Teori bahasa dan automata5b

869 views

Published on

Published in: Technology, Economy & Finance
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
869
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
31
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Teori bahasa dan automata5b

  1. 1. TEORI BAHASA DAN AUTOMATA FINITE AUTOMATA WITH  - MOVES
  2. 2. Pembentukan AHD dari AHN <ul><li>Diberikan sebuah AHN F = (K, V, M, S, Z). Akan dibentuk sebuah AHD F’ = (K’, V’, M’, S’, Z’) dari AHN F tersebut. Algoritma pembentukannya adalah sbb : </li></ul><ul><li>Tetapkan : S’ = S dan V’ = V </li></ul><ul><li>Copykan tabel AHN F sebagai tabel AHD F’. Mula-mula K’ = K dan M’ = M </li></ul><ul><li>Setiap stata q yang merupakan nilai (atau peta ) dari fungsi M dan q  K, ditetapkan sebagai elemen baru dari K’. Tempatkan q tersebut pada kolom Stata M’, lakukan pemetaan berdasarkan fungsi M. </li></ul><ul><li>Ulangi langkah (3) sampai tidak diperoleh stata baru. </li></ul><ul><li>Elemen Z’ adalah semua stata yang mengandung stata elemen Z. </li></ul>
  3. 3. Pembentukan DFA dari NFA <ul><li>Contoh : </li></ul><ul><li>Berikut ini diberikan sebuah AHN F = (K, V, M, S, Z) dengan : </li></ul><ul><li>K = {A, B, C}, </li></ul><ul><li>V = {a, b}, </li></ul><ul><li> S = A, Z = {C}, dan M didefinisikan sebagai tabel berikut : </li></ul><ul><li>Tentukan AHD hasil transformasinya. </li></ul>[A,B] B C B A B C [A,B] A b a AHN F Input Stata K
  4. 4. Pembentukan DFA dari NFA <ul><li>Jawab : </li></ul><ul><li>1. Berdasarkan algoritma di atas, maka : </li></ul><ul><li>S’ = S = A, V’ = V = {a, b}. </li></ul><ul><li>2. Hasil copy tabel AHN F menghasilkan tabel AHD F’ berikut : </li></ul>[A,B] B C B A B C [A,B] A b a AHD F’ Input Stata K’
  5. 5. Pembentukan DFA dari NFA <ul><li>3. Pada tabel AHD F’ di atas terdapat stata baru yaitu [A,B]. Pemetaan [A,B] adalah : M([A,B],a) = M(A,a)  M(B,a) = [A,B]  A = [A,B], dan </li></ul><ul><li>4. M([A,B],b) = M(A,b)  M(B,b) = C  B = [B,C], sehingga diperoleh tabel berikut : </li></ul>[A,B] B C [B,C] [A,B] [A,B] [A,B] [A,B] [B,C] B A B C [A,B] A b a AHD F’ Input Stata K’
  6. 6. Pembentukan DFA dari NFA <ul><li>5. Setelah langkah (4) di atas tidak terdapat lagi stata baru. </li></ul><ul><li>Dengan demikian AHD F’ yang dihasilkan adalah : AHD F’ = (K’, V’, M’, S’, Z’), dimana : K’ = {A, B, C, [A,B], [B,C]}, V’ = {a, b}, S’ = A, Z’ = {C, [B,C]}. Fungsi transisi M’ serta graf dari AHD F’ adalah sebagai berikut : </li></ul>[A,B] B C [B,C] [A,B] [A,B] [A,B] [A,B] [B,C] B A B C [A,B] A b a AHD F’ Input Stata K’
  7. 7. AHN Dengan Transisi Hampa <ul><li>AHN di atas mengandung ruas dengan bobot  . AHN demikian dinamakan AHN dengan transisi  , atau singkatnya AHN-  . AHN-  di atas menerima bahasa </li></ul><ul><li>L = {1 i 0 j  i , j  0} </li></ul>q1 qo
  8. 8. 5 Tuple - Finite Automata <ul><li>5 tuple (Q, Σ , δ , q0, F) : </li></ul><ul><li>Q : himpunan terhingga dari status </li></ul><ul><li>Σ : himpunan berhingga alfabet dari simbol masukan </li></ul><ul><li>δ : fungsi transisi yang memetakan Q x ( Σ U { ε }) ke 2 Q </li></ul><ul><li>q0 : pada Q status inisial (awal) </li></ul><ul><li>F : pada Q status final (akhir) </li></ul>
  9. 9. FINITE AUTOMATA WITH  - MOVES <ul><li>NFA F (Q, Σ , δ , q0, F) , dimana : </li></ul><ul><li>Q = {q0, q1, q2} </li></ul><ul><li>δ diberikan dalam tabel berikut : </li></ul>{q2} {} {} 2 {} {q1} {} 1 {} {} q2 {q2} {} q1 F = {q2} {q1} {q0} q0 q 0 = q0 ε 0 Σ = {0,1,2, ε }
  10. 10. Ekuivalensi AHN, AHD, dan GR <ul><li>AHD bisa dibentuk dari AHN. </li></ul><ul><li>GR bisa dibentuk dari AHD. </li></ul><ul><li>AHN bisa dibentuk dari GR. </li></ul>
  11. 11. ε – closure <ul><li>ε – closure (P), where P is a set of states, be U qinP ε – closure (q) </li></ul>

×