Dokumen tersebut membahas tentang akustik lingkungan dan bangunan. Secara ringkas, dokumen menjelaskan bahwa bunyi yang mengganggu disebut bising, sumber kebisingan berasal dari aktivitas dalam dan luar bangunan serta udara. Pengendalian bising dapat dilakukan dengan menerapkan tata ruang lingkungan seperti vegetasi dan jarak antar bangunan, serta sistem penyerapan dan pemantulan bunyi di dalam bangunan seperti dinding