Chapter 4: Some Discrete
Probability Distributions
• Bab ini membahas distribusi probabilitas
diskrit seperti Binomial, Geometrik,
Hipergeometrik, dan Poisson. Distribusi ini
digunakan untuk memodelkan eksperimen
dengan hasil diskrit seperti jumlah sukses
dalam percobaan.
Pengantar Distribusi Diskrit
• Distribusi diskrit digunakan untuk variabel
acak yang memiliki nilai terpisah (misalnya: 0,
1, 2, ...). Contohnya: jumlah kepala saat
melempar koin beberapa kali.
Distribusi Binomial
• Distribusi Binomial memodelkan jumlah
keberhasilan dalam n percobaan independen
dengan peluang sukses p.
• Contoh: Jumlah produk cacat dalam 10 barang
dengan peluang cacat 0.1.
Rumus Distribusi Binomial
• P(X = x) = C(n, x) * p^x * (1-p)^(n-x)
• Keterangan:
• - n: jumlah percobaan
• - x: jumlah keberhasilan
• - p: peluang sukses
Contoh Soal Binomial
• Soal: Sebuah mesin menghasilkan 5% produk
cacat. Dari 10 produk, berapa peluang tepat 2
yang cacat?
• Jawaban:
• Gunakan rumus binomial:
• P(X=2) = C(10,2) * (0.05)^2 * (0.95)^8 ≈ 0.0746
Distribusi Geometrik
• Distribusi Geometrik memodelkan jumlah
percobaan hingga sukses pertama.
• Contoh: Berapa kali melempar koin hingga
mendapat kepala pertama?
Rumus Distribusi Geometrik
• P(X = x) = (1 - p)^(x - 1) * p
• X adalah jumlah percobaan hingga sukses
pertama.
Contoh Soal Geometrik
• Soal: Peluang sukses adalah 0.2. Berapa
peluang sukses pertama terjadi di percobaan
ke-3?
• Jawaban:
• P(X=3) = (0.8)^2 * 0.2 = 0.128
Distribusi Binomial Negatif
• Distribusi ini memperumum Geometrik
dengan memodelkan jumlah percobaan
hingga r sukses terjadi.
Rumus Binomial Negatif
• P(X = x) = C(x - 1, r - 1) * p^r * (1 - p)^(x - r)
• X: total percobaan hingga r sukses.
Contoh Soal Binomial Negatif
• Soal: Peluang sukses 0.3, berapa peluang
diperlukan 5 percobaan untuk mendapatkan 2
sukses?
• Jawaban:
• P(X=5) = C(4,1)*(0.3)^2*(0.7)^3 ≈ 0.1323
Distribusi Hipergeometrik
• Digunakan saat sampling tanpa pengembalian
dari populasi terbatas.
• Contoh: Pilih 3 dari 10 barang, 4 di antaranya
cacat.
Rumus Hipergeometrik
• P(X = x) = [C(K, x) * C(N-K, n-x)] / C(N, n)
• K: jumlah sukses di populasi
• N: total populasi
• n: ukuran sampel
Contoh Soal Hipergeometrik
• Soal: Dari 10 barang (4 cacat), pilih 3. Berapa
peluang tepat 2 yang cacat?
• Jawaban:
• P(X=2) = [C(4,2)*C(6,1)] / C(10,3) = 6*6/120 =
0.3
Distribusi Poisson
• Model untuk menghitung kejadian dalam
interval waktu/ruang tertentu.
• Contoh: Jumlah telepon masuk ke call center
per jam.
Rumus Distribusi Poisson
• P(X = x) = (λ^x * e^-λ) / x!
• λ: rata-rata kejadian per interval.
Contoh Soal Poisson
• Soal: Rata-rata 2 kecelakaan per minggu.
Peluang 3 kecelakaan minggu depan?
• Jawaban:
• P(X=3) = (2^3 * e^-2) / 3! ≈ 0.180
Hubungan antar Distribusi
• Distribusi Poisson dapat mendekati Binomial
saat n besar dan p kecil.
• Distribusi Geometrik adalah kasus khusus
Binomial Negatif.
Chapter 5: Probability Distributions
and Densities
• Bab ini membahas variabel acak kontinu dan
fungsi distribusi probabilitas kontinu seperti
normal dan uniform.
