IP V6 <ul><li>Pesatnya pertumbuhan Internet saat ini dan diikuti oleh penambahan perangkat keras yang semakin maju, maka s...
<ul><li>Terdapat tiga jenjang hirarki dalam skema pengalamatan IPV6 :  </li></ul><ul><ul><li>Provider Oriented unicast </l...
Format Alamat Unicast IP v6 adalah : ID registery adalah registery alamat dari pihak yang berwenang menetapkan nilai ID Pe...
Notasi Alamat <ul><li>4 hexadesimal dengan pemisah “:” </li></ul><ul><ul><li>3ffe:0501:0008:0000:0260:97ff:fe40:efab </li>...
Alamat Unicast – non global <ul><li>Loopback </li></ul><ul><ul><li>0000:0000:0000:0000:0000:0000:0000:0001 </li></ul></ul>...
Alamat Global <ul><li>Agregator </li></ul><ul><ul><li>TLA (Top Level Agregator) </li></ul></ul><ul><ul><li>NLA (Next Level...
Agregator <ul><li>TLA (Top Level Agregator) </li></ul><ul><ul><li>/16 </li></ul></ul><ul><ul><li>ISP / IX </li></ul></ul><...
Alamat Multicast <ul><li>4bit scope </li></ul><ul><ul><li>1 node-local </li></ul></ul><ul><ul><li>2 link-local </li></ul><...
Plug & Play
Auto-configuration <ul><li>8 byte bawah dari alamat MAC </li></ul><ul><ul><li>Alamat link-local </li></ul></ul><ul><li>8 b...
Auto konfigurasi dari link-local <ul><li>MAC (ethernet) </li></ul><ul><ul><li>IEEE 802 (6byte) </li></ul></ul><ul><ul><li>...
Auto konfigurasi dari alamat Global <ul><li>Router Advertisement (RA) </li></ul><ul><ul><li>Berulang-ulang menuju ke ff02:...
ASYNCHRONOUS TRANSFER MODE (ATM) <ul><li>Paket –paket sistem berbasis ATM memiliki ukuran yang tetap dan disebut sebagai s...
ATM… <ul><li>Penamaan jaringan dinegara tertentu ISO menetapkan sebuah nomor ID yang unik bagi tiap-tiap badan yang bertan...
FORMAT ALAMAT NSAP <ul><li>AFI : Identitas Otoritas dan Format </li></ul><ul><li>HO-DSP : Bagian Spesifik Domain Ordo Ting...
FORMAT ALAMAT NSAP <ul><li>NSAP E-64 digunakan pada jaringan telepon umum </li></ul><ul><li>ICD : untuk jaringan private (...
RESOLUSI NAMA <ul><li>Resolusi nama yang paling populer adalah DNS </li></ul><ul><li>DNS adalah sebuah layanan jaringan be...
LANJUTAN…. <ul><li>Setelah mengetahui IP router dengan mudah bisa mengetahui segmen jaringan yang di tuju dalam mengirimka...
Dua buah perangkat di dua jaringan berbeda yang dipisahkan dua router
<ul><li>Ketika perangkat 172.16.3.220 (Meja) hendak mengirimkan sebuah paket ke perangkat 161.58.73.170 (WWW), perangkat p...
PENCARIAN DENGAN TABEL  <ul><li>Teknik ini digunakan sebuah tabel yang berisi pasangan alamat logika dan fisik dari setiap...
KOMPUTASI TERTUTUP <ul><li>Alamat fisik dapat diturunkan sebagai alamat software.  </li></ul><ul><li>Sebagai contoh alamat...
Managing Domain Name System Service   Bagaimana kerja DNS ?? DNS adalah database yang dibuat untuk cross-reference name da...
Managing Domain Name System Service <ul><li>DNS record </li></ul><ul><li>DNS dapat berisi beberapa type dari record. Masin...
Managing Domain Name System Service <ul><li>DNS mendukung sejumlah jenis record untuk tujuan-tujuan lain, diantaranya: </l...
