PENATAAN REKAM MEDIS RAWAT
JALAN, INAPDAN UGD
Ilham Rahmansyah
Ruang lingkup
1. Petugas rekam medis harus memahami penataan rekam
medis.
2. Pemahaman ini mendukung kelancaran alur pelayanan
pasien.
3. Penataan rekam medis menjadi indikator mutu pelayanan.
Materi
• Definisi Penataan Rekam Medis Rawat Jalan
• Tujuan Penataan Rekam Medis Rawat Jalan
• Manfaat Penataan Rekam Medis Rawat Jalan
• Isi Rekam Medis Rawat JalanFormulir Rekam Medis Rawat Jalan
• Susunan Formulir Rekam Medis Rawat JalanSPO Penataan Rekam
Medis
Definisi , Tujuan Penataan Rekam Medis Rawat
Jalan
• Proses penyusunan (assembling)
lembaran-lembaran rekam
medis.
• Disesuaikan dengan aturan dan
jenis pelayanan:
• Rawat jalan, gawat darurat,
perawatan umum, anak,
kebidanan, bayi, dan ODC (One
Day Care).
• Menyediakan data fakta kondisi
pasien.
• Mencatat riwayat penyakit dan
pengobatan pasien.
• Meningkatkan kontinuitas dan
kualitas pelayanan kesehatan.
Manfaat Penataan Rekam Medis
Rawat Jalan
• Menyediakan informasi penting
bagi tenaga kesehatan:
• Data sosial pasien
• Riwayat imunisasi
• Hasil pemeriksaan dan
pengobatan
Isi Rekam Medis Rawat Jalan
• Lokasi layanan rawat jalan:
• Rumah Sakit (UGD, Poliklinik, Day
Surgery)
• Klinik RS
• Klinik mandiri / Puskesmas
• Klinik onsite (kampus, pabrik,
Lapas)
Isi Rekam Medis Rawat Jalan
Komponen Permenkes No. 269 Tahun 2008 Permenkes No. 24 Tahun 2022
Identitas Pasien Ya Ya
Tanggal dan Waktu Ya Ya
Anamnesis (keluhan dan riwayat penyakit) Ya Ya
Pemeriksaan Fisik Ya Ya
Diagnosis Ya Ya
Rencana Penatalaksanaan Ya Ya
Tindakan dan/atau Pengobatan Ya Ya
Pelayanan Lain yang Diberikan Ya Ya
Odontogram (untuk kasus gigi) Ya, jika kasus gigi
Ya, bila berkaitan dengan pelayanan
kedokteran gigi
Persetujuan Tindakan (jika diperlukan) Ya Ya
Hasil Pemeriksaan Penunjang ✘ Tidak disebutkan secara eksplisit
Ya, hasil laboratorium, radiologi, dan
penunjang lainnya
Nama dan Tanda Tangan Tenaga Kesehatan ✘ Tidak dijelaskan secara rinci Ya, termasuk SIP (Surat Izin Praktik)
Tanggal dan Waktu Tanda Tangan ✘ Ya
Catatan Edukasi Kepada Pasien ✘ Ya, edukasi harus dicatat
Resume Medis (untuk pasien keluar/rujuk) ✘
Ya, wajib dibuat saat pasien dirujuk atau
keluar
Informasi Elektronik & Akses Digital ✘ Tidak dibahas
Ya, mencakup rekam medis elektronik dan
keamanan data
Formulir wajib dalam rekam medis rawat jalan
meliputi
Formulir PMK No. 269 Tahun 2008 PMK No. 24 Tahun 2022
Ringkasan Klinis Rawat Jalan Ada
Tetap wajib, sekarang bisa dalam bentuk
elektronik
Pengkajian Awal Perawat & Dokter Ada
Ada, ditingkatkan dengan dokumentasi digital dan
terintegrasi
Catatan Perkembangan Terintegrasi Ada Ada, harus terstandar dan terstruktur
Salinan Resep Ada jika diperlukan
Wajib disimpan, termasuk e-resep untuk rekam
medis elektronik
Hasil Penunjang Diagnostik Bila ada
Wajib dicatat dan terintegrasi secara sistem
elektronik
Surat Persetujuan Tindakan (Informed Consent) Bila diperlukan
Lebih ditekankan, bisa dalam bentuk dokumen
elektronik
Surat Kuasa dari Pasien Bila informasi diberikan ke pihak ketiga
