ST
ANDARAKREDIT
ASI PUSKESMAS ( REVISI)
STANDAR 2.5
PELAYANAN UKM DIPERKUAT
DENGAN PIS PK
STANDAR BAB 2 - UKM
STANDAR
UKM
Akses Pelayanan UKM
Penyelenggaraan UKM
Esensial
Pelayanan UKM dengan metode
pembinaan secara berjenjang
2.1 Perencanaan UKM secara
terpadu.
2.2
2.3
Pergerakan dan Pelaksanaan
Pelayanan UKM dikoordinasikan
LP dan LS.
2.4
Pelayanan UKM diperkuat
dengan PIS PK
2.5
2.6
Penyelenggaraan UKM
Pengembangan
2.7
Pengawasan, Pengendalian dan
Penilaian Kinerja pelayanan UKM
P u s k e s m a s dilakukan dengan
menggunakan indikator kinerja
pelayanan UKM
2.8
ISI STANDAR BAB 2
2.1
STANDAR
2.1.1 – 2.1.3
KRITERIA
13 EP
ELEMEN PENILAIAN
2.2 2.2.1 – 2.2.2 7 EP
2.3 2.3.1 2 EP
2.4 2.4.1 4 EP
2.5
2.5.1 – 2.5.3 17 EP
2.6
2.6.1 – 2.6.5 25 EP
2.7
2.7.1 5 EP
8 20 96
2.8
2.8.1- 2.8.4 23 EP
STANDAR 2.5
PELAKSANAAN PELAYANAN UKM
DI PERKUAT DENGAN PIS PK
Pelaksanaan pelayanan ukm di perkuat dengan
PIS PK dalam upaya mewujudkan keluarga
sehat dan masyarakat sehat melalui
pengorganisasian masyarakat dengan
terbentuknya upaya-upaya kesehatan
bersumber daya masyarakat (UKBM) dan
tatanan-tatanan sehat yang merupakan bentuk
implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat
( Germas)
2.5.1
2.5.2
2.5.3
KRITERIA PADA STANDAR 2.5
Penanggung jawab UKM, koordinator pelayanan dan pelaksana kegiatan UKM
bersama dengan Tim Pembina Keluarga melaksanakan pemetaan dan
intervensi kesehatan berdasarkan permasalahan keluarga sesuai dengan
jadwal yang sudah disepakati.
Intervensi l a n j u t d i t u j u ka n p a d a w i l a y a h ke r ja Puskesmas
berdasarkan p e r m a s a l a h a n y a n g s u d a h d i p e t a k a n d a n
dilaksanakan terintegrasi dengan pelayanan UKM Puskesmas.
Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sebagai
bagian dari intervensi lanjut dalam bentuk peran serta masyarakat
terhadap masalah-masalah kesehatan
KRITERIA 2.5.1
Penanggung jawab UKM, koordinator
pelayanan dan pelaksana kegiatan
UKM bersama dengan Tim Pembina
Keluarga melaksanakan pemetaan
d a n i n t e r v e n s i k e s e h a t a n
berdasarkan permasalahan keluarga
sesuai dengan jadwal yang sudah
disepakati.
POKOK PIKIRAN 2.5.1
❑ Kegiatan Kunjungan Keluarga yang dilaksanakan oleh Tim Pembina Keluarga digunakan
untuk menyampaikan Komunikasi Informasi dan Edukasi kepada keluarga sebagai
intervensi awal dan didokumentasikan.
❑ Dokumentasi hasil kunjungan keluarga dilakukan dengan dientry pada aplikasi keluarga
sehat dan atau pada profil keluarga sehat (Prokesga).
❑ Dokumentasi hasil kunjungan dapat berupa hasil intervensi awal dan hasil intervensi lanjut.
❑ Dokumentasi hasil kunjungan awal dan hasil intervensi (pemutakhiran/update) dokumentasi
dilakukan oleh tim data Puskesmas (admin dan surveior).
❑ Tim pembina keluarga menyampaikan informasi dan laporan hasil kunjungan keluarga serta
berkoordinasi dengan penanggung jawab UKM dan koordinator pelayanan dan pelaksana
kegiatan UKM agar dapat dilakukan analisis dan intervensi lanjut
❑ Tim Pembina keluarga adalah tenaga kesehatan Puskesmas yang dibentuk oleh Kepala
Puskesmas melalui Surat Keputusan Kepala Puskesmas.
❑ Kegiatan UKM melalui PIS PK sebagai bentuk intervensi dilaksanakan sesuai dengan jadwal
yang disepakati dengan masyarakat yang menjadi sasaran.
ELEMEN PENILAIAN 2.5.1
1. Dibentuk Tim Pembina Keluarga, tenaga administrasi dan surveior dengan uraian tugas
yang jelas. (R)
2. Tim Pembina Keluarga melakukan kunjungan keluarga dan intervensi awal yang telah
direncanakan melalui proses persiapan, dan didokumentasikan. (D,W)
3. Tim Pembina Keluarga melakukan penghitungan Indeks Keluarga Sehat (IKS) pada tingkat
keluarga, RT, RW, desa/kelurahan, dan Puskesmas secara manual atau secara elektronik (dengan
Aplikasi Keluarga Sehat). (D)
4. Tim Pembina Keluarga menyampaikan informasi masalah kesehatan kepada Kepala Puskesmas,
Penanggung jawab UKM, koordinator pelayanan dan pelaksana kegiatan UKM untuk bersama-
sama melakukan analisis hasil kunjungan keluarga. (D,W)
5. Tim Pembina Keluarga bersama Penanggung jawab UKM, koordinator pelayanan dan
p e l a k s a n a kegiatan U K M m e n y u s u n intervensi la n j u t kepada ke lu a rga s e s u ai
permasalahan kesehatan pada tingkat keluarga.(D,W)
6. Penanggung jawab UKM mengkoordinir pelaksanaan intervensi lanjut. (D,W)
EP 2.