Managing Domain Name System Service <ul><li>CNAME record, yang menyediakan sebuah alias atau nickname untuk sebuah kompute...
DNS Process <ul><li>DNS adalah sebuah hirarki, sistem resolusi nama terdistribusi. Yang berarti sebuah permintaan resolusi...
DNS Process <ul><li>Komputer kamu mengirimkan permintaan ke  www.google.com  ke ISP DNS server. ISP kamu dengan alamat ip ...
DNS Process <ul><li>Proses ini terjadi berulang kali setiap menit di internet. Kebanyakan   computer cache DNS reply dalam...
Dynamic DNS <ul><li>Layanan DNS tedapat pada windows server 2003 yang mendukung dynamic DNS, yang membantu mengurangi kepe...
Setting up DNS   <ul><li>Windows server 2003 tidak menginstall secara otomatis DNS server. Kamu perlu menginstall DNS serv...
Configuration DNS   <ul><li>layanan DNS  diatur  menggunakan sebuah Microsoft Manage Console(MMC) </li></ul><ul><li>Launc ...
Configuration DNS (2) <ul><li>5. Inputkan domain name kamu. </li></ul><ul><li>6. Terima default untuk zone baru, kecuali D...
Managing  DNS <ul><li>The DNS manager memungkinkan kamu untuk membuat, menghapus dan memodifikasi DNS record dalam zone ka...
Managing  DNS (2)
Managing  DNS (3) <ul><li>DNS manager memungkinkan kamu untuk melakukan beberapa management task  : </li></ul><ul><li>Untu...
Managing  DNS (4)
Managing  DNS (5) <ul><li>Untuk menghapus record, klik kanan dan pilih hapus dari pop-up menu. </li></ul><ul><li>Untuk mem...
Managing  DNS (6)
THANK YOU
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Jaringan komputer dan internet 9

816 views

Published on

Published in: Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
816
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
18
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Jaringan komputer dan internet 9

  1. 1. IP V6 <ul><li>Pesatnya pertumbuhan Internet saat ini dan diikuti oleh penambahan perangkat keras yang semakin maju, maka skema pengalamat IP v4 semakin menipis. </li></ul><ul><li>Maka diciptakan IP V6 untuk yang memanfaatkan 128 bit. 128 bit di bagi menadi 16 bagian, yang ditulis dalam bentuk hexadesimal. </li></ul><ul><li>IP V6 mendukung juga penggunaan subnet mash, skema multicast, dan struktur-struktur setype dengan CIDR. </li></ul>
  2. 2. <ul><li>Terdapat tiga jenjang hirarki dalam skema pengalamatan IPV6 : </li></ul><ul><ul><li>Provider Oriented unicast </li></ul></ul><ul><ul><li>Anicast </li></ul></ul><ul><ul><li>Multicast </li></ul></ul><ul><ul><li>Tipe alamat Provider Oriented unicast diperuntukan bagi perangkat-perangkat maupun antarmuka secara individu. </li></ul></ul>
  3. 3. Format Alamat Unicast IP v6 adalah : ID registery adalah registery alamat dari pihak yang berwenang menetapkan nilai ID Penyedia (Provider ID) bagi para ISP. Pihak penyedia (ISP) kemudian dapat mengalokasikan subnet-subnetnya kepada para pelanggan melalui field ID pelanggan. 010 ID Registery ID Penyedia ID Pelanggan ID Subnet ID Antarmuka
  4. 4. Notasi Alamat <ul><li>4 hexadesimal dengan pemisah “:” </li></ul><ul><ul><li>3ffe:0501:0008:0000:0260:97ff:fe40:efab </li></ul></ul><ul><li>Penyederhanaan 0 </li></ul><ul><ul><li>3ffe:501:8:0:260:97ff:fe40:efab </li></ul></ul><ul><li>Penyederhanan perulangan 0 dengan “::” </li></ul><ul><ul><li>3ffe:501:8::260:97ff:fe40:efab </li></ul></ul><ul><li>Panjang prefix (0-128) dipisahkan “/” </li></ul><ul><ul><li>3ffe:501::/32 </li></ul></ul><ul><li>Pencampuran dengan IPv4 </li></ul><ul><ul><li>3ffe:501:ffff::202.154.63.9 = 3ffe:501:ffff:: ca9a:3f09 </li></ul></ul>
