
}
}

Created By Edi Casnadi - IM

7
csa-interganesha.com

Tutorial Struktur Runtunan Algoritma

Belajar Melalui Studi Kasus Dalam Algoritma Runtunan
Kasus-1
Menghitung luas segitiga. Luas dengan nilai masukan sembarang(dari keyboard),
rumus segitiga adalah setengah dari panjang dikali tinggi ( L = ½ x a x t). Panjang alas
dan tinggi segitiga dibaca dari piranti masukan (keyboard). Luas segitiga dicetak ke
piranti keluaran/ monitor.
Penyelesaian luas segitiga dalam algoritma pseudo code

ALGORITMA Luas_Segitiga
{ Dibaca panjang alas (a) dan tinggi (t) segitiga. Hitunglah luas segitiga tersebut.
Untuk panjang alas dan tinggi tertentu. Luas segitiga dihitung dengan L = ½ a.t.
Nilai L dicetak ke piranti keluaran. }

DEKLARASI
a  float
// panjang alas segitiga, dalam satuan cm
t  float
// tinggi segitiga, dalam satuan cm
L  float
// luas lingkaran, dalam satuan cm2
DESKRIPSI
read(a)
read(t)

//inputan data

L = a * t/ 2
println (L)

// pemrosesan
// keluaran nilai L

End_algo
Keterangan:
Bila algoritma Luas_Segitiga, ditranslasikan ke dalam bahasa pemrograman maka
pembacaan nilai a dan t sebaiknya disertai penjelasan apa yang sedang dibaca. Hal ini
dimaksudkan agar pengguna program tidak salah dalam mengisikan data dari piranti
masukan. Kalau read(a) dan read(t), yang nantinya akan diterjemahkan dalam bahasa
Java.
Sebetulnya di dalam Java tidak bisa secara langsung dalam menginputkan nilai atau
membaca data, maka ada perlakuan khusus, seperti:
Berikut cara penerjemahan inputan read ke dalam bahasa java
Cara 1:
a = readLine(); // untuk nilai alas, read(a) dalam algoritma
t = readLine(); // untuk nilai tingg,read(t)dalam algoritma
Cara 2:
Untuk nilai alas
Created By Edi Casnadi - IM

8
csa-interganesha.com

Tutorial Struktur Runtunan Algoritma

String sa = JOptionPane.showInputDialog("Nilai alas ? ");
int a=Integer.parseInt(sa); // konversi dari string ke integer
Untuk nilai tinggi
String st = JOptionPane.showInputDialog("Nilai alas ? ");
int t=Integer.parseInt(st); // konversi dari string ke integer
Printah di atas, akan menunggu pengguna untuk memasukan angka untuk a dan t
dengan nilai sembarang. Tetapi jika terjadi kesalahan, maka cara mendeteksi apa yang
menjadi kesalahan dari inputan tersebut (kesalahan yang sering kita lupakan dalam
penginputan) yaitu:
 Kesalahan pemasukan tipe data artinya seharusnya inputan berupa numerik tetapi
diisi dengan data String. Untuk kasus int a di atas harus memasukan berupa nilai
numerik. Jika bukan numerik yang diinputkannya maka komputer akan
memberikan respon atau pesan kesalahan.
 Kesalahan dalam penggunaan variabel, coba perhatikan huruf besar-kecilnya
dalam pemakaian variabel.
 Kurangnya suatu tanda sintaks tertentu
 dll
Contoh pengggunaan dalam bahasa Java dengan berbagai cara untuk menyelesaikan
luas segitiga dalam Java.
Cara-1, inputan luas dengan menggunakan pemsaukan nilai secara langsung
public class LuasSegitiga {
public static void main (String args[] ) {
float a, t, L;
a = 4;
t = 6;
L = (a*t)/2;
System.out.println(“Luas segitiga = “ + L);
}
}
Hasil output
Luas segitiga = 12

Cara-2, dengan inputan pengguna menggunakan kelas java.io

import java.io.*;
public class LuasSegitiga {
public static void main(String[] args) throws IOException {
Created By Edi Casnadi - IM

