Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
TIPS MEMULAI USAHA
SAMPINGAN UNTUK IBU
BEKERJA
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
 Kondisi ekonomi yang tidak menentu saat ini membuat
semua orang berpikir untuk mencari tam...
Tips-Tips Memulai Usaha
Sampingan bagi Ibu Bekerja
Deskripsi
• Usaha sampingan adalah usaha yang dilakukan
seseorang di lu...
 Posisi pekerjaan utama mempengaruhi fleksibilitas
waktu ibu bekerja untuk menjalankan usaha
sampingan.
 Biasanya posisi...
 Pada dasarnya bidang usaha terbagi menjadi dua, yaitu
bidang usaha yang masih jarang atau belum tergarap dan
bidang usah...
 Sebelum memulai usaha sampingan, tentukan
lokasi usaha yang akan dipergunakan. Apakah di
rumah, menyewa kios, atau bahka...
4. Tentukan Pelanggan
 Pada tahap ini, para ibu bekerja sudah harus
memikirkan target calon pembeli/konsumen pembeli
bara...
5. Tentukan Tenaga Kerja yang
Dibutuhkan
 Sebagai ibu bekerja, jika anda menginginkan usaha
yang dibuka sepanjang hari te...
 Banyak usaha menjadi bangkrut atau tutup dikarenakan
kehabisan uang tunai. Oleh karenanya sangat penting
untuk menyiapka...
7. Disiplin dalam Mengelola
Keuangan
 Jangan sampai terjadi “Besar Pasak Daripada Tiang”.
Banyak kasus terjadi dimana usa...
Resiko-resiko yang mungkin muncul adalah :
 Resiko terpahitnya adalah bangkrut. Ini merupakan
konsekuensi jika membuka us...
9. Disiplin dalam Segala Hal
 Dalam menjalankan usaha sampingan usahakan untuk
menerapkan disiplin dalam hal apapun. Baik...
10. Siap Meluangkan waktu
 Jika ibu bekerja yang sekaligus memiliki usaha
sampingan, bersiaplah untuk meluangkan waktu. J...
Kesimpulan
 Dengan memperhatikan tips-tips yang sudah diinfokan
sebelumnya, ibu bekerja dapat memilih jenis usaha samping...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Tips memulai usaha sampingan untuk ibu bekerja

485 views

Published on

Tips-tips yang diberikan untuk ibu bekerja yang ingin memulai usaha sampingan

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Tips memulai usaha sampingan untuk ibu bekerja