  5. 5. Alamat Unicast – non global <ul><li>Loopback </li></ul><ul><ul><li>0000:0000:0000:0000:0000:0000:0000:0001 </li></ul></ul><ul><ul><li>::1 </li></ul></ul><ul><li>Link-local </li></ul><ul><ul><li>Fe80:: 260:97ff:fe40:efab </li></ul></ul>
  6. 6. Alamat Global <ul><li>Agregator </li></ul><ul><ul><li>TLA (Top Level Agregator) </li></ul></ul><ul><ul><li>NLA (Next Level Agregator) </li></ul></ul><ul><ul><li>SLA (Site Level Argegator) </li></ul></ul>
  7. 7. Agregator <ul><li>TLA (Top Level Agregator) </li></ul><ul><ul><li>/16 </li></ul></ul><ul><ul><li>ISP / IX </li></ul></ul><ul><ul><li>8.192 (16 – 3 = 13 bit) </li></ul></ul><ul><ul><li>Memberikan informasi routing ke TLA yg lain </li></ul></ul><ul><li>NLA (Next Level Agregator) </li></ul><ul><ul><li>/17 - /48 </li></ul></ul><ul><ul><li>ISP Kecil / menengah </li></ul></ul><ul><ul><li>NLA akhir adalah site </li></ul></ul><ul><li>SLA (Site Level Agregator) </li></ul><ul><ul><li>/49 - /64 </li></ul></ul><ul><ul><li>1 site = 65536 subnet </li></ul></ul><ul><ul><li>3ffe:501:8: 1234: 260:97ff:fe40:efab </li></ul></ul>
  8. 8. Alamat Multicast <ul><li>4bit scope </li></ul><ul><ul><li>1 node-local </li></ul></ul><ul><ul><li>2 link-local </li></ul></ul><ul><ul><li>5 site-local </li></ul></ul><ul><ul><li>E global </li></ul></ul><ul><li>32bit group identifier </li></ul><ul><ul><li>0000:0000 – feff:ffff </li></ul></ul><ul><li>Alamat penting </li></ul><ul><ul><li>ff01::1node-local </li></ul></ul><ul><ul><li>ff02::1 link-local node </li></ul></ul><ul><ul><li>ff02::2 link-local router </li></ul></ul>
  9. 9. Plug & Play
  10. 10. Auto-configuration <ul><li>8 byte bawah dari alamat MAC </li></ul><ul><ul><li>Alamat link-local </li></ul></ul><ul><li>8 byte atas dari router </li></ul><ul><ul><li>Alamat global </li></ul></ul><ul><li>Tidak perlu DHCP </li></ul>
  11. 11. Auto konfigurasi dari link-local <ul><li>MAC (ethernet) </li></ul><ul><ul><li>IEEE 802 (6byte) </li></ul></ul><ul><ul><li>00:60:97:40:ef:ab </li></ul></ul><ul><li>Merubah MAC menjadi ID interface </li></ul><ul><ul><li>260:97ff:fe40:efab </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>00:60:97+ff:ee+40:ef:ab </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Komplemen 1 bit </li></ul></ul></ul><ul><li>Alamat link-local </li></ul><ul><ul><li>Fe80::260:97ff:fe40:efab </li></ul></ul><ul><li>IPv6 bisa berkomunikasi melalui Link </li></ul>
  12. 12. Auto konfigurasi dari alamat Global <ul><li>Router Advertisement (RA) </li></ul><ul><ul><li>Berulang-ulang menuju ke ff02::1 </li></ul></ul><ul><ul><li>Respon berupa Router Solicitation (RS) </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>RS dari host ke ff02::2 </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>RA dari router ke ff02::1 </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Prefix (/64) </li></ul></ul><ul><li>Alamat global </li></ul><ul><ul><li>Prefix + ID interface </li></ul></ul><ul><ul><li>Contoh: 3ffe:501:8:1234:260:97ff:fe40:efab </li></ul></ul><ul><li>Default route menuju ke Router </li></ul>
