Pendidik memberikan pertanyaantertulis,
kemudian setelah selesai menjawab
pertanyaan, peserta didik diberikan kunci
jawabannya sebagai acuan melakukan
penilaian diri.
ASESMEN FORMATIF
5.
Pendidik mengakhiri kegiatanpembelajaran di
kelas dengan meminta peserta didik untuk
menuliskan 3 hal tentang konsep yang baru
mereka pelajari
ASESMEN FORMATIF
6.
Alat ukur untukmengetahui pencapaian hasil
belajar peserta didik dalam satu atau lebih
tujuan pembelajaran di periode tertentu
ASESMEN SUMATIF
Asesmen dalam pembelajaranmendalam
tetap menerapkan bentuk asesmen formatif
dan sumatif
dengan penekanan pada asesmen autentik
dan holistik. Asesmen formatif memberikan
umpan
balik selama proses pembelajaran,
sementara asesmen sumatif dilaksanakan
untuk mengetahui
capaian pembelajaran secara menyeluruh
(hal 35)
Asesment Sumatif adalah
untukmemastikan ketercapaian keseluruhan tujuan
pembelajaran. Asesmen ini dilakukan pada akhir proses
pembelajaran atau dapat juga dilakukan sekaligus untuk
dua atau lebih tujuan pembelajaran, sesuai dengan
pertimbangan pendidik dan kebijakan satuan pendidikan
14.
Fungsi asesmen sumatif:
•menilai pencapaian hasil belajar
murid dalam satu atau lebih
tujuan
pembelajaran di periode tertentu;
• membandingkan capaian hasil
belajar murid dengan kriteria
yang telah
ditetapkan; dan
• menjadi dasar pertimbangan
untuk menentukan kelanjutan
proses belajar
murid, baik di kelas maupun
Kriteria Ketercapaian TujuanPembelajaran
• Untuk mengetahui keberhasilan ketercapaian tujuan pembelajaran
• disusun pada saat pendidik merancang asesmen pada modul ajar
• Merupakan penjelasan/deskripsi terkait kemampuan yang perlu
ditunjukkan/didemonstrasikan peserta didik sebagai bukti
ketercapaian tujuan pembelajaran
• Tidak disarankan menggunakan angka mutlak
• Jika dibutuhkan, diperkenankan menggunakan interval kelas
20.
Beberapa pendekatan yangdigunakan
dalam menentukan KKTP:
1) Menggunakan deskripsi kriteria
2) menggunakan rubrik
3) menggunakan skala atau interval nilai
4) menggunakan persentase.
21.
Contoh deskripsi kriteria:
TujuanPembelajaran: Murid mampu menulis laporan dari
gagasan, hasil pengamatan, pengalaman, dan imajinasi.
Sebagai contoh:
Pendidik mengajarbahasa Indonesia pada Fase C.
Misalnya, pada Fase C terdapat 4 tujuan pembelajaran. Pada
masing-masing tujuan pembelajaran terdapat 5 kriteria/indikator
pembelajaran sehingga dalam satu fase murid mempunyai 20
indikator/kriteria pembelajaran.
Jika murid A telah mencapai 15 kriteria/indikator pembelajaran,
maka ia telah menguasai 75%. Murid B dinyatakan telah mencapai
18 kriteria pembelajaran. Dengan demikian, murid B telah
menguasai 90% dari kriteria pembelajaran yang terdapat pada
tujuan pembelajaran.
Menggunakan pendekatan
persentase
• Contoh FormatLaporan Hasil Belajar (Rapor)
jenjang SD untuk Fase A di halaman 134
• Contoh Format Laporan Hasil Belajar (Rapor)
jenjang SD untuk Fase A, B dan C di halaman 136
Hal : 134