PRESENTASI KASUS
NamaPasien : Tn. R
Umur : 77 tahun
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Pendidikan : SMA
Pekerjaan : Pensiunan
Agama : Islam
Alamat : CIP Pulo RT 04/14 Kel Cipinang
DPJP : dr. Tumpal A. Siagian, Sp.S
3.
ANAMNESIS
Autoanamnesis Tgl: 21 Januari 2015
Keluhan utama : Lemah separuh badan sebelah
kanan
Keluhan Tambahan : Nyeri kepala
4.
RIWAYAT PERJALANAN PENYAKIT
Pasien laki-laki umur 77 tahun datang diantar kepala dengan
nyeri kepala kurang lebih 9 jam SMRS. Nyeri kepala
dirasakan muncul secara tiba tiba pada saat pasien ingin
ganti baju. Pasien mencoba untuk mengurangi keluhan dengan
cara tidur, tetapi keluhan nyeri kepala tidak menghilang.
Pasien sudah dirawat di Bangsal Edelweiss RSU UKI selama
kurang lebih 1 hari, tetapi keluhan tidak kunjung hilang dan
bertambah dengan lemasnya separuh badan sebelah kanan,
lemasnya ini dirasakan tiba tiba. Selain itu pasien mengaku
bicara pelo (-) pusing berputar (-) mual(-) muntah (-) kejang (-)
penglihatan double (-) kesemutan separuh badan (-) tersedak
saat makan minum (-) kejang (-) .
5.
RIWAYAT PENYAKIT DAHULU
Pasien baru pertama kali mengalami keluhan seperti
ini
Riwayat tekanan darah tinggi & kencing manis
disangkal
Saraf kranial
N I (Olfaktorius):
Cavum nasi : Lapang / Lapang
Tes penghidu : Normosmia
N II (Optikus) :
Visus kasar : Baik / Baik
Lihat warna : Baik, buta warna (-)
Lapangan pandang : Luas
Funduskopi : Tidak dilakukan
11.
N III,IV, VI (Okulomotorius, Trokhlearis, Abdusen)
Sikap bola mata : Simetris
Ptosis : - / -
Strabismus : - / -
Eksopthalmus : - / -
Enopthalmus : - / -
Diplopia : - / -
Deviasi konjugae : - / -
Pergerakan bola mata : Baik, ke segala arah
Pupil :
Bentuk : Bulat
Ukuran : 3 mm / 3 mm
Isokor / anisokor : Isokor
Letak : Ditengah
Tepi : Rata
RCL : +/+
RCTL : +/+
12.
N V(Trigeminus)
Motorik :
Membuka dan menutup mulut : Baik
Gerakan rahang : Baik
Menggigit ( Palpasi ) : Baik
Sensorik :
Raba : kiri > kanan
Nyeri : kiri > kanan
Suhu : kiri > kanan
Refleks :
Kornea : + / +
Maseter : +
13.
N.VII (fasialis)
Sikap wajah ( saat istirahat ) : Tidak Simetris
Mimik : Biasa
Angkat alis : Baik
Kerut dahi : Baik
Lagoftalmus : - / -
Kembung Pipi: Baik
Menyeringai : Sulcus nasolabialis mendatar ke kiri
Rasa kecap 2/3 depan lidah : Baik
Gejala Chovstek : -
14.
N VIII(Vestibulokokhlearis)
Vestibularis :
Nistagmus : - / -
Vertigo : -
Kokhlearis :
Suara bisik : baik/baik
Gesekan jari : baik/baik
Tes Rinne : +
Tes Weber : Tidak ada lateralisasi
Tes Swabach : Sama dengan pemeriksa
N. XI
Angkat bahu : +
Menoleh : +
N. XII
Sikap lidah : Jatuh ke kanan
Atrofi : -
Fasikulasi : -
Tremor : -
Julur lidah : +, jatuh ke kanan
Tenaga otot lidah : Baik
Koordinasi :
Statis
Duduk : tidak dilakukan
Berdiri : tidak dilakukan
Berjalan : tidak dilakukan
Dinamis :
Telunjuk – Telunjuk : (-) pada koordinasi gerakan lengan kanan
Telunjuk hidung : (-) pada koordinasi gerakan lengan kanan
Tumit lutut : (-) pada koordinasi gerakan tungkai kanan
Tes Romberg : Tidak dilakukan
Diadokokinesis : -
Disartria : -
20.
