BASIC COURTESY IN BUSSINESS BY 
MISS LY 
Anda sudah sering dengar bukan pepatah yang mengatakan “Dimana Bumi di pijak, 
disitu langit di junjung” ? Artinya kita harus paham tentang sopan santun dalam 
kehidupan sehari-hari, kita juga harus menghormati atau mematuhi adat-istiadat 
dimana tempat kita tinggal. Berbicara tentang sopan santun, maka sangat erat 
kaitannya dengan komunikasi, sebab apa yang lakukan baik kata-kata maupun 
tingkah laku menggambarkan bagaimana sopan santun anda. Oleh sebab itu 
kualitas hidup anda tergantung pada komunikasi anda. Orang hebat sekalipun jika 
banyak mengeluarkan kata-kata yang tidak baik, maka sudah pasti rendahlah 
kualitas hidupnya. Untuk menjadi komunikator yang baik anda tidak harus cantik
ataupun ganteng tetapi anda harus menarik dalam artian anda memiliki wibawa 
untuk dapat dihormati dan dihargai, dapat berbicara dengan lugas, sopan sehingga 
anda mampu masuk dan mempengaruhi pikiran bawah sadar lawan bicara anda. 
3 elemen dalam komunikasi : 
Keseluruhan kata-kata anda hanya 7% yang dapat di tangkap oleh lawan bicara 
anda. Sebab, sekedar berkata-kata saja tidak cukup mempengaruhi orang lain 
(pendengar) tanpa diiringi dengan unsur lain seperti yang akan dijelaskan berikut. 
Intonasi mempengaruhi 38% terhadap lawan bicara anda. Unsur-unsur yang 
meliputi intonasi antara lain Nada suara (tinggi rendahnya suara), Tempo suara 
(cepat lambatnya kata-kata) dan power suara. 
Fisiologi memberikan kontribusi terbesar dalam mempengaruhi lawan bicara anda 
yaitu 55%. Fisiologi ini terdiri atas bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Seseorang 
dapat ditebak ekspresi wajahnya meski hanya mendengar suaranya, dengan 
demikian sebagai pebisnis yang baik diharapkan senantiasa memberikan “smile 
voice” saat berbicara dengan lawan bicara anda melalui telepon. 
Menurut Kerry L Johnson 83% transaksi penjualan terjadi karena pembeli menyukai 
penjualnya. Artinya, terkadang seseorang tidak begitu membutuhkan barang yang 
ditawarkan penjual, namun karena adanya interaksi yang dibangun oleh penjual 
sehingga terciptanya suasana keakraban maka terjadilah transaksi. Secara tidak 
sadar kita akan memilih penjual yang memiliki banyak kesamaan dengan kita. 
Sebagai contoh saat kita sedang berbelanja ke pasar, kita akan lebih nyaman saat 
berinteraksi dengan penjual yang memiliki kesamaan dengan kita, meskipun harga 
barang yang akan dibeli sama harganya dengan penjual yang lain. Banyak hal yang 
dapat dilakukan untuk membangun kesamaan (pacing), antara lain kesamaan 
bahasa daerah, tempat tinggal, sekolah dan sebagainya. Jika kesamaan ini telah 
berhasil dibangun, selanjutnya hal yang harus kita dilakukan adalah mengarahkan
lawan bicara (leading), yaitu menjelaskan maksud dan tujuan kita, apakah 
menawarkan produk atau kerja sama bisnis. 
BASIC COURTESY 
Hal-hal dasar yang harus diketahui para pebisnis pemula sebelum berinteraksi 
dengan client antara lain : 
1. Persiapan 
Jika ada istilah yang mengatakan “don’t judge book from the cover”, maka 
sepertinya istilah ini harus anda lupakan terlebih dahulu untuk anda yang ingin 
menjadi pebisnis, sebab hal yang pasti akan dilihat oleh client pertama kali bertatap 
muka adalah penampilan anda, bukan produk atau proposal anda !! Sehingga 
penting sekali untuk mengetahui hal-hal yang harus anda persiapkan sebelum 
menemui client. Pertama, anda harus mengetahui terlebih dahulu dimana anda 
dan client akan bertemu, sebab tempat akan menentukan kostum yang cocok 
untuk anda kenakan. Jika anda akan bertemu di kantor, maka sebaiknya gunakan 
pakaian formal. Kedua, pastikan kondisi badan dan mulut dalam kondisi wangi dan 
segar, sehingga client akan merasa nyaman saat berdiskusi dengan anda. So, 
jangan sampe BM atau BB ya broo !! 
