Your SlideShare is downloading. ×
0
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Bakteri yang merugikan kehidupan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Bakteri yang merugikan kehidupan

867

Published on

SMAN 1 Depok …

SMAN 1 Depok
X-2 (MIA)

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
867
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
19
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. BAKTERI YANG MERUGIKAN KEHIDUPAN Kelompok 8 Anggota : Arkha Sayoga M. (5) Jasmine Regita P. (20) Naufal Faras A. (25) Roro Haptari Ayu (30) X-2 (MIA) SMAN 1 Depok- Jawa Barat
  • 2. Pneumonia Merupakan penyakit pada paru-paru di mana alveolus meradang dan terisi oleh cairan. Yang disebabkan oleh bakteri biasanya diakibatkan oleh bakteri streptococcus dan mycoplasma pneumoniae.
  • 3. Gejala Pneumonia      Batuk berdahak sakit dada Demam kesulitan bernapas menggigil
  • 4. Pencegahan dan Pengobatan Pencegahan >> vaksinasi pneumonia Pengobatan: a) Istirahat yang cukup b) Minum antibiotik untuk pneumonia bakteri c) Terapi oksigen d) Terapi pernafasan untuk pneumonia
  • 5. TBC TBC Paru atau tuberculosis adalah suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. yang menyerang saluran pernafasan bagian bawah yang tahan asam
  • 6. Faktor penyebab TBC     Bakteri mikobakterium tuberklosa mempunyai bentuk seperti batang dan bersifat seperti tahan asam yang dikenal sebagai BTA (Batang Tahan Asam) << faktor utama lingkungan yang lembab kurangnya sirkulasi udara kurangnya sinar matahari dalam
  • 7. Gejala TBC       Mudah mengalami demam dengan demam yang tidak terlalu tinggi dan berlangsung lama Sering berkeringat pada malam hari Gampang terkena influenza dan bersifat hilang timbul Menurunnya nafsu makan dan berat badan Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah) Perasaan lemah, lesuh & tidak enak (malaise)
  • 8. Pencegahan         Tidak meludah disembarang tempat Ketika ada seseorang ingin batuk atau bersin sebaiknya menutup mulut Menjaga Kesehatan tubuh Jangan sering begadang Jaga jarak aman terhadap penderita penyakit TBC Olahraga imunisasi Jemur tempat tidur bagi penderita TBC
  • 9. Gonore Penyakit menular seksual yang disebabkan oleh neisseria gonnorhea yang menginfeksi lapisan dalam urethra,leher rahim,rektum,tenggorokan dan bagian putih mata (konjungtiva).
  • 10. Gejala Laki-laki > Timbul dalam waktu 2-7 hari setelah terinfeksi  Rasa tidak enak dengan uretra  Nyeri saat berkemih  mengeluarkan nanah dari alat kelamin Perempuan > timbul dalam waktu 7-21 hari setelah terinfeksi  Nyeri ketika buang air kecil  Keluarnya cairan dari alat kelamin  Demam
  • 11. Pengobatan    Suntikan tunggal seftriakson intramuskuler (melalui otot) Antibiotik melalui mulut selama satu minggu Dirawat dirumah sakit ketika sudah parah
  • 12. Tiphus Tifus dapat mengacu kepada beberapa hal berikut:  Demam Tifoid, penyakit yang sering ditemukan di Indonesia yang disebabkan oleh bakteri Salmonella enterica.  Penyakit Rickettsia, penyakit yang disebabkan oleh bakteri genus Rickettsia yang disebarkan oleh kutu.
  • 13. Demam Tiphoid Demam tifoid disebabkan oleh kuman Salmonella typhi yang disebarkan melalui tinja, muntahan dan urin orang yang terinfeksi. Kuman terbawa secara pasif oleh lalat dan mengkontaminasi makanan.
  • 14. Gejala Tipus         demam tinggi tubuh menggigil denyut jantung lemah badan lemah sakit kepala kehilangan nafsu makan sakit perut pada kasus tertentu muncul penyebaran vlek merah muda
  • 15. Faktor Penyebab    Kebiasaan jajan di tempat-tempat yang tidak memenuhi syarat kesehatan Lingkungan yang kotor Daya tahan tubuh yang rendah
  • 16. Pencegahan Terhadap Lingkungan      Penyediaan air minum yang memenuhi syarat Pembuangan kotoran manusia yang higienis Kebersihan Pilih makanan yang telah diolah dengan baik Pembuatan jamban harus memenuhi syarat Terhadap Individu   Imunisasi Pendidikan kesehatan kepada masyarakat
  • 17. Cara Pengobatan Penyakit    Pengobatan > Pemberian antibiotik Perawatan > Penderita harus istirahat total Diet > Pemberian makanan yang halus
  • 18. Disentri Merupakan gangguan peradangan usus, terutama usus besar, yang menghasilkan diare berat yang mengandung lendir dan atau darah dalam tinja.
  • 19. Gejala Disentri      Muntah-muntah Kram perut Saat buang air besar terasa sakit yang terjadi secara terus menerus Buang air besar mengluarkan lendir dan darah Demam tinggi
  • 20. Penyebab Disentri     Infeksi bakteri protozoa Gaya hidup yang tidak sehat Mengkonsumsi makanan yang tidak steril Meminum minuman yang telah terkontaminsi
  • 21. Ada 2 jenis penyakit Disentri, yaitu......   Disentri basiler >> terjadi secara tiba-tiba selama 2 hari atau lebih setelah kemasukan bakteri shigella. Disentri amoeba >> terjadi lebih lama dari disentri basil dan terjadi lebih parah pada usus besar karena terinfeksi oleh bakteri parasit entamoeba hystolytica
  • 22. Pengobatan Disentri    Perbanyak asupan cairan Obat-obatan Jika sudah parah > dirawat di rumah sakit
  • 23. Daftar Pustaka     http://ichalrakot.blogspot.com/2013/07/ciri-ciripenyakit-tbc-danpengobatannya.html#sthash.wzPkWYcV.dpuf http://infokesehatan101.blogspot.com/2012/06/ penyakit-tbc.html http://medicastore.com/penyakit/441/Pneumon ia_radang_paru.html http://www.medicinesia.com/kedokteranklinis/respirasi-kedokteran-klinis/pneumonia/

×