USAHA KESEHATAN
SEKOLAH
by Tiny Kurnia
Latar belakang
◦ Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah adalah upaya pendidikan
dan kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu, sadar, berencana, terarah dan
bertanggungjawab dalam menanamkan, menumbuhkan, mengembangkan dan
membimbing untuk menghayati menyenangi dan melaksanakan prinsip hidup sehat
dalam kehidupan sehari-hari
ALASAN PERLUNYA UKS
1. Anak usia sekolah merupakan kelompok umur yang rawan
terhadap masalah kesehatan.
2. Usia sekolah sangat peka untuk menanamkan pengertian
dan kebiasaan hidup sehat.
3. Sekolah merupakan institusi masyarakat yang terorganisasi
dengan baik.
4. Keadaan kesehatan anak sekolah akan sangat berpengaruh
thd prestasi belajar yang dicapai.
5. Anak sekolah merupakan klpk terbesar dari klpk usia anak-
anak yang menerapkan wajib belajar.
6. Pendidikan kesehatan melalui anak-anak sekolah sangat
efektif untuk merubah perilaku dan kebiasaan hidup sehat
umumnya
Pengertian uks
◦ Yang dimaksud dengan UKS adalah segala usaha yang
dilakukan untuk meningkatkan kesehatan anak usia sekolah
dan lingkungan sekolah serta seluruh warga sekolah pada
setiap jalur, jenis, jenjang pendidikan mulai TK/RA sampai
SMA/SMK/MA
Tujuan dari USAHA KESEHATAN
SEKOLAH
1 Mencegah Penyakit
Menjaga kesehatan
siswa dan mencegah
penyebaran penyakit
melalui pola hidup
sehat.
2 Membangun
Kesadaran
Menumbuhkan
kesadaran dalam diri
siswa untuk menjaga
kesehatan mereka
sejak usia dini.
3 Meningkatkan
Produktivitas
Meningkatkan
produktivitas siswa dan
mengurangi absensi
akibat sakit.
SASARAN
Sasaran UKS adalah
◦ peserta didik sekolah / madrasah,
◦ Satuan Pendidikan Luar Sekolah,
◦ Guru,
◦ pamong Belajar,
◦ Pengelola Pendidikan, pengelola Kesehatan dan
masyarakat
RUANG LINGKUP KEGIATAN UKS
Kegiatan umum UKS disebut dengan TriasUKS, yangterdiri
dari:
1. pendidikankesehatan
2. pelayanan kesehatan
3. pembinaan lingkungan kehidupan sekolah yang sehat.
DASAR HUKUM TERKAIT UKS
◦ Kep. Bersama Mendiknas No. 2/2003, Menkes No.
1068/2003, Menag. No. 230-B/2003 dan Mendagri
No. 4415-404/2003 Tentang Tim Pembina UKS
◦ Kepmenkes. No. 1429/2006 Tentang Pedoman
Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Sekolah
◦ Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 39
Tahun 2008 Tentang Pembinaan Kesiswaan
◦ Surat Mendagri kepada Gub, Bupati, Walikota No.
441.5/1650/SJ tgl 28 April 2010, Perihal
Pembinaan dan Pengembangan UKS di Daerah.
Pendidikan Kesehatan
Kegiatan Intrakurikuler
 memasukkan materi kesehatan dlm jam pelajaran & sesuai
kurikulum yg berlaku (Biologi, Agama, Penjas Orkes, BP) atau
melalui muatan lokal
Materi : pertolongan pertama, pengenalan & pencegahan penyakit,
IMS, Napza, Gizi, Kespro, PKHS
Kegiatan ekstrakurikuler
 diluar jam pelajaran, didlm sekolah & diluar sekolah
- Melibatkan warga sekolah & nakes (kegiatan dokcil, KKR,
pramuka, diskusi, mading, kerjabakti, lomba2 ttg kesehatan)
- Memanfaatkan Masa Orientasi Siswa (sasaran siswa baru)
- Bimbingan & penyuluhan kesehatan
- Perilaku gaya hidup sehat
Pelayanan Kesehatan
Kegiatan Promotif :
- Penyuluhan & pembinaan sarana
keteladanan (gizi, kesling)
- Pembinaan personal hygiene
- Peningkatan kebugaran jasmani
- Mengembangkan peran aktif siswa
Kegiatan Preventif :
- Pemeliharaan personal hygiene
- Penjaringan kesehatan
- Pemeriksaan kesehatan berkala
- Observasi perilaku
- Konseling Kesehatan Remaja
Kegiatan Kuratif & Rehabilitatif :
- Pengobatan dini
- Penanganan anemia gizi
- Rujukan (keracunan, kecelakaan & penyakit2 tertentu)
- Koreksi thd kelainan penglihatan & pendengaran
Organisasi UkS
◦Tim pembina
◦Tim pelaksana
Tim pembina
1. Tingkat Nasional,Prop,Kab/Kota (SK Bersama
lintas sektor), terdiri dari :
Depkes, Diknas, Depdagri, Depag
2. Tingkat Kecamatan dibentuk tim pembina
usaha kesehatan sekolah (TPU
3. Tingkat di Puskesmas (dibawah seorang
koordinator),terdiri dari :
◦Dokter
◦Perawat
◦Bidan
◦Ahli Gizi
◦Ahli Kesling, promkes dll
Tim pelaksana
◦Guru UKS
◦Peserta Didik
◦Tim UKS Puskesmas
◦Masyarakat Sekolah (Komite Sekolah)
Prinsip-prinsip
1. Mengikutsertakan PSM sekolah, meliputi :
guru, peserta didik, karyawan sekolah, Komite Sekolah (orang tua murid).