9
csa-interganesha.com

Tutorial Struktur Runtunan Algoritma

float a, t, L;
InputStreamReader reader = new InputStreamReader(System.in);
BufferedReader input = new BufferedReader(reader);
System.out.print("alas ? ");
String angka1 = input.readLine();
System.out.print("tinggi ? ");
String angka2 = input.readLine();
a = Float.parseFloat(angka1);
t = Float.parseFloat(angka2);
L = (a * t)/2;
System.out.println("Luas = " + L);
}
}
Hasil output
alas ? 3
tinggi ? 4.5
Luas = 6.75

Cara-3, inputan sembarang dengan JOptionPane

import javax.swing.*;
public class LuasSegitiga {
public static void main(String[] args){
float a, t, L;
String angka1 = JOptionPane.showInputDialog("alas ? ");
String angka2 = JOptionPane.showInputDialog("tinggi ? ");
a = Float.parseFloat(angka1);
t = Float.parseFloat(angka2);
L = (a * t)/2;
System.out.println("Luas = " + L);
}
}

Di RUN atau F5 akan menghasilkan sebagai berikut:

Created By Edi Casnadi - IM

10
csa-interganesha.com

Tutorial Struktur Runtunan Algoritma

Hasil output yaitu:
Luas = 6.75

Kasus-2
Untuk menghitung, cepat rambat cahaya dalam ilmu fisika diketahui dengan rumus
sebagai berikut: jarak = cahaya * detik.
Diketahui satuan ini dalam kilometer, selesaikanlah dalam algoritma dan Java masalah
tersebut!
Algoritma untuk penyelesaian rambat cahaya
ALGORITMA Rambat_Cahaya
{menghitung rambat cahaya, yaitu jarak cahaya = cahaya * detik dalam
km/detik}
DEKLARASI
cahaya  integer
hari  long
detik  long
jarak  long
DESKRIPSI
cahaya = 30000
hari = 100;

// mendeklarasikan tipe datar

// cahaya di input dengan nilai 30000
// contoh dengan inputan dalam hari

// konversi hari kedetik
detik = hari * 24 * 60 * 60;
//hitung jarak
Created By Edi Casnadi - IM

11
csa-interganesha.com

Tutorial Struktur Runtunan Algoritma

jarak = cahaya * detik;
// output
println(”cahaya telah merabat sejauh”);
println( jarak );
// dalam kilometer
End_algo
Penyelesaian rambat cahaya dalam bahasa Java
public class rambatcahaya{
static int cahaya;
//variable global
static long hari, detik, jarak;
public static void masukan(){
// pendekatan kecepatan cahaya dalam km/detik
cahaya = 300000;
// contoh kecepatan cahaya
hari = 100;
//contoh 100 hari
detik = hari * 24 * 60 * 60; //konversi hari kedetik
jarak = cahaya * detik;
//hitung jarak
}
public static void keluaran(){
// output
System.out.println(”Dalam ” + hari);
System.out.println(hari +” cahaya telah merabat sejauh”);
System.out.println( jarak + ” kilometer”);
}
public static void main (String args[]) {
masukan();
keluaran();
}
}
Hasil output
Dalam 100
100 cahaya telah merabat sejauh
2592000000000 kilometer
Process completed.

Created By Edi Casnadi - IM

12
csa-interganesha.com

Tutorial Struktur Runtunan Algoritma

Soal Latihan
1. Terjemahkan algoritma berikut ke dalam bahasa pemrograman Java
ALGORITMA Komisi_Salesman
{menghitung besar komisi yang diterima oleh seorang salesman......}
DEKLARASI
nama_salesman  String
nilai_penjualanfloat
komisifloat

