BAGIAN II
DOKUMEN I
KELOMPOK BERMAIN
DAN TAMAN PENITIPAN ANAK
JALAN SULTAN SYARIF KASIM NO.171
A.PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Pendidikan anak usia dini diyakini menjadi dasar bagi penyiapan sumber daya
manusia yang berkualitas di masa datang. Oleh karena itu pelayanan PAUD harus dirancang
dengan seksama dengan memperhatikan perkembangan anak, perubahan ilmu
pengetahuan dan teknologi serta budaya yang berkembang. Memahami kondisi tersebut,
maka Paud Aidin memandang untuk mengemangkan Kurikulum Tingkat Satuan PAUD.
Kurikulum Tingkat Satuan PAUD Taman Penitipan anak Aidin disusun oleh Tim
pengembang kurikulum yang terdiri dari kepala paud dan pendidik, sasaran penggunaannya
adalah Pendidik Paud,Kepala Paud/Pengelola, Pengawas Paud dan Penyelenggaraan
Lembaga Paud. Keberadaannya sangat penting karrena KTSP sebagai acuan
penyelenggaraan dan pengelolaan keseluruhan program dan pelaksanaan pembelajaran.
KTSP juga dijadikan sebagai patokan untuk melaksanakan pengukuran keberhasilan
pencapaian tujuan, program dan pelaksanaan pembelajaran. KTSP sebagai data bagi
peningkatan dan perbaikan mutu satuan pendidikan secara bertahap dan
berkesinambungan.
Kurikulum adalah seperangkat rencana adan pengaturan mengenai tujuan,isi, dan
bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan
pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan pendidikan tersebut
mencakup tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan
potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh karena itu, kurikulum disusun
oleh satuan pendidikan untuk disesuaikan dengan program pendidikan dengan kebutuhan
dan potensi daerah.
2. Dasar Operasional Penyusunan KTSP PAUD
1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 146 Tahun 2014 tentang
Kurikulum 2013 PAUD
3. Pedoman Penyusunan KTSP Direktorat Pembinaan PAUD Tahun 2015
4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan peraturan Pemerintah Nomor 32
Tahun 2013
5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 137 Tahun 2014
6. Peratuaran Pemerintah No.17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan
7. Peraturan Presiden Nomor 60 Tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-
Integratif
8. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Yayasan Aidin
3. Tujuan Penyusunan KTSP TPA AIDIN
Secara umum tujuan diterapkannya pegembangan KTSP di paud aidin Dumai
adalah merupakan upaya kemandirian dan pemberdayaan serta proses pengambilan
keputusan secara partisipatif dalampengembangan kurikulum di Paud Aidin Dumai
dan sebagai tindak lanjut dari pemberian kewenangan (Otonomi) kepada lembaga
pendidikan.
Secara khusus tujuan diterapkannya KTSP di TPA Aidin Dumai adalah untuk :
1. Memberikan acuan bagi Pengelola dan Pendidik dalammenyusun
program layanan, kegiatan pembelajaran dan kegiatan lain yang
mendukung pencapaian keberhasilan belajar anak.
2. Memberikan informasi tentang program layanan PAUD yang diberikan
oleh satuan PAUD kepada peserta didik
3. Dokumen program yang diperlukan untuk pemberian pembinaan
4. Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif Paud
Aidin Fumai dalampengembangan kurikulum, mengelola dan
memberdayakan sumber yang tersedia
5. Meningkatkan kepedulian warga Paud Aidin Dumai dan masyarakat
dalam pengembangan kurikulum melalui pengambilan keputusan
bersama
6. Meningkatkan kompetensi yang sehat antar satuan pendidikan tentang
kualitas pendidikan yang akan dicapai
7. Meningkatkan kecerdasan,pengetahuan,kepribadian,akhlak mulia,serta
keterampilan untuk hidup mandiri,kompetentif,dan mengikuti pendidikan
lebih lanjut
8. Menumbuh kembangkan kemandirian,demokratif dan tanggung jawab
peserta didik dalam mengikuti pembelajaran
9. Memfasilitasi kecepatan belajar,irama belajar maupun gaya belajar
peserta didik secara individual dan kelompok
10. Mengoptimalkan kemampuan,bakat,minat atau potensi yang ada pada
peserta didik
11. Meningkatkan daya saing peserta didik tingkat kota,propinsi,maupun
tingkat nasional
12. Mengoptimalkan seluruh sarana prasarana ataupun sumber belajar yang
ada di paud Aidin Dumai dengan Menciptakan proses pembelajaran yang
PAIKEM (Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif dan Menyenangkan)
Kurikulum Tingkat Pendidikan (KTSP) disusun dengan memperhatikan hal-hal sebagai
berikut :
1. Peningkatan Iman dan Takwa serta akhlak mulia
Keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan
kepribadian peserta didik secara utuh. Oleh karena itu, kurikulum yang disusun
sebisa mungkin dapat menunjang peningkatan iman dan taqwa serta akhlak
mulia pada setiap mata pelajaran.
2. Peningkatan Potensi,Kecerdasan,dan Minat Sesuai dengan Tingkat
Perkembangan dan Kemampuan Peserta Didik
Pendidikan merupakan proses sistematik untuk meningkatkan martabat manusia
secara holistic sehingga kemungkinan potensi efektif,koqnitiq dan psikomotor
berkembang secara optimal. Oleh karena itu,setiap daerah memerlukan
kurikulum pendidikan yang sesuai dengan karakteristik daerah dan
pengalamanhidup sehari-hari. Kurikulum yang disusun harus memuat keragaman
tersebut sehingga dapat menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan
pengembangan daerah.
3. keagamaan Potensi dan Karakteristik Daerah Serta Lingkungan
Setiap daerah memiliki potensi,kebutuhan,tantangan,dan karakteristik
lingkungan yang beragam. Oleh karena itu, setiap daerah memerlukan kurikulum
pendidikan yang sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup
sehari-hari. Kurikulum yang disusun harus memuat keragaman tersebut sehingga
dapat menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan
daerah.
4. Tuntutan Pembangunan Daerah dan Nasional
Dalamera otonomi dan sentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang otonom
dan demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendorong partisipasi
masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional secara
berkembang.
5. Perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni (IPTEKS)
Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang bercirikan masyarakat
berbasis pengetahuan dimana IPTEKS sangat berperan sebagai penggerak utama
perubahan. Pendidikan harus terus menerus melakukan adaptasi dan
penyesuaian dengan perkembangan IPTEKS, sehingga tetap relevan dan
konteksual dengan perubahan. Oleh karena itu, kurikulum harus dikembangkan
ilmu pengetahuan,teknologi dan seni.
