Rekrutmen
Tenaga Kerja
Seleksi
Tenaga Kerja
Refresh Materi
Perspektif
Psikologi tentang
Stres Kerja
Chintia Viranda, S.Psi., M.A.
Menganalisis
konsep dasar
stres kerja
Learning Outcomes
Menganalisis
faktor
penyebab
stres kerja
Mempraktikan
manajemen
stres kerja
CPMK: Mahasiswa mampu menganalisis perspektif psikologi tentang stres kerja
Tetap melanjutkan belajar atau berhenti
sejenak. Yang mana yang akan Anda pilih?
Pergi jalan-jalan atau tidur, Yang mana yang
akan Anda pilih?
Berolahraga atau memasak. Yang mana yang
akan Anda pilih?
Imagine you're
given the choice
to...
Angkat tangan Anda
jika Anda akan
memilih pilihan
pertama. Tangan di
kepala Anda jika Anda
lebih suka yang kedua.
Apa itu stres kerja??
Definition:
Baron dan Greenberg (1999) mendefinisikan stres
kerja sebagai reaksi-reaksi emosional dan psikologis
yang terjadi pada situasi yang menghalangi tujuan
individu dan tidak dapat mengatasinya.
Robbins (1996) memandang
stres kerja sebagai respon
adaptif yang merupakan
karakteristik individual dan
konsekuensi tindakan eksternal,
situasi atau peristiwa yang
terjadi, baik secara fisik maupun
psikologis.
Gejala Stres
Fisik, yaitu nafas memburu, mulut dan
kerongkongan kering, tangan lembap,
merasa panas, otot-otot tegang,
pencernaan terganggu, sembelit, letih
yang tidak beralasan, sakit kepala, salah
urat, dan gelisah
Perilaku, yaitu perasaan bingung, cemas
dan sedih, jengkel, salah paham, tidak
berdaya, tidak mampu berbuat apa-apa,
gelisah, gagal, tidak menarik, kehilangan
semangat, sulit berkonsentrasi, sulit
berfikir jernih, sulit membuat keputusan,
hilangnya kreativitas, hilangnya gairah
dalam penampilan, dan hilangnya minat
terhadap orang lain.
Menurut Robbins (1996)
beberapa gejala stres kerja
sebagai berikut:
Sumber
Pembangkit
Stres (stresor)
Menurut Robbins (1996)
mengidentifikasikan tiga perangkat
faktor penyebab stress, yaitu
lingkungan, organisasional dan
individual yang bertindak sebagai
sumber potensial dari stress.
Manajemen stres adalah
kemampuan penggunaan
sumberdaya (manusia)
secara efektif untuk
mengatasi gangguan atau
kekacauan mental dan
emosional yang muncul.
Manajemen stres dalam industri
dan organisasi
Tujuan dari manajemen
stres adalah mencegah
terjadinya stres, mencegah
berkembangnya stres
jangka pendek menjadi
stres jangka panjang atau
stres yang kronis.
Cara Pengurangan Stres
1
Sediakan waktu
rileks
2 Bekerja lebih efisien
3 Tidur yang cukup
4 Berolahraga
5
Atur lingkungan
kerja
6
Melakukan Problem
solving
7 Mindfulness
Berdasarkan penjelasan pakar psikologi klinis asal Harvard University, Nicole J.
LeBlanc, MA dan Luana Marques, PhD, ada beberapa cara mengatasi stress kerja:
References
Robbins P, Stephen & Coulter, Mary. (2010).
Manajemen:Jilid 2. Jakarta: Erlangga
Robbins P, Stephen & Judge A, Timothy.
(2007).Organizational Behaviour. New Jersey: Prentice
Hall. S.P Hasibuan, Malayu. (2011). Manajemen Sumber
Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Any quetions?
or
Answer this questions
Sharing mengenai stresor Anda atau
bagaimana cara Anda me-manage stres?

Tugas PPT Microteaching_ Chintia Viranda.pdf

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    Menganalisis konsep dasar stres kerja LearningOutcomes Menganalisis faktor penyebab stres kerja Mempraktikan manajemen stres kerja CPMK: Mahasiswa mampu menganalisis perspektif psikologi tentang stres kerja
  • 4.
    Tetap melanjutkan belajaratau berhenti sejenak. Yang mana yang akan Anda pilih? Pergi jalan-jalan atau tidur, Yang mana yang akan Anda pilih? Berolahraga atau memasak. Yang mana yang akan Anda pilih? Imagine you're given the choice to... Angkat tangan Anda jika Anda akan memilih pilihan pertama. Tangan di kepala Anda jika Anda lebih suka yang kedua.
  • 5.
    Apa itu streskerja?? Definition: Baron dan Greenberg (1999) mendefinisikan stres kerja sebagai reaksi-reaksi emosional dan psikologis yang terjadi pada situasi yang menghalangi tujuan individu dan tidak dapat mengatasinya. Robbins (1996) memandang stres kerja sebagai respon adaptif yang merupakan karakteristik individual dan konsekuensi tindakan eksternal, situasi atau peristiwa yang terjadi, baik secara fisik maupun psikologis.
  • 6.
    Gejala Stres Fisik, yaitunafas memburu, mulut dan kerongkongan kering, tangan lembap, merasa panas, otot-otot tegang, pencernaan terganggu, sembelit, letih yang tidak beralasan, sakit kepala, salah urat, dan gelisah Perilaku, yaitu perasaan bingung, cemas dan sedih, jengkel, salah paham, tidak berdaya, tidak mampu berbuat apa-apa, gelisah, gagal, tidak menarik, kehilangan semangat, sulit berkonsentrasi, sulit berfikir jernih, sulit membuat keputusan, hilangnya kreativitas, hilangnya gairah dalam penampilan, dan hilangnya minat terhadap orang lain. Menurut Robbins (1996) beberapa gejala stres kerja sebagai berikut:
  • 7.
    Sumber Pembangkit Stres (stresor) Menurut Robbins(1996) mengidentifikasikan tiga perangkat faktor penyebab stress, yaitu lingkungan, organisasional dan individual yang bertindak sebagai sumber potensial dari stress.
  • 8.
    Manajemen stres adalah kemampuanpenggunaan sumberdaya (manusia) secara efektif untuk mengatasi gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang muncul. Manajemen stres dalam industri dan organisasi Tujuan dari manajemen stres adalah mencegah terjadinya stres, mencegah berkembangnya stres jangka pendek menjadi stres jangka panjang atau stres yang kronis.
  • 9.
    Cara Pengurangan Stres 1 Sediakanwaktu rileks 2 Bekerja lebih efisien 3 Tidur yang cukup 4 Berolahraga 5 Atur lingkungan kerja 6 Melakukan Problem solving 7 Mindfulness Berdasarkan penjelasan pakar psikologi klinis asal Harvard University, Nicole J. LeBlanc, MA dan Luana Marques, PhD, ada beberapa cara mengatasi stress kerja:
  • 10.
    References Robbins P, Stephen& Coulter, Mary. (2010). Manajemen:Jilid 2. Jakarta: Erlangga Robbins P, Stephen & Judge A, Timothy. (2007).Organizational Behaviour. New Jersey: Prentice Hall. S.P Hasibuan, Malayu. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
  • 11.
    Any quetions? or Answer thisquestions Sharing mengenai stresor Anda atau bagaimana cara Anda me-manage stres?