  13. 13. ASYNCHRONOUS TRANSFER MODE (ATM) <ul><li>Paket –paket sistem berbasis ATM memiliki ukuran yang tetap dan disebut sebagai sel. </li></ul><ul><li>Setiap sel tersusun atas header sepanjang 5 byte dan sebuah field informasi sepanjang 48 byte. </li></ul><ul><li>Pengalamatan ATM menggunakan skema NSAP (Network service acces point). Panjang alamat berkisar antara 7 byte hingga 20 byte. </li></ul>
  14. 14. ATM… <ul><li>Penamaan jaringan dinegara tertentu ISO menetapkan sebuah nomor ID yang unik bagi tiap-tiap badan yang bertanggung jawab terhadap penamaan. </li></ul><ul><li>Nomor ID yang unik disebut Authority and Format Indicator. </li></ul>
  15. 15. FORMAT ALAMAT NSAP <ul><li>AFI : Identitas Otoritas dan Format </li></ul><ul><li>HO-DSP : Bagian Spesifik Domain Ordo Tinggi </li></ul><ul><li>ESI : Identitas Sistem Akhir </li></ul><ul><li>SEL : Selektor NSAP </li></ul>AFI E.164 HO.DSP ESI SEL
  16. 16. FORMAT ALAMAT NSAP <ul><li>NSAP E-64 digunakan pada jaringan telepon umum </li></ul><ul><li>ICD : untuk jaringan private (British standar instituion) </li></ul><ul><li>DCC : alamat negara </li></ul>
  17. 17. RESOLUSI NAMA <ul><li>Resolusi nama yang paling populer adalah DNS </li></ul><ul><li>DNS adalah sebuah layanan jaringan berbasis IP yang melaksanakan penerjemahan nama sebuah sistem hirarki ke alamat IP yang terkait. Contoh : ketika kita mengarahkan aplikasi broser kita ke sebuah situs yang bernama upbatam.ac.id, server DNS akan mengaitkan nama tersebut ke alamat IP 113.212.163.130 </li></ul>
  18. 18. LANJUTAN…. <ul><li>Setelah mengetahui IP router dengan mudah bisa mengetahui segmen jaringan yang di tuju dalam mengirimkan packet data. </li></ul><ul><li>Setelah sampai kejaringan yang dituju maka langkah selanjutnya adalah menemukan perangkat berupa lapisan fisik atau alamat MAC. </li></ul><ul><li>Untuk menerjemahkan alamat IP menjadi MAC digunakan protokol ARP. </li></ul>
  19. 19. Dua buah perangkat di dua jaringan berbeda yang dipisahkan dua router
  20. 20. <ul><li>Ketika perangkat 172.16.3.220 (Meja) hendak mengirimkan sebuah paket ke perangkat 161.58.73.170 (WWW), perangkat pengirim (meja) memuat alamat IP perangkat tujuan kedalam paket tersebut. </li></ul><ul><li>Software yang bekerja pada perangkat meja mengetahui bahwa tujuan yang dimaksud tidak berada di jaringan yang sama dengan meja, dan memahami bahwa paket harus ditujukan dulu ke router. </li></ul>
  21. 21. PENCARIAN DENGAN TABEL <ul><li>Teknik ini digunakan sebuah tabel yang berisi pasangan alamat logika dan fisik dari setiap perangkat yang ada didalam jaringan. </li></ul><ul><li>Contoh : </li></ul><ul><li>Interface : 172.16.3.220 on Interface 0x500006 </li></ul><ul><li>Internet adress Physical adress </li></ul><ul><li>172.16.3.40 0-40-95-d0-7d-7b </li></ul><ul><li>172-16.2.60 0-40-95-a6-3d-7e </li></ul>
  22. 22. KOMPUTASI TERTUTUP <ul><li>Alamat fisik dapat diturunkan sebagai alamat software. </li></ul><ul><li>Sebagai contoh alamat fisik atau bagian tertentu dari alamat fisik dapat dibuat sama dengan nomor host ip. </li></ul><ul><li>Contoh : </li></ul><ul><li>Alamat Alamat Fisik </li></ul><ul><li>172.16.3.4 00-00-00-00-00-04 </li></ul><ul><li>172.16.3.6 00-00-00-00-00-06 </li></ul><ul><li>172.16.3.31 00-00-00-00-00-1f </li></ul><ul><li>Didalam contoh diatas, jika sebuah permintaan untuk menerjemahkan alamat IP 172.16.3.10 diterima oleh sistem, ia akan segera mengetahui bahwa alamat fisik di cari adalah 00-00-00-00-00-10 </li></ul>