• Ada bukti pertemuan persiapan
• Ada bukti kunjungan dan intervensi Awal
(D, W)
EP 1.
Ada SK tim Pembina Keluarga,
admin dan surveyor.
Dengan uraian tugas Yang jelas
(R)
EP 3.
• Ada data IKS (RT, RW,
Kelurahan dan Puskesmas
(manual dan elektronik)
(D)
EP 4.
Ada bukti sosialisasi masalah
kesehatan keluarga sesuai hasil
pendataan (Undangan, Daftar
hadir, Notulen, dll)
(D,W)
EP 5.
• Ada rencana intervensi lanjut
sesuai permasalahan keluarga.
• Ada bukti pertemuan
(undangan, Daftar hadir,
Notulen, dll)
(D, W)
EP 6.
• Ada bukti PJ UKM mengkoordinir
kegiatan intervensi lanjut
(pertemuan, kunjungan
lapangan, dll)
(D, W)
Contoh-contoh dokumen --- akan disediakan melalui Link
terutama bagi kegiatan yg sifatnya dianggap baru
EP 2.5.1
RDOWS
EP 2.5.1 REGULASI DOKUMEN WAWANCARA
1 Dibentuk Tim Pembina
Keluarga, tenaga
administrasi dan surveior
dengan uraian tugas yang
jelas. (R)
SK Tim Pembina Keluarga,
lengkap dengan uraian tugas
2 Tim Pembina Keluarga
melakukan kunjungan
keluarga dan intervensi
awal yang telah
direncanakan melalui
proses persiapan, dan
didokumentasikan. (D,W)
Laporan kegiatan Tim
Pembina Keluarga:
pelaksanaan kunjungan
keluarga dan intervensi
awal
Tim Pembina Keluarga
tentang pelaksanaan
kunjungan keluarga dan
intervensi awal
RDOWS
EP 2.5.1 REGULASI DOKUMEN WAWANCARA
3 Tim Pembina Keluarga melakukan
penghitungan Indeks Keluarga
Sehat (IKS) pada tingkat keluarga,
RT, RW, desa/kelurahan, dan
Puskesmas secara manual atau
secara elektronik (dengan Aplikasi
Keluarga Sehat). (D)
Hasil penghitungan IKS tingkat
keluarga, RT, RW dan Puskesmas
4 Tim Pembina Keluarga
menyampaikan informasi masalah
kesehatan kepada Kepala
Puskesmas, Penanggung jawab
UKM, koordinator pelayanan dan
pelaksana kegiatan UKM untuk
bersama-sama melakukan
analisis hasil kunjungan keluarga.
(D,W)
Laporan kegiatan Tim Pembina
Keluarga. Bukti pertemuan
dengan Kepala Puskesmas, PJ
UKM, koordinator pelayanan
UKM, pelaksana pelayanan UKM
untuk menganalisis hasil
kunjungan keluarga
Kepala Puskesmas, PJ UKM, PJ UKP,
koordinator, dan pelaksana
pelayanan UKM tentang bagaimana
analisis hasil kunjungan keluarga
yang dilakukan oleh Tim Pembina
Keluarga
RDOWS
EP 2.5.1 REGULASI DOKUMEN WAWANCARA
5 Tim Pembina Keluarga
bersama Penanggung
jawab UKM, koordinator
pelayanan dan pelaksana
kegiatan UKM menyusun
intervensi lanjut kepada
keluarga sesuai
permasalahan kesehatan
pada tingkat
keluarga.(D,W)
Bukti dilakukan intervensi lanjut
pada keluarga
Kepala Puskesmas, PJ UKM, PJ
UKP, koordinator, dan pelaksana
pelayanan UKM tentang
bagaimana pelaksanaan intervensi
lanjut pada tingkat keluarga
6 Penanggung jawab UKM
mengkoordinir
pelaksanaan intervensi
lanjut. (D,W)
Bukti dilakukan koordinasi oleh
PJ UKM untuk pelaksanaan
intervensi lanjut, baik melalui
tatap muka, SMS, telpon, WA
dsb
Kepala Puskesmas, PJ UKM, PJ
UKP, koordinator, dan pelaksana
pelayanan UKM tentang
bagaimana koordinasi
pelaksanaan intervensi lanjut
KRITERIA 2.5.2
Intervensi lanjut ditujukan
p a d a w i l a y a h k e r j a
Puskesmas berdasarkan
permasalahan yang sudah
d i p e t a k a n d a n
dilaksanakan terintegrasi
dengan pelayanan UKM
Puskesmas.
STRATEGI PENINGKATAN IKS
POKOK PIKIRAN 2.5.2
❑ Penyusunan rencana intervensi lanjut terintegrasi dengan lintas program dan dapat
melibatkan lintas sektor terkait, didasarkan pada analisis IKS awal.
❑ Intervensi sesuai dengan hasil analisis dan pemetaan antara lain dilakukan melalui kegiatan UKM
(termasuk yang bersifat inovatif), pengorganisasian masyarakat dalam bentuk UKBM dan
tatanan-tananan (sekolah, pesantren, pasar tempat ibadah dan lain- lain).
❑ Perbaikan dan evaluasi PIS PK di tingkat Puskesmas dilaksanakan mulai dari tahap
persiapan pelaksanaan, pelaksanaan kunjungan keluarga dan intervensi awal, pelaksanaan
analisis Indeks Keluarga Sehat (IKS) awal, pelaksanaan intervensi lanjut dan analisis
perubahan IKS.
❑ Rencana intervensi lanjut terintegrasi dengan rencana pelaksanaan kegiatan masing-
masing pelayanan UKM Puskesmas.
❑ Dalam perbaikan dan evaluasi dilaksanakan proses verifikasi yang bertujuan untuk menjamin
kebenaran serta keakuratan pelaksanaan PIS PK sesuai dengan hasil pelatihan serta informasi
kondisi kesehatan setiap keluarga yang ada pada prokesga atau aplikasi dapat
dipertanggungjawabkan.