// nilai penjualan yang dicapai dlm Rp
// besar komisi, dalam Rp

DESKRIPSI:
read(nama_salesman, nilai_penjualan) // diinput dari keyboard
komisi  0.1 * nilai_penjualan
println(komisi)
End_algo
2. Tuliskan algoritma untuk menghitung luas bangunan geometri yang lain
(lingkaran, bujursangkar, segitiga, trapesium, dan sebagainya). Data dimasukkan
dari piranti masukan dan untuk luas bangun ditampilkan sebagai keluaran.
3. Tuliskan algoritma yang membaca panjang sebuah benda dalam satuan meter, lalu
mengkonverinya ke dalam satuan inchi, kaki, dan yard (1 inchi =25.4 mm, 1 kaki
= 30.48 cm, dan 1 yard = 0.9144).
4. Buat algoritma untuk mengerjakan harga diskon dari perusahaan ritel, yaitu:
a. Sabun Cuci dengan harga 1000 diskon 1%
b. Shampo XX dengan harga 5000 diskon 2%
c. Sikat gigi XX dengan harga 3500 diskon 1%
d. Sapu dengan harga 1500 tanpa diskon
e. Tisu XX dengan harga 2300 diskon 1%
Buatlah algoritma pseudo code dan flowchart, berdasarkan masalah di atas,
dengan hasil keluaran yang diharapkan(nama barang, harga sebelum diskon,
banyak barang, harga setelah didiskon, total harga)

