AKHLAK
KEPADA ALLAH SWT
KELOMPOK 2
1. WAESY TIBYANI 1700003084
2. SEWI NURIANTI 1700003097
Pengertian
Akhlak Kepada
Allah SWT
Macam-macam
Akhlak Kepada
Allah SWT
Macam-macam
Akhlak Kepada
Allah SWT
Beribadah
Berdzikir
Tawakal
Tawaduk
Bersyukur
Taqarrub
Bertaubat
• Akhlaq ( Bahasa Arab) bentuk jamak
dari khuluq berarti budi pekerti,
perangai, tingkah laku atau tabiat
• Berakar dari kata khalaqa yang
berarti menciptakan
• Seakar dengan kata
• Khaliq (Pencipta)
• Makhluq (yang diciptakan)
• Khalq (penciptaan)
Etimologis (lughatah)
• Akhlak kepada Allah SWT: sikap atau
perbuatan yang seharusnya dilakukan
oleh manusia sebagai makhluk
kepada Tuhan sebagai Khaliq.
• Tolak ukur akhlak kepada Allah SWT:
Pengakuan dan kesadaran bahwa
Terminologis(ishthilahan)
•Bahasa: merendahkan diri, ketundukan dan kepatuhan akan
aturan-aturan agama
•Istilah syar'i : suatu istilah yang mencakup segala sesuatu
yang dicintai Allah dan diridhai-Nya', baik berupa perkataan
maupun perbuatan, yang tersembunyi (batin) maupun yang
tampak (lahir)
•Bagian dari ibadah: Membaca Al Qur’an salat, cinta kepada
Allah dan Rasul-Nya zakat, puasa, haji, berbicara jujur,
menunaikan amanah, berbakti kepada kedua orang tua,
menyambung tali silaturahmi, menepati janji, memerintahkan
yang ma’ruf, melarang dari yang munkar, berjihad melawan
orang-orang kafir d.l.l
BERIBADA
H
•Dzikir yang sebenarnya adalah suatu
cara atau media untuk menyebut atau
mengingat nama Allah, jadi semua
bentuk aktivitas yang tujuannya
mendekatkan diri kepada Allah
dinamakan dzikir seperti shalat (QS.
Thoha : 14)Dalil berdzikir :
• (QS. Al Ahzab : 41)
• (QS. Al Baqarah : 152)
“Siapa yang ingin bersenang – senang di taman
syurga, perbanyaklah dzikir”. (HR.Thabrani)
Berdzi
kir
• Bahasa Arab: ‫ل‬ُ‫ك‬‫(تو‬tawakkul) mewakilkan atau
meyerahkan
• Agama Islam: berserah diri sepenuhnya
kepada Allah dalam menghadapi atau menunggu hasil
suatu pekerjaan, atau menanti akibat dari suatu
keadaan
• Ajaran Islam: tawakkal adalah tumpuan terakhir dalam
suatu usaha atau perjuangan
• Tawakal: Menyerah diri kepada Allah SWT setelah
berusaha keras dalam berikhtiar dan bekerja sesuai
dengan kemampuan dalam mengikuti sunnah Allah
Contoh bertawakal
TAWADUK
•Bahasa: rendah hati
•Istilah: sikap merendahkan hati, baik di hadapan Allah SWT
maupun sesama manusia
•Tawaduk kepada Allah: rendah hati di hadapan Allah. Mengakui bahwa dirinya
rendah dan hina di hadapan Allah Yang Maha Kuasa.
Dalam (QS.Al Furqan :63)
Allah Swt memerintahkan umat-Nya untuk merendahkan hati terhadap sesama
dengan cara mengucapkan kata-kata yang baik dan lemah lembut.
BERSYUKUR
Syukur: ucapan sikap, dan perbuatan terimakasih kepada allah
swt, dan penggakuan yang tulus atas nikmat dan karunia yang
diberikannya.