Variabel Acak Kontinu
• Memiliki nilai dalam rentang kontinu. Contoh:
tinggi badan, suhu, waktu.
Fungsi Kepadatan Probabilitas
(PDF)
• PDF: f(x) ≥ 0, dan ∫ f(x) dx = 1 untuk semua x.
• P(a ≤ X ≤ b) = ∫ dari a ke b f(x) dx.
Fungsi Distribusi Kumulatif (CDF)
• F(x) = P(X ≤ x) = ∫ f(t) dt dari -∞ ke x
• CDF adalah fungsi naik dan F(∞) = 1.
Distribusi Uniform Kontinu
• f(x) = 1 / (b - a) untuk x dalam [a, b]
• Digunakan saat semua nilai dalam rentang
sama peluangnya.
Contoh Soal Uniform
• Soal: X ~ U(2, 6). Hitung P(3 ≤ X ≤ 5).
• Jawaban:
• P = (5 - 3) / (6 - 2) = 0.5
Distribusi Normal
• Distribusi berbentuk lonceng, simetris,
digunakan di banyak bidang.
• Ditentukan oleh mean (μ) dan standar deviasi
(σ).
Distribusi Normal Standar
• Z = (X - μ) / σ
• Gunakan tabel Z untuk mencari peluang.
Contoh Soal Normal
• Soal: X ~ N(100, 15). Hitung P(X < 115).
• Z = (115 - 100) / 15 = 1.0 → P(Z < 1.0) = 0.8413
Aplikasi Distribusi Normal
• Digunakan dalam pengukuran, kontrol
kualitas, dan keandalan.
• Contoh: Evaluasi performa mesin berdasarkan
distribusi outputnya.
Ringkasan Bab 4 dan 5
• Bab 4 membahas distribusi diskrit (Binomial,
Poisson, dll)
• Bab 5 membahas distribusi kontinu (Normal,
Uniform)
• Pahami konteks dan asumsi saat memilih
distribusi.

Walpole_Bab4_Bab5_Detail_pengantaras.pptx

  • 1.
    Chapter 4: SomeDiscrete Probability Distributions • Bab ini membahas distribusi probabilitas diskrit seperti Binomial, Geometrik, Hipergeometrik, dan Poisson. Distribusi ini digunakan untuk memodelkan eksperimen dengan hasil diskrit seperti jumlah sukses dalam percobaan.
  • 2.
    Pengantar Distribusi Diskrit •Distribusi diskrit digunakan untuk variabel acak yang memiliki nilai terpisah (misalnya: 0, 1, 2, ...). Contohnya: jumlah kepala saat melempar koin beberapa kali.
  • 3.
    Distribusi Binomial • DistribusiBinomial memodelkan jumlah keberhasilan dalam n percobaan independen dengan peluang sukses p. • Contoh: Jumlah produk cacat dalam 10 barang dengan peluang cacat 0.1.
  • 4.
    Rumus Distribusi Binomial •P(X = x) = C(n, x) * p^x * (1-p)^(n-x) • Keterangan: • - n: jumlah percobaan • - x: jumlah keberhasilan • - p: peluang sukses
  • 5.
    Contoh Soal Binomial •Soal: Sebuah mesin menghasilkan 5% produk cacat. Dari 10 produk, berapa peluang tepat 2 yang cacat? • Jawaban: • Gunakan rumus binomial: • P(X=2) = C(10,2) * (0.05)^2 * (0.95)^8 ≈ 0.0746
  • 6.
    Distribusi Geometrik • DistribusiGeometrik memodelkan jumlah percobaan hingga sukses pertama. • Contoh: Berapa kali melempar koin hingga mendapat kepala pertama?
  • 7.
    Rumus Distribusi Geometrik •P(X = x) = (1 - p)^(x - 1) * p • X adalah jumlah percobaan hingga sukses pertama.
  • 8.
    Contoh Soal Geometrik •Soal: Peluang sukses adalah 0.2. Berapa peluang sukses pertama terjadi di percobaan ke-3? • Jawaban: • P(X=3) = (0.8)^2 * 0.2 = 0.128
  • 9.
    Distribusi Binomial Negatif •Distribusi ini memperumum Geometrik dengan memodelkan jumlah percobaan hingga r sukses terjadi.