Created By Edi Casnadi - IM

13

Struktur Runtunan Algoritma

  • 1.
    csa-interganesha.com Judul Penulis Level Hak Kategori Tutorial Struktur RuntunanAlgoritma : Struktur Runtunan (Sequance) : Edi Casnadi : Basic : csa-interganesha /www.csa-interganesha.com : Public STRUKTUR RUNTUNAN (SEQUANCE) Gambar Beberapa robot ngantri secara beruntun 1. Pendahuluan Runtunan Runtunan adalah struktur algoritma paling dasar yang berisi rangkaian instruksi yang diproses secara sekuensial, artinya dikerjakan satu per satu, mulai dari instruksi pertama sampai instruksi akhir Algoritma runtunan biasanya bekerja minimal dengan satu statement atau lebih untuk melakukan instruksi, seperti : 1. Setiap instruksi dikerjakan satu persatu. 2. Setiap instruksi dilaksanakan hanya sekali (tidak ada instruksi yang diulang) dan bekerja secara sistematis. 3. Urutan instruksi yang dilaksanakan pemroses sama dengan urutan aksi atau statement sebagaimana yang tertulis di dalam teks algoritmanya. 4. Akhir dari instruksi merupakan akhir algoritma. Setiap instruksi di dalam runtunan dituliskan dalam satu baris, atau beberapa instruksi dalam baris yang sama tetapi antara setiap instruksi dipisahkan dengan tanda titik (;). Contoh : DESKRIPSI a=20; b=19 2. //lebih dari 2 instruksi sehigga terdapat tanda koma Dasar-dasar runtunan Bila suatu instruksi runtunan dalam algoritma ditulis berturut-turut, kita lambangkan dengan variabel E1, E2, E3, E4 dan E5, maka urutan pelaksanaan instruksi tersebut adalah seperti diagram dibawah ini: Created By Edi Casnadi - IM 1
  • 2.
    csa-interganesha.com Tutorial Struktur RuntunanAlgoritma E1 E2 E3 E4 E5 Gambar Runtunan yang terdiri dari 5 buah instruksi. Keterangan: Runtunan di atas, dimulai dari instruksi E1, kemudian E1 harus dikerjakan sampai selesai terlebih dahulu sebelum instruksi E2 dikerjakan, setelah instruksi E2 selesai dikerjakan juga, maka instruksi E3 dikerjakan lagi dan seterusnya sampai instruksi ke E5 setelah itu proses selesai dikerjakan dan baru berhenti dari proses pembacaan runtunan tersebut. 3. Kasus algoritma runtunan Kasus runtunan 1 Diketahui data sebagai berikut: E1 = 4 E1 = 3 E2 = 6 E2 = 5 Menghasilkan keluaran algoritma yaitu: E1 = 3 E2 = 5 Keterangan: Kenapa bisa begitu ya..., karena kalau kita perhatikan E1 bernilai 4 dan E1 berikutnya bernilai 3, maka hasil outputnya variabel E1 akan bernilai 3, karena sifat variabel ini bersifat pimitif maka nilai terbarulah yang akan diambil dan disimpan di variabel E1. Jadi dengan demikian nilai E1=4 pada baris pertama akan ditimpa oleh E1=3 pada baris kedua, sehingga outputnya adalah E1=3. Untuk variabel E2=6 juga akan tertimpa oleh nilai terbaru yaitu E2=5 sehingga outputnya untuk variabel E2=5, jadi jelaslah ketika di RUN atau Output-nya yaitu E1=3 dan E2=5. Kasus ini juga berlaku untuk tipe data primitif lainnya seperti: integer, float, char dll. Created By Edi Casnadi - IM 2
  • 3.
    csa-interganesha.com Tutorial Struktur RuntunanAlgoritma Belajar melalui latihan-latihan. a. Diketahui data, sebagai berikut: A = -23 B = 97 C=A*B D = (A + B) * (A + B) C=A+B+C E = (C + D) – B Berapakah keluaran dari data di atas untuk variabel C, D, dan E? b. Diketahui data, sebagai berikut A = 45 B = -1 C=½ E = A + (C * A) D= E+A Berapakah keluaran dari data di atas untuk variabel C, D, dan E? Jawaban latihan di atas Jawaban a C = - 2157 D = 4576 E = 2322 Jawaban b C=½ D = 112.5 E = 67.5 Berikut ini kita akan belajar menyelesaikan algoritma runtunan ke dalam algoritma pseudo code, flowchart dan bahasa Java, seperti contoh kasus dibawah ini: Contoh-1 Membaca data E1 dan E2 secara beruntun pada algoritma runtunan ALGORITMA RuntunanSatu {program untuk mencetak nilai E1 dan E2 dari kasus runtunan} DEKLARASI E1, E2  integer DESKRIPSI read(E1 = 4) read(E1 = 3) read(E2 = 6) Created By Edi Casnadi - IM //memasukan atau membaca data 3
