UJI KOMPREHENSIF
JUANG HASDYAFIRMANSYAH, S.Pd
2022084074
PENDIDIKAN MATEMATIKA
PPG DALAM JABATAN
UNIVERSITAS
SARJANAWIYATA
2.
IDENTITAS DIRI MAHASISWA
:Juang Hasdya Firmansyah, S.Pd
: 2022084074
: Pendidikan Matematika
: 3
: SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta
Nama
NIM
Jurusan
Kelompok
Satuan
Pendidika
n
UJI
KOMPREH
ENSIF
Hari/Tanggal
: Senin, 22 Agustus 2022
: 08.00 s.d 08.50
: Ibu Tri Astuti Arigiyati, M.Sc
: Bapak Irham Taufiq, M.Sc
3.
IDENTIFIKASI MASALAH
1. Pedagogik,literasi, dan numerasi
2. Kesulitan belajar siswa
3. Membangun relasi/hubungan dengan siswa dan orang tua siswa
4. Pemahaman/ pemanfaatan model-model pembelajaran inovatif
5.Kurangnya kemampuan Literasi numerasi pada siswa
terhadap soal HOTS
6. Pemanfaatan teknologi/inovasi dalam pembelajaran
Jenis Permasalahan Masalah yang Diidentifikasi
1. Pemahaman literasi numerasi siswa masih rendah
2. Motivasi belajar siswa masih rendah
3.Kurangnya motivasi belajar dari orang tua dan
pendampingan saat belajar di rumah.
4.Masih banyak guru yang belum bisa menerapkan
model pembelajaran inovatif
5.Kurangnya kemampuan literasi numerasi pada
siswa terhadap soal HOTS
6. Pemanfaatan teknologi/Inovasi dalam
pembelajaran masih belum maksimal
4.
EKSPLORASI PENYEBAB MASALAH
selanjutnya
penyebabpemahaman literasi numerasi siswa masih rendah
adalah:
1. Miskonsepsi
2. Pembelajaran tidak kontekstual
3. Lingkungan belajar yang kurang kondusif
4. Siswa jarang mengerjakan latihan-latihan soal
5. Guru kurang menstimulus siswa mengerjakan soal-soal
6. Pengaruh gawai/HP yang berlebihan
1
penyebab motivasi belajar siswa masih rendah adalah
karena:
1. Kurangnya minat siswa dalam pembelajaran matematika
2. Matematika selalu dikategorikan sebagai mata pelajaran
yang sulit
2
penyebab kurangnya motivasi belajar dari orang tua dan
pendampingan saat belajar di rumah adalah karena:
1. Kesibukan orangtua dalam bekerja
2. Hubungan yang kurang harmonis antara siswa
dengan orangtua
3. Orangtua belum bisa memfasilitasi kebutuhan belajar
anak.
4
Hasil Kajian Literatur dan Hasil Wawancara
penyebab banyak guru yang belum bisa menerapkan model
pembelajaran inovatif yang sesuai dengan karakteristik materi
maupun karakteristik peserta didiknya adalah karena:
1. Kurangnya pengetahuan guru terkait berbagai model-model
pembelajaran
2. Guru kurang mampu menyiasati waktu yang tersedia
3. Pengelolaan dan pengawasan kelas yang tidak dapat berjalan
maksimal
3
5.
penyebab kurangnya kemampuanliterasi numerasi pada
siswa terhadap soal HOTS adalah:
1. Siswa kurang gemar membaca
2. Siswa jarang mengerjakan latihan-latihan soal berbentuk
HOTS.