ELEMEN PENILAIAN 2.5.2
1. Tim pembina keluarga bersama dengan penanggung jawab UKM melakukan analisis IKS awal dan
pemetaan masalah di tiap tingkatan wilayah, sebagai dasar dalam menyusun rencana intervensi lanjut secara
terintegrasi lintas program dan dapat melibatkan lintas sektor terkait (D, W)
2. Rencana intervensi lanjut dikomunikasikan dan dikoordinasikan dalam lokakarya mini bulanan dan lokakarya
triwulan Puskesmas.(D,W)
3. Dilaksanakan intervensi lanjutan sesuai dengan rencana yang disusun (D,W)
4. Penanggung jawab UKM Puskesmas berkoordinasi dengan Penanggung jawab UKPP, Penanggung jawab
Jaringan dan Jejaring Pelayanan Puskesmas melakukan perbaikan pelaksanaan intervensi lanjutan yang dilakukan
(D,W)
5. Dilakukan evaluasi dan tindak lanjut perbaikan pada setiap tahapan PIS PK antara lain melalui
supervisi, laporan, lokakarya mini dan pertemuan-pertemuan penilaian kinerja.(D,W)
6. Koordinator pelayanan dan pelaksana kegiatan UKM melaksanakan intervensi lanjut dan melaporkan
hasil yang telah dilaksanakan kepada tim pembina keluarga dan selanjutnya dilakukan
pemuktahiran/update dokumentasi. (D, W)
EP 1.
Ada Data IKS Awal dan rencana
intervensi lanjut
(D, W)
EP 2.
Bukti komunikasi dan koordinasi
rencana intervensi lanjut (Undangan,
Daftar hadir, Notulensi, foto kegiatan)
(D, W)
EP 3.
Bukti pelaksanaan RTL (Undangan,
Daftar hadir, Notulensi, kegiatan dan
foto)
(D. W)
EP 4.
Bukti koordinasi dengan UKPP, jejaring dan
jaringan PKM terkait pelaksanaan perbaikan
intervensi lanjut (Undangan, Daftar hadir,
Notulensi, kegiatan dan foto)
(D. W)
EP 5
Ada bukti Evaluasi dan TL
perbaikan (Suvervisi, laporan
atau pertemuan : Daftar
hadir, Notulensi, kegiatan
dan foto)
(D. W)
EP 6
Ada Laporan, ada pemutakhiran data
(D. W)
Contoh-contoh dokumen --- akan disediakan melalui Link
terutama bagi kegiatan yg sifatnya dianggap baru
EP 2.5.2
EP 2.5.2 - RDOWS
EP 2.5.2 DOKUMEN WAWANCARA
1 Tim pembina keluarga bersama
dengan penanggung jawab UKM
melakukan analisis IKS awal dan
pemetaan masalah di tiap
tingkatan wilayah, sebagai dasar
dalam menyusun rencana
intervensi lanjut secara
terintegrasi lintas program dan
dapat melibatkan lintas sektor
terkait (D, W)
Bukti dilakukan pertemuan lintas
program dan lintas sektor untuk
analisis IKS awal, pemetaan
masalah di tingkat wilayah. Bukti
penyusunan rencana intervensi
lanjut tingkat wilayah. Rencana
Intervensi Lanjut
Kepala Puskesmas, PJ UKM, PJ UKP,
koordinator, dan pelaksana pelayanan
UKM tentang bagaimana analisis
terhadap IKS awal, dan penyusunan
rencana intervensi lanjut tingkat
pukesmas
2 Rencana intervensi lanjut
dikomunikasikan dan
dikoordinasikan dalam lokakarya
mini bulanan dan lokakarya
triwulan Puskesmas.(D,W)
Bukti dilakukan komunikasi dan
koordinasi melalui lokmin bulanan
dan lokmin triwulan tentang
rencana intervensi lanjut
Kepala Puskesmas, PJ UKM tentang
bagaimana komunikasi dan koordinasi
rencana intervensi lanjut PIS PK kepada
lintas program dan lintas sektor
RDOWS
EP 2.5.2 DOKUMEN WAWANCARA
3 Dilaksanakan intervensi lanjutan
sesuai dengan rencana yang
disusun (D,W)
Bukti-bukti pelaksanaan intervensi
lanjut sesuai dengan rencana yang
disusun
Kepala Puskesmas, PJ UKM tentang
bagaimana pelaksanaan intervensi
lanjut PIS PK
4 Penanggung jawab UKM
Puskesmas berkoordinasi dengan
Penanggung jawab UKPP,
Penanggung jawab Jaringan dan
Jejaring Pelayanan Puskesmas
melakukan perbaikan
pelaksanaan intervensi lanjutan
yang dilakukan (D,W)
Bukti PJ UKM melakukan koordinasi
dengan PJ UKP, PJ Jaringan dan
Jejaring untuk pelaksanaan
intervensi lanjut baik melalui tatap
muka, pertemuan, telpon, WA dsb
PJ UKM: bagaimana koordinasi
dengan PJ UKP, PJ Jaringan dan
Jejaring untuk pelaksanaan
intervensi lanjut
RDOWS
EP 2.5.2 DOKUMEN WAWANCARA
5 Dilakukan evaluasi dan tindak
lanjut perbaikan pada setiap
tahapan PIS PK antara lain
melalui supervisi, laporan,
lokakarya mini dan pertemuan-
pertemuan penilaian kinerja.(D,W)
Bukti pelaksanaan supervisi, bukti
laporan, bukti pelaksanaan loka
karya mini dan pertemuan kinerja
sebagai evaluasi dan tindak lanjut
pada setiap tahapan PIS PK
Kepaa Puskesmas, PJ UKM, Tim
Pembina Keluarga tentang evaluasi
dan tindak lanjut untuk setiap
tahapan kegiatan PIS PK
6 Koordinator pelayanan dan
pelaksana kegiatan UKM
melaksanakan intervensi lanjut
dan melaporkan hasil yang telah
dilaksanakan kepada tim pembina
keluarga dan selanjutnya
dilakukan pemuktahiran/update
dokumentasi. (D, W)
Laporan intervensi lanjut oleh
koordinator dan pelaksana kegiatan
pelayanan UKM. Bukti updating
dokumentasi pelaksanaan PIS PK
PJ UKM, Koordinator dan pelaksana
kegiatan pelayanan UKM tentang
laporan intervensi lanjut dan
updating dokumentasi pelaksanaan
PIS PK
KRITERIA 2.5.3
P e l a k s a n a a n G e r a k a n
Masyarakat Hidup Sehat
(Germas) sebagai bagian
d a r i i n t e r v e n s i l a n j u t
dalam bentuk peran serta
m a s y a r a k a t t e r h a d a p
m a s a l a h - m a s a l a h
kesehatan
POKOK PIKIRAN 2.5.3
• Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) adalah suatu tindakan sistematis dan terencana
yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran,
kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.