Bersyukur kepada Allah: suatu cara kita menerima segala sesuatu
dengan ikhlas dan dan tanpa rasa terpaksa ataupun mengeluh
9 Sifat Syukur menurut K.H M arifin ilham :
• Syukur kalbiah, Syukur akal, Syukur jasad, Syukur telinga, Syukur
Tangan, Syukur kemaluan, Syukur mata, Syukur perut, Syukur kaki.
• Taqarrub kepada Allah : setiap aktivitas yang mendekatkan seorang hamba
kepada Allah Swt, baik dengan melaksanakan kewajiban, melaksanakan
amalan-amalan sunnah nafilah maupun bentuk-bentuk ketaatan lainnya.
• Cakupan Taqarrub: seluruh aktivitas mu’amalat, akhlaq, math’umat
(berkaitan dengan makanan), malbusaat (berkaitan dengan pakaian)
bahkan uqubat (pelaksanaan sanksi hukum di dunia oleh negara Islam/
Khilafah).
• Dalam sebuah hadits Qudsi, Allah Swt. berfirman:
“Dan tiada bertaqarrub (mendekat) kepada-Ku seorang hamba dengan
sesuatu yang lebih Kusuka daripada menjalankan kewajibannya”. (Shahih
Bukhari Juz 11, hal.292-297)
• Secara Bahasa: at-Taubah berasal dari kata َ‫ب‬ َ‫و‬َ‫ت‬yang
bermakna kembali.
• Dia bertaubat: ia kembali dari dosanya (berpaling dan
menarik diri dari dosa.
• Secara Syar’i, taubat adalah meninggalkan dosa karena
takut pada Allâh, menganggapnya buruk, menyesali
perbuatan maksiatnya, bertekad kuat untuk tidak
mengulanginya, dan memperbaiki apa yang mungkin
bisa diperbaiki kembali dari amalnya.
Taubat dibagi 4 golongan menurut Imam Al-Gozali
• Taubat Nasuha (Napsul Mut Mainah)
• (Nafsu Lawwama)
• (Nafsu Musawallah)
• (Nafsu Amarah)
Syarat Taubat
Agar taubat seseorang itu diterima, maka dia harus memenuhi tiga
hal yaitu:
(1) Menyesal,
(2) Berhenti dari dosa,
(3) Bertekad untuk tidak mengulanginya.
JAZAKALLAHU KHAIRAN 

AKHLAK KEPADA ALLAH SWT PPT

  • 1.
    AKHLAK KEPADA ALLAH SWT KELOMPOK2 1. WAESY TIBYANI 1700003084 2. SEWI NURIANTI 1700003097
  • 2.
  • 3.
  • 4.
    • Akhlaq (Bahasa Arab) bentuk jamak dari khuluq berarti budi pekerti, perangai, tingkah laku atau tabiat • Berakar dari kata khalaqa yang berarti menciptakan • Seakar dengan kata • Khaliq (Pencipta) • Makhluq (yang diciptakan) • Khalq (penciptaan) Etimologis (lughatah) • Akhlak kepada Allah SWT: sikap atau perbuatan yang seharusnya dilakukan oleh manusia sebagai makhluk kepada Tuhan sebagai Khaliq. • Tolak ukur akhlak kepada Allah SWT: Pengakuan dan kesadaran bahwa Terminologis(ishthilahan)
  • 5.
    •Bahasa: merendahkan diri,ketundukan dan kepatuhan akan aturan-aturan agama •Istilah syar'i : suatu istilah yang mencakup segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhai-Nya', baik berupa perkataan maupun perbuatan, yang tersembunyi (batin) maupun yang tampak (lahir) •Bagian dari ibadah: Membaca Al Qur’an salat, cinta kepada Allah dan Rasul-Nya zakat, puasa, haji, berbicara jujur, menunaikan amanah, berbakti kepada kedua orang tua, menyambung tali silaturahmi, menepati janji, memerintahkan yang ma’ruf, melarang dari yang munkar, berjihad melawan orang-orang kafir d.l.l BERIBADA H
  • 6.
