Kelompok 2 
Laila Aulia A.K 
Martha M 
Merli 
Rahmawati 
Sari Istiani 
Umi Kalsum 
Zella dwirizky Guru pembimbing 
Ibu Rizka Marcely ,SST
Perkembangan bidan 
sebagai profesi
Bidan sebagai profesi 
Sejarah menunjukkan bahwa kebidanan merupakan salah satu 
profesi tertentu di dunia sejak adanya peradaban umat manusia. Bidan lahir 
sebagai wanita terpercaya dalam mendampingi dan menolong ibu-ibu 
melahirkan. Profesi ini telah mendukung peran dan posisi seorang bidan 
menjadi terhormat di masyarakat karena tugas yang diembannya sangat mulia 
dalam memberikan semangat dan membesarkan hati ibu-ibu. Di samping itu 
dengan setia mendampingi dan menolong ibu-ibu dalam melahirkan sampai si 
ibu dapat merawat bayinya dengan baik. Sejak zaman prasejarah, dalam naskah 
kuno sudah terecatat bidan di Mesir (Siphrah ddan Poah) yang berani 
mengambil resiko membela keselamatan bayi-bayi laki-laki Bangsa Yahudi 
(sebagai orang-orang yang terjajah oleh Bangsa Mesir) yang diperintahkan 
oleh Firaun untuk dibunuh. Mereka sudah menunjukkan sikap etika moral 
yang tinggi dan takwa kepada Tuhan dalam membela orang-orang yang berada 
pada posisi lemah, yang pada zaman modern ini, kita sebut dengan peran 
advokasi. Dalam menjalankan tugas dan prakteknya, bidan bekerja berdasarkan 
pada pandangan fisiologis yang dinut, keilmuan, metode kerja, standar praktek 
pelayanan dan kode etik profesional yang dimilikiya.
Ciri-Ciri Bidan Sebagai Suatu 
Profesi 
Bidan disiapkan melalui pendidikan formal agar lulusannya dapat 
melaksanakan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya secara 
profesional 
Bidan memiliki alat yang dijadikan panduan dalam menjalankan 
profesinya, yaitu standar pelayanan kebidanan, kode etik,dan etika 
kebidanan 
Bidan memiliki kelompok pengetahuan yang jelas dalam menjalankan 
profesinya 
Bidan memiliki kewenangan dalam menjalankan tugasnya 
Bidan memberi pelayanan yang aman dan memuaskan sesuai dengan 
kebutuhan masyarakat 
Bidan memiliki organisasi profesi 
Bidan memiliki karakteristik yang khusus dan dikenal serta dibutuhkan 
masyarakat 
Profesi bidan dijadikan sebagai suatu pekerjaan dan sumber utama 
penghidupan.
Persyaratan bidan sebagai profesi 
Memberi pelayanan kepada masyarakat yang bersifat khusus 
atau spesialis. 
Melalui jenjang pendidikan yang menyiapkan bidan sebagai 
tenaga profesional. 
Keberadaannya diakui dan diperlukan oleh masyarakat 
Memiliki kewenangan yang disahkan atau diberikan oleh 
pemerintah. 
Memiliki peran dan fungsi yang jelas. 
Memilliki organisasi profesi sebagai wadah. 
Memiliki kode etik bidan. 
Memiliki etika kebidanan. 
Memiliki standar pelayanan. 
Memiliki standar praktik. 
Memiliki standar pendidikan yang mendasari dan 
mengembangkan profesi sesuai dengan kebutuhan pelayanan. 
Memiliki standar pendidikan berkelanjutan sebagai wahana 
pengembangan potensi.
Tugas bidan sebagai 
profesi 
1. Selalu mengedepankan fungsi ibu sebagai pendidik bagi anak-anaknya. 
2. Memiliki kode etik dengan serangkaian pengetahuan ilmiah yang 
didapat melalui proses pendidikan dan jenjang tertentu 
3. Keberadaan bidan diakui memiliki organisasi profesi yang 
bertugas meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, 
4. Anggotanya menerima jasa atas pelayanan yang dilakukan 
dengan tetap memegang teguh kode etik profesi.
•Profesi bidan bukanlah profesi yang ringan dan tidak semua orang 
dapat menjadi bidan profesional 
•Pemahaman yang utuh menganai konsep kebidanan sangat penting 
dimiliki oleh para bidan maupun calon bidan 
•Pekerja profesional adalah pekerja yang terampil dan cakap dalam 
kerjaannnya meskipun keterampilan atau kecakapan tersebut 
merupakan hasil minat dan belajar dari kebiasaan. 