• Kegiatan Germas merupakan bagian terintegrasi dari intervensi lanjut terhadap masalah- masalah kesehatan yang
diidentifikasi dalam mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat yang dapat dilihat dari perubahan IKS tingkat keluarga
dan wilayah yang semakin membaik.
• Germas bertujuan agar masyarakat terjaga kesehatan, tetap produktif, hidup dalam lingkungan yang bersih, ditandai
dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut : peningkatan edukasi hidup sehat, peningkatan kualitas lingkungan,
peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan
perilaku hidup sehat dan peningkatan aktivitas fisik.
• Sasaran Germas adalah sasaran untuk masing-masing kegiatan Germas, yaitu seluruh lapisan masyarakat, termasuk
individu, keluarga dan masyarakat untuk mempraktikkan pola hidup sehat sehari-hari.
• Puskesmas berperan dalam mensukseskan Germas antara lain melalui kegiatan pemberdayaan individu dan keluarga
yang diukur melalui Indeks individu dan keluarga sehat, pemberdayaan masyarakat yang diukur dengan terbentuknya
UKBM dan pembangunan wilayah berwawasan kesehatan yang diukur dengan Indeks Masyarakat Sehat dan Indeks
Tatanan Sehat.
• Kegiatan-kegiatan tersebut direncanakan dengan kejelasan jenis kegiatan . Indikator untuk tiap kegiatan. Dan
terintegrasi dalam kegiatan UKM Puskesmas.
ELEMEN PENILAIAN 2.5.3
1. Ditetapkannya sasaran Germas dalam pelaksanaan kegiatan UKM Puskesmas
oleh Kepala Puskesmas. (R)
2. Dilaksanakan perencanaan pembinaan Germas secara terintegrasi dalam
kegiatan UKM Puskesmas. (D,O,W)
3. Dilakukan upaya pelaksanaan pembinaan Germas yang melibatkan lintas
program dan lintas sektor terkait untuk mewujudkan perubahan perilaku
sasaran Germas. (D,W)
4. Dilakukan pemberdayaan masyarakat, keluarga dan individu dalam
mewujudkan gerakan masyarakat hidup sehat yang ditandai dengan semakin
membaiknya IKS tingkat keluarga dan wilayah dan terbentuknya UKBM. (D,W)
5. Dilakukan evaluasi dan tindak lanjut terhadap pelaksanaan pembinaan
gerakan masyarakat hidup sehat. (D,W)
EP 1.
Ada Penetapan
sasaran Germas
(R)
EP 2.
Ada rencana kegiatan Germas
teritegrasi dengan
perencanaan UKM
(D, O, W)
EP 5.
Ada bukti dilaksanakannya
pertemuan Evaluasi dan Tindaklanjut
pembinaan Germas
(D, W)
EP 3.
Ada bukti pembinaan Germas
bersama LP & LS
(D, W)
EP 4.
Ada bukti pemberdayaan
masyarakat, individu dan
keluarga mewujudkan Germas
ditandai dengan peningkatan
IKS dan terbentuknya UKBM
(D, W)
Contoh-contoh dokumen --- akan disediakan melalui Link
terutama bagi kegiatan yg sifatnya dianggap baru
EP 2.5.3
RDOWS
EP 2.5.2 DOKUMEN WAWANCARA
1 Ditetapkannya
sasaran Germas
dalam pelaksanaan
kegiatan UKM
Puskesmas oleh
Kepala Puskesmas.
(R)
SK Kepala Puskesmas
tentang sasran Germas
2 Dilaksanakan
perencanaan
pembinaan Germas
secara terintegrasi
dalam kegiatan UKM
Puskesmas. (D,O,W)
(Kerangka Acuan
Kegiatan Pembinaan
Germas dan cocokkan
dengan yang ada pada
RPK)
Bukti pelaksanaan
Pembinaan Germas
Pelaksanaan
pembinaan
Germas di
lapangan
PJ UKM tentang
perencanaan dan
pelaksanaan
pembinaan Germas
3 Dilakukan upaya
pelaksanaan
pembinaan Germas
yang melibatkan
lintas program dan
Bukti koordinasi
dan komunikasi
dengan lintas
program dan lintas
sektor untuk
PJ UKM: bagaimana
komunikasi dan
koordinasi lintas
program dan lintas
sektor untuk
RDOWS
EP 2.5.2 DOKUMEN WAWANCARA
4 Dilakukan pemberdayaan
masyarakat, keluarga dan individu
dalam mewujudkan gerakan
masyarakat hidup sehat yang
ditandai dengan semakin
membaiknya IKS tingkat keluarga
dan wilayah dan terbentuknya
UKBM. (D,W)
Bukti-bukti kegiatan pemberdayaan
masyarakat, keluarga, dan individu
terkait dengan kegiatan Germas.
Hasil Evaluasi IKS yang
menunjukkan perbaikan
PJ UKM tentang kegiatan
pemberdayaan yang terkait dengan
kegiatan Germas.