Masih diperlukan, kini dapat diformalkan secara
digital
Formulir Edukasi Pasien ✘ Tidak disebutkan
Wajib, berisi informasi yang disampaikan oleh
nakes kepada pasien
Formulir Tanda Tangan & Identitas Nakes ✘ Tidak dirinci
Wajib mencantumkan nama, SIP, tanda tangan dan
waktu
Formulir Resume Medis ✘ Tidak ditekankan untuk rawat jalan Harus dibuat jika pasien dirujuk atau keluar
Susunan Formulir Rekam Medis
Rawat Jalan
Susunan formulir Rekam Medis rawat jalan,
yaitu sebagai berikut :
1. Ringkasan riwayat pasien rawat jalan
2. Catatan pelayanan rawat jalan/gawat darurat
3. Formulir konsultasi
4. Hasil pemeriksaan penunjang
5. Informed consent
6. Evaluasi sosial (biasanya untuk RS Jiwa)
7. Evaluasi Psikologi untuk pasien kejiwaan)
8. Data dasar keperawatan
9. Catatan lanjutan medis
10. Salinan resep
11. Catatan lanjutan keperawatan.
PENATAAN REKAM MEDIS RAWAT
INAP DAN RAWAT JALAN
PERBEDAAN DAN IMPLEMENTASINYA
REKAM MEDIS RAWAT INAP
Komponen Permenkes No. 269 Tahun 2008 PMK No. 24 Tahun 2022
Identitas Pasien Wajib dicantumkan Wajib dan terdigitalisasi
Tanggal dan Waktu Harus ada Harus ada
Anamnesis (keluhan dan riwayat penyakit) Wajib Wajib
Diagnosis Wajib Wajib + kode ICD-10 harus dicantumkan
Rencana Penatalaksanaan Harus dicatat Harus dicatat
Tindakan/Pengobatan Harus dicatat Harus dicatat
Persetujuan Tindakan (Informed Consent) Bila perlu Wajib, dan disimpan digital
Catatan Observasi Klinik & Hasil Pengobatan Wajib (khusus rawat inap) Wajib
Ringkasan Pulang (Discharge Summary) Wajib
Wajib, harus mencantumkan ICD diagnosis &
tindakan
Tanda Tangan Tenaga Kesehatan Wajib
Wajib, termasuk nama lengkap dan nomor
SIP, bisa digital
Pelayanan Lain (oleh tenaga kesehatan
tertentu)
Tidak dijelaskan rinci Dijelaskan dan diatur dokumentasinya
Format Penyimpanan Manual (fisik) Digital (Rekam Medis Elektronik)
Syarat Interoperabilitas Tidak diatur
Harus mendukung sistem nasional, bisa
diakses lintas Fasyankes
Keamanan dan Kerahasiaan Data Umum, tanpa spesifikasi teknis
Harus dienkripsi, diaudit, dibatasi aksesnya,
dan tersedia log aktivitas pengguna
Susunan Formulir Rekam Medis
Rawat Inap
Susunan formulir Rekam Medis rawat inap, yaitu
sebagai berikut :
1. Ringkasan riwayat masuk keluar
2. Surat persetujuan dirawat
3. Formulir pemeriksaan fisik
4. Formulir perjalanan penyakit
5. Daftar pengobatan / form catatan obat
6. Grafik
7. Permintaan pemeriksaan penunjang
8. Resume keluar
9. Formulir spesialis sesuai jenis spesialisnya
10. Keseimbangan cairan
11. Laporan anesthesia
12. Laporan operasi (untuk pasien operasi)
13. Laporan persalinan dan identifikasi bayi (untuk
pasien persalinan)
14. Laporan identifikasi bayi lahir (untuk pasien
baru lahir)
15. Informed consent
16. Salinan resep
17. Sebab kematian
18. Surat pulang paksa
19. Formulir asuhan keperawatan
20. Formulir pengkajian data dan diagnosa
keperawatan
21. Formulir rencana keperawatan
22. Formulir tindakan keperawatan
23. Formulir evaluasi keperawatan
24. Formulir perencanaan pulang.
Ringkasan Perbedaan
•2008: Fokus pada kelengkapan isi rekam
medis dalam bentuk fisik/manual.
