Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 menetapkan kerangka hukum untuk pengelolaan sampah yang komprehensif dan terpadu guna mengatasi dampak negatif sampah terhadap kesehatan dan lingkungan. Pengelolaan tersebut melibatkan pemerintah, pemerintah daerah, serta partisipasi masyarakat dan dunia usaha dengan fokus pada pengurangan, penanganan, dan pemanfaatan sampah. Selain itu, undang-undang ini mengatur hak dan kewajiban setiap individu terkait pengelolaan sampah serta pembagian wewenang antara pemerintah pusat dan daerah.