Chapter I 
Pengenalan Internet
Pada tahun 1973 Defence Advanced Research 
Projects Agency (Badan Riset Pertahanan USA) 
menggagas bahwa beberapa komputer dapat 
dihubungkan bersama-sama sehingga mereka 
bisa "berbicara" satu sama lain. Mereka 
menamakan jaringan tersebut DARPANET. 
Lalu pemakaian yang semakin luas, huruf “D”- 
nya pun dilepaskan menjadi ARPANET. 
Semakin lama semakin bertambah computer 
yang bergabung, dan banyak yang membentuk 
jaringan-jaringan tersendiri.
Karena ARPANET hanya menggunakan NCP 
(Network Control Protocol). Pada tahun 1977 
diciptakan TCP (Transmission Control Protocol). 
Lalu pada tahun berikutnya ditambahkan IP 
(Internet Protocol). 
TCP mengatur bagaimana computer-computer 
dalam satu jaringan berhubungan, dan IP 
mengatur antar jaringan berkomunikasi ke 
jaringan lain. Dan TCP/IP menggantikan NCP.
Semakin banyak jaringan bertambah dan 
dihubungkan, disebut kemudian Interconnected 
Networks atau Inter-Net-Network atau disingkat 
menjadi Internet. 
Dan kini dengan menggunakan berbagai 
peralatan, software maupun Bermacam-macam 
alat (PC, Gadget), Internet dapat menghubungkan 
antar Individu tanpa dibatasi oleh jarak.
Jumlah pengguna Internet yang besar telah 
mewujudkan budaya Internet. Internet juga 
mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, 
pandangan dunia, dan penyebaran informasi. 
Dengan memanfaatkan mesin pencari seperti 
Google, Bing, Yahoo, dll, pengguna di seluruh 
dunia mempunyai akses yang mudah atas 
bermacam-macam informasi. 
Internet lebih mempunyai kemampuan 
penyebaran pengetahuan, informasi dan data 
secara global. Sayangnya di Indonesia, koneksi 
Internet kita termasuk paling lambat di Asia.
Perkembangan Internet sangat mempengaruhi 
perkembangan dunia usaha. Berbagai transaksi 
jual beli yang sebelumnya hanya bisa 
dilakukan dengan cara tatap muka, kini sangat 
mudah dan sering dilakukan melalui Internet.
Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan 
nama e-Commerce. 
Terkait dengan pemerintahan, Internet juga 
memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan 
pemerintahan melalui e-Government seperti di 
Negara-negara maju yang mana berhasil 
memberikan peningkatan pemasukan daerah 
dengan memanfaatkan Internet untuk 
transparansi pengelolaan dana dan 
pemangkasan birokrasi, sehingga rakyat sangat 
diuntungkan, tingkat korupsi terus ditekan dan
para pegawai dapat pula ditingkatkan 
kesejahterannya karena pemasukan meningkat. 
Ada pula e-Procurement, yaitu pengadaan 
barang kebutuhan suatu perusahaan atau 
badan pemerintah secara online, yang 
meningkatkan transparansi dan keadilan dalam 
proses lelang tender, misalnya. 
Dalam dunia pendidikan, Internet juga 
merubah pandangan dunia pendidikan dengan 
mengurangi seminimal mungkin sesi-sesi yang 
biasanya disampaikan dengan temu langsung di 
kelas. Caranya adalah dengan melakukan e- 
Learning atau “kelas Online”, baik dengan temu 
langsung online (Chat, Video Call, Seminar
Online, dll) atau dengan hubungan koresponden 
dengan electronic Mail [eMail] atau Newsgroup. 
Sebagai contoh, Internet memampukan seorang 
siswa di Indonesia, mengikuti program S2 di 
Universitas Amerika tanpa meninggalkan 
Indonesia untuk menghadiri kuliah-kuliah 
setiap hari-nya. Cukup dengan mendownload 
materi kuliah dari eMail yang dikirim atau
dibagikan di Newsgroup atau dari website yang 
bilamana disediakan oleh campus. 