  • 4.
    csa-interganesha.com read(E2 = 5) println(E1,E2) Tutorial Struktur Runtunan Algoritma // menampilkan data E1 dan E2 End_algo Contoh-2 Menentukan gaji bersih yang diterima setiap karyawan tiap bulan adalah: Gaji bersih = gaji pokok + tunjangan – pajak Tunjangan karyawan dihitung 20% dari gaji pokok, sedangkan pajak adalah 15 % dari gaji pokok ditambah tunjangan. Algoritma untuk menghitung gaji karyawan, yaitu: ALGORITMA Gaji_Karywaan { menghitung gaji bersih karywan. Data memasukan adalah nama karywan dan gaji pokok bulanannya. Gaji bersih = gaji pokok + tunjangan – pajak. Tunjangan adalah 20% dari gaji pokok, sedangkan pajak adalah 15% dari gaji pokok + tunjangan } DEKLARASI nama_karyawan  String gaji_pokok, tunjangan, pajak, gaji_bersih  float DESKRIPSI read(nama_karywan, gaji_pokok) tunjangan = 0.2 * gaji_pokok pajak = 0.15 * (gaji_pokok + tunjangan) gaji_bersih = gaji_pokok + tunjangan – pajak println(nama_karyawan, gaji_pokok, pajak) println( gaji_bersih) // inputan data // proses data tunjangan // proses data pajak // proses data gaji bersih //menampilkan data //output gaji bersih End_algo Bentuk ringkasan dalam bahasa Java Bentuk penugasan dalam bahasa Java memungkinkan Java untuk melakukan penugasan di satu baris pernyataan, untuk melakukan beberapa hal, yaitu: 1. Deklarasi ke beberapa variabel sekaligus Contoh: int A; int B; Created By Edi Casnadi - IM 4
  • 5.
    csa-interganesha.com Tutorial Struktur RuntunanAlgoritma int C; dapat diringkas menjadi sebagai berikut int A, B, C ; 2. Deklarasi dan alokasi memori Contoh: int A[]; A = new int[5]; dapat diringkas menjadi sebagai berikut: int A[] = new int[5]; 3. Deklarasi dan inisialisasi array (sekaligus alokasi memori ) Contoh: int ada[]; ada = new int[5]; ada[0] = 0; ada[1] = 3; ada[2] = 4; ada[3] = 23; ada[4] = 5; dapat diringkas menjadi sebagai berikut: int ada[ ] = { 0, 3, 4, 23, 5 } Belajar Dengan Latihan-Latihan Berikut Ini Latihan-1 Buatlah tampilan atau output dari runtunan berikut: 12345 Dengan setiap nilai, diinputkan secara konstanta. Jawab Cobalah perhatikan jawaban berikut ini: Dalam penyelesaian runtunan dalam algoritma pseudo code yaitu Judul algoritma ALGORITMA Beruntun { untuk menghasilkan suatu proses berurutan dari instruksi dengan inputan A1=1, A2=2, A3=3, A4=4, A5=5, kemudian yang akan ditampilkan pada piranti keluaran } DEKLARASI A1, A2, A3, A4, A5  integer // tipe data integer DESKRIPSI read(A1 1; A2 2; A3 3; A4 4; A55) Created By Edi Casnadi - IM // input data 5
  • 6.
    csa-interganesha.com Tutorial Struktur RuntunanAlgoritma println(A1, A2, A3, A4, A5) // output data End_algo Teknik penulisan runtunan di atas dalam algoritma flowchart adalah: Start Judul Algoritma A1,A2,A3,A4,A5 tipe data integer Deklarasi Input/Read Print Stop A1=1; A2=2;A3=3;A4=4;A5=5 Print(1,2,3,4,5) End_algoritma Penyelesaian di atas dalam bahasa Java, yaitu: public class Beruntun { public static void main (String[ ] args) { int A1, A2, A3, A4, A5; //definisi variabel A1 =1; //inputan atau membaca data A2 =2; A3 =3; A4 =4; A5 =5; System.out.println(A1); //menampilkan atau mencetak data System.out.println(A2); System.out.println(A3); System.out.println(A4); System.out.println(A5); } } Hasil ouput 1 2 3 4 5 Created By Edi Casnadi - IM 6
  • 7.
    csa-interganesha.com Tutorial Struktur RuntunanAlgoritma Belajar melalui contoh-contoh runtunan dalam bahasa Java Contoh-1, runtunan dengan operasi perhitungan public class perhitungan { public static void urutan2() { int A, B; A=40; B=30; A= A – B; B = A + B; A = A – B; System.out.println(A + “ dan “ + B); } public static void main (String[ ] args) { urutan2(); } } Contoh-2, menghitung nilai determinan dalam bentuk method public class Determinan { public void fungsi() { int a, b, c, D; // pendefinisian variabel a = 2; b = 3; c = 10; D = b * b – (4 * a * c); System.out.print ("Determinan = " + D); } public static void main (String[ ] args) { fungsi(); } } Created By Edi Casnadi - IM 7