5 Dilakukan evaluasi dan tindak
lanjut terhadap pelaksanaan
pembinaan gerakan masyarakat
hidup sehat. (D,W)
Bukti evaluasi terhadap
pelaksanaan pembinaan Germas.
Bukti tindak lanjut terhadap hasil
evaluasi
Kepala Puskesmas, PJ UKM tentang
evaluasi dan tindak lanjut terhadap
pelaksanaan pembinaan Germas
575015275-STANDAR-2-5-PIS-PK.pdf

575015275-STANDAR-2-5-PIS-PK.pdf

  • 1.
    ST ANDARAKREDIT ASI PUSKESMAS (REVISI) STANDAR 2.5 PELAYANAN UKM DIPERKUAT DENGAN PIS PK
  • 2.
    STANDAR BAB 2- UKM STANDAR UKM Akses Pelayanan UKM Penyelenggaraan UKM Esensial Pelayanan UKM dengan metode pembinaan secara berjenjang 2.1 Perencanaan UKM secara terpadu. 2.2 2.3 Pergerakan dan Pelaksanaan Pelayanan UKM dikoordinasikan LP dan LS. 2.4 Pelayanan UKM diperkuat dengan PIS PK 2.5 2.6 Penyelenggaraan UKM Pengembangan 2.7 Pengawasan, Pengendalian dan Penilaian Kinerja pelayanan UKM P u s k e s m a s dilakukan dengan menggunakan indikator kinerja pelayanan UKM 2.8
  • 3.
    ISI STANDAR BAB2 2.1 STANDAR 2.1.1 – 2.1.3 KRITERIA 13 EP ELEMEN PENILAIAN 2.2 2.2.1 – 2.2.2 7 EP 2.3 2.3.1 2 EP 2.4 2.4.1 4 EP 2.5 2.5.1 – 2.5.3 17 EP 2.6 2.6.1 – 2.6.5 25 EP 2.7 2.7.1 5 EP 8 20 96 2.8 2.8.1- 2.8.4 23 EP
  • 4.
    STANDAR 2.5 PELAKSANAAN PELAYANANUKM DI PERKUAT DENGAN PIS PK Pelaksanaan pelayanan ukm di perkuat dengan PIS PK dalam upaya mewujudkan keluarga sehat dan masyarakat sehat melalui pengorganisasian masyarakat dengan terbentuknya upaya-upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) dan tatanan-tatanan sehat yang merupakan bentuk implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ( Germas)
  • 5.
    2.5.1 2.5.2 2.5.3 KRITERIA PADA STANDAR2.5 Penanggung jawab UKM, koordinator pelayanan dan pelaksana kegiatan UKM bersama dengan Tim Pembina Keluarga melaksanakan pemetaan dan intervensi kesehatan berdasarkan permasalahan keluarga sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati. Intervensi l a n j u t d i t u j u ka n p a d a w i l a y a h ke r ja Puskesmas berdasarkan p e r m a s a l a h a n y a n g s u d a h d i p e t a k a n d a n dilaksanakan terintegrasi dengan pelayanan UKM Puskesmas. Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sebagai bagian dari intervensi lanjut dalam bentuk peran serta masyarakat terhadap masalah-masalah kesehatan
  • 6.
    KRITERIA 2.5.1 Penanggung jawabUKM, koordinator pelayanan dan pelaksana kegiatan UKM bersama dengan Tim Pembina Keluarga melaksanakan pemetaan d a n i n t e r v e n s i k e s e h a t a n berdasarkan permasalahan keluarga sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati.
  • 7.
    POKOK PIKIRAN 2.5.1 ❑Kegiatan Kunjungan Keluarga yang dilaksanakan oleh Tim Pembina Keluarga digunakan untuk menyampaikan Komunikasi Informasi dan Edukasi kepada keluarga sebagai intervensi awal dan didokumentasikan. ❑ Dokumentasi hasil kunjungan keluarga dilakukan dengan dientry pada aplikasi keluarga sehat dan atau pada profil keluarga sehat (Prokesga). ❑ Dokumentasi hasil kunjungan dapat berupa hasil intervensi awal dan hasil intervensi lanjut. ❑ Dokumentasi hasil kunjungan awal dan hasil intervensi (pemutakhiran/update) dokumentasi dilakukan oleh tim data Puskesmas (admin dan surveior). ❑ Tim pembina keluarga menyampaikan informasi dan laporan hasil kunjungan keluarga serta berkoordinasi dengan penanggung jawab UKM dan koordinator pelayanan dan pelaksana kegiatan UKM agar dapat dilakukan analisis dan intervensi lanjut ❑ Tim Pembina keluarga adalah tenaga kesehatan Puskesmas yang dibentuk oleh Kepala Puskesmas melalui Surat Keputusan Kepala Puskesmas. ❑ Kegiatan UKM melalui PIS PK sebagai bentuk intervensi dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang disepakati dengan masyarakat yang menjadi sasaran.
  • 8.
    ELEMEN PENILAIAN 2.5.1 1.Dibentuk Tim Pembina Keluarga, tenaga administrasi dan surveior dengan uraian tugas yang jelas. (R) 2. Tim Pembina Keluarga melakukan kunjungan keluarga dan intervensi awal yang telah direncanakan melalui proses persiapan, dan didokumentasikan. (D,W) 3. Tim Pembina Keluarga melakukan penghitungan Indeks Keluarga Sehat (IKS) pada tingkat keluarga, RT, RW, desa/kelurahan, dan Puskesmas secara manual atau secara elektronik (dengan Aplikasi Keluarga Sehat). (D) 4. Tim Pembina Keluarga menyampaikan informasi masalah kesehatan kepada Kepala Puskesmas, Penanggung jawab UKM, koordinator pelayanan dan pelaksana kegiatan UKM untuk bersama- sama melakukan analisis hasil kunjungan keluarga. (D,W) 5. Tim Pembina Keluarga bersama Penanggung jawab UKM, koordinator pelayanan dan p e l a k s a n a kegiatan U K M m e n y u s u n intervensi la n j u t kepada ke lu a rga s e s u ai permasalahan kesehatan pada tingkat keluarga.(D,W) 6. Penanggung jawab UKM mengkoordinir pelaksanaan intervensi lanjut. (D,W)
  • 9.
