BAB 3. CONTOH KASUS
3.1. KASUS-KASUS
Pada bab kali ini, akan dibahas beberapa contoh kasus pada beberpa bangunan yang
sekiranya telah melanggar hukum pranata pembangunan. Dan berikut ini adalah contoh
kasusnya, antara lain:
1. Noor Hotel
Lokasi: Jalan Madura, Bandung
Sumber: http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/15/11/30/nymgoh384-ini-
dia-13-bangunan-yang-melanggar-imb-di-kota-bandung (07/11/2017 18:36)
2. Hotel Tune
Lokasi: Jalan Sumur Bandung No 7 Bandung.
Sumber: http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/15/11/30/nymgoh384-ini-
dia-13-bangunan-yang-melanggar-imb-di-kota-bandung (07/11/2017 18:36)
3. Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS)
Lokasi: Jalan Pasteur No 38 Bandung
Sumber: http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/daerah/15/11/30/nymfv9384-
tak-punya-imb-rs-hasan-sadikin-bandung-terancam-dibongkar (07/11/2017, 20:09)
4. Universitas Langlangbuana (Unla)
Lokasi: Jalan Karapitan No 116 Bandung
Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/2015/12/07/352768/unla-
klarifikasi-perizinan-imb-baru (07/11/2017, 20:51)
3.2. PEMBAHASAN
Bisa dilihat dalam poin sebelumnya, terdapat 4 contoh kasus bangunan yang melanggar
hukum pranata dan pembangunan. Berdasarkan sumbernya, bangunan nomor 1, yaitu
Hotel Noor, dan nomor 2, yaitu Hotel Tune, telah melanggar ketentuan yang sudah diatur
dalam IMB Kota Bandung. Banyaknya lantai pada bangunan yang boleh dibangun
hanyalah sebanyak 4 lantai, sedangkan yang terjadi pada praktiknya, kedua hotel tersebut
membangun lebih dari yang seharusnya, dimana Hotel Noor membangun setinggi 5
lantai dan Hotel Tune membangun setinggi 6 lantai.
Sedangkan kasus yang terjadi pada nomor 3, yaitu Rumah Sakit Hasan Sadikin, dan
nomor 4, yaitu Universitas Langlangbuana (pada gedung barunya, setinggi 8 lantai), telah
melanggar ketentuan yang lebih berat. Dimana kedua bangunan tersebut bahkan. belum
memiliki IMB.
Seperti yang sudah dibahas pada Bab 2 poin 2.6. yang dimulai pada paragraph kedua
mengenai betapa pentingnya sebuah IMB. Bahkan keberadaannya pun di atur dalam
Pasal 5 Ayat 1 Perda 7 Tahun 2009. Peraturan dan perundang-undangan yang memuat
IMB adalah sebagai berikut:
1. Undang-undang no. 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung
2. Undang-undang no. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang
3. PP no. 36 tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang no. 28 tahun
2002 tentang Bangunan Gedung.
Dimana pada PP RI no. 36 tahun 2005 BAB IV Bagian Keempat Paragraf 2 mengenai
Penetapan Pembongkaran, berisi:
Pasal 91, ayat (2): "Bangunan gedung yang dapat dibongkar sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) meliputi:
a. bangunan gedung yang tidak laik fungsi dan tidak dapat diperbaiki lagi;
b. bangunan gedung yang pemanfaatannya menimbulkan bahaya bagi pengguna,
masyarakat, dan lingkungannya; dan/atau
c. bangunan gedung yang tidak memiliki izin mendirikan bangunan gedung."
Pasal 91, ayat (6): "Untuk bangunan gedung yang tidak memiliki izin mendirikan
bangunan gedung sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c, pemerintah daerah
menetapkan bangunan gedung tersebut untuk dibongkar dengan surat penetapan
pembongkaran."
Dan pada PP RI no. 36 tahun 2005 BAB VII Bagian Pertama mengenai Umum, berisi:
Pasal 113, ayat (1): "Pemilik dan/atau pengguna yang melanggar ketentuan Peraturan
Pemerintah ini dikenakan sanksi administratif, berupa:
1. peringatan tertulis;
2. pembatasan kegiatan pembangunan;
3. penghentian sementara atau tetap pada pekerjaan pelaksanaan pembangunan;
4. penghentian sementara atau tetap pada pemanfaatan bangunan gedung;
5. pembekuan izin mendirikan bangunan gedung;
6. pencabutan izin mendirikan bangunan gedung;
7. pembekuan sertifikat laik fungsi bangunan gedung;
8. pencabutan sertifikat laik fungsi bangunan gedung; atau
9. perintah pembongkaran bangunan gedung."