Perkembangan yang diciptakan Internet ini, 
dapat menekan biaya kuliah, waktu kuliah dan 
memberi kesempatan kepada siapa saja untuk 
memperoleh pendidikan di segala jenjang.
Sama seperti halnya sebuah komunitas, Internet 
juga mempunyai tata tertib, yang dikenal 
dengan nama Netiquette atau dalam bahasa 
Indonesia dikenal dengan istilah Netiket. Untuk 
di Indonesia selain tata tertib sosial di Internet 
juga diberlakukan peraturan UU ITE, (Undang-undang 
Informasi dan Transaksi Elektronik).
Karena mudahnya seseorang menaruh Informasi 
via Internet, maka selain manfaat luar biasa 
yang tercipta juga akan banyak sekali 
pelanggaran yang dilakukan, itulah gunanya 
UU ITE, selain daripada tata tertib sosial yang 
berlaku di komunitas-komunitas dalam lingkup 
lebih kecil. 
Bahan Diskusi : 
1. Apa manfaat Internet bagi Lingkungan Hidup 
? 
2. Bagaimana cara berlangsungnya e-College/e- 
Learning ? 
3. Bagaimana penerapan manfaat Internet 
dalam dunia kesehatan ?
4. Menurut anda apa saja beda Pemasaran 
Online dengan Pemasaran biasa ? 
5. Menurut anda, apa saja pelanggaran tata 
tertib yang bisa terjadi dengan menggunakan 
Internet ?
Beberapa istilah dalam Chapter 1 : 
DARPANET 
TCP 
IP 
PC 
Gadget 
Google, Bing, Yahoo 
e-Commerce 
e-Government 
e-Procurement 
e-Learning 
Chat, Video Call 
Electronic Mail [eMail] 
Newsgroup 
Netiket
E-mail 
Attachments 
CC & BCC 
Download & Upload 
Inbox & Outbox 
Newsgroup 
Mailing list 
Link 
WWW (World Wide Web)
Browser 
Home page 
Search engine 
IP address 
Domain name & TLD (Top Level Domain) 
Cookies 
FAQ (Frequently Asked Question) 
Protocol 
Server 
Shareware & Freeware & Malware 
URL 
E-Commerce, E-Government, E-Budgeting & E-Procurement

Tugasku

  • 1.
  • 2.
    Pada tahun 1973Defence Advanced Research Projects Agency (Badan Riset Pertahanan USA) menggagas bahwa beberapa komputer dapat dihubungkan bersama-sama sehingga mereka bisa "berbicara" satu sama lain. Mereka menamakan jaringan tersebut DARPANET. Lalu pemakaian yang semakin luas, huruf “D”- nya pun dilepaskan menjadi ARPANET. Semakin lama semakin bertambah computer yang bergabung, dan banyak yang membentuk jaringan-jaringan tersendiri.
  • 3.
    Karena ARPANET hanyamenggunakan NCP (Network Control Protocol). Pada tahun 1977 diciptakan TCP (Transmission Control Protocol). Lalu pada tahun berikutnya ditambahkan IP (Internet Protocol). TCP mengatur bagaimana computer-computer dalam satu jaringan berhubungan, dan IP mengatur antar jaringan berkomunikasi ke jaringan lain. Dan TCP/IP menggantikan NCP.
  • 4.
    Semakin banyak jaringanbertambah dan dihubungkan, disebut kemudian Interconnected Networks atau Inter-Net-Network atau disingkat menjadi Internet. Dan kini dengan menggunakan berbagai peralatan, software maupun Bermacam-macam alat (PC, Gadget), Internet dapat menghubungkan antar Individu tanpa dibatasi oleh jarak.
  • 5.
