Teori bahasa dan automata5b
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Teori bahasa dan automata5b

on

  • 790 views

 

Statistics

Views

Total Views
790
Views on SlideShare
790
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
19
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Teori bahasa dan automata5b Teori bahasa dan automata5b Presentation Transcript

  • TEORI BAHASA DAN AUTOMATA FINITE AUTOMATA WITH  - MOVES
  • Pembentukan AHD dari AHN
    • Diberikan sebuah AHN F = (K, V, M, S, Z). Akan dibentuk sebuah AHD F’ = (K’, V’, M’, S’, Z’) dari AHN F tersebut. Algoritma pembentukannya adalah sbb :
    • Tetapkan : S’ = S dan V’ = V
    • Copykan tabel AHN F sebagai tabel AHD F’. Mula-mula K’ = K dan M’ = M
    • Setiap stata q yang merupakan nilai (atau peta ) dari fungsi M dan q  K, ditetapkan sebagai elemen baru dari K’. Tempatkan q tersebut pada kolom Stata M’, lakukan pemetaan berdasarkan fungsi M.
    • Ulangi langkah (3) sampai tidak diperoleh stata baru.
    • Elemen Z’ adalah semua stata yang mengandung stata elemen Z.
  • Pembentukan DFA dari NFA
    • Contoh :
    • Berikut ini diberikan sebuah AHN F = (K, V, M, S, Z) dengan :
    • K = {A, B, C},
    • V = {a, b},
    • S = A, Z = {C}, dan M didefinisikan sebagai tabel berikut :
    • Tentukan AHD hasil transformasinya.
    [A,B] B C B A B C [A,B] A b a AHN F Input Stata K View slide
  • Pembentukan DFA dari NFA
    • Jawab :
    • 1. Berdasarkan algoritma di atas, maka :
    • S’ = S = A, V’ = V = {a, b}.
    • 2. Hasil copy tabel AHN F menghasilkan tabel AHD F’ berikut :
    [A,B] B C B A B C [A,B] A b a AHD F’ Input Stata K’ View slide
  • Pembentukan DFA dari NFA
    • 3. Pada tabel AHD F’ di atas terdapat stata baru yaitu [A,B]. Pemetaan [A,B] adalah : M([A,B],a) = M(A,a)  M(B,a) = [A,B]  A = [A,B], dan
    • 4. M([A,B],b) = M(A,b)  M(B,b) = C  B = [B,C], sehingga diperoleh tabel berikut :
    [A,B] B C [B,C] [A,B] [A,B] [A,B] [A,B] [B,C] B A B C [A,B] A b a AHD F’ Input Stata K’
  • Pembentukan DFA dari NFA
    • 5. Setelah langkah (4) di atas tidak terdapat lagi stata baru.
    • Dengan demikian AHD F’ yang dihasilkan adalah : AHD F’ = (K’, V’, M’, S’, Z’), dimana : K’ = {A, B, C, [A,B], [B,C]}, V’ = {a, b}, S’ = A, Z’ = {C, [B,C]}. Fungsi transisi M’ serta graf dari AHD F’ adalah sebagai berikut :
    [A,B] B C [B,C] [A,B] [A,B] [A,B] [A,B] [B,C] B A B C [A,B] A b a AHD F’ Input Stata K’
  • AHN Dengan Transisi Hampa
    • AHN di atas mengandung ruas dengan bobot  . AHN demikian dinamakan AHN dengan transisi  , atau singkatnya AHN-  . AHN-  di atas menerima bahasa
    • L = {1 i 0 j  i , j  0}
    q1 qo
  • 5 Tuple - Finite Automata
    • 5 tuple (Q, Σ , δ , q0, F) :
    • Q : himpunan terhingga dari status
    • Σ : himpunan berhingga alfabet dari simbol masukan
    • δ : fungsi transisi yang memetakan Q x ( Σ U { ε }) ke 2 Q
    • q0 : pada Q status inisial (awal)
    • F : pada Q status final (akhir)
  • FINITE AUTOMATA WITH  - MOVES
    • NFA F (Q, Σ , δ , q0, F) , dimana :
    • Q = {q0, q1, q2}
    • δ diberikan dalam tabel berikut :
    {q2} {} {} 2 {} {q1} {} 1 {} {} q2 {q2} {} q1 F = {q2} {q1} {q0} q0 q 0 = q0 ε 0 Σ = {0,1,2, ε }
  • Ekuivalensi AHN, AHD, dan GR
    • AHD bisa dibentuk dari AHN.
    • GR bisa dibentuk dari AHD.
    • AHN bisa dibentuk dari GR.
  • ε – closure
    • ε – closure (P), where P is a set of states, be U qinP ε – closure (q)