  23. 23. Managing Domain Name System Service Bagaimana kerja DNS ?? DNS adalah database yang dibuat untuk cross-reference name dan alamat IP. Seperti database lainnya, DNS dibuat untuk merecord. Masing-masing record merujuk kepada sebuah nama dialamat IP. Kebanyakan DNS membutuhkan administrator manual yang memaintance record, tapi DNS server seperti microsoft DNS service menyediakan DNS Dinamic, yang mengijinkan komputer untuk meregistrasi nama alamat IP sendiri ke yang sesuai. Dengan demikian dynamic DNS dapat membantu administrator sejumlah besar pekerjaan manual.
  24. 24. Managing Domain Name System Service <ul><li>DNS record </li></ul><ul><li>DNS dapat berisi beberapa type dari record. Masing-masing record mendukung specific type of name resolution. Kebanyakan type record adalah sebuah type record yang merujuk kepada sebuah alamat IP. Sebuah record juga merujuk kepada sebuah host record karena masing-masing merepresentasikan sebuah komputer khusus, atau host. </li></ul>
  25. 25. Managing Domain Name System Service <ul><li>DNS mendukung sejumlah jenis record untuk tujuan-tujuan lain, diantaranya: </li></ul><ul><li>SOA record, record DNS sever yang berkaitan dengan kewenangan. SOA (   Start of Authority ) record mengindikasikan bahwa sebuah DNS server mempunyai hak akses untuk particular domain name. Untuk contoh, jika DNS server berisi sebuah SOA record untuk irdisconsulting.com, kemudian DNS server mengetahui ini hanya sumber sah dalam menentukan nama di dalam domain. Sebuah DNS server tidak pernah meneruskan permintaan nama resolusi untuk sebuah domain yang memiliki sebuah SOA record. Hal ini akan dijelaskan DNS forwarding in next session. </li></ul><ul><li>MX record, berisi informasi tentang sebuah domain mail exchange, atau mail server. Ketika kamu mengirim sebuah email untuk seseorang di yahoo, untuk contoh, email server kamu menghubungi DNS server untuk yahoo.com domain. Yahoo DNS server menyediakan MX record-nya, yang memberitahu kepada e-mail servermu nama dari server e-mail Yahoo. </li></ul>
  26. 26. Managing Domain Name System Service <ul><li>CNAME record, yang menyediakan sebuah alias atau nickname untuk sebuah komputer. CNAME record berisi sebuah nickname seperti “www” dan sebuah nama asli dari sebuah server yang merespon nickname. Komputer dapat memperoleh alamat IP dengan meminta DNS untuk host record-nya yang cocok dengan nama server yang sebenarnya. </li></ul><ul><li>SRV (service) record, daftar layanan network dan layanan yang disediakannya. Sebagai contoh, Active Directory domain controller mendaftarkan SRV record pada DNS, yang menyediakan layanan untuk memudahkan client untuk menemukan domain controller. SRV record berisi nama layanan yang disediakan dan nama host server dari server yang menyediakannya. </li></ul>
  27. 27. DNS Process <ul><li>DNS adalah sebuah hirarki, sistem resolusi nama terdistribusi. Yang berarti sebuah permintaan resolusi nama dapat melibatkan beberapa server, masing-masing menyediakan bagian dari puzzle </li></ul>