2. Kegiatan yang terintegrasi.
Yankes menyeluruh yang menyangkut segala upaya kesehatan pokok
puskesmas sebagai satu kesatuan yang utuh dalam rangka meningkatkan
derajat kesehatan peserta didik.
3. Melaksanakan rujukan.
Mengatasi masalah kesehatan yang tak dapat diatasi di sekolah ke fasilitas
kesehatan ( puskesmas/ RS).
4. Kolaborasi Tim.
Melibatkan kerja sama lintas sektoral  diperlukan kerja sama tim dan
terorganisasi, tiap-tiap instansi mempunyai tugas yang jelas  tidak
tumpang tindih dalam kegiatan
Kegiatan uks
◦ Pemeriksaan kes, meliputi gigi dan mulut, mata telinga dan
tenggerokan, kulit dan rambut, dsb.
◦ Pemeriksaan perkembangan kecerdasan
◦ Pemberian imunisasi
◦ Penemuan kasus-kasus dini
◦ Pengobatan sederhana
◦ Pertolongan pertama
◦ Rujukan bila menemukan kasus yang tidak dapat ditanggulangi di
sekolah
◦ Termasuk: pemeliharaan dan pemeriksaan kes guru.
Lingk kes sekolah sehat
Lingkungan fisik, dengan kegiatan-kegiatan :
◦ Pengawasan terhadap sumber air bersih, sampah,
air limbah, tempat pembuangan tinja, dan
kebersihan lingkungan sekolah
◦ pengawasan kantin sekolah
◦ pengawasan bangunan sekolah yang sehat
◦ pengawasan binatang serangga dan pengerat yang
ada di lingkungan sekolah
◦ pengawasan terhadap pencemaran lingkungan
tanah, air dan udara disekitar sekolah.
2. Lingkungan psikis, dengan kegiatan-kegiatan :
◦ Memberikan perhatian terhadap perkembangan peserta didik
◦ memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak didik yang bermasalah
◦ membina hubungan kejiwaan antara guru dengan peserta didik.
3. Lingkungan sosial, dengan kegiatan :
◦ Membina hubungan yang harmonis antara guru dengan guru
◦ membina hubungan yang harmonis antara guru dengan peserta didik
◦ membina hubungan yang harmonis antara peserta didik dengan peserta didik lainnya
◦ membina hubungan yang harmonis antara guru, murid, dan karyawan sekolah, serta
masyarakat sekolah.
Tolok ukur
. Dilihat dari peserta didik :
◦ Sehat, tidak sakit-sakitan dan bebas narkotika
◦ Absensi sakit menurun
◦ Pertumbuhan dan perkembangan peserta didik sesuai dengan golongan
usia
◦ Murid TK dan sekolah dasar/madrasah telah mendapatkan imunisasi
ulangan.
2. Dilihat dari lingkungan sekolah :
◦ Semua ruangan dan kamar mandi, jamban, dan pekarangan bersih
◦ Tidak ada sampah
◦ Ada sumber air bersih
Kebersihan dan kesehatan
pribadi
◦Memelihara Kebersihan Pribadi :
 Membiasakan Hidup Bersih dan Sehat
 Upaya mencegah penyakit
Memelihara kesehatan pribadi
◦Makanan yang bergizi
Pelayanan kesehatan disekolah
◦ Penyuluhan kesehatan
◦ Imunisasi
◦ DOKCIL
◦ P3K dan P3P
◦ PENJARINGAN KESEHATAN
◦ PEMERIKSAAN BERKALA
◦ PENGAWASAN WARUNG SEKOLAH
◦ DANA SEHAT
◦ MEMANTAU KESEGARAN JASMANI
◦ UKGS
◦ LINGKUNGAN SEKOLAH YANG BERSIH DAN SEHAT
◦ PHBS TATANAN PENDIDIKAN
Terima kasih
Tujuan
untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi
belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku
hidup bersih dan sehat dan derajat kesehatan
peserta didik maupun warga sekolah serta
menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga
memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan
yang harmonis dan optimal dalam rangka
pembentukan manusia Indonesia seutuhnya

UKS ANERA P3P.pptx

  • 1.