    Jumlah pengguna Internetyang besar telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, pandangan dunia, dan penyebaran informasi. Dengan memanfaatkan mesin pencari seperti Google, Bing, Yahoo, dll, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses yang mudah atas bermacam-macam informasi. Internet lebih mempunyai kemampuan penyebaran pengetahuan, informasi dan data secara global. Sayangnya di Indonesia, koneksi Internet kita termasuk paling lambat di Asia.
  • 6.
    Perkembangan Internet sangatmempengaruhi perkembangan dunia usaha. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka, kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet.
  • 7.
    Transaksi melalui Internetini dikenal dengan nama e-Commerce. Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-Government seperti di Negara-negara maju yang mana berhasil memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan Internet untuk transparansi pengelolaan dana dan pemangkasan birokrasi, sehingga rakyat sangat diuntungkan, tingkat korupsi terus ditekan dan
  • 8.
    para pegawai dapatpula ditingkatkan kesejahterannya karena pemasukan meningkat. Ada pula e-Procurement, yaitu pengadaan barang kebutuhan suatu perusahaan atau badan pemerintah secara online, yang meningkatkan transparansi dan keadilan dalam proses lelang tender, misalnya. Dalam dunia pendidikan, Internet juga merubah pandangan dunia pendidikan dengan mengurangi seminimal mungkin sesi-sesi yang biasanya disampaikan dengan temu langsung di kelas. Caranya adalah dengan melakukan e- Learning atau “kelas Online”, baik dengan temu langsung online (Chat, Video Call, Seminar
  • 9.
    Online, dll) ataudengan hubungan koresponden dengan electronic Mail [eMail] atau Newsgroup. Sebagai contoh, Internet memampukan seorang siswa di Indonesia, mengikuti program S2 di Universitas Amerika tanpa meninggalkan Indonesia untuk menghadiri kuliah-kuliah setiap hari-nya. Cukup dengan mendownload materi kuliah dari eMail yang dikirim atau
  • 10.
    dibagikan di Newsgroupatau dari website yang bilamana disediakan oleh campus. Perkembangan yang diciptakan Internet ini, dapat menekan biaya kuliah, waktu kuliah dan memberi kesempatan kepada siapa saja untuk memperoleh pendidikan di segala jenjang.
  • 11.
    Sama seperti halnyasebuah komunitas, Internet juga mempunyai tata tertib, yang dikenal dengan nama Netiquette atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah Netiket. Untuk di Indonesia selain tata tertib sosial di Internet juga diberlakukan peraturan UU ITE, (Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik).
  • 12.
    Karena mudahnya seseorangmenaruh Informasi via Internet, maka selain manfaat luar biasa yang tercipta juga akan banyak sekali pelanggaran yang dilakukan, itulah gunanya UU ITE, selain daripada tata tertib sosial yang berlaku di komunitas-komunitas dalam lingkup lebih kecil. Bahan Diskusi : 1. Apa manfaat Internet bagi Lingkungan Hidup ? 2. Bagaimana cara berlangsungnya e-College/e- Learning ? 3. Bagaimana penerapan manfaat Internet dalam dunia kesehatan ?
  • 13.
    4. Menurut andaapa saja beda Pemasaran Online dengan Pemasaran biasa ? 5. Menurut anda, apa saja pelanggaran tata tertib yang bisa terjadi dengan menggunakan Internet ?
  • 14.
    Beberapa istilah dalamChapter 1 : DARPANET TCP IP PC Gadget Google, Bing, Yahoo e-Commerce e-Government e-Procurement e-Learning Chat, Video Call Electronic Mail [eMail] Newsgroup Netiket
  • 15.
    E-mail Attachments CC& BCC Download & Upload Inbox & Outbox Newsgroup Mailing list Link WWW (World Wide Web)
  • 16.
    Browser Home page Search engine IP address Domain name & TLD (Top Level Domain) Cookies FAQ (Frequently Asked Question) Protocol Server Shareware & Freeware & Malware URL E-Commerce, E-Government, E-Budgeting & E-Procurement