Sensibilitas :
Eksteroseptif :
Rasa Raba : Kiri = Kanan
Rasa Nyeri : Kiri = Kanan
Rasa Suhu : Kiri = Kanan
Propioseptif :
Rasa Getar : Kiri = Kanan
Rasa Gerak : Kiri = Kanan
Rasa Sikap : Kiri = Kanan
21.
Vegetatif
Miksi: baik
Defekasi : baik
Fungsi Luhur
Memori : Baik
Bahasa : Baik
Kognitif : Baik
Emosi : Baik
Visuospasial : Baik
22.
Siriraj Skor
(2.5 x kesadaran) + (2 x nyeri kepala) + (2 x muntah)
+ (0.1 x diastolik) – (3 x ateroma ) – 12
(2.5 x 0) + (2 x 1) + (2 x 0) + (0.1 x 100) – (3 x 1) –
12 = -3
Dari Hasil Siriraj Skor adalah = Stroke Non
Hemoragik
Penatalaksanaan Dan Prognosis
Hasil CT Scan Kepala, potongan axial tanpa kontras:
Tampak lesi hemoragik 12 x 13 x 13 mm parietalis kiri
Mid line deviasi ringan kanan
Sulci & ventrikel lebar
Sela tursika; bentuk, ukuran baik
Kalsifikasi plexus ; pineal
Infratentorial baik
Kesan : Stroke Hemoragik Parietalis sinistra
Resume
Pasien laki-lakiumur 77 tahun datang
diantar kepala dengan nyeri kepala kurang lebih
9 jam SMRS. Nyeri kepala dirasakan muncul secara
tiba tiba. Dan setelah satu hari bertambah dengan
lemasnya separuh badan sebelah kanan, lemasnya
ini dirasakan tiba tiba. Muntah (-), Mual (-),
Penurunan kesadaran (-)
Kebiasaan merokok (+)
27.
Status Generalis
Keadaanumum : Tampak sakit sedang
Kesadaran : Composmentis( GCS : E4M6V5 )
Tekanan Darah : 150/90 mmHg
Nadi : 90 x/menit
Suhu : 36,5o
C (axilla)
Respirasi : 20 x/menit (reguler)
28.
Nervus Cranialis
NV
Sensibilitas :
Rasa Raba : kiri > kanan
Rasa Nyeri : kiri > kanan
Rasa Suhu : kiri > kanan
N VII
Sikap Wajah : tidak simetris
Menyeringai : Sulcus nasolabialis mendatar ke kiri
N XII (Hipoglosus)
Sikap lidah dalam mulut : Jatuh ke kanan
Julur lidah : Jatuh ke kanan
DIAGNOSA:
Klinis: Parese N V + Parese N.VII dextra tipe
sentral + Hemiparese dextra
Topis : Korteks Serebri Sinistra
Etiologi : Stroke Hemoragik
Siriraj Score : (2,5 x 0) +( 2 x 1) + (2 x 0) + (0,1 x
90) – (3 x 0) – 12 = -3
31.
TERAPI
Diet: Lunak, RG
IVFD : II RL /24 jam
Mm/ : Asam tranexamat 3x1 amp (IV)
Vit K 1x1 amp (IV)
Omeprazole 2x20 mg (PO)
Paracetamol 3x500 mg (PO)
Amlodipine 1x5 mg (PO)
Nimotop 4x30 mg (PO)
32.
ANALISA KASUS
Diagnosastroke hemoragik ditegakkan
berdasarkan dari anamnesa dan hasil pemeriksaan
penunjang :
Pasien mengeluh Nyeri kepala tiba tiba dan setelah satu
hari tiba-tiba sulit menggerakan bagian tubuh sebelah
kanan disertai nyeri kepala, pada pemeriksaan
Pemeriksaan Fisik : Parese N V sensoris, N VII dextra tipe
sentral, N XII dextra tipe sentral, Hemiparese dextra
CT Scan Brain non kontras ditemukan ada nya perdarahan
di korteks serebri sinistra
Faktor predisposisi : hipertensi, merokok
33.
Tinjauan Pustaka
Definisi :
Manifestasiklinik dari gangguan fungsi
serebral baik lokal maupun menyeluruh
(global), berlangsung cepat, lebih dari 24
jam atau berakhir dengan maut tanpa
ditemukan penyebab lain selain gangguan
vaskuler.
34.
FAKTOR RESIKO
Tidak dapat
dimodifikasi
-Usia
- Jenis kelamin
- Herediter
- Ras
Dapat dimodifikasi
MAYOR
• Hipertensi
• Penyakit jantung
• Aterosklerosis
• DM
• Polisitemia
• Riwayat stroke
• Perokok
MINOR
• Hiperkolesterol
• Obesitas
• Kadar asam urat ↑
• Kadar fibrinogen ↑
35.
KLASIFIKASI
• Berdasarkan anatomi:
- Stroke iskhemik
- Stroke hemoragic
• Berdasarkan stadium/waktu :
- TIA( Trans iskhemik attack )
- RIND ( Recovery Iskhemik Neuro deficiency )
- Stroke in evolution
- Completed stroke
• Berdasarkan sistem pembuluh darah :
- sistem carotis
- sistem vertebro-basiler
Modifikasi
Marshall
anamnesis
Stroke non hemoragikStroke hemoragik
1. Onset mendadak 1. Onset mendadak
2. Pada waktu istirahat 2. Pada waktu beraktivitas
3. Tanda-tanda TIK meningkat (-) 3. Tanda-tanda TIK meningkat (+) :
Sakit kepala hebat, muntah proyektil,
kesadaran menurun
4. Funduskopi : papil edema (-) 4. Papil edema (+)
5. Rangsang meningeal (-) 5. Rangsang meningeal (+) pada
perdarahan subarakhnoid
6. Lumbal punksi :
- Warna : Jernih
- Tekanan : Normal
- Eritrosit : < 300/mm
3
6. Lumbal punksi :
- Warna : Merah
- Tekanan : Meningkat
- Eritrosit : >1000/mm3
7. CT Scan : hipodens 7. CT Scan : hiperdens
38.
Siriraj Score
Siriraj Score:
SS= (2,5 x C) + (2 x V) + (2 x H) + (0,1 x BPD) – (3 x A) – 12
C = Kesadaran
V = Vomitus/ muntah
H = Nyeri kepala
BPD = Tekanan diastolic
A = Atherom (DM, penyakit jantung)
12 = Konstanta
Penilaian Derajat kesadaran : Vomitus:
Compos Mentis: 0 Tidak ada: 0
Somnolen: 1 Ada: 1
Koma: 2
Arteroma:
Nyeri Kepala : Terdapat penyakit jantung dan DM:1
Ada : 1 Tidak terdapat penyakit jantung dan DM: 0
Tidak ada : 0 SS > 1 : Stroke Hemoragik
SS < 1 : Stroke Nonhemoragik
Pemeriksaan fisik
Perlu diperiksa:
Keadaan kardiovaskular penderita + fungsi
vital, seperti : tekanan darah dan pernafasan.
Tingkat kesadaran penderita.
41.
Kesadaran :penderita dengan stroke hemoragik
biasanya mengalami gangguan kesadaran
Tekanan darah : biasanya tinggi hipertensi
merupakan faktor resiko timbulnya stroke pada
lebih kurang 70% penderita.
Fungsi vital lain umumnya baik. Jantung, harus
diperiksa teliti untuk mengetahui kelainan yang
dapat menyebabkan emboli.
Pemeriksaan
umum
Pemeriksaan
umum
42.
42
LABORATORIUM
LABORATORIUM
-
- Pemeriksaan darahrutin
Pemeriksaan darah rutin
-
- Pemeriksaan kimia darah lengkap :
Pemeriksaan kimia darah lengkap :
Gula darah sewaktu, koleterol, ureum,kreatinin, asam
Gula darah sewaktu, koleterol, ureum,kreatinin, asam urat,
urat,
fungsi hati, SGOT, SGPT, CPK, dan profil lipid
fungsi hati, SGOT, SGPT, CPK, dan profil lipid
-
- Pemeriksaan hemostasis :
Pemeriksaan hemostasis :
Waktu protrombin,
Waktu protrombin, kadar fibrinogen,
kadar fibrinogen, APTT,D-
APTT,D-
d
dimer,
imer, viskositas plasma
viskositas plasma