 Prinsip-Prinsip Penyusunan KTSP PAUD
KTSP PAUD dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut :
a. Pembentukan sikap spiritual dan sosial anak
Kurikulum dirancang untuk membangun sikap spiritual dan sosialis bermakna
bukan hanya sekedar untuk dapat menjawab tes-tes, ujian, kuis, atau
pengetahuan jangka pendek lainnya. Sikap spiritual dan sosial dimaksud adalah
perilaku yang mencerminkan sikan beragama, hidup sehat, rasa ingin tahu,
berpikir dan bersikap kreatif,percaya diri, disiplin, mandiri, peduli, mampu
bekerjasama, mampu menyesuaikan diri,santun dalam berintereraksi dengan
keluarga, teman, dan guru dilingkungan rumah, tempat bermain, dan satuan
PAUD.
b. Mempertimbangkan tahapan tumbuh kembang anak, potensi, minat, dan
karakteristik anak
Kurikulum menempatkan anak sebagai pusat tujuan. Kurikulum yang disusun
memenuhi kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai dengan
tingkat usia anak (age appropriateness), dan selaras dengan potensi, minat, dan
karakteristik anak sebagai kekhasan perkembangan individu anak ( individual
appropriateness).
c. Holistik-Integratif
Komponen kurikulum yang disusun mencakup keseluruhan ranah
perkembangan (holistic) dalamKompetensi Dasar yang dimuat dalam Padaun
Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. Integratif dimaksudkan adalah segala
upaya yang dilakukan dengan menggunakan langkah terpadu, baik pada upaya
pemenuhan layanan pedagosis, layanan kesehatan, layanan gizi maupun layanan
perlindungan. Layanan pedagosis berfokus pada stimulasi perkembangan anak
terutama pada stimulasi perkembangan mental-intelektual dan social-emosional,
layanan kesehatan dan gizi terutama ditujukan untuk membantu pertumbuhan
anak, sedangkan layanan perlindungan ditujukan agar tumbuh-kembang lebih
optimal yaitu dengan cara dukungan kondisi dan lingkungan nyaman (savety) dan
aman (security),yaitu yang bebas dari kecemasan,teknan dan rasa takut.
d. Dilaksanakan dengan cara belajar melalui bermain
Kurikulum disusun untuk membuka kesempatan belajar anak membangun
pengalamannya dalam proses transmisi, transaksi, dan transformasi
keterampilan, nilai-nilai, dan karakter dibawah bimbingan pendidik. Proses
penerapan kurikulum bersifat aktif dimana anak terlibat langsung dalam kegiatan
bermain yang menyenangkan, menggunakan ide-ide baru yang diperoleh dari
pengalaman untuk belajar pengambilan keputusan dan pemecahan masalah
sederhana.
e. mempertimbangkan kebutuhan anak termasuk anak berkebutuhan khusus
kurikulum PAUD bersifat inklusif dengan mengakomodir kebutuhan dan
perbedaan anak baik dari aspek jenis kelamin, sosial, budaya, agama, fisik,
maupun psikhis. Sehingga semua anak terfasilitasi sesuaidengan potensi masing-
masing tanpa ada diskriminasi aspek apapun.
f. Berkesinambungan atau kontinum perkembangan anak dari usia lahir hingga 6
tahun
Kurikulum disusun dengan memperhatikan kesinambungan secara vertical (
antara tujuan pendidikan nasional, tujuan lembaga, tujuan pembelajaran,
metode pembelajaran), dan kesinambungan horizontal (antara tahap
perkembangan anak dari : bayi, batita, balita, dan prasekolah merupakan
rangkaian yang saling berkesinambungan).
g. Memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni
Penyusunan kurikulum megadopsi dan memanfaatkan perkembangan
keilmuan dan teknologi untuk diterapkan dalamkegiatan pembelajaran
sepanjang sesuai dengan tahapan perkembangan anak, nilai moral, karakter yang
ingin dibangun, dan seni budaya Indonesia.
h. Memperhatikan sosial budaya
Kurikulum disusun dengan memasukkan lingkungan fisik dan budaya ke dalam
proses pembelajaran untuk membangun kesesuaian antara pengalaman yang
sudah dimiliki anak dengan pengalaman baru untuk membentuk konsep baru
tentang lingkungan dan norma-norma komunitas didalamnya. Lingkungan sosial
dan budaya berperan tidak sebagai obyek dalam kurikulum tetapi sebagai
sumber pembelajaran bagi anak usia dini.
B. VISI, MISI, DAN TUJUAN PAUD
1. Visi Taman Penitipan Anak AIDIN
“membentuk generasi, berakhlak mulia, cerdas dan mandiri”
2. Misi Taman Penitipan Anak AIDIN
 Melaksanakan Pembelajaran yang berpusat pada anak
 Mendidik anak secara optimal sesuai dengan kemampuan anak
 Mananamkan nilai karakter melalui pembiasaan
3. Tujuan Taman Penitipan Anak AIDIN
 Mewujudkan anak yang jujur dan mandiri
 Mewujudkan anak yang mampu merawat dan peduli terhadap diri sendiri, teman
dan lingkungan sekitar
 Menjadikan anak beragama dan berakhlak mulia sejak dini
 Nilai Karakter Yang diterapkan
 Religious
 Mandiri
 Kreatif
 Cinta tanah air
 Peduli lingkungan
 Tanggung jawab
 Disiplin
 Kerja keras
 Nilai-nilai tersebut diterapkan dengan memperhatikan prinsip-prinsip berikut :
 Melalui contoh dan keteladanan
 Dilakukan secara berkelanjutan
 Menyeluruh, terintegrasi dalam seluruh aspek perkembangan
 Menciptakan suasana kasih sayang
 Aktif memotivasi anak
 Melibatkan pendidik dan tenaga pendidikan, orangtua dan masyarakat
 Adanya penilaian
C. KARAKTERISTIK KURIKULUM
A. Prinsip-prinsip pembelajaran ditaman penitipan anak AIDIN
1. Berorientasi pada perkembangan anak
Dalammelakukan kegiatan, pendididk perlu memberikan kegiatan yang
sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Anak merupakan individu yang
unik, maka perlu memperhatikan perbedaan secara individual. Dengan
demikian dalam kegiatan yang disiapkan perlu memperhatikan cara belajar
anak yang dimulai dari cara sederhana ke rumit, konkrit ke abstrak, gerakan
ke verbal, dari ke-aku-an ke rasa sosial.
2. Berorientasi pada kebutuhan anak
Kegiatan pembelajaran pada anak harus senantiasa berorientasi kepada
kebutuhan anak. Anak pada usisa dini sedang membutuhkan proses belajar
untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangannya. Dengan demikian
berbagai jenis kegiatan pembelajaran hendaknya dilakukan berdasarkan pada
perkembangan dan kebutuhan masing-masing anak.
3. Bermain sambal belajar atau belajar seraya bermain
Bermain merupakan pendekatan dalam melaksanakan pembelajaran di
PAUD. Kegiatan pembelajaran yang disiapkan oleh pendidik hendaknya
dilakukan dalam situasi yang menyenangkan dengan menggunakan strategi,
metode, materi/bahan, dan media yang menarik serta mudah diikuti oleh
anak. Melalui bermain anak diajak untuk bereksplorasi, menemukan dan
memanfaatkan objek-objek yang dekat dengan anak,shingga pembelajaran
menjadi bermakna bagi anak. Ketika bermain anak membangun pengertian
yang berkaitan dengan pengalamannya.
4. Stimulasi terpadu
Perkembangan anak bersifat sistematis, progresif dan berkesinambugan. Hal
ini berarti kemajuan perkembangan satu aspek akan mempengaruhi aspek
perkembangan lainnya. Karakteristik anak memandang segala sesuatu
sebagai keseluruhan, bukan bagian demi bagian. Stimulasi harus diberikan
secara terpadu sehingga seluruh aspek perkembangan dapat berkembang
secara berkelanjutan, dengan memperhatikan kematangan dan konteks
sosial, dan budaya setempat.