  • 10.
    Rumus Binomial Negatif •P(X = x) = C(x - 1, r - 1) * p^r * (1 - p)^(x - r) • X: total percobaan hingga r sukses.
  • 11.
    Contoh Soal BinomialNegatif • Soal: Peluang sukses 0.3, berapa peluang diperlukan 5 percobaan untuk mendapatkan 2 sukses? • Jawaban: • P(X=5) = C(4,1)*(0.3)^2*(0.7)^3 ≈ 0.1323
  • 12.
    Distribusi Hipergeometrik • Digunakansaat sampling tanpa pengembalian dari populasi terbatas. • Contoh: Pilih 3 dari 10 barang, 4 di antaranya cacat.
  • 13.
    Rumus Hipergeometrik • P(X= x) = [C(K, x) * C(N-K, n-x)] / C(N, n) • K: jumlah sukses di populasi • N: total populasi • n: ukuran sampel
  • 14.
    Contoh Soal Hipergeometrik •Soal: Dari 10 barang (4 cacat), pilih 3. Berapa peluang tepat 2 yang cacat? • Jawaban: • P(X=2) = [C(4,2)*C(6,1)] / C(10,3) = 6*6/120 = 0.3
  • 15.
    Distribusi Poisson • Modeluntuk menghitung kejadian dalam interval waktu/ruang tertentu. • Contoh: Jumlah telepon masuk ke call center per jam.
  • 16.
    Rumus Distribusi Poisson •P(X = x) = (λ^x * e^-λ) / x! • λ: rata-rata kejadian per interval.
  • 17.
    Contoh Soal Poisson •Soal: Rata-rata 2 kecelakaan per minggu. Peluang 3 kecelakaan minggu depan? • Jawaban: • P(X=3) = (2^3 * e^-2) / 3! ≈ 0.180
  • 18.
    Hubungan antar Distribusi •Distribusi Poisson dapat mendekati Binomial saat n besar dan p kecil. • Distribusi Geometrik adalah kasus khusus Binomial Negatif.
  • 19.
    Chapter 5: ProbabilityDistributions and Densities • Bab ini membahas variabel acak kontinu dan fungsi distribusi probabilitas kontinu seperti normal dan uniform.
  • 20.
    Variabel Acak Kontinu •Memiliki nilai dalam rentang kontinu. Contoh: tinggi badan, suhu, waktu.
  • 21.
    Fungsi Kepadatan Probabilitas (PDF) •PDF: f(x) ≥ 0, dan ∫ f(x) dx = 1 untuk semua x. • P(a ≤ X ≤ b) = ∫ dari a ke b f(x) dx.
  • 22.
    Fungsi Distribusi Kumulatif(CDF) • F(x) = P(X ≤ x) = ∫ f(t) dt dari -∞ ke x • CDF adalah fungsi naik dan F(∞) = 1.
  • 23.
    Distribusi Uniform Kontinu •f(x) = 1 / (b - a) untuk x dalam [a, b] • Digunakan saat semua nilai dalam rentang sama peluangnya.
  • 24.
    Contoh Soal Uniform •Soal: X ~ U(2, 6). Hitung P(3 ≤ X ≤ 5). • Jawaban: • P = (5 - 3) / (6 - 2) = 0.5
  • 25.
    Distribusi Normal • Distribusiberbentuk lonceng, simetris, digunakan di banyak bidang. • Ditentukan oleh mean (μ) dan standar deviasi (σ).
  • 26.
    Distribusi Normal Standar •Z = (X - μ) / σ • Gunakan tabel Z untuk mencari peluang.
  • 27.
    Contoh Soal Normal •Soal: X ~ N(100, 15). Hitung P(X < 115). • Z = (115 - 100) / 15 = 1.0 → P(Z < 1.0) = 0.8413
  • 28.
    Aplikasi Distribusi Normal •Digunakan dalam pengukuran, kontrol kualitas, dan keandalan. • Contoh: Evaluasi performa mesin berdasarkan distribusi outputnya.
  • 29.
    Ringkasan Bab 4dan 5 • Bab 4 membahas distribusi diskrit (Binomial, Poisson, dll) • Bab 5 membahas distribusi kontinu (Normal, Uniform) • Pahami konteks dan asumsi saat memilih distribusi.