    EP 2. • Adabukti pertemuan persiapan • Ada bukti kunjungan dan intervensi Awal (D, W) EP 1. Ada SK tim Pembina Keluarga, admin dan surveyor. Dengan uraian tugas Yang jelas (R) EP 3. • Ada data IKS (RT, RW, Kelurahan dan Puskesmas (manual dan elektronik) (D) EP 4. Ada bukti sosialisasi masalah kesehatan keluarga sesuai hasil pendataan (Undangan, Daftar hadir, Notulen, dll) (D,W) EP 5. • Ada rencana intervensi lanjut sesuai permasalahan keluarga. • Ada bukti pertemuan (undangan, Daftar hadir, Notulen, dll) (D, W) EP 6. • Ada bukti PJ UKM mengkoordinir kegiatan intervensi lanjut (pertemuan, kunjungan lapangan, dll) (D, W) Contoh-contoh dokumen --- akan disediakan melalui Link terutama bagi kegiatan yg sifatnya dianggap baru EP 2.5.1
  • 10.
    RDOWS EP 2.5.1 REGULASIDOKUMEN WAWANCARA 1 Dibentuk Tim Pembina Keluarga, tenaga administrasi dan surveior dengan uraian tugas yang jelas. (R) SK Tim Pembina Keluarga, lengkap dengan uraian tugas 2 Tim Pembina Keluarga melakukan kunjungan keluarga dan intervensi awal yang telah direncanakan melalui proses persiapan, dan didokumentasikan. (D,W) Laporan kegiatan Tim Pembina Keluarga: pelaksanaan kunjungan keluarga dan intervensi awal Tim Pembina Keluarga tentang pelaksanaan kunjungan keluarga dan intervensi awal
  • 11.
    RDOWS EP 2.5.1 REGULASIDOKUMEN WAWANCARA 3 Tim Pembina Keluarga melakukan penghitungan Indeks Keluarga Sehat (IKS) pada tingkat keluarga, RT, RW, desa/kelurahan, dan Puskesmas secara manual atau secara elektronik (dengan Aplikasi Keluarga Sehat). (D) Hasil penghitungan IKS tingkat keluarga, RT, RW dan Puskesmas 4 Tim Pembina Keluarga menyampaikan informasi masalah kesehatan kepada Kepala Puskesmas, Penanggung jawab UKM, koordinator pelayanan dan pelaksana kegiatan UKM untuk bersama-sama melakukan analisis hasil kunjungan keluarga. (D,W) Laporan kegiatan Tim Pembina Keluarga. Bukti pertemuan dengan Kepala Puskesmas, PJ UKM, koordinator pelayanan UKM, pelaksana pelayanan UKM untuk menganalisis hasil kunjungan keluarga Kepala Puskesmas, PJ UKM, PJ UKP, koordinator, dan pelaksana pelayanan UKM tentang bagaimana analisis hasil kunjungan keluarga yang dilakukan oleh Tim Pembina Keluarga
  • 12.
    RDOWS EP 2.5.1 REGULASIDOKUMEN WAWANCARA 5 Tim Pembina Keluarga bersama Penanggung jawab UKM, koordinator pelayanan dan pelaksana kegiatan UKM menyusun intervensi lanjut kepada keluarga sesuai permasalahan kesehatan pada tingkat keluarga.(D,W) Bukti dilakukan intervensi lanjut pada keluarga Kepala Puskesmas, PJ UKM, PJ UKP, koordinator, dan pelaksana pelayanan UKM tentang bagaimana pelaksanaan intervensi lanjut pada tingkat keluarga 6 Penanggung jawab UKM mengkoordinir pelaksanaan intervensi lanjut. (D,W) Bukti dilakukan koordinasi oleh PJ UKM untuk pelaksanaan intervensi lanjut, baik melalui tatap muka, SMS, telpon, WA dsb Kepala Puskesmas, PJ UKM, PJ UKP, koordinator, dan pelaksana pelayanan UKM tentang bagaimana koordinasi pelaksanaan intervensi lanjut
  • 13.
    KRITERIA 2.5.2 Intervensi lanjutditujukan p a d a w i l a y a h k e r j a Puskesmas berdasarkan permasalahan yang sudah d i p e t a k a n d a n dilaksanakan terintegrasi dengan pelayanan UKM Puskesmas. STRATEGI PENINGKATAN IKS
  • 14.
    POKOK PIKIRAN 2.5.2 ❑Penyusunan rencana intervensi lanjut terintegrasi dengan lintas program dan dapat melibatkan lintas sektor terkait, didasarkan pada analisis IKS awal. ❑ Intervensi sesuai dengan hasil analisis dan pemetaan antara lain dilakukan melalui kegiatan UKM (termasuk yang bersifat inovatif), pengorganisasian masyarakat dalam bentuk UKBM dan tatanan-tananan (sekolah, pesantren, pasar tempat ibadah dan lain- lain). ❑ Perbaikan dan evaluasi PIS PK di tingkat Puskesmas dilaksanakan mulai dari tahap persiapan pelaksanaan, pelaksanaan kunjungan keluarga dan intervensi awal, pelaksanaan analisis Indeks Keluarga Sehat (IKS) awal, pelaksanaan intervensi lanjut dan analisis perubahan IKS. ❑ Rencana intervensi lanjut terintegrasi dengan rencana pelaksanaan kegiatan masing- masing pelayanan UKM Puskesmas. ❑ Dalam perbaikan dan evaluasi dilaksanakan proses verifikasi yang bertujuan untuk menjamin kebenaran serta keakuratan pelaksanaan PIS PK sesuai dengan hasil pelatihan serta informasi kondisi kesehatan setiap keluarga yang ada pada prokesga atau aplikasi dapat dipertanggungjawabkan.