5. Lingkungan kondusif
Lingkungan pembelajaran harus diciptakan sedemikian menarik dan
menyenangkan serta demokratis sehingga anak selalu betah dalam
lingkungan sekolah baik didalammaupun diluar ruangan. Lingkungan fisik
hendaknya memperhatikan kemanan dan kenyamanan anak dalam bermain.
Penata ruang belajar harus disesuaikan dengan ruang gerak anak dalam
bermain sehingga anak dapat berinteraksi dengan mudah baik dengan
pendidikan maupun dengan temannya. Lingkungan belajar hendaknya tidak
memisahkan anak dari nilai-nilai budayanya, yaitu tidak membedakan nilai-
nilai yang dipelajari dirumah dan disekolah ataupun dilingkungan sekitar.
Pendidik harus peka terhadap karakteristik budaya masing-masing anak.
6. Menggunakan pendekatan tematik
Kegiatan pembelajaran dirancang dengan menggunakan pendekatan tematik.
Tema sebagai wadah mengenalkan berbagai konsep untuk mengenal dirinya
dan lingkungan sekitarnya. Tema dipilih dan dikembangkan dari hal-hal yang
paling dekat dengan anak, sederhana, serta menarik minat.
7. Aktif, kreatif, inovatif, efektif, dan menyenangkan
Proses pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, efektif, dan menyenangkan
dapat dilakukan oleh anak yang disiapkan oleh pendidik melalui kegiatan-
kegiatan yang menarik, menyenangkan untuk membangkitkan rasa ingin tahu
anak, memotivasi anak untuk berpikir kritis, dan menemukan hal-hal bau.
Pengelolaan pembelajaran hendaknya dilakukan secara demokratis,
mengingat anak meupakan subjek dalamproses pembelajaran.
8. Menggunakan berbagai media dan sumber belajar
Setiap kegiatan untuk menstimulasikan perkembangan potensi anak, perlu
memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar, antara lain lingkugan
alamsekitar atau bahan-bahan yang sengaja disiapkan oleh pendidik.
Penggunaan sebagai media dan sumber belajar dimaksud agar anak dapat
bereksplorasi dengan benda-benda dilingkungan sekitarnya.
9. Mengembangkan kecakapan hidup
Proses pembelajaran harus diarahkan untuk mengembangkan kecakapan
hidup melalui penyiapan lingkungan belajar yang menunjang berkembangnya
kemampuan menolong diri sendiri, disiplin dan sosialisasiserta memperoleh
keterampilan dasar yang berguna untuk kelangsungan hidupnya.
10. Pemanfaatan teknologi informasi
Pelaksanaan stimulasi pada anak usia dini jika dimungkinkan dapat
memanfaatkan teknologi untuk kelancaran kegiatan, misalnya tape, radio,
televise, computer. Pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan
pembelajaran dimaksudkan untuk mendorong anak menyenangi belajar..
11. Pembelajaran bersifat demokratis
Proses pembelajaran di PAUD memberikan kesempatan kepada peserta didik
untuk berpikir, bertindak, berpendapat, serta berekspresi secara bebas dan
bertanggung jawab.
Kurikulum PAUD AIDIN disusun dengan mengusung nilai-nilai islami sebagai dasar untuk
pengembangan karakter peserta didik.
Dalammengelola kegiatan pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, dan partisipatif,
PAUD AIDIN menerapkan model pembelajaran sentra, dimana kelompok anak dalam satu
hari bermain dalam satu sentra yang didalamnya berisi berbagai aktivitas sebagai
pemenuhan dentitas main. Sentra yang disiapkan adalah : sentra imtaq, sentra balok, sentra
bahan alam, sentra persiapan, dan sentra main peran. Untuk kelompok usia 3-4 tahun
berain disentra persiapan sebanyak 2 kali dalam seminggu dalam rangka membantu
kematangan keaksaraan anak.
BCCT (Beyond Centers and Circle Time) atau pembelajaran sentra merupakan salah satu
konsep pemebelajaran anak usia dini. Secara sederhana, sentra bisa diartikan sebagai
suatau wadah yang disiapkan guru bagi kegiatan bermain anak. Melalui kegiatan bermain
tersebut, guru bisa mengalirkan materi pembelajaran yang telah disusun dalam bentuk
lesson plan. Rangkaian kegiatan itu harus saling berkaitan dan saling mendukung untuk
mencapai tujuan belajar harian, dan tujuan belajar pada semua sentra pada satu hari harus
sama. Setiap sentra memiliki center point dan semua mengacu pada tujuan pembelajaran
yang telah direncanakan tim guru.
“kita tidak mengetahui pengetahuan apa yang paling diperlukan anak dimasa depan,
oleh karena itu, tidak ada gunanya untuk mengajarkan sekarang. Sebaiknya kita
membatu anak sekarang untuk makin mencintai dan pandai belajar sehingga dapat
belajar segala sesuatu pada saat membutuhkan”.
Sentra membuat anak belajar dengan gembira dan senang. Suasana nyaman dan
menyenangkan sangat disarankan. Karena, jika anak dalamkondisi tertekan, kecewa, sedih
atau marah (emosi negatif), maka ia tidak akan dapat belajar. Berdasarkan hasil penelitian,
otak sebagai pusat berfikir manusia tidak akan berfungsi jika dalamkeadaan emosi negatif.
Dalampendidikan usia dini,selama proses pembelajaran guru dilarang untuk mengajarkan
dengan cara menyuruh, melarang, memarahi, dan mendikte. Guru harus memberikan kata-
kata positif yang bersifat membangun.
Dalammodel pembelajaran sentra ada 3 jenis main yang dikembangkan ayitu main
sensorimotor, main pembangunan dan main peran.
Pijakan bermain bagi anak ada 4 :
1. Pijakan berupa penataan lingkungan main.
 Mengelola lingkungan main dengan bahan-bahan yang cukup ( 3 tempat
main untuk setiap anak)
 Mrencanakan intensitas dan densitas pengalaman
 Memiliki berbagai bahan yang mendudukung pengalaman keaksaraan
 Menata kesempatan main untuk setiap anak guna mendukung hubungan
sosial yang positif
2. Pijakan awal main.
 Membaca buku yang berkaitan dengan pengalaman atau mendatangkan
narasumber.
 Menggabungkan kosakata baru dan menunjukkan konsep yang mendukung
perolehan keterampilan kerja ( Standar Kinerja )
 Memberikan gagasan bagaimana menggunakan bahan-bahan
 Mendiskusikan atauran dan harapan untuk pengalaman main
 Menjelaskan rangkaian waktu main
 Mengelola anak untuk keberhasilan hubungna sosial
 Merancang dan menerapkan urutan transisi main
3. Pijakan individual yang diberikan saat anak main
 Memberikan anak waktu untuk mengelola danmemperluas pengalaman main
mereka
 Mencontohkan komunikasi yang tepat
 Memperkuat dan memperluas bahsa anak
 Menigkatkan kesempatan sosial melalui dukungan pada hubungan teman
sebaya
 Mengamati dan mendokumentasikan perkembangan dan kemajuan main
anak.
4. Pijakan setelah main
 Mendukung anak untuk mengingat kembali pengalaman mainnya dan
saling menceritakan pengalaman mainnya
 Menggunakan waktu membereskan sebagai pengalaman belajarpositif
melalui pengelompokkan, urutan, dan penataan lingkungan main secara
tepat.