Bab 3. contoh kasus

  • 1.
    BAB 3. CONTOHKASUS 3.1. KASUS-KASUS Pada bab kali ini, akan dibahas beberapa contoh kasus pada beberpa bangunan yang sekiranya telah melanggar hukum pranata pembangunan. Dan berikut ini adalah contoh kasusnya, antara lain: 1. Noor Hotel Lokasi: Jalan Madura, Bandung Sumber: http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/15/11/30/nymgoh384-ini- dia-13-bangunan-yang-melanggar-imb-di-kota-bandung (07/11/2017 18:36) 2. Hotel Tune Lokasi: Jalan Sumur Bandung No 7 Bandung. Sumber: http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/15/11/30/nymgoh384-ini- dia-13-bangunan-yang-melanggar-imb-di-kota-bandung (07/11/2017 18:36)
  • 2.
    3. Rumah SakitHasan Sadikin (RSHS) Lokasi: Jalan Pasteur No 38 Bandung Sumber: http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/daerah/15/11/30/nymfv9384- tak-punya-imb-rs-hasan-sadikin-bandung-terancam-dibongkar (07/11/2017, 20:09) 4. Universitas Langlangbuana (Unla) Lokasi: Jalan Karapitan No 116 Bandung Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/2015/12/07/352768/unla- klarifikasi-perizinan-imb-baru (07/11/2017, 20:51) 3.2. PEMBAHASAN Bisa dilihat dalam poin sebelumnya, terdapat 4 contoh kasus bangunan yang melanggar hukum pranata dan pembangunan. Berdasarkan sumbernya, bangunan nomor 1, yaitu Hotel Noor, dan nomor 2, yaitu Hotel Tune, telah melanggar ketentuan yang sudah diatur
  • 3.
    dalam IMB KotaBandung. Banyaknya lantai pada bangunan yang boleh dibangun hanyalah sebanyak 4 lantai, sedangkan yang terjadi pada praktiknya, kedua hotel tersebut membangun lebih dari yang seharusnya, dimana Hotel Noor membangun setinggi 5 lantai dan Hotel Tune membangun setinggi 6 lantai. Sedangkan kasus yang terjadi pada nomor 3, yaitu Rumah Sakit Hasan Sadikin, dan nomor 4, yaitu Universitas Langlangbuana (pada gedung barunya, setinggi 8 lantai), telah melanggar ketentuan yang lebih berat. Dimana kedua bangunan tersebut bahkan. belum memiliki IMB. Seperti yang sudah dibahas pada Bab 2 poin 2.6. yang dimulai pada paragraph kedua mengenai betapa pentingnya sebuah IMB. Bahkan keberadaannya pun di atur dalam Pasal 5 Ayat 1 Perda 7 Tahun 2009. Peraturan dan perundang-undangan yang memuat IMB adalah sebagai berikut: 1. Undang-undang no. 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung 2. Undang-undang no. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang 3. PP no. 36 tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang no. 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. Dimana pada PP RI no. 36 tahun 2005 BAB IV Bagian Keempat Paragraf 2 mengenai Penetapan Pembongkaran, berisi: Pasal 91, ayat (2): "Bangunan gedung yang dapat dibongkar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: a. bangunan gedung yang tidak laik fungsi dan tidak dapat diperbaiki lagi; b. bangunan gedung yang pemanfaatannya menimbulkan bahaya bagi pengguna, masyarakat, dan lingkungannya; dan/atau c. bangunan gedung yang tidak memiliki izin mendirikan bangunan gedung." Pasal 91, ayat (6): "Untuk bangunan gedung yang tidak memiliki izin mendirikan bangunan gedung sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c, pemerintah daerah menetapkan bangunan gedung tersebut untuk dibongkar dengan surat penetapan pembongkaran."
  • 4.
    Dan pada PPRI no. 36 tahun 2005 BAB VII Bagian Pertama mengenai Umum, berisi: Pasal 113, ayat (1): "Pemilik dan/atau pengguna yang melanggar ketentuan Peraturan Pemerintah ini dikenakan sanksi administratif, berupa: 1. peringatan tertulis; 2. pembatasan kegiatan pembangunan; 3. penghentian sementara atau tetap pada pekerjaan pelaksanaan pembangunan; 4. penghentian sementara atau tetap pada pemanfaatan bangunan gedung; 5. pembekuan izin mendirikan bangunan gedung; 6. pencabutan izin mendirikan bangunan gedung; 7. pembekuan sertifikat laik fungsi bangunan gedung; 8. pencabutan sertifikat laik fungsi bangunan gedung; atau 9. perintah pembongkaran bangunan gedung."