Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 8
ZAT
ADITIF
Hal yang Dipelajari
Zat Pemanis Zat Pewarna Zat Penyedap Zat Aroma
Zat Pengawet Zat Pengental Zat Pengemulsi
Tahukah kamu bahwa makanan dan
minuman yang kita konsumsi sehari-hari
mengandung zat aditif? Zat aditif
adalah berbagai jenis bahan yang
ditambahkan ke dalam makanan untuk
meningkatkan rasa, memberikan warna
menarik, mengawetkan, memberikan
aroma, mengentalkan, dan mengemulsi
bahan makanan.
Zat
Pemanis
Zat pemanis alami termasuk gula pasir,
gula aren, dan gula kelapa, sedangkan zat
pemanis buatan seperti aspartam,
sorbitol, dan siklamat biasanya terdapat
dalam permen dan minuman bersoda. Zat
pemanis digunakan untuk meningkatkan
rasa pada makanan dan minuman.
Mengkonsumsi zat pemanis secara
berlebihan akan memicu penyakit seperti
diabetes.
Zat
Pemanis
Pewarna sintetis, terutama pewarna kain,
akan menimbulkan penyakit berbahaya
bagi tubuh seperti kanker.
Zat
Pewarna
Zat pewarna alami seperti kunyit, bunga
telang, dan buah naga, seringkali
digunakan untuk memberi warna pada
makanan dan tergolong aman untuk
dikonsumsi. Sedangkan zat pewarna
buatan seperti tartrazin (kuning) dan
karmoisin (merah)
Zat
Pemanis
Zat penyedap alami meliputi garam,
bawang putih, bawang bombay, dan
merica. Sedangkan zat penyedap buatan
seperti Monosodium Glutamat (MSG) atau
micin, zat yang berfungsi untuk
meningkatkan rasa makanan menjadi
lebih gurih dan nikmat.
MSG tidak baik jika dikonsumsi berlebihan
karena akan berdampak buruk untuk
kesehatan.
Zat
Penyedap
Mengkonsumsi makanan atau minuman
yang mengandung zat pemberi aroma
akan berdampak buruk untuk kesehatan.
Zat
Aroma
Zat pemberi aroma alami seperti melati,
daun pandan, dan vanili, sementara zat
pemberi aroma buatan adalah perisa
buah. Penggunaan perisa buah bertujuan
untuk memberikan aroma buah alami
pada makanan atau minuman.
Zat
Pemanis
Zat pengawet ditambahkan untuk
memperpanjang umur makanan.
Pengasinan dan pemanisan merupakan
metode alami untuk memperpanjang
umur makanan. Contoh bahan pengawet
buatan meliputi asam benzoat, natrium
benzoat, dan kalium benzoat.
Mengkonsumsi makanan atau minuman
yang mengandung zat pengawet secara
berlebihan akan menimbulkan kanker.
Zat
Pengawet
Zat pengental diberikan agar dapat
menstabilkan dan memberi struktur pada
makanan sehingga terlihat lebih menarik.
Zat
Pengental
Zat pengental alami seperti Agar-agar,
telur, dan tapioka. Sedangkan zat
pengental buatan seperti Carboxyl Methyl
Cellulose (CMC) dan Pektin yang biasa
digunakan untuk memperbaiki tekstur
makanan olahan.
Zat
Pemanis
Zat pengemulsi alami adalah lesitin
kedelai dan kuning telur. Sedangkan zat
pengemulsi buatan seperti polisorbat 80
dan ovalet. Contoh makanan yang
menggunakan zat pengemulsi seperti
mayonaise dan mentega.
Zat pengemulsi buatan secara berlebihan
akan berdampak buruk terhadap
kesehatan seperti sakit kepala dan mual
Zat
Pengemulsi
Semoga bermanfaat
TERIMA
KASIH

Zat aditif Ilmu Pengetahuan Alam Presentasi Pendidikan Ungu Hijau Foto Rapi Sederhana.pdf

  • 1.
    Ilmu Pengetahuan AlamKelas 8 ZAT ADITIF
  • 2.
    Hal yang Dipelajari ZatPemanis Zat Pewarna Zat Penyedap Zat Aroma Zat Pengawet Zat Pengental Zat Pengemulsi
  • 3.
    Tahukah kamu bahwamakanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari mengandung zat aditif? Zat aditif adalah berbagai jenis bahan yang ditambahkan ke dalam makanan untuk meningkatkan rasa, memberikan warna menarik, mengawetkan, memberikan aroma, mengentalkan, dan mengemulsi bahan makanan.
  • 4.
    Zat Pemanis Zat pemanis alamitermasuk gula pasir, gula aren, dan gula kelapa, sedangkan zat pemanis buatan seperti aspartam, sorbitol, dan siklamat biasanya terdapat dalam permen dan minuman bersoda. Zat pemanis digunakan untuk meningkatkan rasa pada makanan dan minuman. Mengkonsumsi zat pemanis secara berlebihan akan memicu penyakit seperti diabetes. Zat Pemanis
  • 5.
    Pewarna sintetis, terutamapewarna kain, akan menimbulkan penyakit berbahaya bagi tubuh seperti kanker. Zat Pewarna Zat pewarna alami seperti kunyit, bunga telang, dan buah naga, seringkali digunakan untuk memberi warna pada makanan dan tergolong aman untuk dikonsumsi. Sedangkan zat pewarna buatan seperti tartrazin (kuning) dan karmoisin (merah)
  • 6.
    Zat Pemanis Zat penyedap alamimeliputi garam, bawang putih, bawang bombay, dan merica. Sedangkan zat penyedap buatan seperti Monosodium Glutamat (MSG) atau micin, zat yang berfungsi untuk meningkatkan rasa makanan menjadi lebih gurih dan nikmat. MSG tidak baik jika dikonsumsi berlebihan karena akan berdampak buruk untuk kesehatan. Zat Penyedap
  • 7.
    Mengkonsumsi makanan atauminuman yang mengandung zat pemberi aroma akan berdampak buruk untuk kesehatan. Zat Aroma Zat pemberi aroma alami seperti melati, daun pandan, dan vanili, sementara zat pemberi aroma buatan adalah perisa buah. Penggunaan perisa buah bertujuan untuk memberikan aroma buah alami pada makanan atau minuman.
  • 8.
    Zat Pemanis Zat pengawet ditambahkanuntuk memperpanjang umur makanan. Pengasinan dan pemanisan merupakan metode alami untuk memperpanjang umur makanan. Contoh bahan pengawet buatan meliputi asam benzoat, natrium benzoat, dan kalium benzoat. Mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung zat pengawet secara berlebihan akan menimbulkan kanker. Zat Pengawet
  • 9.
    Zat pengental diberikanagar dapat menstabilkan dan memberi struktur pada makanan sehingga terlihat lebih menarik. Zat Pengental Zat pengental alami seperti Agar-agar, telur, dan tapioka. Sedangkan zat pengental buatan seperti Carboxyl Methyl Cellulose (CMC) dan Pektin yang biasa digunakan untuk memperbaiki tekstur makanan olahan.
  • 10.
    Zat Pemanis Zat pengemulsi alamiadalah lesitin kedelai dan kuning telur. Sedangkan zat pengemulsi buatan seperti polisorbat 80 dan ovalet. Contoh makanan yang menggunakan zat pengemulsi seperti mayonaise dan mentega. Zat pengemulsi buatan secara berlebihan akan berdampak buruk terhadap kesehatan seperti sakit kepala dan mual Zat Pengemulsi
  • 11.