  • 2.
    Latar belakang ◦ Pembinaandan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah adalah upaya pendidikan dan kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu, sadar, berencana, terarah dan bertanggungjawab dalam menanamkan, menumbuhkan, mengembangkan dan membimbing untuk menghayati menyenangi dan melaksanakan prinsip hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari
  • 3.
    ALASAN PERLUNYA UKS 1.Anak usia sekolah merupakan kelompok umur yang rawan terhadap masalah kesehatan. 2. Usia sekolah sangat peka untuk menanamkan pengertian dan kebiasaan hidup sehat. 3. Sekolah merupakan institusi masyarakat yang terorganisasi dengan baik. 4. Keadaan kesehatan anak sekolah akan sangat berpengaruh thd prestasi belajar yang dicapai. 5. Anak sekolah merupakan klpk terbesar dari klpk usia anak- anak yang menerapkan wajib belajar. 6. Pendidikan kesehatan melalui anak-anak sekolah sangat efektif untuk merubah perilaku dan kebiasaan hidup sehat umumnya
  • 4.
    Pengertian uks ◦ Yangdimaksud dengan UKS adalah segala usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan anak usia sekolah dan lingkungan sekolah serta seluruh warga sekolah pada setiap jalur, jenis, jenjang pendidikan mulai TK/RA sampai SMA/SMK/MA
  • 5.
    Tujuan dari USAHAKESEHATAN SEKOLAH 1 Mencegah Penyakit Menjaga kesehatan siswa dan mencegah penyebaran penyakit melalui pola hidup sehat. 2 Membangun Kesadaran Menumbuhkan kesadaran dalam diri siswa untuk menjaga kesehatan mereka sejak usia dini. 3 Meningkatkan Produktivitas Meningkatkan produktivitas siswa dan mengurangi absensi akibat sakit.
  • 6.
    SASARAN Sasaran UKS adalah ◦peserta didik sekolah / madrasah, ◦ Satuan Pendidikan Luar Sekolah, ◦ Guru, ◦ pamong Belajar, ◦ Pengelola Pendidikan, pengelola Kesehatan dan masyarakat
  • 7.
    RUANG LINGKUP KEGIATANUKS Kegiatan umum UKS disebut dengan TriasUKS, yangterdiri dari: 1. pendidikankesehatan 2. pelayanan kesehatan 3. pembinaan lingkungan kehidupan sekolah yang sehat.
  • 8.
    DASAR HUKUM TERKAITUKS ◦ Kep. Bersama Mendiknas No. 2/2003, Menkes No. 1068/2003, Menag. No. 230-B/2003 dan Mendagri No. 4415-404/2003 Tentang Tim Pembina UKS ◦ Kepmenkes. No. 1429/2006 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan Sekolah ◦ Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 39 Tahun 2008 Tentang Pembinaan Kesiswaan ◦ Surat Mendagri kepada Gub, Bupati, Walikota No. 441.5/1650/SJ tgl 28 April 2010, Perihal Pembinaan dan Pengembangan UKS di Daerah.
  • 9.
    Pendidikan Kesehatan Kegiatan Intrakurikuler memasukkan materi kesehatan dlm jam pelajaran & sesuai kurikulum yg berlaku (Biologi, Agama, Penjas Orkes, BP) atau melalui muatan lokal Materi : pertolongan pertama, pengenalan & pencegahan penyakit, IMS, Napza, Gizi, Kespro, PKHS Kegiatan ekstrakurikuler  diluar jam pelajaran, didlm sekolah & diluar sekolah - Melibatkan warga sekolah & nakes (kegiatan dokcil, KKR, pramuka, diskusi, mading, kerjabakti, lomba2 ttg kesehatan) - Memanfaatkan Masa Orientasi Siswa (sasaran siswa baru) - Bimbingan & penyuluhan kesehatan - Perilaku gaya hidup sehat
  • 10.
    Pelayanan Kesehatan Kegiatan Promotif: - Penyuluhan & pembinaan sarana keteladanan (gizi, kesling) - Pembinaan personal hygiene - Peningkatan kebugaran jasmani - Mengembangkan peran aktif siswa Kegiatan Preventif : - Pemeliharaan personal hygiene - Penjaringan kesehatan - Pemeriksaan kesehatan berkala - Observasi perilaku - Konseling Kesehatan Remaja Kegiatan Kuratif & Rehabilitatif : - Pengobatan dini - Penanganan anemia gizi - Rujukan (keracunan, kecelakaan & penyakit2 tertentu) - Koreksi thd kelainan penglihatan & pendengaran
  • 11.
  • 12.