•2022: Menambahkan aspek kodefikasi,
format digital, interoperabilitas, dan
keamanan sistem, menyesuaikan dengan
kebutuhan sistem informasi kesehatan
nasional (SatuSehat).
•Rawat inap di PMK 24/2022 tetap wajib
mencantumkan discharge summary,
informed consent, observasi, dan
diagnosa yang terkodefikasi.
REKAM MEDIS GAWAT DARURAT
Isi Rekam Medis Rawat Darurat
j. Nama dan tanda tangan dokter dan dokter gigi dan
tenaga kesehatan tertentu yang memberikan pelayanan
kesehatan
k. Sarana tramsportasi yang digunakan bagi pasien
yang akan dipindahkan ke sarana pelayanan
kesehatan lain, dan
l. Pelayanan lain yang telah diberikan pada pasien.
a. Identitaspasien
b. Kondisisaat pasientibadisaranapelayanankesehatan
c. Identitaspengantarpasien
d. Tanggaldanwaktu
e. Hasilanamnesemencakupsemuakeluhandanriwayatpenyakit
f. Hasilpemeriksaanfisikdanpenunjangmedik
g. Diagnosis
h. Pengobatandanatautindakan
i. Ringkasan kondisi pasien sebelum meninggalkan ruang UGD dan rencana
tindaklanjut
Susunan Formulir Rekam Medis Rawat Darurat
Susunan formulir Rekam Medis rawat darurat, yaitu
sebagai berikut :
1. Ringkasan riwayat pasien rawat jalan
2. Catatan pelayanan rawat jalan/gawat darurat
3. Formulir konsultasi
4. Hasil pemeriksaan penunjang
5. Informed consent
6. Evaluasi sosial (biasanya untuk RS Jiwa)
7. Evaluasi psikologi untuk pasien kejiwaan)
8. Data dasar keperawatan
9. Catatan lanjutan medis
10. Salinan resep
11. Catatan lanjutan keperawatan.
•

CBNFDNJHTRHJGF BFCDTRHERDFVDGRERGFDSVDSG.pdf

  • 1.
    PENATAAN REKAM MEDISRAWAT JALAN, INAPDAN UGD Ilham Rahmansyah
  • 2.
    Ruang lingkup 1. Petugasrekam medis harus memahami penataan rekam medis. 2. Pemahaman ini mendukung kelancaran alur pelayanan pasien. 3. Penataan rekam medis menjadi indikator mutu pelayanan.
  • 3.
    Materi • Definisi PenataanRekam Medis Rawat Jalan • Tujuan Penataan Rekam Medis Rawat Jalan • Manfaat Penataan Rekam Medis Rawat Jalan • Isi Rekam Medis Rawat JalanFormulir Rekam Medis Rawat Jalan • Susunan Formulir Rekam Medis Rawat JalanSPO Penataan Rekam Medis
  • 4.
    Definisi , TujuanPenataan Rekam Medis Rawat Jalan • Proses penyusunan (assembling) lembaran-lembaran rekam medis. • Disesuaikan dengan aturan dan jenis pelayanan: • Rawat jalan, gawat darurat, perawatan umum, anak, kebidanan, bayi, dan ODC (One Day Care). • Menyediakan data fakta kondisi pasien. • Mencatat riwayat penyakit dan pengobatan pasien. • Meningkatkan kontinuitas dan kualitas pelayanan kesehatan.
  • 5.
    Manfaat Penataan RekamMedis Rawat Jalan • Menyediakan informasi penting bagi tenaga kesehatan: • Data sosial pasien • Riwayat imunisasi • Hasil pemeriksaan dan pengobatan Isi Rekam Medis Rawat Jalan • Lokasi layanan rawat jalan: • Rumah Sakit (UGD, Poliklinik, Day Surgery) • Klinik RS • Klinik mandiri / Puskesmas • Klinik onsite (kampus, pabrik, Lapas)
  • 6.
