Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Hardware Product is Under Construction

161 views

Published on

Presentasi pada inkubator PENSky Surabaya 2017, tentang strategi pengembangan produk hardware bootstrap di Indonesia

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Hardware Product is Under Construction

  1. 1. UNDER CONSTRUCTION Hardware Product A HARDWARE STARTUP MENTORING SESSION WITH GERDHU AND PENSKY By Dony Riyanto
  2. 2. Faster, better, cheaper Products or services? Regulation Case Study CONTENTS
  3. 3. “China bukan sedang ingin menguasai Indonesia. Mereka cuman ingin mengusai dunia koq (dan Indonesia ada didalamnya)” ~ anonymous Apapun ide (produk) kita, Tiongkok bisa membuatnya lebih cepat, lebih baik, lebih murah. Jadi kita harus lebih cerdik (kancil). Ada banyak celah yang bisa dimanfaatkan. Integrasi layanan. Market (market design), layanan konsultatif, dsb. Faster, Better, Cheaper
  4. 4. Produk tidak bisa menemukan market. Manusia/perusahaan yang bisa. Lion Air tidak memiliki maskapai dengan layanan yang sempurna, tetapi mereka secara jelas menemukan dan mengolah pasar penerbangan Indonesia. Mereka bahkan bisa 'mengendalikan' pabrikan pesawat. Fokus ke 'market' Kalau mau bikin mobil listrik, bisa dimulai dari bikin sepeda. GoPro diawali dengan jualan gelang de- ngan manik-manik kerang. Bahkan pro- duk awal Ferrari adalah traktor petani. Astra motor/group, dengan cita-cita seting gi angkasa, pada masa krisis bikin sepe- da (Federal). Seperti iklan: “Ga semua ya ng lo mau cara dapatnya hanya satu kali” Geser perspektif Jangan bilang 'kita ga mungkin me- nang lawan produk Tiongkok'. Itu sama saja Tiongkok/Jepang/Korea “ Kita ga mungkin bisa bikin produk l ebih baik dari Eropa dan USA”. Mengalahkan musuh, ga harus bertempur ~ Sun Tzu Gali lagi, fokus di produk atau layanan? Apakah Gojek memproduksi hape untuk jualan ojek online? Tapi sekarang apakah mereka sanggup produksi hape? Kedepankan layana n. Integrasi layanan 01 02 03 04 Faster, Better, Cheaper -> Smarter
  5. 5. Serius di produk atau layanan? Siapa yang pernah bekerja jualan produk hardware? Ketika kita menjual produk yang sudah jadi, banyak sekali aspek yang perlu dipertimbangkan. Product knowledge, after sales support, sales-engineering, analisa kompetitor, meng'akali' keinginan pelanggan dengan produk dan fitur yang ada dalam katalog, dsb. Pelajari segala hal saat jualan produk yang sukses. Terapkan pada produk sendiri Banyak diantara startup hardware yang saya temui, sebetulnya adalah produk layanan. Contoh: SmartHome, SmartFarming, SmartCar. Yang notabene, jualan layanan mengendalikan/monitor perangkat rumah tangga, pertanian dan kendaraan. Sedangkan perangkat yang dikembangkan, adalah alat untuk membantu mewujudkan layanan tersebut. Jadi mana yang lebih serius, produk atau layanan? Bikin produk hardware itu susah. Jualannya pun susah. Bikin, jualan, dan sukses diterima masyarakat lebih susah lagi. Kalau kesusahan saat bikin saja sudah bikin, down, mending ga usah dilanjutkan!?
  6. 6. You dont need permission to make great things “Lebih baik minta maaf, daripada minta izin” Saat suka dengan seseorang, minta izin dulu baru pacaran, atau pacaran dulu baru minta izin meminang anaknya ke ortunya? Saat belum perpanjang SIM/STNK tapi butuh ke sebuah tempat, apakah izin dulu ke polisi, atau cari jalan lain yang lebih 'aman'? Tidak meminta izin, bukan berarti harus melanggar aturan. Aturan penting, melampaui aturan lebih penting lagi. Cermat membaca aturan, bisa jadi menjadi batas hidup dan matinya produk kita. Contoh: Untuk bisa resmi menjual produk, kita wajib memiliki SNI, mengi- kuti aturan perindustrian (TKDN/manual berbahasa Indonesia,dsb), sertifikasi BPPT/tera LIPI, izin POSTEL, izin KOMINFO, dsb. Mungkin kah di'akali' dengan: menjual layanan, alat dipinjamkan (seperti TV berlangganan, kita tidak beli set-top box, tetapi dipinjamkan, dengan biasa yang sebetulnya diserap dari kontrak berlangganan.
  7. 7. Beberapa studi kasus Smart StreetLamp. Automatic Weather System. Drone Solusi RFID/Barcode, PDT, POS, labeling, dsb Alat ukur gelombang air *Akan saya detailkan lebih lanjut, di revisi lanjutan slide
  8. 8. THANK YOUAsadal has about 350 staffs including well experienced web designers, programmers, and server engineers. started its business in Seoul Korea in February 1998 with the fundamental goal of providing better internet services to the world. INSERT LOGO

×