Prosedur kerja dalam pelaksanaa sentra :
1. Persiapan Guru
2. Penataan Lingkungan
3. Pijakan sebelum bermain
4. Pijakan saat bermain
5. Pijakan setelah bermain
6. Beres-beres
7. Recalling
D. PROGRAMPENGEMBANGAN DAN MUATAN PEMBELAJARAN
1. Nilai-nilai agama dan moral, meliputi :
Mengenal agama yang dianut, mengerjakan ibadah, berperilaku jujur, penolong,
sopan, hormat, sportif, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengetahui hari
besar agama, dan menghormati (toleransi) agama orang lain.
2. Fisik Motorik, meliputi :
a. Motorik Kasar : memiliki kemampuan gerakan tubuh secara terkoordinasi, lentur,
seimbang,lincah dan mengikuti aturan
b. Motorik Halus : memiliki kemampuan menggunakan alat untuk mengeksplorasi
dan mengekspresikan diri dalam berbagai bentuk
c. Kesehatan dan perilaku keselamatan : memiliki berat badan, tinggi badan, lingkar
kepala sesuai usia serta memiliki kemampuan untuk berprilaku hidup bersih,
sehat, dan peduli terhadapt keselamatannya
3. Kognitif, meliputi :
a. Belajar dan pemecahan masalah : mampu memecahkan masalah sederhana
dalam kehidupan sehati-hari dengan cara yang fleksibel dan diterima sosial dan
menerapkan pengetahuan dan pengalaman dalamkonteks yang baru
b. Berfikir logis : mengenal berbagai perbedaan, klasifikasi, pola, berinisiatif,
berencana, dan mengenal sebab akibat
c. Berfikir simbolik : mengenal, menyebutkan, dan menggunakan lambing bilangan
1-10, mengenal abjad, serta mampu mempresentasikan berbagai benda dalam
bentuk gambar
4. Bahasa,meliputi :
a. Memahami (reseptif) Bahasa : memahami cerita, peritah, aturan, dan
menyenangi serta menghargai bacaan
b. Mengekspresikan Bahasa : mampu bertanya, menjawab pertanyaan,
berkomunikasi secara lisan, menceritakan kembali apa yang diketahui
c. Keaksaraan : memahami hubungan bentuk dan bunyi huruf, meniru bentuk
huruf, serta memahami kata dalam cerita.
5. Sosial-emosional, meliputi :
a. Kesadaran diri : memperlihatkan kemampuan diri, mengenal perasaan sendiri
dan mengendalikan diri, serta mampu menyesuaikan diri dengan orang lain
b. Rasa tanggung jawab untuk diri dan orang lain : mengetahui hak-haknya,
mentaati aturan, mengatur diri sendiri, serta bertanggung jawab atas perilakunya
untuk kebaikan sesama
c. Perilaku prososial : mampu bermain dengan teman sebaya, memahami perasaan,
merespon, berbagi, serta menghargai hak dan pendapat orang lain, bersikap
kooperatif, toleran, dan berperilaku sopan
6. Seni, meliputi : mengeksplorasi dan mengekspresikan diri, berimaginasi dengan
gerakan, musik, drama, dan beragam bidang seni lainya (seni lukis, seni rupa,
kerajinan), serta mampu mengapresiasi karya seni
PEMETAAN PROGRAM PENGEMBANGAN DAN KD KURIKULUM 2013 PENDIDIKAN
ANAK USIA DINI
NO PROGRAM
PENGEMBANGAN
KODE
KD
KOMPETENSI DASAR
1 Nilai Moral Agama 1.1 Mempercayai adanya Tuhan melalui ciptaan-Nya
1.2 Menghargai diri sendiri, orang lain, dan lingkungan
sekitar sebagai rasa syukur kepada Tuhan
2.13 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap jujur
3.1 Melakukan kegiatan beribadah sehari-hari
4.1 Melakukan kegiatan beribadah sehari-hari dengan
tuntunan orang dewasa
3.2 Menganal perilaku baik sebagai verminan akhlak
mulia
4.2 Menunjukkan perilaku santun sebagai verminan
akhlak mulia
2 Fisik Motorik 2.1 Memiliki perilaku yang mencerminkan hidup sehat
3.3 Mengenal anggota tubuh, fungsi, dan gerakannya
untuk pengembangan motorik kasar dan motorik
halus
4.3 Menggunakan anggota tubuh untuk pengembangan
motoric kasar dan halus
3.4 Mengetahui cara hidup sehat
4.4 Mampu menolong diri sendiri untuk hidup sehat
3 Sosial Emosional 2.5 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap percaya
diri
2.6 Memiliki peraturan yang mencerminkan sikap taat
terhadap aturan sehari-hari untuk melatih
kedisiplinan
2.7 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap sabar
(mau menunggu giliran, mau mendengarkan ketika
orang lain berbicara) untuk melatih kedisiplinan
2.8 Memiliki perilaku yang mencerminkan kemandirian
2.9 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap peduli
dan mau membantu jika diminta bantuannya
2.10 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap
menghargai dan toleran kepada orang lain
2.11 Memiliki perilaku yang dapat menyesuaikan diri
2.12 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap
tanggung jawab
2.14 Meiliki perilaku yang mencerminkan sikap rendah
hati dan santun kepada orangtuaa, pendidik, dan
teman
3.13 Mengenal emosi diri dan orang lain
4.13 Menunjukkan reaksi emosi diri secara wajar
3.14 Mengenali kebutuhan, keinginan, dan minat diri
4.14 Mengungkapkan kebutuhan, keinginan dan minat
diri dengan cara yang tepat6
4 kognitif 2.2 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap ingin
tahu
2.3 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap kreatif
3.5 Mengetahui cara memecahkan masalah sehari-hari
dan berperilaku kreatif
4.5 Menyelesaikan masalah sehari-hari secara kreatif
3.6 Mengenal benda-benda disekitarnya (nama, warna,
bentuk, ukuran, pola, sifat, suara, tekstur, fungsi,
dan ciri-ciri lainnya)
4.6 Menyampaikan tentang apa dan bagaimana benda-
benda di sekitar yang dikenalnya (nama, warna,
bentuk, ukuran, pola, sifat, suara, tekstur, fungsi,
dan ciri-ciri lainnya) melalui berbagai hasil karya
3.7 Mengenal lingkungan sosial (keluarga, teman,
tempat tinggal, tempat ibadah, budaya, transportasi)
4.7 Menyajikan berbagai karya yang berhubungan
dengan lingkungan sosial )keluarga, teman, tempat
tinggal, tempat ibadah, budaya, transportasi) dalam
bentuk gambar, bercerita, bernyanyi,dan gerak
tubuh
3.8 Mengenal lingkungan alam(hewan, tanaman, cuaca,
tanah, air, batu-batuan, dll)
4.8 Menyajikan berbagai karya yang berhubungan
dengan lingkungan alam(hewan, tanaman, cuaca,
tanah, air, batu-batuan, dll) dalam bentuk gambar,
bercerita, bernyanyi, dan gerak tubuh
3.9 Mengenal teknologi sederhana (peralatan rumah
tangga, peralatan bermain, peralatan pertukangan,
dll)
4.9 Menggunakan teknologi sederhana untuk
menyelesaikan tugas dan kegiatan ( peralatan rumah
tangga, peralatan bermain, peralatan pertukangan,
dll)
5 Bahasa 3.10 Memahami Bahasa reserptif (menyimak dan
membaca)
4.10 Mununjukkan kemampuan berbahasa reseptif
(menyimak dan membaca)
3.11 Memahami bahsa ekspresif (mengungkapkan Bahasa
secara verbal dan non verbal)
4.11 Menunjukkan kemampuan berbahasa ekspresif
(mengungkapkan Bahasa secara verbal dan non
verbal)
3.12 Mengenal keaksaraan awal melalui bermain
4.12 Menunjukkan kemampuan keaksaraan awal dalam
berbagai bentuk karya
6 Seni 2.4 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap estetis
3.15 Mengenal berbagai karya dan aktivitas seni
4.15 Menunjukkan karya dan aktivitas seni dengan
menggunakan berbagai media
2. Muatan Pembelajaran
Muatan pembelajaran berisi kumpulan materi yang akan dikenalkan pada anak
untuk mendukung pencapaian kopetensi dasar dan kompetensi inti pada setiap anak.