  28. 28. DNS Process <ul><li>Komputer kamu mengirimkan permintaan ke www.google.com ke ISP DNS server. ISP kamu dengan alamat ip dari DNS server kamu. ISP kamu biasanya mengkonfigurasi informasi langsung, jadi komputer kamu selalu mempunyai alamat yang tepat. </li></ul><ul><li>SP kamu tidak mempunyai SOA record untuk com domain atau google.com domain, jadi ISP tahu bahwa ia harus meneruskan permintaannya pada server yang lain. ISP DNS kamu tidak mempunyai daftar top-level domain(TLD) server, jadi ISP meneruskan permintaan www.google.com pada server yang mengontrol domain .com. </li></ul><ul><li>TLD server tidak dapat memecahkan masalah untuk nama lengkap www.google.com , tapi ini diketahui ip address di DNS server, yang berwenang untuk google.com. Dengan kata lain, DNS server tahu IP address yang menghandle DNS server untuk google.com. </li></ul><ul><li>DNS server ISP kamu menyimpan alamat IP dari google.com DNS server untuk selanjutnya digunakan( biasanya disebut caching) . DNS server ISP kamu kemudian menghubungi google.com server, mengirim permintaan aslimu untuk www.google.com </li></ul><ul><li>The google.com DNS server melihat www di databasenya dan menemukan sebuah record bahwa daftar IP address untuk www. DNS server mengembalikan IP address ke ISP DNS server kamu. </li></ul><ul><li>DNS server ISP menyimpan alamat IP untuk www.google.com dalam cache-nya untuk selanjutnya digunakan dan mengirm alamat IP ke komputer kamu di DNS reply </li></ul><ul><li>Komputer kamu menggunakan HTTP protocol untuk menghubungi kembali alamat IP dengan DNS server IP kamu dan mulai men-download halaman web yang kamu minta. </li></ul>
  29. 29. DNS Process <ul><li>Proses ini terjadi berulang kali setiap menit di internet. Kebanyakan computer cache DNS reply dalam waktu singkat,begitulah contohnya, komputer kamu tidak menghubungi ISP DNS server setiap waktu diperlukan untuk menghubungi google.com. Komputer kamu menyimpan DNS balasan untuk beberapa menit, yang tergantung kepada kecepatan internetmu. </li></ul>
  30. 30. Dynamic DNS <ul><li>Layanan DNS tedapat pada windows server 2003 yang mendukung dynamic DNS, yang membantu mengurangi keperluan untuk konfigurasi manual host record. Komputer clien yang compatible untuk DNS dinamic (termasuk Windows 2000, Windows XP, and Windows Server 2003) registrasi host recordnya sendiri ketika akan mulai. </li></ul><ul><li>Dynamic DNS membolehkan DNS server kamu untuk mengatur akurasi host record ketika host menerima IP address dynamic melalui dynamic host configuration protocol(DHCP). Ketika computer kamu menerima alamat ip baru, ini menghubungi dynamic DNS server dan meng-update host record. </li></ul>
  31. 31. Setting up DNS <ul><li>Windows server 2003 tidak menginstall secara otomatis DNS server. Kamu perlu menginstall DNS service dan kemudian mengkonfigurasinya sebelum kamu dapat mulai menggunakannya di dalam jaringanmu. </li></ul><ul><li>Untuk menginstall DNS di windows server 2003, ikuti langkah berikut: </li></ul><ul><li>Buka control panel dari start menu </li></ul><ul><li>double click addremove program </li></ul><ul><li>click addremove windows component </li></ul><ul><li>tempatkan checkmark ke layanan jaringan, dan kemudian click tombol detail </li></ul>