2. Perkenalan 
Sebagai pebisnis yang berkarakter Umar Usman, ucapkanlah salam dan sapaan 
yang benar, sopan serta menghargai client. Saling berjabat tangan dan 
membangun keakraban, dan diujung pertemuan hal yang mungkin dapat anda 
lakukan adalah saling bertukar kartu nama. 
3. Jamuan Makan 
Pada saat janji temu, pastikan anda datang terlebih dahulu, jangan sampai client 
menunggu anda. Kemudian bangun suasana keakraban dan buatlah client 
senyaman mungkin dengan memberikan pelayanan yang terbaik.
4. Pertemuan/Rapat 
Pada saat pertemuan, jangan mendominasi pembicaraan apalagi memotong 
pembicaraan. Biasakan membuat catatan untuk point-point penting, kemudian 
pilihlah posisi duduk disebelah kanan client untuk membantu membuat percakapan 
lebih nyaman. 
5. Berpamitan 
Penting sekali untuk anda memperhatikan kalibrasi client anda, jika client sudah 
melihat jam berkali-kali, merapikan barang atau kelihatan tidak serius, maka anda 
jangan meneruskan presentasi anda, sebaliknya segerakan untuk menutup 
presentasi. Kemudian tinggalkan pesan & kesan positif, dan ucapkan terima kasih 
dengan tulus. 
6. Penggunaan alat komunikasi 
Anda harus dapat memilah dan memilih alat komunikasi yang tepat/sesuai dengan 
fungsinya masing-masing : 
1. Telepon. Anda dapat menggunakannya untuk informasi yang bersifat urgent 
dan memerlukan respon yang cepat. Meskipun untuk pembicaraan yang singkat, 
anda harus melakukannya dengan cara yang sopan. Kemudian penggunaan telepon 
juga tidak disarankan untuk menjelaskan hal-hal yang panjang. 
2. SMS/Chat. Jika telepon digunakan untuk mendapatkan respon yang cepat 
atau mendesak, maka tidak demikian halnya dengan sms. Anda dapat 
menggunakannya jika dimungkinkan anda baru membutuhkan balasan informasi 
sehari, atau beberapa hari setelahnya. Hindari penggunaan singkatan yang terlalu 
banyak/kurang umum, terutama bahasa alay. Kemudian pastikan terlebih dahulu 
dengan membaca dua kali sebelum anda mengirim pesan. 
3. Penggunaan Email. Anda dapat menggunakan alternatif email untuk informasi 
yang kurang urgent namun membutuhkan penjelasan yang cukup panjang.
Gunakanlah bahasa yang baik dan sopan, dan jangan lupa lampirkan identitas anda 
(auto signature).

Basic courtesy in bussiness by miss ly

  • 1.
    BASIC COURTESY INBUSSINESS BY MISS LY Anda sudah sering dengar bukan pepatah yang mengatakan “Dimana Bumi di pijak, disitu langit di junjung” ? Artinya kita harus paham tentang sopan santun dalam kehidupan sehari-hari, kita juga harus menghormati atau mematuhi adat-istiadat dimana tempat kita tinggal. Berbicara tentang sopan santun, maka sangat erat kaitannya dengan komunikasi, sebab apa yang lakukan baik kata-kata maupun tingkah laku menggambarkan bagaimana sopan santun anda. Oleh sebab itu kualitas hidup anda tergantung pada komunikasi anda. Orang hebat sekalipun jika banyak mengeluarkan kata-kata yang tidak baik, maka sudah pasti rendahlah kualitas hidupnya. Untuk menjadi komunikator yang baik anda tidak harus cantik
  • 2.
    ataupun ganteng tetapianda harus menarik dalam artian anda memiliki wibawa untuk dapat dihormati dan dihargai, dapat berbicara dengan lugas, sopan sehingga anda mampu masuk dan mempengaruhi pikiran bawah sadar lawan bicara anda. 3 elemen dalam komunikasi : Keseluruhan kata-kata anda hanya 7% yang dapat di tangkap oleh lawan bicara anda. Sebab, sekedar berkata-kata saja tidak cukup mempengaruhi orang lain (pendengar) tanpa diiringi dengan unsur lain seperti yang akan dijelaskan berikut. Intonasi mempengaruhi 38% terhadap lawan bicara anda. Unsur-unsur yang meliputi intonasi antara lain Nada suara (tinggi rendahnya suara), Tempo suara (cepat lambatnya kata-kata) dan power suara. Fisiologi memberikan kontribusi terbesar dalam mempengaruhi lawan bicara anda yaitu 55%. Fisiologi ini terdiri atas bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Seseorang dapat ditebak ekspresi wajahnya meski hanya mendengar suaranya, dengan demikian sebagai pebisnis yang baik diharapkan senantiasa memberikan “smile voice” saat berbicara dengan lawan bicara anda melalui telepon. Menurut Kerry L Johnson 83% transaksi penjualan terjadi karena pembeli menyukai penjualnya. Artinya, terkadang seseorang tidak begitu membutuhkan barang yang ditawarkan penjual, namun karena adanya interaksi yang dibangun oleh penjual sehingga terciptanya suasana keakraban maka terjadilah transaksi. Secara tidak sadar kita akan memilih penjual yang memiliki banyak kesamaan dengan kita. Sebagai contoh saat kita sedang berbelanja ke pasar, kita akan lebih nyaman saat berinteraksi dengan penjual yang memiliki kesamaan dengan kita, meskipun harga barang yang akan dibeli sama harganya dengan penjual yang lain. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk membangun kesamaan (pacing), antara lain kesamaan bahasa daerah, tempat tinggal, sekolah dan sebagainya. Jika kesamaan ini telah berhasil dibangun, selanjutnya hal yang harus kita dilakukan adalah mengarahkan
  • 3.