Muatan pembelajaran ditetapkan oleh satuan PAUD dengan memperhatikan :
a. Tahapan perkembangan anak
b. Kompetensi Dasar
c. Visi, misi dan tujuan lembaga
d. Kearifan lokal
e. Keunggulan lembaga
Langkah-langkah penyusunan muatan pembelajaran/materi pembelajaran :
a. Tuliskan setiap progman pengembangan (nilai agama dan moral, fisik motoric,
sosial emosional, kognitif, Bahasa, dan seni)
b. Tuliskan KD yang tercangkup dari setiap program pengembangan
c. Tentukan kata kunci yang diharapkan dari setiap KD
d. Jabarkan konsep atau materi yang tercakup atau yang mencirikan kata kunci
e. Sesuaikan materi dengan kemampuan yang pada umumnya dicapai anak pada
kelompok usia tertentu dan visi, misi, tujuan, dan kekhasan satuan PAUD.
PROGRAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN/MATERI
PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI “TPA AIDIN”
USIA 0-1 TAHUN
NO PROGRAM
PENGEMBANGAN
KODE
KD
KOMPETENSI
DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
1 Nilai Agama Moral 1.1 Mempercayai
adanya Tuhan
melalui ciptaan-
Nya
Bereaksi ketika mendengarkan
senandung lagu keagamaan
(mengangguk, tersenyum,
tenang, mencari sumber suara)
1.2 Menghargai diri
sendiri, orang
lain, dan
lingkungan
sekitar sebagai
rasa syukur
kepada tuhan
Merespon rasa sayang melalui
belaian dan sentuhan
2.13 Memiliki perilaku
yang
mencerminkan
sikap jujur
1.mengembalikan benda
yang bukan haknya
2.mencontohkan ke anak
bila melakukan
kesalahan mengakui
kesalahannya
3.1
4.1
Mengenal
kegiatan
beribadah
1.bereaksi ketika
mendengar doa yang
dibacakan
2.bereaksi ketika dibaca
kan surat alfatiha,
alikhlas,alfalaq,annas,
ayat kursi
3.2
4.2
Mengenal
perilaku baik
sebagai cerminan
akhlas mulia
Menunjukkan
perilaku santun
sebagai cerminan
akhlak mulia
1.menirukan sikap berdoa
2.menirukan cara berterima
kasih setelah mendapatkan
bantuan/sesuatu
2 Fisik motorik 2.1 Memiliki perilaku
yang
mencerminkan
hidup sehat
1.membiasakan anak makan
makanan yang bergizi
seimbang, mencuci tangan,
mandi,gosok gigi,
berpakaian bersih
3.3 Mengenal
anggota tubuh,
1.mulai mengenal anggota
tubuh
fungsi, dan
gerakannya untuk
pengembanganm
otorik kasar dan
motorik halus
2.menirukan kegiatan untuk
melatih motorik kasar
4.3 Menggunakan
anggota tubuh
untuk
pengembangan
motorik kasar dan
halus
“merangkak,berjalan,
merayap,meraih sebuah
benda,menggerakkan
jari-jari tangan,memainkan
botol saat minum susu
3.melatih motorik halus :
meremas,menggambar,
merobek,makan,memegang
benda
4.mengambil benda kecil
(kacang,kismis,potongan
biscuit dengan menggunakan
ibu jari dan telunjuk
5.melempar bola
3.4 Mengetahui cara
hidup sehat
Merawat diri,mencuci
tangan,menggosok gigi,mandi
2x sehari (dibimbing dan
dibantu orang dewasa)
4.4 Mampu
menolong diri
sendiri untuk
hidup sehat
3 Sosial emosional 2.5 Memiliki perilaku
yang
mencerminkan
seikap percaya
diri
Mulai melakukan komunikas
dengan menggerakkan tangan
terhadap orang didekatnya
2.6 Memiliki perilaku
yang
mencerminkan
sikap taat
terhadap aturan
sehari-hari untuk
melatih
kedisplinan
Bersedia mengikuti aturan
2.7 Memiliki
peraturan yang
mencerminkan
sikap sabar (mau
menunggu
giliran,mau
mendengar ketika
Merespon dengan senyum
terhadap orang yang mengajak
berbicara
orang lain
berbicara) untuk
melatih
kedisiplinan
2.8 Memiliki perilaku
yang
mencerminkan
kemandirian
Mulai minum dengan gelas
2.9 Memiliku perilaku
yang
mencerminkan
sikap peduli dan
mau membantu
jika diminta
bantuannya
1.mau berbagi
2.meminta bantuan kepada
orang yang dikenal ketika
miliknya diambil
2.10
2.11
Memiliki perilaku
yang
mencerminkan
sikap menghargai
dan toleran
kepada orang lain
Memiliki perilaku
yang dapat
menyesuaikan
diri
1.bermain bersama
2.mendengar dan menirukan
terima kasih atas bantuan
yang diterima
memiliki reaksi yang berbeda
terhadap orang yang dikenal
dan orang yang tidak dikenal
(misalnya melalui tangisan
senyuman, dll)
2.12 Memiliki perilaku
yang
mencerminkan
sikap tanggung
jawab
1.membereskan mainan
ketempat semula
2.14 Memiliki perilaku
yang
mencerminkan
sikap rendah hati
dan santun
kepada orang
tua,pendidik,dan
teman
Merespon dengan senyum
terhadap orang yang mengajak
komunikasi
3.13 Mengenal emosi
diri dan orang lain
Menolak jika diberikan sesuatu
yang tidak disukai dengan cara
menggerakkan
tangan,menangis,dll)
4.13 Menunjukkan
reaksi emosi diri
dan orang lain
Menangis saat membutuhkan
sesuatu
3.14 Mengenali
kebutuhan,keingi
Mulai melihat bayangan di
cermin dan tersenyum
4.14
nan,dan minat
diri
Mengungkapkan
kebutuhan,keingi
nan dan minat
diri dengan cara
yang tepat
Mengulurkan tangan untuk
diangkat
4 Kognitif 2.2 Memiliki perilaku
yang
mencerminkan
sikap ingin tahu
Mengamati anggota tubuhnya
sendiri (atang,kaki,jari kaki,jari
tangan)
2.3 Memiliki perilaku
yang
mencerminkan
sikap kreatif
Mengamati benda
disekitarnya,mengamati
gerakan benda,membanting
atau mengetuk-ngetuk benda ke
meja atau ke lantai
3.5
4.5
Mengetahui cara
memecahkan
masalah sehari-
hari dan
beperilaku kreatif
Menyelesaikan
masalah sehari-
hari secara kreatif
Mencari benda yang
disembunyikan
Mengikuti suara dan gerakan
yang dikenalnya
3.6
4.6
Mengenal benda-
benda
disekitarnya
(nama, warna,
bentuk, ukuran,
pola, sifat, suara,
tekstur, fungsi,
dan ciri-ciri
lainnya)
Menyampaikan
tentang apa dan
bagaimana
benda-benda di
sekitar yang
dikenalnya
(nama, warna,
bentuk, ukuran,
pola, sifat, suara,
tekstur, fungsi,
dan ciri-ciri
lainnya) melalui