  • 8.
    csa-interganesha.com Tutorial Struktur RuntunanAlgoritma Belajar Melalui Studi Kasus Dalam Algoritma Runtunan Kasus-1 Menghitung luas segitiga. Luas dengan nilai masukan sembarang(dari keyboard), rumus segitiga adalah setengah dari panjang dikali tinggi ( L = ½ x a x t). Panjang alas dan tinggi segitiga dibaca dari piranti masukan (keyboard). Luas segitiga dicetak ke piranti keluaran/ monitor. Penyelesaian luas segitiga dalam algoritma pseudo code ALGORITMA Luas_Segitiga { Dibaca panjang alas (a) dan tinggi (t) segitiga. Hitunglah luas segitiga tersebut. Untuk panjang alas dan tinggi tertentu. Luas segitiga dihitung dengan L = ½ a.t. Nilai L dicetak ke piranti keluaran. } DEKLARASI a  float // panjang alas segitiga, dalam satuan cm t  float // tinggi segitiga, dalam satuan cm L  float // luas lingkaran, dalam satuan cm2 DESKRIPSI read(a) read(t) //inputan data L = a * t/ 2 println (L) // pemrosesan // keluaran nilai L End_algo Keterangan: Bila algoritma Luas_Segitiga, ditranslasikan ke dalam bahasa pemrograman maka pembacaan nilai a dan t sebaiknya disertai penjelasan apa yang sedang dibaca. Hal ini dimaksudkan agar pengguna program tidak salah dalam mengisikan data dari piranti masukan. Kalau read(a) dan read(t), yang nantinya akan diterjemahkan dalam bahasa Java. Sebetulnya di dalam Java tidak bisa secara langsung dalam menginputkan nilai atau membaca data, maka ada perlakuan khusus, seperti: Berikut cara penerjemahan inputan read ke dalam bahasa java Cara 1: a = readLine(); // untuk nilai alas, read(a) dalam algoritma t = readLine(); // untuk nilai tingg,read(t)dalam algoritma Cara 2: Untuk nilai alas Created By Edi Casnadi - IM 8
  • 9.
    csa-interganesha.com Tutorial Struktur RuntunanAlgoritma String sa = JOptionPane.showInputDialog("Nilai alas ? "); int a=Integer.parseInt(sa); // konversi dari string ke integer Untuk nilai tinggi String st = JOptionPane.showInputDialog("Nilai alas ? "); int t=Integer.parseInt(st); // konversi dari string ke integer Printah di atas, akan menunggu pengguna untuk memasukan angka untuk a dan t dengan nilai sembarang. Tetapi jika terjadi kesalahan, maka cara mendeteksi apa yang menjadi kesalahan dari inputan tersebut (kesalahan yang sering kita lupakan dalam penginputan) yaitu:  Kesalahan pemasukan tipe data artinya seharusnya inputan berupa numerik tetapi diisi dengan data String. Untuk kasus int a di atas harus memasukan berupa nilai numerik. Jika bukan numerik yang diinputkannya maka komputer akan memberikan respon atau pesan kesalahan.  Kesalahan dalam penggunaan variabel, coba perhatikan huruf besar-kecilnya dalam pemakaian variabel.  Kurangnya suatu tanda sintaks tertentu  dll Contoh pengggunaan dalam bahasa Java dengan berbagai cara untuk menyelesaikan luas segitiga dalam Java. Cara-1, inputan luas dengan menggunakan pemsaukan nilai secara langsung public class LuasSegitiga { public static void main (String args[] ) { float a, t, L; a = 4; t = 6; L = (a*t)/2; System.out.println(“Luas segitiga = “ + L); } } Hasil output Luas segitiga = 12 Cara-2, dengan inputan pengguna menggunakan kelas java.io import java.io.*; public class LuasSegitiga { public static void main(String[] args) throws IOException { Created By Edi Casnadi - IM 9
  • 10.