    Isi Rekam MedisRawat Jalan Komponen Permenkes No. 269 Tahun 2008 Permenkes No. 24 Tahun 2022 Identitas Pasien Ya Ya Tanggal dan Waktu Ya Ya Anamnesis (keluhan dan riwayat penyakit) Ya Ya Pemeriksaan Fisik Ya Ya Diagnosis Ya Ya Rencana Penatalaksanaan Ya Ya Tindakan dan/atau Pengobatan Ya Ya Pelayanan Lain yang Diberikan Ya Ya Odontogram (untuk kasus gigi) Ya, jika kasus gigi Ya, bila berkaitan dengan pelayanan kedokteran gigi Persetujuan Tindakan (jika diperlukan) Ya Ya Hasil Pemeriksaan Penunjang ✘ Tidak disebutkan secara eksplisit Ya, hasil laboratorium, radiologi, dan penunjang lainnya Nama dan Tanda Tangan Tenaga Kesehatan ✘ Tidak dijelaskan secara rinci Ya, termasuk SIP (Surat Izin Praktik) Tanggal dan Waktu Tanda Tangan ✘ Ya Catatan Edukasi Kepada Pasien ✘ Ya, edukasi harus dicatat Resume Medis (untuk pasien keluar/rujuk) ✘ Ya, wajib dibuat saat pasien dirujuk atau keluar Informasi Elektronik & Akses Digital ✘ Tidak dibahas Ya, mencakup rekam medis elektronik dan keamanan data
  • 7.
    Formulir wajib dalamrekam medis rawat jalan meliputi Formulir PMK No. 269 Tahun 2008 PMK No. 24 Tahun 2022 Ringkasan Klinis Rawat Jalan Ada Tetap wajib, sekarang bisa dalam bentuk elektronik Pengkajian Awal Perawat & Dokter Ada Ada, ditingkatkan dengan dokumentasi digital dan terintegrasi Catatan Perkembangan Terintegrasi Ada Ada, harus terstandar dan terstruktur Salinan Resep Ada jika diperlukan Wajib disimpan, termasuk e-resep untuk rekam medis elektronik Hasil Penunjang Diagnostik Bila ada Wajib dicatat dan terintegrasi secara sistem elektronik Surat Persetujuan Tindakan (Informed Consent) Bila diperlukan Lebih ditekankan, bisa dalam bentuk dokumen elektronik Surat Kuasa dari Pasien Bila informasi diberikan ke pihak ketiga Masih diperlukan, kini dapat diformalkan secara digital Formulir Edukasi Pasien ✘ Tidak disebutkan Wajib, berisi informasi yang disampaikan oleh nakes kepada pasien Formulir Tanda Tangan & Identitas Nakes ✘ Tidak dirinci Wajib mencantumkan nama, SIP, tanda tangan dan waktu Formulir Resume Medis ✘ Tidak ditekankan untuk rawat jalan Harus dibuat jika pasien dirujuk atau keluar
  • 8.
    Susunan Formulir RekamMedis Rawat Jalan Susunan formulir Rekam Medis rawat jalan, yaitu sebagai berikut : 1. Ringkasan riwayat pasien rawat jalan 2. Catatan pelayanan rawat jalan/gawat darurat 3. Formulir konsultasi 4. Hasil pemeriksaan penunjang 5. Informed consent 6. Evaluasi sosial (biasanya untuk RS Jiwa) 7. Evaluasi Psikologi untuk pasien kejiwaan) 8. Data dasar keperawatan 9. Catatan lanjutan medis 10. Salinan resep 11. Catatan lanjutan keperawatan.
  • 9.
    PENATAAN REKAM MEDISRAWAT INAP DAN RAWAT JALAN PERBEDAAN DAN IMPLEMENTASINYA
  • 10.