1.mulai mengenal dan meniru
menyebutkan warna-warna
dasar
2.mulai mengenal dan meniru
menyebutkan bentuk-bentuk
geometri
3.mulai mengenal dan meniru
menyebutkan nama-nama
benda sederhana
berbagai hasil
karya
3.7
4.7
Mengenal
lingkungan sosial
(keluarga, teman,
tempat tinggal,
tempat ibadah,
budaya,
transportasi)
Menyajikan
berbagai karya
yang
berhubungan
dengan
lingkungan sosial
(keluarga, teman,
tempat tinggal,
tempat ibadah,
budaya,
transportasi,)
dalam bentuk
gambar,
bercerita,
bernyanyi, dan
gerak tubuh
1.mulai mengenal dan meniru
menyebutkan anggota
keluarga,tempat tinggal
2.mulai mengenal dan meniru
menyebutkan alat-alat
transportasi
3.mulai mengenal dan meniru
menyebutkan tempat-tempat
ibadah
4.mulai menirukan lagu-lagu
sederhana
3.8
4.8
Mengenal
lingkungan alam
(hewan,
tanaman, cuaca,
tanah, air, batu-
batuan, dll)
Menyajikan
berbagai karya
yang
berhubungan
dengan
lingkungan alam
(hewan,
tanaman, cuaca,
tanah, air, batu-
batuan, dll)
dalam bentuk
gambar,
bercerita,
bernyanyi, dan
gerak tubuh
1.mulai mengenal dan meniru
menyebutkan tentang hewan
2.mulai mengenal dan meniru
menyebutkan tentang bagian-
bagian tanaman
3.9 Mengenal
teknologi
sederhana
(peralatan rumah
tangga,peralatan
bermain,
peralatan
pertukangan,dll)
1.mulai mengikuti cara
menyusun benda berdasarkan
ukuran,warna
4.9 Menggunakan
teknologi
sederhana untuk
menyelesaikan
tugas dan
kegiatannya
(peralatan rumah
tangga, peralatan
bermain,
peralatan
pertukangan, dll)
2.mulai mengenal benda-benda
sederhana
5 Bahasa 3.10
4.10
Memahami
Bahasa reseptif
(menyimak dan
membaca)
Menunjukkan
kemampuan
berbahasa
reseptif
(menyimak dan
membaca)
Beraksi terhadapt isyarat orang
lain secara sederhana (kedipan
mata, geleng kepala, anggukan,
gerak tubuh lainnya)
Merespon bila dipanggil
namanya
3.11
4.11
Memahami
Bahasa ekspresif
(mengungkapkan
bahasa secara
verbal dan non
verbal)
Menunjukkan
kemampuan
berbahasa
ekspresif
(mengungkapkan
Bahasa secara
verbal dan non
virbal)
Mengoceh atau mengeluarkan
suara-suara
Mengucapkan dua suku kata
(papa,mama)
3.12 Mengenal
keasksaraan awal
melalui bermain
Mulai mengeksplorasikan buku
dengan memasukkan
buku/media cetak lainnya
4.12 Menunjukkan
kemampuan
keaksaraan awal
dalam berbagai
bentuk karya
kedalam mulut atau meukul-
mukul buku atau medi cetak
Mulai memperhatikan buku-
buku,media cetak lainnya yang
memiliki gambar dan warna
yang menarik
6 Seni 2.4 Memiliki perilaku
yang
mencerminkan
sikap estis
1.mendengarkan musik dan
mengikuti irama
3.15
4.15
Mengenal
berbagai karya
dan aktivitas seni
Menunjukkan
karya dan
aktivitas seni
dengan
menggunakan
berbagai media
2.bertepuk tangan
3.mulai mengenal berbagai hasil
karya dan aktivitas seni
(menggambar bebas)
NO PROGRAM
PENGEMBANGAN
KODE
KD
KOMPETENSI
DASAR
MATERI
PEMBELAJARAN
1 Nilai agama
moral
1.1 Mempercayai
adanya Tuhan
melalui ciptaan-
Nya
1.mulai dikenalkan ciptaan-
ciptaan Tuhan
2.mendengarkan/menirukan
kalimat takjub/toyyibah saat
melihat ciptaan Tuhan
1.2 Menghargai diri
sendiri, orang lain,
dan lingkungan
sekitar sebagai rasa
syukur kepada
Tuhan
1.mendengarkan/menirukan
sebutan nama Tuhan
2.mendengarkan cerita bernuansa
keagamaan
3.merespon cerita bernuansa
keagamaan
2.13 Memiliki perilaku
yang
mencerminkan
sikap jujur
1.mengembalikan benda yang
bukan haknya
2.mencontohkan ke anak bila
melakukan kesalah mengakui
kesalahannya
3.1
4.1
Mengenal kegiatan
beribadah sehari-
hari
Melakukan
kegiatan beribadah
sehari-hari dengan
tuntunan orang
dewasa
1.mendengarkan/menirukan doa
sebelum dan sesudah makan
2.menirukan sebagian gerakan
ibadah
3.2
4.2
Mengenal perilaku
baik sebagai
cerminan akhlak
mulia
Menunjukkan
perilaku santun
sebagai cerminan
akhlak mulia
1.menirukan sikap berdoa
2.menirukan cara berterima kasih
setelah mendapatkan bantuan/
sesuatu
2 Fisik motorik
Tugas kak lia

Tugas kak lia

  • 1.
    BAGIAN II DOKUMEN I KELOMPOKBERMAIN DAN TAMAN PENITIPAN ANAK JALAN SULTAN SYARIF KASIM NO.171
  • 2.
    A.PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Pendidikananak usia dini diyakini menjadi dasar bagi penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas di masa datang. Oleh karena itu pelayanan PAUD harus dirancang dengan seksama dengan memperhatikan perkembangan anak, perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi serta budaya yang berkembang. Memahami kondisi tersebut, maka Paud Aidin memandang untuk mengemangkan Kurikulum Tingkat Satuan PAUD. Kurikulum Tingkat Satuan PAUD Taman Penitipan anak Aidin disusun oleh Tim pengembang kurikulum yang terdiri dari kepala paud dan pendidik, sasaran penggunaannya adalah Pendidik Paud,Kepala Paud/Pengelola, Pengawas Paud dan Penyelenggaraan Lembaga Paud. Keberadaannya sangat penting karrena KTSP sebagai acuan penyelenggaraan dan pengelolaan keseluruhan program dan pelaksanaan pembelajaran. KTSP juga dijadikan sebagai patokan untuk melaksanakan pengukuran keberhasilan pencapaian tujuan, program dan pelaksanaan pembelajaran. KTSP sebagai data bagi peningkatan dan perbaikan mutu satuan pendidikan secara bertahap dan berkesinambungan. Kurikulum adalah seperangkat rencana adan pengaturan mengenai tujuan,isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan pendidikan tersebut mencakup tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh karena itu, kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk disesuaikan dengan program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi daerah.