    •Dzikir yang sebenarnyaadalah suatu cara atau media untuk menyebut atau mengingat nama Allah, jadi semua bentuk aktivitas yang tujuannya mendekatkan diri kepada Allah dinamakan dzikir seperti shalat (QS. Thoha : 14)Dalil berdzikir : • (QS. Al Ahzab : 41) • (QS. Al Baqarah : 152) “Siapa yang ingin bersenang – senang di taman syurga, perbanyaklah dzikir”. (HR.Thabrani) Berdzi kir
  • 7.
    • Bahasa Arab:‫ل‬ُ‫ك‬‫(تو‬tawakkul) mewakilkan atau meyerahkan • Agama Islam: berserah diri sepenuhnya kepada Allah dalam menghadapi atau menunggu hasil suatu pekerjaan, atau menanti akibat dari suatu keadaan • Ajaran Islam: tawakkal adalah tumpuan terakhir dalam suatu usaha atau perjuangan • Tawakal: Menyerah diri kepada Allah SWT setelah berusaha keras dalam berikhtiar dan bekerja sesuai dengan kemampuan dalam mengikuti sunnah Allah Contoh bertawakal
  • 8.
    TAWADUK •Bahasa: rendah hati •Istilah:sikap merendahkan hati, baik di hadapan Allah SWT maupun sesama manusia •Tawaduk kepada Allah: rendah hati di hadapan Allah. Mengakui bahwa dirinya rendah dan hina di hadapan Allah Yang Maha Kuasa. Dalam (QS.Al Furqan :63) Allah Swt memerintahkan umat-Nya untuk merendahkan hati terhadap sesama dengan cara mengucapkan kata-kata yang baik dan lemah lembut.
  • 9.
    BERSYUKUR Syukur: ucapan sikap,dan perbuatan terimakasih kepada allah swt, dan penggakuan yang tulus atas nikmat dan karunia yang diberikannya. Bersyukur kepada Allah: suatu cara kita menerima segala sesuatu dengan ikhlas dan dan tanpa rasa terpaksa ataupun mengeluh 9 Sifat Syukur menurut K.H M arifin ilham : • Syukur kalbiah, Syukur akal, Syukur jasad, Syukur telinga, Syukur Tangan, Syukur kemaluan, Syukur mata, Syukur perut, Syukur kaki.
  • 10.
    • Taqarrub kepadaAllah : setiap aktivitas yang mendekatkan seorang hamba kepada Allah Swt, baik dengan melaksanakan kewajiban, melaksanakan amalan-amalan sunnah nafilah maupun bentuk-bentuk ketaatan lainnya. • Cakupan Taqarrub: seluruh aktivitas mu’amalat, akhlaq, math’umat (berkaitan dengan makanan), malbusaat (berkaitan dengan pakaian) bahkan uqubat (pelaksanaan sanksi hukum di dunia oleh negara Islam/ Khilafah). • Dalam sebuah hadits Qudsi, Allah Swt. berfirman: “Dan tiada bertaqarrub (mendekat) kepada-Ku seorang hamba dengan sesuatu yang lebih Kusuka daripada menjalankan kewajibannya”. (Shahih Bukhari Juz 11, hal.292-297)
  • 11.
    • Secara Bahasa:at-Taubah berasal dari kata َ‫ب‬ َ‫و‬َ‫ت‬yang bermakna kembali. • Dia bertaubat: ia kembali dari dosanya (berpaling dan menarik diri dari dosa. • Secara Syar’i, taubat adalah meninggalkan dosa karena takut pada Allâh, menganggapnya buruk, menyesali perbuatan maksiatnya, bertekad kuat untuk tidak mengulanginya, dan memperbaiki apa yang mungkin bisa diperbaiki kembali dari amalnya.
  • 12.
    Taubat dibagi 4golongan menurut Imam Al-Gozali • Taubat Nasuha (Napsul Mut Mainah) • (Nafsu Lawwama) • (Nafsu Musawallah) • (Nafsu Amarah) Syarat Taubat Agar taubat seseorang itu diterima, maka dia harus memenuhi tiga hal yaitu: (1) Menyesal, (2) Berhenti dari dosa, (3) Bertekad untuk tidak mengulanginya.
  • 13.