  • 15.
    ELEMEN PENILAIAN 2.5.2 1.Tim pembina keluarga bersama dengan penanggung jawab UKM melakukan analisis IKS awal dan pemetaan masalah di tiap tingkatan wilayah, sebagai dasar dalam menyusun rencana intervensi lanjut secara terintegrasi lintas program dan dapat melibatkan lintas sektor terkait (D, W) 2. Rencana intervensi lanjut dikomunikasikan dan dikoordinasikan dalam lokakarya mini bulanan dan lokakarya triwulan Puskesmas.(D,W) 3. Dilaksanakan intervensi lanjutan sesuai dengan rencana yang disusun (D,W) 4. Penanggung jawab UKM Puskesmas berkoordinasi dengan Penanggung jawab UKPP, Penanggung jawab Jaringan dan Jejaring Pelayanan Puskesmas melakukan perbaikan pelaksanaan intervensi lanjutan yang dilakukan (D,W) 5. Dilakukan evaluasi dan tindak lanjut perbaikan pada setiap tahapan PIS PK antara lain melalui supervisi, laporan, lokakarya mini dan pertemuan-pertemuan penilaian kinerja.(D,W) 6. Koordinator pelayanan dan pelaksana kegiatan UKM melaksanakan intervensi lanjut dan melaporkan hasil yang telah dilaksanakan kepada tim pembina keluarga dan selanjutnya dilakukan pemuktahiran/update dokumentasi. (D, W)
  • 16.
    EP 1. Ada DataIKS Awal dan rencana intervensi lanjut (D, W) EP 2. Bukti komunikasi dan koordinasi rencana intervensi lanjut (Undangan, Daftar hadir, Notulensi, foto kegiatan) (D, W) EP 3. Bukti pelaksanaan RTL (Undangan, Daftar hadir, Notulensi, kegiatan dan foto) (D. W) EP 4. Bukti koordinasi dengan UKPP, jejaring dan jaringan PKM terkait pelaksanaan perbaikan intervensi lanjut (Undangan, Daftar hadir, Notulensi, kegiatan dan foto) (D. W) EP 5 Ada bukti Evaluasi dan TL perbaikan (Suvervisi, laporan atau pertemuan : Daftar hadir, Notulensi, kegiatan dan foto) (D. W) EP 6 Ada Laporan, ada pemutakhiran data (D. W) Contoh-contoh dokumen --- akan disediakan melalui Link terutama bagi kegiatan yg sifatnya dianggap baru EP 2.5.2
  • 17.
    EP 2.5.2 -RDOWS EP 2.5.2 DOKUMEN WAWANCARA 1 Tim pembina keluarga bersama dengan penanggung jawab UKM melakukan analisis IKS awal dan pemetaan masalah di tiap tingkatan wilayah, sebagai dasar dalam menyusun rencana intervensi lanjut secara terintegrasi lintas program dan dapat melibatkan lintas sektor terkait (D, W) Bukti dilakukan pertemuan lintas program dan lintas sektor untuk analisis IKS awal, pemetaan masalah di tingkat wilayah. Bukti penyusunan rencana intervensi lanjut tingkat wilayah. Rencana Intervensi Lanjut Kepala Puskesmas, PJ UKM, PJ UKP, koordinator, dan pelaksana pelayanan UKM tentang bagaimana analisis terhadap IKS awal, dan penyusunan rencana intervensi lanjut tingkat pukesmas 2 Rencana intervensi lanjut dikomunikasikan dan dikoordinasikan dalam lokakarya mini bulanan dan lokakarya triwulan Puskesmas.(D,W) Bukti dilakukan komunikasi dan koordinasi melalui lokmin bulanan dan lokmin triwulan tentang rencana intervensi lanjut Kepala Puskesmas, PJ UKM tentang bagaimana komunikasi dan koordinasi rencana intervensi lanjut PIS PK kepada lintas program dan lintas sektor
  • 18.
    RDOWS EP 2.5.2 DOKUMENWAWANCARA 3 Dilaksanakan intervensi lanjutan sesuai dengan rencana yang disusun (D,W) Bukti-bukti pelaksanaan intervensi lanjut sesuai dengan rencana yang disusun Kepala Puskesmas, PJ UKM tentang bagaimana pelaksanaan intervensi lanjut PIS PK 4 Penanggung jawab UKM Puskesmas berkoordinasi dengan Penanggung jawab UKPP, Penanggung jawab Jaringan dan Jejaring Pelayanan Puskesmas melakukan perbaikan pelaksanaan intervensi lanjutan yang dilakukan (D,W) Bukti PJ UKM melakukan koordinasi dengan PJ UKP, PJ Jaringan dan Jejaring untuk pelaksanaan intervensi lanjut baik melalui tatap muka, pertemuan, telpon, WA dsb PJ UKM: bagaimana koordinasi dengan PJ UKP, PJ Jaringan dan Jejaring untuk pelaksanaan intervensi lanjut
  • 19.
    RDOWS EP 2.5.2 DOKUMENWAWANCARA 5 Dilakukan evaluasi dan tindak lanjut perbaikan pada setiap tahapan PIS PK antara lain melalui supervisi, laporan, lokakarya mini dan pertemuan- pertemuan penilaian kinerja.(D,W) Bukti pelaksanaan supervisi, bukti laporan, bukti pelaksanaan loka karya mini dan pertemuan kinerja sebagai evaluasi dan tindak lanjut pada setiap tahapan PIS PK Kepaa Puskesmas, PJ UKM, Tim Pembina Keluarga tentang evaluasi dan tindak lanjut untuk setiap tahapan kegiatan PIS PK 6 Koordinator pelayanan dan pelaksana kegiatan UKM melaksanakan intervensi lanjut dan melaporkan hasil yang telah dilaksanakan kepada tim pembina keluarga dan selanjutnya dilakukan pemuktahiran/update dokumentasi. (D, W) Laporan intervensi lanjut oleh koordinator dan pelaksana kegiatan pelayanan UKM. Bukti updating dokumentasi pelaksanaan PIS PK PJ UKM, Koordinator dan pelaksana kegiatan pelayanan UKM tentang laporan intervensi lanjut dan updating dokumentasi pelaksanaan PIS PK
  • 20.