3. Pembelajaran tidak kontekstual
4. Miskonsepsi
5. Guru kurang menstimulus siswa mengerjakan soal-soal
berbentuk HOTS
5
penyebab guru masih sering menggunakan metode
pembelajaran bersifat konvensional (ceramah) dibandingkan
menggunakan memanfaatkan teknologi adalah:
1. Kurangnya keterapilan guru dalam menguasai dan
mengguanakan alat peraga dengan baik
2. Kesulitan menggunakan metode pembelajaran matematika
yang cocok
3. Keterbatasan waktu yang dibutuhkan untuk membuat
hingga menerapkan teknologi-teknologi penunjang saat
pembelajaran
6
Hasil Kajian Literatur dan Hasil Wawancara
EKSPLORASI PENYEBAB MASALAH
6.
2. Motivasi belajarsiswa masih rendah
PENENTUAN PENYEBAB MASALAH
Hasil Ekssplorasi Penyebab Masalah & Akar Penyebab Masalah
a. Cara mengajar guru yang monoton dan
tidak kontekstual
b. Kurangnya minat siswa dalam
pembelajaran matematika
c. Kondisi lingkungan siswa
d. Adanya masalah yang berasal dari keluarga
1. Pemahaman literasi numerasi siswa masih rendah
a. Siswa mengalami miskonsepsi saat mempelajari
materi yang disampaikan oleh guru
b. Guru menyajikan pembelajaran yang tidak
kontekstual
c. Guru kurang menstimulus siswa mengerjakan
soal-soal
d. Siswa jarang mengerjakan latihan-latihan soal
1 2
3. Guru belum bisa menerapkan model
pembelajaran inovatif dan belum
memanfaatkan teknologi saat pembelajaran
a. Guru kurang memahami langkah-langkah pembelajaran
sesuai sintak yang ada pada model pembelajaran
b. Ketidakaktifan siswa dalam proses pembelajaran
c. Pengelolaan dan pengawasan kelas yang tidak
dapat berjalan maksimal
d. Keterbatasan waktu yang dibutuhkan untuk
membuat
hingga menerapkan modelmodel pembelajaran
3
7.
MASALAH TERPILIH YANGAKAN
DISELESAIKAN
Masalah Terpilih Akar Penyebab Masalah
1. Pemahaman literasi numerasi siswa masih rendah
a. Siswa mengalami miskonsepsi saat mempelajari
materi yang disampaikan oleh guru
b. Guru menyajikan pembelajaran yang tidak
kontekstual
c. Guru kurang menstimulus siswa mengerjakan
soal-soal
d. Siswa jarang mengerjakan latihan-latihan soal
1
2. Motivasi belajar siswa masih rendah
a. Cara mengajar guru yang monoton dan
tidak kontekstual
b. Kurangnya minat siswa dalam
pembelajaran matematika
c. Kondisi lingkungan siswa
d. Adanya masalah yang berasal dari keluarga
2
8.
EKSPLORASI PENENTUAN SOLUSI
ModelPembelajaran Problem Based Learning (PBL)
Problem Based Learning (PBL) merupakan sebuah
pendekatan pembelajaran yang menggunakan masalah
dalam kehidupan sehari-hari sebagai suatu konteks bagi
siswa untuk dapat belajar cara berpikir kritis dan
keterampilan pemecahan masalah, serta untuk memperoleh
konsep dari materi pelajaran (Anwar & Jurotun, 2019)
Dewi, Wardono, Andreas (2019) dalam penelitiannya
berkesimpulan bahwa model pembelajaran Problem Based
Learning (PBL) dengan tinjauan gaya belajar dinilai dapat
mendukung upaya siswa dan guru untuk meningkatkan
kemampuan literasi matematika siswa.
GEOGEBRA
Syarifatul, Suci, Lia, Ngateno (2021) dalam penelitiannya
berkesimpulan bahwa hampir seluruh siswa telah memahami
pengertian titik, garis, bidang, dan dapat menyebutkan
contoh serta memahami pengertian kedudukan titik, garis,
dan bidang. Hal ini sesuai dengan indikator hasil belajar
siswa, bahwa media software GeoGebra cocok digunakan
pada saat pembelajaran di kelas, terutama pada materi
Dimensi Tiga.