  • 3.
    2. Dasar OperasionalPenyusunan KTSP PAUD 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 PAUD 3. Pedoman Penyusunan KTSP Direktorat Pembinaan PAUD Tahun 2015 4. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 137 Tahun 2014 6. Peratuaran Pemerintah No.17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan 7. Peraturan Presiden Nomor 60 Tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik- Integratif 8. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Yayasan Aidin 3. Tujuan Penyusunan KTSP TPA AIDIN Secara umum tujuan diterapkannya pegembangan KTSP di paud aidin Dumai adalah merupakan upaya kemandirian dan pemberdayaan serta proses pengambilan keputusan secara partisipatif dalampengembangan kurikulum di Paud Aidin Dumai dan sebagai tindak lanjut dari pemberian kewenangan (Otonomi) kepada lembaga pendidikan. Secara khusus tujuan diterapkannya KTSP di TPA Aidin Dumai adalah untuk : 1. Memberikan acuan bagi Pengelola dan Pendidik dalammenyusun program layanan, kegiatan pembelajaran dan kegiatan lain yang mendukung pencapaian keberhasilan belajar anak. 2. Memberikan informasi tentang program layanan PAUD yang diberikan oleh satuan PAUD kepada peserta didik 3. Dokumen program yang diperlukan untuk pemberian pembinaan 4. Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif Paud Aidin Fumai dalampengembangan kurikulum, mengelola dan memberdayakan sumber yang tersedia 5. Meningkatkan kepedulian warga Paud Aidin Dumai dan masyarakat dalam pengembangan kurikulum melalui pengambilan keputusan bersama 6. Meningkatkan kompetensi yang sehat antar satuan pendidikan tentang kualitas pendidikan yang akan dicapai 7. Meningkatkan kecerdasan,pengetahuan,kepribadian,akhlak mulia,serta keterampilan untuk hidup mandiri,kompetentif,dan mengikuti pendidikan lebih lanjut 8. Menumbuh kembangkan kemandirian,demokratif dan tanggung jawab peserta didik dalam mengikuti pembelajaran 9. Memfasilitasi kecepatan belajar,irama belajar maupun gaya belajar peserta didik secara individual dan kelompok 10. Mengoptimalkan kemampuan,bakat,minat atau potensi yang ada pada peserta didik
  • 4.
    11. Meningkatkan dayasaing peserta didik tingkat kota,propinsi,maupun tingkat nasional 12. Mengoptimalkan seluruh sarana prasarana ataupun sumber belajar yang ada di paud Aidin Dumai dengan Menciptakan proses pembelajaran yang PAIKEM (Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif dan Menyenangkan) Kurikulum Tingkat Pendidikan (KTSP) disusun dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. Peningkatan Iman dan Takwa serta akhlak mulia Keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik secara utuh. Oleh karena itu, kurikulum yang disusun sebisa mungkin dapat menunjang peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia pada setiap mata pelajaran. 2. Peningkatan Potensi,Kecerdasan,dan Minat Sesuai dengan Tingkat Perkembangan dan Kemampuan Peserta Didik Pendidikan merupakan proses sistematik untuk meningkatkan martabat manusia secara holistic sehingga kemungkinan potensi efektif,koqnitiq dan psikomotor berkembang secara optimal. Oleh karena itu,setiap daerah memerlukan kurikulum pendidikan yang sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalamanhidup sehari-hari. Kurikulum yang disusun harus memuat keragaman tersebut sehingga dapat menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah. 3. keagamaan Potensi dan Karakteristik Daerah Serta Lingkungan Setiap daerah memiliki potensi,kebutuhan,tantangan,dan karakteristik lingkungan yang beragam. Oleh karena itu, setiap daerah memerlukan kurikulum pendidikan yang sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehari-hari. Kurikulum yang disusun harus memuat keragaman tersebut sehingga dapat menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah. 4. Tuntutan Pembangunan Daerah dan Nasional Dalamera otonomi dan sentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang otonom dan demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendorong partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional secara berkembang. 5. Perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni (IPTEKS) Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang bercirikan masyarakat berbasis pengetahuan dimana IPTEKS sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. Pendidikan harus terus menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian dengan perkembangan IPTEKS, sehingga tetap relevan dan konteksual dengan perubahan. Oleh karena itu, kurikulum harus dikembangkan ilmu pengetahuan,teknologi dan seni.
  • 5.
     Prinsip-Prinsip PenyusunanKTSP PAUD KTSP PAUD dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut : a. Pembentukan sikap spiritual dan sosial anak Kurikulum dirancang untuk membangun sikap spiritual dan sosialis bermakna bukan hanya sekedar untuk dapat menjawab tes-tes, ujian, kuis, atau pengetahuan jangka pendek lainnya. Sikap spiritual dan sosial dimaksud adalah perilaku yang mencerminkan sikan beragama, hidup sehat, rasa ingin tahu, berpikir dan bersikap kreatif,percaya diri, disiplin, mandiri, peduli, mampu bekerjasama, mampu menyesuaikan diri,santun dalam berintereraksi dengan keluarga, teman, dan guru dilingkungan rumah, tempat bermain, dan satuan PAUD. b. Mempertimbangkan tahapan tumbuh kembang anak, potensi, minat, dan karakteristik anak Kurikulum menempatkan anak sebagai pusat tujuan. Kurikulum yang disusun memenuhi kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai dengan tingkat usia anak (age appropriateness), dan selaras dengan potensi, minat, dan karakteristik anak sebagai kekhasan perkembangan individu anak ( individual appropriateness). c. Holistik-Integratif Komponen kurikulum yang disusun mencakup keseluruhan ranah perkembangan (holistic) dalamKompetensi Dasar yang dimuat dalam Padaun Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini. Integratif dimaksudkan adalah segala upaya yang dilakukan dengan menggunakan langkah terpadu, baik pada upaya pemenuhan layanan pedagosis, layanan kesehatan, layanan gizi maupun layanan perlindungan. Layanan pedagosis berfokus pada stimulasi perkembangan anak terutama pada stimulasi perkembangan mental-intelektual dan social-emosional, layanan kesehatan dan gizi terutama ditujukan untuk membantu pertumbuhan anak, sedangkan layanan perlindungan ditujukan agar tumbuh-kembang lebih optimal yaitu dengan cara dukungan kondisi dan lingkungan nyaman (savety) dan aman (security),yaitu yang bebas dari kecemasan,teknan dan rasa takut. d. Dilaksanakan dengan cara belajar melalui bermain Kurikulum disusun untuk membuka kesempatan belajar anak membangun pengalamannya dalam proses transmisi, transaksi, dan transformasi keterampilan, nilai-nilai, dan karakter dibawah bimbingan pendidik. Proses penerapan kurikulum bersifat aktif dimana anak terlibat langsung dalam kegiatan bermain yang menyenangkan, menggunakan ide-ide baru yang diperoleh dari pengalaman untuk belajar pengambilan keputusan dan pemecahan masalah sederhana. e. mempertimbangkan kebutuhan anak termasuk anak berkebutuhan khusus kurikulum PAUD bersifat inklusif dengan mengakomodir kebutuhan dan perbedaan anak baik dari aspek jenis kelamin, sosial, budaya, agama, fisik,
  • 6.
