BUTA HURUF DIABAD 21 JIKA BELUM MELAKUKAN
UPAYABELAJAR, UPAYA REFLEKSI, PERUBAHAN KINERJA
3.
KONTEKS
01.
PERMENDIKDASME
N
NO 21 TAHUN2025
STANDAR TENAGA
KEPENDIDIKAN
02.
STANDAR
NASIONAL
PENDIDIKAN
03.
TRANSFORMASI
EKOSISTEM
DIGITALISASI
PENDIDIKAN DAN
BUDAYA MUTU
Kompetensi 1: PembinaanPengelolaan dan Administrasi Satuan
Pendidikan
Peran Krusial Administrasi
Pengelolaan administrasi yang baik merupakan
fondasi utama dalam upaya peningkatan mutu
pendidikan. Ini mendukung efektivitas tenaga
pendidik dan kependidikan.
Pengelolaan administrasi yang baik merupakan sa/al
satu rangkaian da/am upaya peningkatan mutu
pendidikan.
Area Administrasi
Kepegawaia
n Kurikulum
Kesiswaan
Sarana &
Prasarana
Keuangan
o Prinsip Kesetaraan & Partisipatif
Mendorong kolaborasi, komunikasi efektif,
dan pengembangan stal untuk tujuan
pendidikan.
Fokus Peningkatan Mutu Berkelanjutan
Orientasi administrasi yang konsisten pada
peningkatan
kualitas dan adaptasi terhadap perkembangan
lingkungan.
A binaan Efektif
penajeeia.
• Kepribadia
n
• Sosial
• Teknis
8.
V Pentingnya Refleksi
Meningkatkankemampuan pedagogis & profesional guru
melalui praktik reflektif.
Membangun budaya refleksi untuk mutu berkelanjutan
manajemen sekolah.
Kepala sekolah memimpin pemanfaatan data untuk inovasi
pengajaran.
Alat & Teknik Analisis Data
. Pemanfaatan TI & platform digital untuk efisiensi
data.
Penggunaan Data untuk Perbaikan
Data Rapor Pendidikan dasar perumusan kebijakan, program &
evaluasi mutu.
DDDM memakai analisis data, bukan intuisi, untuk keputusan
pendidikan.
Memastikan keputusan selaras sasaran institusi & berikan
insight real-time.
Skenario Pengambilan Xeputusan
1. Identifikasi masalah berdasarkan data objektif.
2. Pengumpulan & analisis data valid sebagai dasar.
9.
Kompetensi 3: PengembanganProfesionalitas dengan Pola Pikir Bertumbuh
•
Konsep Pola Pikir Bertumbuh
Keyakinan bahwa kemampuan nan kecerdas»n daR
dikembangkan melalui usaha. R^^*de/a/arari, dan ketekunan.
• Melihat rintangan sebagai bagian dari perjalanan belajar
¥ Terbuka pada k‹zberagaman dan adaptif
• Pelatihan sebagai kebutuhan, refleksi kebiasaan
• Menguatkan profesionalisme guru
Membangun Kesadaran Diri
Pendidik
• Terus belajar dan mengembangkan diri
• Menjadi teladan dengan akhlak mulia
• Mengembangkan kemampuan berpikir
siswa
Strategi Belajar dari Tantangan
• Mengatasi rasa takut akan kegagalan
• Melihat tantangan sebagai peluang
• Evaluasi metode mengajar & cari pendekatan
baru
• Ulet dan berdaya tahan tinggi
10.
Kompetensi 4: PendampinganKurikulum dan Pembelajaran yang Relevan
Pengembangan
Kurikulum Berkesadaran
Pendampingan membantu program studi
merancang kurikulum yang relevan dan
efektif, beradaptasi dengan kebutuhan masa
depan serta peningkatan kualitas pendidikan.
Pembelajaran Bermakna
&
Menggembirakan
Imptementasi kurikulum baru diharapkan
menciptakan pembetajaran yang
menyenangkan, mendalam, merdeka, serta
lebih bermakna dan relevan bagi peser‹a
didik.
Relevansi Konteks Murid
& Lingkungan
Penyusunan perencanaan pembelajaran
disesuaikan dengan karakteristik dan
kebutuhan siswa, menekankan proyek,
diferensiasi, dan pemanfaatan teknologi.
Evaluasi Kurikulum
& Peningkatan Mutu
e
Pendampingan meningkatkan kemampuan
guru dalam perencanaan, pelaksanaan, dan
evaluasi proses pembelajaran, demi
peningkatan kualitas
pendidikan secara komprehensif.
100
80
50
40
0
Efektivitas Pendampingan
Guru
P.=Iaxsanaan'.nPenibeI9pyzdonan’'.nGuru'nPenda€i{aggvitas'.nPendamping
an
Pendampingan berperan penting dalam mendukung
keberhasilan implementasi kurikulum, meningkatkan kompetensi
guru, dan memastikan pembelajaran yang relevan dan efektif.
11.
Kompetensi S: PerencacaanProgram Berbasis Data
dan
Berpusat pada Murid
Mengembangkan program sekolah
yang efektif dan relevan.
Membutuhkan pemahaman murid,
data akurat, dan layanan berpusat
pada murid.
1.Identifikasi Karakteristik dan Kebutuhan Murid
• Lakukan asesmen awal memahami kebutuhan murid.
• Sesuaikan pembelajaran untuk kembangkan potensi maksimal.
2. Pemanfaatan Data untuk Perencanaan Program
• Koordinasi pengumpulan data proses & hasil belajar murid.
• Gunakan data rapor pendidikan untuk perencanaan berbasis data.
3 MeMbanun Program Layanan yang
Berpusat
• Rancang program prioritas berorientasi murid, sesuai visi sekolah.
