Metodologi Pemrosesan Kueri
       Terdistribusi

 Masalah dalam query-processing dapat di
  bagi ke dalam beberapa layer (lihat
  gambar 10.1). Dekompisisi kueri dan
  lokalisasi data berhubungan dengan
  rewitring kueri. Ketiga layer yang
  pertama di lakukan pada lokasi pusat
  dan memakai informasi global. Layer
  keempat dilakukan pada lokasi lokal.
  Keempat layer ini akan melakukan
  pemetaan pada kueri terdistribusi
  menjadi deretan operasi-operasi lokal
  yang teroptimasi
Layer1  Dekomposisi
        Kueri
 Layer yang pertama akan melakukan
 dekomposisi dari kueri kalkulus
 terdistribusi menjadi kueri aljabar
 terdistribusi. Kueri aljabar ini dilakukan
 terhadap relasi-relasi global (sehingga
 sama untuk SDBT atau system basis data
 terpusat). Terdidri dari beberapa langkah
 :
 1.Kueri kalkulus dikonversi ke dalam
   bentuk ternormalisasi.
 2.Kueri ternormalisasi di analisa secara
   semantik. Ini untuk mendeteksi jika
   ada kueri yang salah

Pemrosesan Queri Terdistribusi

  • 4.
    Metodologi Pemrosesan Kueri Terdistribusi Masalah dalam query-processing dapat di bagi ke dalam beberapa layer (lihat gambar 10.1). Dekompisisi kueri dan lokalisasi data berhubungan dengan rewitring kueri. Ketiga layer yang pertama di lakukan pada lokasi pusat dan memakai informasi global. Layer keempat dilakukan pada lokasi lokal. Keempat layer ini akan melakukan pemetaan pada kueri terdistribusi menjadi deretan operasi-operasi lokal yang teroptimasi
  • 6.
    Layer1  Dekomposisi Kueri Layer yang pertama akan melakukan dekomposisi dari kueri kalkulus terdistribusi menjadi kueri aljabar terdistribusi. Kueri aljabar ini dilakukan terhadap relasi-relasi global (sehingga sama untuk SDBT atau system basis data terpusat). Terdidri dari beberapa langkah : 1.Kueri kalkulus dikonversi ke dalam bentuk ternormalisasi. 2.Kueri ternormalisasi di analisa secara semantik. Ini untuk mendeteksi jika ada kueri yang salah