•Suatu profesi dikatakan profesional apabila memiliki pengetahuan 
dan kemampuan yang dihasilkan pendidikan yang cukup untuk 
memenuhi kompetensi profesionalnya.
 duniakebidanan.wordpress.com 
 novitasarikur.blogspot.com
Bidan sebagai profesi

Bidan sebagai profesi

  • 6.
    Kelompok 2 LailaAulia A.K Martha M Merli Rahmawati Sari Istiani Umi Kalsum Zella dwirizky Guru pembimbing Ibu Rizka Marcely ,SST
  • 7.
  • 8.
    Bidan sebagai profesi Sejarah menunjukkan bahwa kebidanan merupakan salah satu profesi tertentu di dunia sejak adanya peradaban umat manusia. Bidan lahir sebagai wanita terpercaya dalam mendampingi dan menolong ibu-ibu melahirkan. Profesi ini telah mendukung peran dan posisi seorang bidan menjadi terhormat di masyarakat karena tugas yang diembannya sangat mulia dalam memberikan semangat dan membesarkan hati ibu-ibu. Di samping itu dengan setia mendampingi dan menolong ibu-ibu dalam melahirkan sampai si ibu dapat merawat bayinya dengan baik. Sejak zaman prasejarah, dalam naskah kuno sudah terecatat bidan di Mesir (Siphrah ddan Poah) yang berani mengambil resiko membela keselamatan bayi-bayi laki-laki Bangsa Yahudi (sebagai orang-orang yang terjajah oleh Bangsa Mesir) yang diperintahkan oleh Firaun untuk dibunuh. Mereka sudah menunjukkan sikap etika moral yang tinggi dan takwa kepada Tuhan dalam membela orang-orang yang berada pada posisi lemah, yang pada zaman modern ini, kita sebut dengan peran advokasi. Dalam menjalankan tugas dan prakteknya, bidan bekerja berdasarkan pada pandangan fisiologis yang dinut, keilmuan, metode kerja, standar praktek pelayanan dan kode etik profesional yang dimilikiya.
  • 9.
    Ciri-Ciri Bidan SebagaiSuatu Profesi Bidan disiapkan melalui pendidikan formal agar lulusannya dapat melaksanakan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya secara profesional Bidan memiliki alat yang dijadikan panduan dalam menjalankan profesinya, yaitu standar pelayanan kebidanan, kode etik,dan etika kebidanan Bidan memiliki kelompok pengetahuan yang jelas dalam menjalankan profesinya Bidan memiliki kewenangan dalam menjalankan tugasnya Bidan memberi pelayanan yang aman dan memuaskan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Bidan memiliki organisasi profesi Bidan memiliki karakteristik yang khusus dan dikenal serta dibutuhkan masyarakat Profesi bidan dijadikan sebagai suatu pekerjaan dan sumber utama penghidupan.
  • 10.
    Persyaratan bidan sebagaiprofesi Memberi pelayanan kepada masyarakat yang bersifat khusus atau spesialis. Melalui jenjang pendidikan yang menyiapkan bidan sebagai tenaga profesional. Keberadaannya diakui dan diperlukan oleh masyarakat Memiliki kewenangan yang disahkan atau diberikan oleh pemerintah. Memiliki peran dan fungsi yang jelas. Memilliki organisasi profesi sebagai wadah. Memiliki kode etik bidan. Memiliki etika kebidanan. Memiliki standar pelayanan. Memiliki standar praktik. Memiliki standar pendidikan yang mendasari dan mengembangkan profesi sesuai dengan kebutuhan pelayanan. Memiliki standar pendidikan berkelanjutan sebagai wahana pengembangan potensi.
  • 11.
    Tugas bidan sebagai profesi 1. Selalu mengedepankan fungsi ibu sebagai pendidik bagi anak-anaknya. 2. Memiliki kode etik dengan serangkaian pengetahuan ilmiah yang didapat melalui proses pendidikan dan jenjang tertentu 3. Keberadaan bidan diakui memiliki organisasi profesi yang bertugas meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, 4. Anggotanya menerima jasa atas pelayanan yang dilakukan dengan tetap memegang teguh kode etik profesi.
  • 12.
    •Profesi bidan bukanlahprofesi yang ringan dan tidak semua orang dapat menjadi bidan profesional •Pemahaman yang utuh menganai konsep kebidanan sangat penting dimiliki oleh para bidan maupun calon bidan •Pekerja profesional adalah pekerja yang terampil dan cakap dalam kerjaannnya meskipun keterampilan atau kecakapan tersebut merupakan hasil minat dan belajar dari kebiasaan. •Suatu profesi dikatakan profesional apabila memiliki pengetahuan dan kemampuan yang dihasilkan pendidikan yang cukup untuk memenuhi kompetensi profesionalnya.
  • 13.
     duniakebidanan.wordpress.com novitasarikur.blogspot.com