    csa-interganesha.com Tutorial Struktur RuntunanAlgoritma float a, t, L; InputStreamReader reader = new InputStreamReader(System.in); BufferedReader input = new BufferedReader(reader); System.out.print("alas ? "); String angka1 = input.readLine(); System.out.print("tinggi ? "); String angka2 = input.readLine(); a = Float.parseFloat(angka1); t = Float.parseFloat(angka2); L = (a * t)/2; System.out.println("Luas = " + L); } } Hasil output alas ? 3 tinggi ? 4.5 Luas = 6.75 Cara-3, inputan sembarang dengan JOptionPane import javax.swing.*; public class LuasSegitiga { public static void main(String[] args){ float a, t, L; String angka1 = JOptionPane.showInputDialog("alas ? "); String angka2 = JOptionPane.showInputDialog("tinggi ? "); a = Float.parseFloat(angka1); t = Float.parseFloat(angka2); L = (a * t)/2; System.out.println("Luas = " + L); } } Di RUN atau F5 akan menghasilkan sebagai berikut: Created By Edi Casnadi - IM 10
  • 11.
    csa-interganesha.com Tutorial Struktur RuntunanAlgoritma Hasil output yaitu: Luas = 6.75 Kasus-2 Untuk menghitung, cepat rambat cahaya dalam ilmu fisika diketahui dengan rumus sebagai berikut: jarak = cahaya * detik. Diketahui satuan ini dalam kilometer, selesaikanlah dalam algoritma dan Java masalah tersebut! Algoritma untuk penyelesaian rambat cahaya ALGORITMA Rambat_Cahaya {menghitung rambat cahaya, yaitu jarak cahaya = cahaya * detik dalam km/detik} DEKLARASI cahaya  integer hari  long detik  long jarak  long DESKRIPSI cahaya = 30000 hari = 100; // mendeklarasikan tipe datar // cahaya di input dengan nilai 30000 // contoh dengan inputan dalam hari // konversi hari kedetik detik = hari * 24 * 60 * 60; //hitung jarak Created By Edi Casnadi - IM 11
  • 12.
    csa-interganesha.com Tutorial Struktur RuntunanAlgoritma jarak = cahaya * detik; // output println(”cahaya telah merabat sejauh”); println( jarak ); // dalam kilometer End_algo Penyelesaian rambat cahaya dalam bahasa Java public class rambatcahaya{ static int cahaya; //variable global static long hari, detik, jarak; public static void masukan(){ // pendekatan kecepatan cahaya dalam km/detik cahaya = 300000; // contoh kecepatan cahaya hari = 100; //contoh 100 hari detik = hari * 24 * 60 * 60; //konversi hari kedetik jarak = cahaya * detik; //hitung jarak } public static void keluaran(){ // output System.out.println(”Dalam ” + hari); System.out.println(hari +” cahaya telah merabat sejauh”); System.out.println( jarak + ” kilometer”); } public static void main (String args[]) { masukan(); keluaran(); } } Hasil output Dalam 100 100 cahaya telah merabat sejauh 2592000000000 kilometer Process completed. Created By Edi Casnadi - IM 12
  • 13.
    csa-interganesha.com Tutorial Struktur RuntunanAlgoritma Soal Latihan 1. Terjemahkan algoritma berikut ke dalam bahasa pemrograman Java ALGORITMA Komisi_Salesman {menghitung besar komisi yang diterima oleh seorang salesman......} DEKLARASI nama_salesman  String nilai_penjualanfloat komisifloat // nilai penjualan yang dicapai dlm Rp // besar komisi, dalam Rp DESKRIPSI: read(nama_salesman, nilai_penjualan) // diinput dari keyboard komisi  0.1 * nilai_penjualan println(komisi) End_algo 2. Tuliskan algoritma untuk menghitung luas bangunan geometri yang lain (lingkaran, bujursangkar, segitiga, trapesium, dan sebagainya). Data dimasukkan dari piranti masukan dan untuk luas bangun ditampilkan sebagai keluaran. 3. Tuliskan algoritma yang membaca panjang sebuah benda dalam satuan meter, lalu mengkonverinya ke dalam satuan inchi, kaki, dan yard (1 inchi =25.4 mm, 1 kaki = 30.48 cm, dan 1 yard = 0.9144). 4. Buat algoritma untuk mengerjakan harga diskon dari perusahaan ritel, yaitu: a. Sabun Cuci dengan harga 1000 diskon 1% b. Shampo XX dengan harga 5000 diskon 2% c. Sikat gigi XX dengan harga 3500 diskon 1% d. Sapu dengan harga 1500 tanpa diskon e. Tisu XX dengan harga 2300 diskon 1% Buatlah algoritma pseudo code dan flowchart, berdasarkan masalah di atas, dengan hasil keluaran yang diharapkan(nama barang, harga sebelum diskon, banyak barang, harga setelah didiskon, total harga) Created By Edi Casnadi - IM 13