  32. 32. Configuration DNS <ul><li>layanan DNS diatur menggunakan sebuah Microsoft Manage Console(MMC) </li></ul><ul><li>Launc h the DNS manager kemudian ikuti langkah berikut ini untuk mengkonfigurasi DNS server: </li></ul><ul><li>1. Klik-kanan server name, bagian kiri MMC. Pilih konfigurasi DNS server dari pop-up menu </li></ul><ul><li>2. Pilih scenario yang tepat untuk DNS server mu. Kebanyakan organisasi perlu pilihan “medium office atau large office, yang memberi hak kepada server u n tuk mengaksesnya untuk se b uah domain. </li></ul><ul><li>3. Pilih YES untuk mengizinkan wizard untuk membuat sebuah forward look up zone yang baru. Zone berisi DNS record dan mewakili sebuah DNS domain. Forward lookup zone memberi komputer client untuk menerjemahkan ke IP address. Sebuah balasan lookup zone menerjemahkan alamat IP ke computer name. </li></ul><ul><li>4. Buat primary zone jika ini DNSmu yang pertama. A secondary Zone tergantung dari Zone yang pertama. Secondary zone memberi lebih dari satu DNS server untuk diberi hak akses untuk satu domain, sejak secondary zone dikopi dari master primary zone. </li></ul>
  33. 33. Configuration DNS (2) <ul><li>5. Inputkan domain name kamu. </li></ul><ul><li>6. Terima default untuk zone baru, kecuali DNS server ingin menggunakan file zone dari DNS server lainnya. </li></ul><ul><li>7. Pilih yang pilihan yang tepat untuk mengijinkan atau tidak mengijinkan dynamic DNS update. </li></ul><ul><li>8 Pilih Skip option untuk men-skip proses reverse lookup zone. Proses reverse lookup zone memberi DNS client untuk melihat ip address computer, dengan menggunakan namanya; kamu dapat membuat proses reverse look up zone nanti jika kamu memrlukannya untuk fungsi di jaringan kamu. </li></ul><ul><li>9. pilih Pilihan yang tepat untuk mengirim request DNS. Umumnya, kamu seharusnya mengkonfigurasi DNS server untuk mengirim request ke ISP DNS server. </li></ul><ul><li>Wizard selesai mengatur DNS service. Selesai sudah, kamu dapat menambahkan DNS record atau memberikan Dinamic DNS client untuk membuat sendiri recordnya. </li></ul>
  34. 34. Managing DNS <ul><li>The DNS manager memungkinkan kamu untuk membuat, menghapus dan memodifikasi DNS record dalam zone kamu </li></ul><ul><li>Kamu dapat juga melihat dynamic record dari computer client yang membuat dizone kamu, walaupun kamu tidak memerlukannya untuk memanage secara manual record ini. DNS manager juga tidak memungkinkan kamu untuk memanage banyak Microsoft DNS server dengan mengkoneksikan mereka. Untuk menyambungkan satu DNS server baru, hanya klik kanan di DNS left pane dari MMC dan pilih connect to computer. MAsukan nama computer dan kemudian DNS manager akan menambahkan DNS server ke daftar. </li></ul><ul><li>DNS amanager menampilkan semua record di masing-masing zone. </li></ul>
  35. 35. Managing DNS (2)
  36. 36. Managing DNS (3) <ul><li>DNS manager memungkinkan kamu untuk melakukan beberapa management task : </li></ul><ul><li>Untuk membuat record baru, klik kanan di zone folder dan pilih type record yang ingin kamu buat. Jika type record yang kamu inginkan tidak ada dalam daftar pop-up menu pilih other new record. Seperti terlihat dalam gambar 14-3, kemudian kamu dapat memilih dari DNS record yang mendukung. </li></ul>
  37. 37. Managing DNS (4)
  38. 38. Managing DNS (5) <ul><li>Untuk menghapus record, klik kanan dan pilih hapus dari pop-up menu. </li></ul><ul><li>Untuk memodifikasi record, double klik zone folder. Seperti tampak pada gambar 14-4, windows menampilkan dialog box yang mengizinkan kamu untuk memodifikasi record properties. Tampilan dialog box tergantung dari type record yang ingin kamu edit. </li></ul>
  39. 39. Managing DNS (6)
  40. 40. THANK YOU

×