    KRITERIA 2.5.3 P el a k s a n a a n G e r a k a n Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sebagai bagian d a r i i n t e r v e n s i l a n j u t dalam bentuk peran serta m a s y a r a k a t t e r h a d a p m a s a l a h - m a s a l a h kesehatan
  • 21.
    POKOK PIKIRAN 2.5.3 •Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. • Kegiatan Germas merupakan bagian terintegrasi dari intervensi lanjut terhadap masalah- masalah kesehatan yang diidentifikasi dalam mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat yang dapat dilihat dari perubahan IKS tingkat keluarga dan wilayah yang semakin membaik. • Germas bertujuan agar masyarakat terjaga kesehatan, tetap produktif, hidup dalam lingkungan yang bersih, ditandai dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut : peningkatan edukasi hidup sehat, peningkatan kualitas lingkungan, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan perilaku hidup sehat dan peningkatan aktivitas fisik. • Sasaran Germas adalah sasaran untuk masing-masing kegiatan Germas, yaitu seluruh lapisan masyarakat, termasuk individu, keluarga dan masyarakat untuk mempraktikkan pola hidup sehat sehari-hari. • Puskesmas berperan dalam mensukseskan Germas antara lain melalui kegiatan pemberdayaan individu dan keluarga yang diukur melalui Indeks individu dan keluarga sehat, pemberdayaan masyarakat yang diukur dengan terbentuknya UKBM dan pembangunan wilayah berwawasan kesehatan yang diukur dengan Indeks Masyarakat Sehat dan Indeks Tatanan Sehat. • Kegiatan-kegiatan tersebut direncanakan dengan kejelasan jenis kegiatan . Indikator untuk tiap kegiatan. Dan terintegrasi dalam kegiatan UKM Puskesmas.
  • 22.
    ELEMEN PENILAIAN 2.5.3 1.Ditetapkannya sasaran Germas dalam pelaksanaan kegiatan UKM Puskesmas oleh Kepala Puskesmas. (R) 2. Dilaksanakan perencanaan pembinaan Germas secara terintegrasi dalam kegiatan UKM Puskesmas. (D,O,W) 3. Dilakukan upaya pelaksanaan pembinaan Germas yang melibatkan lintas program dan lintas sektor terkait untuk mewujudkan perubahan perilaku sasaran Germas. (D,W) 4. Dilakukan pemberdayaan masyarakat, keluarga dan individu dalam mewujudkan gerakan masyarakat hidup sehat yang ditandai dengan semakin membaiknya IKS tingkat keluarga dan wilayah dan terbentuknya UKBM. (D,W) 5. Dilakukan evaluasi dan tindak lanjut terhadap pelaksanaan pembinaan gerakan masyarakat hidup sehat. (D,W)
  • 23.
    EP 1. Ada Penetapan sasaranGermas (R) EP 2. Ada rencana kegiatan Germas teritegrasi dengan perencanaan UKM (D, O, W) EP 5. Ada bukti dilaksanakannya pertemuan Evaluasi dan Tindaklanjut pembinaan Germas (D, W) EP 3. Ada bukti pembinaan Germas bersama LP & LS (D, W) EP 4. Ada bukti pemberdayaan masyarakat, individu dan keluarga mewujudkan Germas ditandai dengan peningkatan IKS dan terbentuknya UKBM (D, W) Contoh-contoh dokumen --- akan disediakan melalui Link terutama bagi kegiatan yg sifatnya dianggap baru EP 2.5.3
  • 24.
    RDOWS EP 2.5.2 DOKUMENWAWANCARA 1 Ditetapkannya sasaran Germas dalam pelaksanaan kegiatan UKM Puskesmas oleh Kepala Puskesmas. (R) SK Kepala Puskesmas tentang sasran Germas 2 Dilaksanakan perencanaan pembinaan Germas secara terintegrasi dalam kegiatan UKM Puskesmas. (D,O,W) (Kerangka Acuan Kegiatan Pembinaan Germas dan cocokkan dengan yang ada pada RPK) Bukti pelaksanaan Pembinaan Germas Pelaksanaan pembinaan Germas di lapangan PJ UKM tentang perencanaan dan pelaksanaan pembinaan Germas 3 Dilakukan upaya pelaksanaan pembinaan Germas yang melibatkan lintas program dan Bukti koordinasi dan komunikasi dengan lintas program dan lintas sektor untuk PJ UKM: bagaimana komunikasi dan koordinasi lintas program dan lintas sektor untuk
  • 25.
    RDOWS EP 2.5.2 DOKUMENWAWANCARA 4 Dilakukan pemberdayaan masyarakat, keluarga dan individu dalam mewujudkan gerakan masyarakat hidup sehat yang ditandai dengan semakin membaiknya IKS tingkat keluarga dan wilayah dan terbentuknya UKBM. (D,W) Bukti-bukti kegiatan pemberdayaan masyarakat, keluarga, dan individu terkait dengan kegiatan Germas. Hasil Evaluasi IKS yang menunjukkan perbaikan PJ UKM tentang kegiatan pemberdayaan yang terkait dengan kegiatan Germas. 5 Dilakukan evaluasi dan tindak lanjut terhadap pelaksanaan pembinaan gerakan masyarakat hidup sehat. (D,W) Bukti evaluasi terhadap pelaksanaan pembinaan Germas. Bukti tindak lanjut terhadap hasil evaluasi Kepala Puskesmas, PJ UKM tentang evaluasi dan tindak lanjut terhadap pelaksanaan pembinaan Germas