Dokumen tersebut membahas tentang doa syafaat, yaitu berdiri di antara manusia dan Allah untuk memohon belas kasihan. Teladan Nabi Musa, Yosua, Daniel, dan Nehemia menunjukkan empat alasan utama dalam berdoa syafaat: untuk nama Allah, umat-Nya, dosa manusia, dan firman-Nya. Doa syafaat harus disertai pengakuan dosa, puasa, dan kepatuhan kepada kehendak-Nya.