Ayam kampung adalah ayam lokal Indonesia yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan gizi masyarakat dan pendapatan keluarga, namun produktivitasnya rendah akibat sistem pemeliharaan tradisional dan kekurangan nutrisi. Standar gizi ransum yang tersedia saat ini masih mengacu pada rekomendasi untuk ayam ras, sehingga kebutuhan energi dan protein spesifik untuk ayam kampung di daerah tropis perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian mengenai pengaruh energi dan protein ransum terhadap penampilan ayam kampung diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesehatan ayam.