    lawan bicara (leading),yaitu menjelaskan maksud dan tujuan kita, apakah menawarkan produk atau kerja sama bisnis. BASIC COURTESY Hal-hal dasar yang harus diketahui para pebisnis pemula sebelum berinteraksi dengan client antara lain : 1. Persiapan Jika ada istilah yang mengatakan “don’t judge book from the cover”, maka sepertinya istilah ini harus anda lupakan terlebih dahulu untuk anda yang ingin menjadi pebisnis, sebab hal yang pasti akan dilihat oleh client pertama kali bertatap muka adalah penampilan anda, bukan produk atau proposal anda !! Sehingga penting sekali untuk mengetahui hal-hal yang harus anda persiapkan sebelum menemui client. Pertama, anda harus mengetahui terlebih dahulu dimana anda dan client akan bertemu, sebab tempat akan menentukan kostum yang cocok untuk anda kenakan. Jika anda akan bertemu di kantor, maka sebaiknya gunakan pakaian formal. Kedua, pastikan kondisi badan dan mulut dalam kondisi wangi dan segar, sehingga client akan merasa nyaman saat berdiskusi dengan anda. So, jangan sampe BM atau BB ya broo !! 2. Perkenalan Sebagai pebisnis yang berkarakter Umar Usman, ucapkanlah salam dan sapaan yang benar, sopan serta menghargai client. Saling berjabat tangan dan membangun keakraban, dan diujung pertemuan hal yang mungkin dapat anda lakukan adalah saling bertukar kartu nama. 3. Jamuan Makan Pada saat janji temu, pastikan anda datang terlebih dahulu, jangan sampai client menunggu anda. Kemudian bangun suasana keakraban dan buatlah client senyaman mungkin dengan memberikan pelayanan yang terbaik.
  • 4.
    4. Pertemuan/Rapat Padasaat pertemuan, jangan mendominasi pembicaraan apalagi memotong pembicaraan. Biasakan membuat catatan untuk point-point penting, kemudian pilihlah posisi duduk disebelah kanan client untuk membantu membuat percakapan lebih nyaman. 5. Berpamitan Penting sekali untuk anda memperhatikan kalibrasi client anda, jika client sudah melihat jam berkali-kali, merapikan barang atau kelihatan tidak serius, maka anda jangan meneruskan presentasi anda, sebaliknya segerakan untuk menutup presentasi. Kemudian tinggalkan pesan & kesan positif, dan ucapkan terima kasih dengan tulus. 6. Penggunaan alat komunikasi Anda harus dapat memilah dan memilih alat komunikasi yang tepat/sesuai dengan fungsinya masing-masing : 1. Telepon. Anda dapat menggunakannya untuk informasi yang bersifat urgent dan memerlukan respon yang cepat. Meskipun untuk pembicaraan yang singkat, anda harus melakukannya dengan cara yang sopan. Kemudian penggunaan telepon juga tidak disarankan untuk menjelaskan hal-hal yang panjang. 2. SMS/Chat. Jika telepon digunakan untuk mendapatkan respon yang cepat atau mendesak, maka tidak demikian halnya dengan sms. Anda dapat menggunakannya jika dimungkinkan anda baru membutuhkan balasan informasi sehari, atau beberapa hari setelahnya. Hindari penggunaan singkatan yang terlalu banyak/kurang umum, terutama bahasa alay. Kemudian pastikan terlebih dahulu dengan membaca dua kali sebelum anda mengirim pesan. 3. Penggunaan Email. Anda dapat menggunakan alternatif email untuk informasi yang kurang urgent namun membutuhkan penjelasan yang cukup panjang.
  • 5.
    Gunakanlah bahasa yangbaik dan sopan, dan jangan lupa lampirkan identitas anda (auto signature).