Trauma thoraks merupakan penyebab kematian ketiga dan keempat paling umum pada populasi di bawah 45 tahun di AS dan Eropa, dengan tingkat kematian antara 15,5% hingga 25%. Imaging, khususnya CT scan, sangat penting dalam diagnosis karena memiliki sensitivitas yang lebih tinggi dibandingkan radiografi biasa untuk cedera dada, termasuk fraktur tulang dan kontusio paru. Berbagai jenis cedera seperti pneumothoraks, hemothoraks, dan cedera mediastinum juga memiliki implikasi serius pada morbiditas dan mortalitas.