    REKAM MEDIS RAWATINAP Komponen Permenkes No. 269 Tahun 2008 PMK No. 24 Tahun 2022 Identitas Pasien Wajib dicantumkan Wajib dan terdigitalisasi Tanggal dan Waktu Harus ada Harus ada Anamnesis (keluhan dan riwayat penyakit) Wajib Wajib Diagnosis Wajib Wajib + kode ICD-10 harus dicantumkan Rencana Penatalaksanaan Harus dicatat Harus dicatat Tindakan/Pengobatan Harus dicatat Harus dicatat Persetujuan Tindakan (Informed Consent) Bila perlu Wajib, dan disimpan digital Catatan Observasi Klinik & Hasil Pengobatan Wajib (khusus rawat inap) Wajib Ringkasan Pulang (Discharge Summary) Wajib Wajib, harus mencantumkan ICD diagnosis & tindakan Tanda Tangan Tenaga Kesehatan Wajib Wajib, termasuk nama lengkap dan nomor SIP, bisa digital Pelayanan Lain (oleh tenaga kesehatan tertentu) Tidak dijelaskan rinci Dijelaskan dan diatur dokumentasinya Format Penyimpanan Manual (fisik) Digital (Rekam Medis Elektronik) Syarat Interoperabilitas Tidak diatur Harus mendukung sistem nasional, bisa diakses lintas Fasyankes Keamanan dan Kerahasiaan Data Umum, tanpa spesifikasi teknis Harus dienkripsi, diaudit, dibatasi aksesnya, dan tersedia log aktivitas pengguna
  • 11.
    Susunan Formulir RekamMedis Rawat Inap Susunan formulir Rekam Medis rawat inap, yaitu sebagai berikut : 1. Ringkasan riwayat masuk keluar 2. Surat persetujuan dirawat 3. Formulir pemeriksaan fisik 4. Formulir perjalanan penyakit 5. Daftar pengobatan / form catatan obat 6. Grafik 7. Permintaan pemeriksaan penunjang 8. Resume keluar 9. Formulir spesialis sesuai jenis spesialisnya 10. Keseimbangan cairan 11. Laporan anesthesia 12. Laporan operasi (untuk pasien operasi)
  • 12.
    13. Laporan persalinandan identifikasi bayi (untuk pasien persalinan) 14. Laporan identifikasi bayi lahir (untuk pasien baru lahir) 15. Informed consent 16. Salinan resep 17. Sebab kematian 18. Surat pulang paksa 19. Formulir asuhan keperawatan 20. Formulir pengkajian data dan diagnosa keperawatan 21. Formulir rencana keperawatan 22. Formulir tindakan keperawatan 23. Formulir evaluasi keperawatan 24. Formulir perencanaan pulang. Ringkasan Perbedaan •2008: Fokus pada kelengkapan isi rekam medis dalam bentuk fisik/manual. •2022: Menambahkan aspek kodefikasi, format digital, interoperabilitas, dan keamanan sistem, menyesuaikan dengan kebutuhan sistem informasi kesehatan nasional (SatuSehat). •Rawat inap di PMK 24/2022 tetap wajib mencantumkan discharge summary, informed consent, observasi, dan diagnosa yang terkodefikasi.
  • 13.
  • 14.
    Isi Rekam MedisRawat Darurat j. Nama dan tanda tangan dokter dan dokter gigi dan tenaga kesehatan tertentu yang memberikan pelayanan kesehatan k. Sarana tramsportasi yang digunakan bagi pasien yang akan dipindahkan ke sarana pelayanan kesehatan lain, dan l. Pelayanan lain yang telah diberikan pada pasien. a. Identitaspasien b. Kondisisaat pasientibadisaranapelayanankesehatan c. Identitaspengantarpasien d. Tanggaldanwaktu e. Hasilanamnesemencakupsemuakeluhandanriwayatpenyakit f. Hasilpemeriksaanfisikdanpenunjangmedik g. Diagnosis h. Pengobatandanatautindakan i. Ringkasan kondisi pasien sebelum meninggalkan ruang UGD dan rencana tindaklanjut
  • 15.
    Susunan Formulir RekamMedis Rawat Darurat Susunan formulir Rekam Medis rawat darurat, yaitu sebagai berikut : 1. Ringkasan riwayat pasien rawat jalan 2. Catatan pelayanan rawat jalan/gawat darurat 3. Formulir konsultasi 4. Hasil pemeriksaan penunjang 5. Informed consent 6. Evaluasi sosial (biasanya untuk RS Jiwa) 7. Evaluasi psikologi untuk pasien kejiwaan) 8. Data dasar keperawatan 9. Catatan lanjutan medis 10. Salinan resep 11. Catatan lanjutan keperawatan. •