Khotimah (2018) dalam penelitiannya berkesimpulan bahwa
ditinjau secara keseluruhan pembelajaran dengan pendekatan
metacognitive guidance berbantuan GeoGebra ini dapat
meningkatkan kemampuan literasi matematis dan self-efficacy
siswa. Oleh sebab itu, sebaiknya pendekatan ini diterapkan
dalam pembelajaran dalam rangka meningkatkan kemampuan
literasi matematis.
9.
PENENTUAN SOLUSI
Peningkatan kemampuanliterasi
numerasi siswa pada materi Dimensi Tiga
melalui pembelajaran menggunakan model
pembelajaran Problem Based Learning
dengan media Geogebra menggunakan
permasalahan kontekstual
10.
RENCANA AKSI &RENCANA
EVALUASI
Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran
1
Bahan Ajar:
Modul Dimensi Tiga
3
LKPD
Dimensi Tiga
4
Instrumen Penilaian
5
Media:
Power Point,
Aplikasi Geogebra
2
11.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui prosespembelajaran dengan model pembelajaran Problem Based Learning
dengan media Geogebra menggunakan pendekatan permasalahan kontekstual
1) Peserta didik dapat menentukan jarak dalam ruang (antar titik, titik ke garis,
dan titikke bidang) dengan teliti dan benar.
2) Peserta didik dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan geometri
ruang
dengan benar, tepat, dan bertanggungjawab.
12.
MODEL : PROBLEMBASED LEARNING
METODE : DISKUSI, TANYA JAWAB, PRESENTASI
MEDIA : APLIKASI GEOGEBRA
Nayla ingin memberikanhadiah seruling kepada
adiknya yang hobi bermain musik.
Agar terlihat menarik dan rapi, Nayla ingin
mengemas seruling tersebut pada sebuah kotak
berukuran 24 cm x 20 cm x 12 cm.
jika panjang seruling itu 30 cm, apakah kotak yang
dimiliki Nayla cukup? Jelaskan!
MATERI YANG MENDUKUNG HOTS
15.
Sebuah ruangan berukuran8 x 8 meter akan digunakan untuk pesta ulang tahun. Viera akan menghias
ruangan tersebut dengan memasangkan rangkaian balon tepat di tengah plafon ruangan tersebut. Dari
rangkaian balon tadi, ia akan membentangkan pita ke tengah-tengah tiang penyangga yang terletak di
setiap sudut ruangan. Jika tinggi dari lantai ke plafon ruangan adalah 4 meter, dan Viera sudah membeli
pita hias sepanjang 25 meter, apakah pita tersebut cukup? Jelaskan !
LITERASI NUMERASI
DAFTAR PUSTAKA
jurnal.unsil.ac.id. 30September 2019. Keefektifan Problem Based Learning Untuk Meningkatkan
Kemampuan Literasi Matematis Siswa. Diakses pada 3 Agustus 2022, dari
https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/jp3m/article/view/MEG52/653
journal.unnes.ac.id. 2019. Kemampuan Literasi Matematika Siswa pada Pembelajaran Problem Based
Learning dengan Tinjauan Gaya Belajar. Diakses pada 3 Agustus 2022, dari
https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/article/download/29213/12881/
journal.institutpendidikan.ac.id. 30 September 2021. Pembelajaran Matematika dengan Media Software
GeoGebra Materi Dimensi Tiga. Diakses pada 4 Agustus 2022, dari
https://journal.institutpendidikan.ac.id/index.php/mosharafa/article/download/mv10n3_10/908
e-jurnal.lppmunsera.org. 1 Mei 2018. Meningkatkan Kemampuan Literasi Matematis Dengan Pendekatan
Metacognitive Guidance Berbantuan Geogebra. Diakses pada 4 Agustus 2022, dari https://e-
jurnal.lppmunsera.org/index.php/gauss/article/download/55-67/627/