• Libatkan murid dalam keputusan belajar, berikan kontrol proses.
12.
Kompetensi 6: PengembanganSatuan
Pendidikan
Secara Kreatif dan Inovatif
Mendorong ekosistem pendidikan yang adaptif dan
berkualitas.
Mendorong Inovasi
Pembelajaran
Pengembangan kurikulum kreatif dan
relevan.
Fokus pada 8 dimensi profil lulusan
(kreativitas, kolaborasi).
Keterlibatan aktif siswa, teknologi,
pemecahan masalah.
Meningkatkan Mutu
Layanan
Pendidikan
Kurikulum kontekstual dan
adaptif.
Pelibatan pemangku kepentingan
(gotong royong).
Pengembangan kompetensi guru dan
staf.
Area Inovasi &
Keberhasilan
Diversifikasi kurikulum sesuai
kekhasan.
Pemanfaatan teknologi dalam proses
belajar.
Pengelolaan sumber daya secara
kreatif.
13.
Kompetensi 7: MenerjemahkanKebijakan Pendidikan ke
dalam Praktik
Menelaah Kebijakan
secara Kritis
• Analisis mendaìam tujuan,
implikasi, dan dampak kebijakan.
• Mempertimbangkan aspek sosial
dan pendidikan relevan.
• Memahami konteks
interdisipliner kebijakan.
Penerapan Kebijakan
secara Adaptif
• Menyesuaikan kebijakan dengan
perkembangan zaman dan
teknologi.
• Merespons tantangan global
dengan solusi fleksibel.
• Memustikan relevansi
kebijakan
di lapangan.
Merespons Dinamika
Pendidikan Secara
Proaktif
• Antisipasi kebutuhan masa
depan pendidikan.
• Mengatasi tantangan dengan
inovasi berkelanjutan.
• Membangun sistem pendidikan
siap masa depan.
14.
Strategi Implementasi Kompetensiuntuk
Pembelajaran Mendalam
Kolaborasi & Kemitraan
Sinergi antar guru, siswa, wali murid, dan
lingkungan
sekolah, menciptakan ekosistem belajar yang
kondusif.
Monitoring & Evaluasi
Dampak
Berkala untuk efektivitas implementasi. Meliputi
panduan prosedur dan refleksi asesmen proses
serta hasil belajar.
Pelatihan &
Pengembangan
Berkelanjutan
Peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan
KBM, bimbingan teknis modul ajar, dan coaching
pedagogi.
¿ ; Komunitas Belajar
Profesional
Pembentukan forum diskusi guru mendukung berbagi
praktik terbaik dan solusi inovatif dalam Pembelajaran
Mendalam.
15.
Kesimpulan dan LangkahSelanjutnya
Peran Vital Pendamping
Pendamping berperan krusial dalam
memandu transformasi pendidikan,
mendorong inovasi, dan mendukung semua
pihak untuk mencapai potensi maksimal.
Mereka adalah katalis perubahan.
Komitmen Pembelajaran
Berkelanjutan
Kami berkomitmen pada pembelajaran
mendalam dan berkelanjutan. Ini memastikan
pertumbuhan berkelanjutan, adaptasi terhadap
perubahan, dan peningkatan kualitas
pendidikan secara terus- menerus.
Contact:
ninik.kristiani@example.com
16.
A B CD E
OUTPUT
TANTANGAN/
KEBUTUHAN /
PELUANG
PERENCANAAN
PELAKSANAAN OUTCOMES
F
IMPAC/DAMPAK
EKOSISTEM
BUDAYA MUTU
02. KINERJA DIGITALISASI PEMBELAJARAN
BERBASIS DATA
PRIMER, SEKUNDER
DAN TERSIER
IDE PENDAMPINGAN
SEBAGAI SOLUSI
SEDERHANA DALAM
PERENCANAAN PELAKSANAAN
MENTORING,
COACHING,TRAINING,
SUPPORTING
IMPACTFUL
SECARA BERTAHAP DAN
BERKELANJUT
AN
17.
MONITORING
PENERAPAN PRAKTIK
KINERJA &PERUBAHAN
PERILAKU
ALUR SUPERVISI PEMBELAJARAN PENJAMINAN MUTU
PENGAMATAN
UMPAN BALIK
TARGET
PERIODIK/
OUTPUT
PERCAKAPAN
PENDAMPINGAN
“ COCOK”
MENENTUKAN
BASE LINE
MEETING PROGRES/PERTEMUAN
REFLEKSI
DI KOMBEL
EVALUASI, KOREKSI, APRESIASI
MENU
TRAINING/PELATIHAN, COACHING/PEMBINAAN, MENTORING/PEMBIMBINGAN,FASILITATING/PEMANTAUAN, CONSULTING/PEMBINAAN,
PENILAIAN/PENGELOLAAN KINERJA
MONITORING MONITORING OUTCOMES
IMPAC
PENERAPAN PRAKTIK KINERJA
& PERUBAHAN PERILAKU
WORKSHOP
SEBAGI REFLEKSI
PENDAMPINGAN
SELAMA INI &
PERBAIKANNYA
RENCANA HASIL KERJA
PELAKSANAAN
PENGELOLAANKINERJA
TRANSFORMASI PENGAWAS AGAMA ISLAM
OUTPUT EKSPEKTASI
KINERJA
BELUM EFEKTIF JIKA
UMPAN BALIK PERUBAHAN
STRATEGI
JIKA BERHASIL NAIKAN TARGET
CERITA KINERJA
PERENCANAAN BERBASIS DATA, MONITORING PROGRES, PENGAMATAN, UMPAN BALIK SIKLUS 3 ATAU 6 BULAN
VISI MISI
KUALITAS
PEMBELAJARAN