    Tim pembina 1. TingkatNasional,Prop,Kab/Kota (SK Bersama lintas sektor), terdiri dari : Depkes, Diknas, Depdagri, Depag 2. Tingkat Kecamatan dibentuk tim pembina usaha kesehatan sekolah (TPU 3. Tingkat di Puskesmas (dibawah seorang koordinator),terdiri dari : ◦Dokter ◦Perawat ◦Bidan ◦Ahli Gizi ◦Ahli Kesling, promkes dll
  • 13.
    Tim pelaksana ◦Guru UKS ◦PesertaDidik ◦Tim UKS Puskesmas ◦Masyarakat Sekolah (Komite Sekolah)
  • 14.
    Prinsip-prinsip 1. Mengikutsertakan PSMsekolah, meliputi : guru, peserta didik, karyawan sekolah, Komite Sekolah (orang tua murid). 2. Kegiatan yang terintegrasi. Yankes menyeluruh yang menyangkut segala upaya kesehatan pokok puskesmas sebagai satu kesatuan yang utuh dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan peserta didik. 3. Melaksanakan rujukan. Mengatasi masalah kesehatan yang tak dapat diatasi di sekolah ke fasilitas kesehatan ( puskesmas/ RS). 4. Kolaborasi Tim. Melibatkan kerja sama lintas sektoral  diperlukan kerja sama tim dan terorganisasi, tiap-tiap instansi mempunyai tugas yang jelas  tidak tumpang tindih dalam kegiatan
  • 15.
    Kegiatan uks ◦ Pemeriksaankes, meliputi gigi dan mulut, mata telinga dan tenggerokan, kulit dan rambut, dsb. ◦ Pemeriksaan perkembangan kecerdasan ◦ Pemberian imunisasi ◦ Penemuan kasus-kasus dini ◦ Pengobatan sederhana ◦ Pertolongan pertama ◦ Rujukan bila menemukan kasus yang tidak dapat ditanggulangi di sekolah ◦ Termasuk: pemeliharaan dan pemeriksaan kes guru.
  • 16.
    Lingk kes sekolahsehat Lingkungan fisik, dengan kegiatan-kegiatan : ◦ Pengawasan terhadap sumber air bersih, sampah, air limbah, tempat pembuangan tinja, dan kebersihan lingkungan sekolah ◦ pengawasan kantin sekolah ◦ pengawasan bangunan sekolah yang sehat ◦ pengawasan binatang serangga dan pengerat yang ada di lingkungan sekolah ◦ pengawasan terhadap pencemaran lingkungan tanah, air dan udara disekitar sekolah.
  • 17.
    2. Lingkungan psikis,dengan kegiatan-kegiatan : ◦ Memberikan perhatian terhadap perkembangan peserta didik ◦ memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak didik yang bermasalah ◦ membina hubungan kejiwaan antara guru dengan peserta didik. 3. Lingkungan sosial, dengan kegiatan : ◦ Membina hubungan yang harmonis antara guru dengan guru ◦ membina hubungan yang harmonis antara guru dengan peserta didik ◦ membina hubungan yang harmonis antara peserta didik dengan peserta didik lainnya ◦ membina hubungan yang harmonis antara guru, murid, dan karyawan sekolah, serta masyarakat sekolah.
  • 18.
    Tolok ukur . Dilihatdari peserta didik : ◦ Sehat, tidak sakit-sakitan dan bebas narkotika ◦ Absensi sakit menurun ◦ Pertumbuhan dan perkembangan peserta didik sesuai dengan golongan usia ◦ Murid TK dan sekolah dasar/madrasah telah mendapatkan imunisasi ulangan. 2. Dilihat dari lingkungan sekolah : ◦ Semua ruangan dan kamar mandi, jamban, dan pekarangan bersih ◦ Tidak ada sampah ◦ Ada sumber air bersih
  • 19.
    Kebersihan dan kesehatan pribadi ◦MemeliharaKebersihan Pribadi :  Membiasakan Hidup Bersih dan Sehat  Upaya mencegah penyakit Memelihara kesehatan pribadi ◦Makanan yang bergizi
  • 20.
    Pelayanan kesehatan disekolah ◦Penyuluhan kesehatan ◦ Imunisasi ◦ DOKCIL ◦ P3K dan P3P ◦ PENJARINGAN KESEHATAN ◦ PEMERIKSAAN BERKALA ◦ PENGAWASAN WARUNG SEKOLAH ◦ DANA SEHAT ◦ MEMANTAU KESEGARAN JASMANI ◦ UKGS ◦ LINGKUNGAN SEKOLAH YANG BERSIH DAN SEHAT ◦ PHBS TATANAN PENDIDIKAN
  • 21.
  • 22.
    Tujuan untuk meningkatkan mutupendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat dan derajat kesehatan peserta didik maupun warga sekolah serta menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya