BIOTEKNOLOGI
       BIOTEKNOLOGI

                        Oleh :
Henggar Allest Pratama, Elin Rahmawati, Merinda Eka A,
           Dita Silviana C, Atik Setyaningsih
                         Kelas:
                        XII A1
PENGERTIAN
BIOTEKNOLOGI adalah ilmu terapan
biologi yang melibatkan disiplin ilmu
mikrobiologi, biokimia, genetika, dan
biologi molekuler
FARMASI
                                   PEMENFAATAN
                                   BAHAN BAKAR
                                    ALTERNATIF


                    BIOTEKNOLOGI

PERTANIAN



                                   PANGAN
            PERTAMBANGAN



                                     CLOSING
PERTANIAN


Perkembangan biologi molekuler memberikan
dampak yang besar terhadap kemajuan dalam
bidang pemuliaan tanaman.

Perkembangan biologi molekuler memberikan
dampak yang besar terhadap kemajuan dalam
bidang pemuliaan tanaman.
Dalam bidang petanian, bioteknologi memberikan
harapan baru dalam perbaikan sifat tanaman
sehingga tanaman menjadi kebal terhadap penyakit.


               Contoh : Tanaman Transgenik
TANAMAN
           TRANSGENIK
Tanaman Transgenik adalah tanaman yang telah
direkayasa bentuk maupun kualitasnyamelalui penyisipan
gen atau DNA binatang, bakteri, mikroba, atau virus untuk
tujuan tertentu.
Susunan materi genetik diubah dengan jalan
menyisipkan gen baru yang unggul ke dalam
kromosomnya. Teknik rekayasa genetika sama dengan
pemuliaan tanaman, yaitu memperbaiki sifat-sifat
tanaman dengan menambah sifat-sifat ketahanan
terhadap cekaman hama maupun lingkungan yang
kurang menguntungkan sehingga tanaman transgenik
memiliki kualitas lebih baik dari tanaman
konvensional.
HOME

           P
P          E
R          M
O          B
S          U
E          A
S          T
           A
           N
PERTAMBANGAN



Dalam bidang pertambangan konvensional,
ekstraksi bijih tembaga memerlukan proses
dengan zat kimia yang memerlukan biaya yang
besar.


Dengan adanya bioteknologi, peran zat kimia
dapat diganti dengan bakteri yang mampu
meakukan proses kimia tersebut sehingga
biaya dapat diminimalkan dan dapat
diperbarui.
             Contoh : Pemurnian Tembaga
HOME
   PEMURNIAN
    TEMBAGA



Sejak ditemukan bakteri Thiobacillus
ferooxidans maka ekstraksi bijih tembaga
dilakukan dengan bantuan bakteri ini. Bakteri ini
merupakan bakteri litotrof (pemakan batu), yaitu
menggunakan batu yang mengandung sulfur untuk
mendapatkan energi dan menghasilkan asam
sulfat sebagai limbahnya. Jika asam sulfat
bereaksi dengan komponen batu lain, bijih
tembaga akan tercuci menjadi larutan tembaga
sulfat .
Melalui proses di atas, tembaga dapat tercuci
dari bijihnya meskipun berasal dari bijih kualitas
rendah.
FARMASI




Bioteknologi juga membuka cakrawala baru dalam
bidang farmasi / kedokteran,misalnya dalam pembuatan
vaksin, antibiotik, antibodi monoklonal, dan insulin

Salah satu contohnya adalah pembuatan vaksin.
Produksi vaksin virus merupakan metode tertua.
Prosesnya adalah virue ditumbuhkan dalam kultur sel,
misalnya sel embrio ayam dan ginjal monyet.
Contoh : vaksin malaria
VAKSIN MALARIA




Penyebab Malaria adalah infeksi oleh parasit
Plasmodium yang ditularkan dari satu manusia yang lain
dengan gigitan nyamuk malariayang dikenal dengan
nyamuk Anopheles. Pada manusia, parasit tersebut
bermigrasi ke hati di mana mereka melepaskan bentuk
lain. Jika ini terjadi, mereka dapat memasuki aliran
darah dan menginfeksi sel-sel darah merah.

Bagaimana cara membuat vaksin malaria???
HOME




LIHAT BUKU
    
PANGAN




Mikroorganisme dapat membantu proses pembuatan
bahan pangan atau mengubah bahan pangan menjadi
bentuk lain.

Sejak dulu orang sudah menggunakan mikroorganisme
untuk pengolahan bahan pangan, yaitu disebut
fermentasi yang termasuk proses bioteknologi
konvensional.
Contohnya :
1. Kecap
2. Tahu
3. Yoghurt
4. Keju
5. Tempe
TEMPE




Tempe kadang-kadang dianggap sebagai bahan makanan
masyarakat golongan menengah ke bawah, sehingga
masyarakat merasa gengsi memasukkan tempe sebagai
salah satu menu makanannya. Jenis tempe sebenarnya
sangat beragam, bergantung pada bahan dasarnya,
namun yang paling luas penyebarannya adalah tempe
kedelai.
KHASIAT TEMPE




Di samping itu tempe mempunyai beberapa khasiat
seperti :
1. dapat mencegah dan mengendalikan diare
2. mempercepat proses penyembuhan duodenitis
3. mencegah anemia
4. menghambat ketuaan
5. serta mampu menghambat resiko jantung koroner,
penyakit gula, dan kanker.
Tempe mengandung protein yang tinggi karena dalam
pembuatannya menggunakan kedelai yang
memilikikandungan protein yang tinggi sehingga baik
untuk pertumbuhan anak.
HOME
    PROSES PEMBUATAN TEMPE




R
H
I
Z
O              (Rhyzopus oryzae )
P
U
S

O
R
Y
Z
A
E
PEMENFAATAN
 BAHAN BAKAR
   ALTERNATIF




Bahan bakar minyak yang ada sekarang suatu saat akan
habis karena tidak dapat diperbarui.
Hal ini merupakan tantangan untuk menemukan bahan
bakar pengganti yang diproduksi melalui bioteknologi

Saat ini, ada dua jenis bahan yang diproduksi dari
fermentasi limbah, yaitu gasohol dan biogas
BIOGAS




Biogas dibuat melalui fase anaerob dalam fermentasi
limbah kotoran organisme. Dalam pembuatan biogas
diperlukan fermentor (tempat fermentasi). Ke dalam
fermentor tersebut dimasukkan feses hewan, daun-
daunan, kertas, dan lain – ain yang akan diuraikan oleh
bakteri dalam fermentor. Pada fase anaerob akan
dihasilkan gas metana (biogas) yang mudah terbakar
dan digunakan untuk bahan bakar.
BIOGAS




Proses pembuatannya dalam penguraian senyawa organik
ini memanfaatkan 3 kelompok mikroba yang akan
melakukan fermentasi (lihat skema), yaitu :
1. Kelompok bakteri fermentatif, yaitu
    Streptococci,Bacterioides,dan beberapa jenis
   Enterobacteriaceae
2. Kelompok bakteri asetogenik, yaitu Kethanobacillus
   dan Desulfovibrio.
3. Kelompok bakteri metana, yaitu Methanobacterium,
   Methanobacillus, dan Methanococcus.
Ketiga kelompok bakteri tersebut bekerja sama dalam
pembentukan biogas, walaupun yang mendominasi
fermentasi metana adalah jenis Methanobacterium
HOME
SKEMA
BIOGAS
THE END

Bioteknologi

  • 1.
    BIOTEKNOLOGI BIOTEKNOLOGI Oleh : Henggar Allest Pratama, Elin Rahmawati, Merinda Eka A, Dita Silviana C, Atik Setyaningsih Kelas: XII A1
  • 2.
    PENGERTIAN BIOTEKNOLOGI adalah ilmuterapan biologi yang melibatkan disiplin ilmu mikrobiologi, biokimia, genetika, dan biologi molekuler
  • 3.
    FARMASI PEMENFAATAN BAHAN BAKAR ALTERNATIF BIOTEKNOLOGI PERTANIAN PANGAN PERTAMBANGAN CLOSING
  • 4.
    PERTANIAN Perkembangan biologi molekulermemberikan dampak yang besar terhadap kemajuan dalam bidang pemuliaan tanaman. Perkembangan biologi molekuler memberikan dampak yang besar terhadap kemajuan dalam bidang pemuliaan tanaman. Dalam bidang petanian, bioteknologi memberikan harapan baru dalam perbaikan sifat tanaman sehingga tanaman menjadi kebal terhadap penyakit. Contoh : Tanaman Transgenik
  • 5.
    TANAMAN TRANSGENIK Tanaman Transgenik adalah tanaman yang telah direkayasa bentuk maupun kualitasnyamelalui penyisipan gen atau DNA binatang, bakteri, mikroba, atau virus untuk tujuan tertentu. Susunan materi genetik diubah dengan jalan menyisipkan gen baru yang unggul ke dalam kromosomnya. Teknik rekayasa genetika sama dengan pemuliaan tanaman, yaitu memperbaiki sifat-sifat tanaman dengan menambah sifat-sifat ketahanan terhadap cekaman hama maupun lingkungan yang kurang menguntungkan sehingga tanaman transgenik memiliki kualitas lebih baik dari tanaman konvensional.
  • 6.
    HOME P P E R M O B S U E A S T A N
  • 7.
    PERTAMBANGAN Dalam bidang pertambangankonvensional, ekstraksi bijih tembaga memerlukan proses dengan zat kimia yang memerlukan biaya yang besar. Dengan adanya bioteknologi, peran zat kimia dapat diganti dengan bakteri yang mampu meakukan proses kimia tersebut sehingga biaya dapat diminimalkan dan dapat diperbarui. Contoh : Pemurnian Tembaga
  • 8.
    HOME PEMURNIAN TEMBAGA Sejak ditemukan bakteri Thiobacillus ferooxidans maka ekstraksi bijih tembaga dilakukan dengan bantuan bakteri ini. Bakteri ini merupakan bakteri litotrof (pemakan batu), yaitu menggunakan batu yang mengandung sulfur untuk mendapatkan energi dan menghasilkan asam sulfat sebagai limbahnya. Jika asam sulfat bereaksi dengan komponen batu lain, bijih tembaga akan tercuci menjadi larutan tembaga sulfat . Melalui proses di atas, tembaga dapat tercuci dari bijihnya meskipun berasal dari bijih kualitas rendah.
  • 9.
    FARMASI Bioteknologi juga membukacakrawala baru dalam bidang farmasi / kedokteran,misalnya dalam pembuatan vaksin, antibiotik, antibodi monoklonal, dan insulin Salah satu contohnya adalah pembuatan vaksin. Produksi vaksin virus merupakan metode tertua. Prosesnya adalah virue ditumbuhkan dalam kultur sel, misalnya sel embrio ayam dan ginjal monyet. Contoh : vaksin malaria
  • 10.
    VAKSIN MALARIA Penyebab Malariaadalah infeksi oleh parasit Plasmodium yang ditularkan dari satu manusia yang lain dengan gigitan nyamuk malariayang dikenal dengan nyamuk Anopheles. Pada manusia, parasit tersebut bermigrasi ke hati di mana mereka melepaskan bentuk lain. Jika ini terjadi, mereka dapat memasuki aliran darah dan menginfeksi sel-sel darah merah. Bagaimana cara membuat vaksin malaria???
  • 11.
  • 12.
    PANGAN Mikroorganisme dapat membantuproses pembuatan bahan pangan atau mengubah bahan pangan menjadi bentuk lain. Sejak dulu orang sudah menggunakan mikroorganisme untuk pengolahan bahan pangan, yaitu disebut fermentasi yang termasuk proses bioteknologi konvensional. Contohnya : 1. Kecap 2. Tahu 3. Yoghurt 4. Keju 5. Tempe
  • 13.
    TEMPE Tempe kadang-kadang dianggapsebagai bahan makanan masyarakat golongan menengah ke bawah, sehingga masyarakat merasa gengsi memasukkan tempe sebagai salah satu menu makanannya. Jenis tempe sebenarnya sangat beragam, bergantung pada bahan dasarnya, namun yang paling luas penyebarannya adalah tempe kedelai.
  • 14.
    KHASIAT TEMPE Di sampingitu tempe mempunyai beberapa khasiat seperti : 1. dapat mencegah dan mengendalikan diare 2. mempercepat proses penyembuhan duodenitis 3. mencegah anemia 4. menghambat ketuaan 5. serta mampu menghambat resiko jantung koroner, penyakit gula, dan kanker. Tempe mengandung protein yang tinggi karena dalam pembuatannya menggunakan kedelai yang memilikikandungan protein yang tinggi sehingga baik untuk pertumbuhan anak.
  • 15.
    HOME PROSES PEMBUATAN TEMPE R H I Z O (Rhyzopus oryzae ) P U S O R Y Z A E
  • 16.
    PEMENFAATAN BAHAN BAKAR ALTERNATIF Bahan bakar minyak yang ada sekarang suatu saat akan habis karena tidak dapat diperbarui. Hal ini merupakan tantangan untuk menemukan bahan bakar pengganti yang diproduksi melalui bioteknologi Saat ini, ada dua jenis bahan yang diproduksi dari fermentasi limbah, yaitu gasohol dan biogas
  • 17.
    BIOGAS Biogas dibuat melaluifase anaerob dalam fermentasi limbah kotoran organisme. Dalam pembuatan biogas diperlukan fermentor (tempat fermentasi). Ke dalam fermentor tersebut dimasukkan feses hewan, daun- daunan, kertas, dan lain – ain yang akan diuraikan oleh bakteri dalam fermentor. Pada fase anaerob akan dihasilkan gas metana (biogas) yang mudah terbakar dan digunakan untuk bahan bakar.
  • 18.
    BIOGAS Proses pembuatannya dalampenguraian senyawa organik ini memanfaatkan 3 kelompok mikroba yang akan melakukan fermentasi (lihat skema), yaitu : 1. Kelompok bakteri fermentatif, yaitu Streptococci,Bacterioides,dan beberapa jenis Enterobacteriaceae 2. Kelompok bakteri asetogenik, yaitu Kethanobacillus dan Desulfovibrio. 3. Kelompok bakteri metana, yaitu Methanobacterium, Methanobacillus, dan Methanococcus. Ketiga kelompok bakteri tersebut bekerja sama dalam pembentukan biogas, walaupun yang mendominasi fermentasi metana adalah jenis Methanobacterium
  • 19.
  • 20.