  1. 1. TIPS MEMULAI USAHA SAMPINGAN UNTUK IBU BEKERJA
  2. 2. PENDAHULUAN A. Latar Belakang  Kondisi ekonomi yang tidak menentu saat ini membuat semua orang berpikir untuk mencari tambahan penghasilan di luar pekerjaan utama  Perlunya cara cerdas dalam menyikapi hal ini. Dimana yang diperlukan disini adalah memberdayakan keahlian, kreativitas, bakat dan waktu luang.  Banyaknya ibu bekerja dengan waktu kerja penuh (full time) tetapi menginginkan penghasilan dari usaha sampingan di luar gaji yang telah dimiliki saat ini. B. Tujuan • Dengan memiliki penghasilan dari usaha sampingan selain gaji, ibu bekerja dapat membantu lebih banyak dalam keuangan keluarga. • Pada saatnya diharapkan penghasilan dari usaha sampingan yang didapat di luar gaji dapat menggantikan gaji yang ada, sehingga memiliki waktu lebih banyak bersama keluarga.
  3. 3. Tips-Tips Memulai Usaha Sampingan bagi Ibu Bekerja Deskripsi • Usaha sampingan adalah usaha yang dilakukan seseorang di luar pekerjaan utamanya.  Semua jenis usaha sampingan adalah sah-sah saja sepanjang tidak melanggar profesionalisme dan tetap mengedepankan pekerjaan utama.  Meskipun usaha ini adalah usaha sampingan, tetap saja usaha ini harus dijalankan dengan sepenuh hati. Berikut ini adalah tips-tips yang dapat digunakan sebagai referensi untuk memulai usaha sampingan bagi ibu bekerja.
  4. 4.  Posisi pekerjaan utama mempengaruhi fleksibilitas waktu ibu bekerja untuk menjalankan usaha sampingan.  Biasanya posisi teknis seperti supervisor pada perusahaan manufaktur akan cukup sulit melakukan usaha sampingan mengingat intensitas pekerjaan yang cukup tinggi. Tapi bukan berarti tidak bisa, ibu bekerja bisa melakukannya pada saat jam luar kantor. Jika posisi ibu bekerja bukan posisi teknis biasanya mempunyai waktu yang lebih fleksibel sehingga bisa dikerjakan diantara waktu kerja resminya. 1. Perhatikan Posisi di Pekerjaan Utama
  5. 5.  Pada dasarnya bidang usaha terbagi menjadi dua, yaitu bidang usaha yang masih jarang atau belum tergarap dan bidang usaha yang sudah banyak digarap orang lain.  Untuk bidang usaha yang masih jarang disentuh, biasanya orang akan ragu untuk menggelutinya, padahal memulai sesuatu yang belum ada atau masih jarang bisa jadi langkah awal kesuksesan besar. Sedangkan beberapa orang juga ragu untuk menjalankan usaha yang telah digeluti oleh banyak orang lainnya. Padahal jika ibu bekerja memiliki kelebihan atau ciri khas, bukan tidak mungkin akan menjadi sukses bagi ibu bekerja juga. Apalagi jika ditambah dengan pelayanan yang baik, akan menambah poin keunggulan dari usaha ibu bekerja tadi. 2. Tentukan Bidang Usaha yang Akan Dijalani
  6. 6.  Sebelum memulai usaha sampingan, tentukan lokasi usaha yang akan dipergunakan. Apakah di rumah, menyewa kios, atau bahkan menyewa ruko. Karena ibu bekerja banyak menghabiskan waktu di kantor, sebaiknya memilih lokasi usaha di rumah, tetapi jika usaha di rumah tidak memungkinkan, bisa memilih lokasi usaha yang tidak jauh dari tempat tinggal agar tetap bisa mengatur waktu untuk keluarga juga. 3. Menentukan Lokasi Usaha
  7. 7. 4. Tentukan Pelanggan  Pada tahap ini, para ibu bekerja sudah harus memikirkan target calon pembeli/konsumen pembeli barang anda. Atau jika anda memilih usaha bidang jasa, anda sudah harus memikirkan bagaimana cara mendapatkan klien.  Bagaimana cara berpromosi juga sudah harus dipikirkan. Apakah menggunakan brosur, flyer, banner, papan nama, atau promosi dari mulut ke mulut. Yang terpenting di sini adalah sudah tahu bagaimana cara untuk mendapatkan pelanggan dari usaha yang dijalankan.
  8. 8. 5. Tentukan Tenaga Kerja yang Dibutuhkan  Sebagai ibu bekerja, jika anda menginginkan usaha yang dibuka sepanjang hari tentunya anda membutuhkan pegawai untuk membantunya. Jika memang membutuhkan pegawai, usahakan pada awal usaha memulai dengan sedikit tenaga kerja, jika sudah menunjukkan perkembangan dapat dievaluasi apakah harus menambah tenaga kerja lagi atau tidak.  Ada bagusnya ibu bekerja memperkerjakan anggota keluarga sendiri, seperti anak (jika memungkinkan), saudara, bahkan suami. Dengan demikian secara tidak langsung akan menanamkan rasa memiliki terhadap usaha tadi. Dengan adanya rasa memiliki dari anggota keluarga, tentunya dukungan yang diberikan akan semakin besar.
  9. 9.  Banyak usaha menjadi bangkrut atau tutup dikarenakan kehabisan uang tunai. Oleh karenanya sangat penting untuk menyiapkan sejumlah modal awal yang dimiliki untuk dapat menjalankan usaha sampingan tadi.  Jika ibu bekerja memilih usaha sampingan bukan bidang jasa, ada baiknya menyiapkan modal awal paling tidak untuk 12 bulan ke depan, dimana modal tadi mampu untuk menutupi kebutuhan dalam 12 bulan tadi.  Selain modal awal , yang harus dilakukan adalah membuat perkiraan arus kas selama 12 bulan ke depan. Sehingga ibu dapat memperkirakan aliran keluar masuk uang sehingga tidak kehabisan modal ditengah jalan. 6. Rencanakan Keuangan dengan Matang
  10. 10. 7. Disiplin dalam Mengelola Keuangan  Jangan sampai terjadi “Besar Pasak Daripada Tiang”. Banyak kasus terjadi dimana usaha sampingan tersendat karena memiliki banyak tunggakan utang, angsuran, dan pajak yang tidak terbayar.  Jika ini terjadi akan merusak roda bisnis anda. Dan bisa jadi gaji ibu bekerja sebagai karyawan akan tersedot ke usaha sampingan ini karena harus menutupi masalah tadi.
  11. 11. Resiko-resiko yang mungkin muncul adalah :  Resiko terpahitnya adalah bangkrut. Ini merupakan konsekuensi jika membuka usaha.  Tidak selalu ibu bekerja yang mempunyai usaha sampingan sukses menjalankan kedua-duanya. Bisa saja sukses melakukan usaha sampingan tetapi tidak pada karirnya atau sebaliknya. Bisa saja sang ibu bekerja meninggalkan usaha sampingan yang ditekuni karena ternyata mengganggu pekerjaannya. Atau sebaliknya jika usaha sampingannya memaksanya untuk fulltime sehingga ia harus meninggalkan karirnya di kantor. Lebih parah lagi kalau usaha sampingan tadi menyebabkan produktivitas menurun akan menyebabkan pemecatan. 8. Bersiaplah Menghadapi Resiko yang Muncul
  12. 12. 9. Disiplin dalam Segala Hal  Dalam menjalankan usaha sampingan usahakan untuk menerapkan disiplin dalam hal apapun. Baik memilah antara kepentingan pribadi dan kepentingan perusahaan, keuangan pribadi dan keuangan perusahaan, disiplin waktu, dan juga disiplin dalam berkomitmen terhadap rekan/partner
  13. 13. 10. Siap Meluangkan waktu  Jika ibu bekerja yang sekaligus memiliki usaha sampingan, bersiaplah untuk meluangkan waktu. Jika ibu bekerja di kantor, harus siap menjalankan usaha di malam hari dan mengurangi waktu istirahat anda. Ibu bekerja harus mempunyai komitmen untuk menjalankan usaha. Jangan kaget apabila mengalami kelelahan yang lebih dari biasanya. Ini wajar karena sudah pasti ibu bekerja memiliki dua pekerjaan sekaligus.
  14. 14. Kesimpulan  Dengan memperhatikan tips-tips yang sudah diinfokan sebelumnya, ibu bekerja dapat memilih jenis usaha sampingan yang disesuaikan dengan kondisi ibu bekerja. Ada baiknya anda memilih usaha sampingan yang memiliki resiko terkecil.  Jenis usaha sampingan yang memiliki resiko kecil adalah bisnis MLM yang dijalankan dengan sistem Online & Offline. Dengan sistem Online & Offline, sang ibu bekerja dapat memanfaatkan waktu senggang pada jam kantor. Begitu juga ibu bekerja tadi dapat menjalankan bisnis ini dari rumah tanpa mengurangi waktu dengan keluarga.  Dengan memiliki usaha sampingan, tentunya sang ibu bekerja mendapatkan keuntungan-keuntungan, seperti tidak meninggalkan pekerjaan tetapi sang ibu bekerja bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar dari sebelumnya. Dan bukan tidak mungkin penghasilan dari usaha sampingan dari sang ibu bekerja tadi melebihi penghasilannya sebagai karyawan.  Jika kondisi ini sudah tercapai, pilihan ada di tangan anda sebagai seorang ibu yang bekerja, tetap menjalankan usaha sampingan sambil terus bekerja atau meninggalkan pekerjaan utama dan mengembangkan usaha sampingan tadi dan memiliki waktu lebih banyak dengan keluarga.

×