    maupun psikhis. Sehinggasemua anak terfasilitasi sesuaidengan potensi masing- masing tanpa ada diskriminasi aspek apapun. f. Berkesinambungan atau kontinum perkembangan anak dari usia lahir hingga 6 tahun Kurikulum disusun dengan memperhatikan kesinambungan secara vertical ( antara tujuan pendidikan nasional, tujuan lembaga, tujuan pembelajaran, metode pembelajaran), dan kesinambungan horizontal (antara tahap perkembangan anak dari : bayi, batita, balita, dan prasekolah merupakan rangkaian yang saling berkesinambungan). g. Memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni Penyusunan kurikulum megadopsi dan memanfaatkan perkembangan keilmuan dan teknologi untuk diterapkan dalamkegiatan pembelajaran sepanjang sesuai dengan tahapan perkembangan anak, nilai moral, karakter yang ingin dibangun, dan seni budaya Indonesia. h. Memperhatikan sosial budaya Kurikulum disusun dengan memasukkan lingkungan fisik dan budaya ke dalam proses pembelajaran untuk membangun kesesuaian antara pengalaman yang sudah dimiliki anak dengan pengalaman baru untuk membentuk konsep baru tentang lingkungan dan norma-norma komunitas didalamnya. Lingkungan sosial dan budaya berperan tidak sebagai obyek dalam kurikulum tetapi sebagai sumber pembelajaran bagi anak usia dini. B. VISI, MISI, DAN TUJUAN PAUD 1. Visi Taman Penitipan Anak AIDIN “membentuk generasi, berakhlak mulia, cerdas dan mandiri” 2. Misi Taman Penitipan Anak AIDIN  Melaksanakan Pembelajaran yang berpusat pada anak  Mendidik anak secara optimal sesuai dengan kemampuan anak  Mananamkan nilai karakter melalui pembiasaan 3. Tujuan Taman Penitipan Anak AIDIN  Mewujudkan anak yang jujur dan mandiri  Mewujudkan anak yang mampu merawat dan peduli terhadap diri sendiri, teman dan lingkungan sekitar  Menjadikan anak beragama dan berakhlak mulia sejak dini  Nilai Karakter Yang diterapkan  Religious  Mandiri  Kreatif  Cinta tanah air  Peduli lingkungan
  • 7.
     Tanggung jawab Disiplin  Kerja keras  Nilai-nilai tersebut diterapkan dengan memperhatikan prinsip-prinsip berikut :  Melalui contoh dan keteladanan  Dilakukan secara berkelanjutan  Menyeluruh, terintegrasi dalam seluruh aspek perkembangan  Menciptakan suasana kasih sayang  Aktif memotivasi anak  Melibatkan pendidik dan tenaga pendidikan, orangtua dan masyarakat  Adanya penilaian C. KARAKTERISTIK KURIKULUM A. Prinsip-prinsip pembelajaran ditaman penitipan anak AIDIN 1. Berorientasi pada perkembangan anak Dalammelakukan kegiatan, pendididk perlu memberikan kegiatan yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Anak merupakan individu yang unik, maka perlu memperhatikan perbedaan secara individual. Dengan demikian dalam kegiatan yang disiapkan perlu memperhatikan cara belajar anak yang dimulai dari cara sederhana ke rumit, konkrit ke abstrak, gerakan ke verbal, dari ke-aku-an ke rasa sosial. 2. Berorientasi pada kebutuhan anak Kegiatan pembelajaran pada anak harus senantiasa berorientasi kepada kebutuhan anak. Anak pada usisa dini sedang membutuhkan proses belajar untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangannya. Dengan demikian berbagai jenis kegiatan pembelajaran hendaknya dilakukan berdasarkan pada perkembangan dan kebutuhan masing-masing anak. 3. Bermain sambal belajar atau belajar seraya bermain Bermain merupakan pendekatan dalam melaksanakan pembelajaran di PAUD. Kegiatan pembelajaran yang disiapkan oleh pendidik hendaknya dilakukan dalam situasi yang menyenangkan dengan menggunakan strategi, metode, materi/bahan, dan media yang menarik serta mudah diikuti oleh anak. Melalui bermain anak diajak untuk bereksplorasi, menemukan dan memanfaatkan objek-objek yang dekat dengan anak,shingga pembelajaran menjadi bermakna bagi anak. Ketika bermain anak membangun pengertian yang berkaitan dengan pengalamannya. 4. Stimulasi terpadu Perkembangan anak bersifat sistematis, progresif dan berkesinambugan. Hal ini berarti kemajuan perkembangan satu aspek akan mempengaruhi aspek perkembangan lainnya. Karakteristik anak memandang segala sesuatu sebagai keseluruhan, bukan bagian demi bagian. Stimulasi harus diberikan secara terpadu sehingga seluruh aspek perkembangan dapat berkembang
  • 8.
    secara berkelanjutan, denganmemperhatikan kematangan dan konteks sosial, dan budaya setempat. 5. Lingkungan kondusif Lingkungan pembelajaran harus diciptakan sedemikian menarik dan menyenangkan serta demokratis sehingga anak selalu betah dalam lingkungan sekolah baik didalammaupun diluar ruangan. Lingkungan fisik hendaknya memperhatikan kemanan dan kenyamanan anak dalam bermain. Penata ruang belajar harus disesuaikan dengan ruang gerak anak dalam bermain sehingga anak dapat berinteraksi dengan mudah baik dengan pendidikan maupun dengan temannya. Lingkungan belajar hendaknya tidak memisahkan anak dari nilai-nilai budayanya, yaitu tidak membedakan nilai- nilai yang dipelajari dirumah dan disekolah ataupun dilingkungan sekitar. Pendidik harus peka terhadap karakteristik budaya masing-masing anak. 6. Menggunakan pendekatan tematik Kegiatan pembelajaran dirancang dengan menggunakan pendekatan tematik. Tema sebagai wadah mengenalkan berbagai konsep untuk mengenal dirinya dan lingkungan sekitarnya. Tema dipilih dan dikembangkan dari hal-hal yang paling dekat dengan anak, sederhana, serta menarik minat. 7. Aktif, kreatif, inovatif, efektif, dan menyenangkan Proses pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, efektif, dan menyenangkan dapat dilakukan oleh anak yang disiapkan oleh pendidik melalui kegiatan- kegiatan yang menarik, menyenangkan untuk membangkitkan rasa ingin tahu anak, memotivasi anak untuk berpikir kritis, dan menemukan hal-hal bau. Pengelolaan pembelajaran hendaknya dilakukan secara demokratis, mengingat anak meupakan subjek dalamproses pembelajaran. 8. Menggunakan berbagai media dan sumber belajar Setiap kegiatan untuk menstimulasikan perkembangan potensi anak, perlu memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar, antara lain lingkugan alamsekitar atau bahan-bahan yang sengaja disiapkan oleh pendidik. Penggunaan sebagai media dan sumber belajar dimaksud agar anak dapat bereksplorasi dengan benda-benda dilingkungan sekitarnya. 9. Mengembangkan kecakapan hidup Proses pembelajaran harus diarahkan untuk mengembangkan kecakapan hidup melalui penyiapan lingkungan belajar yang menunjang berkembangnya kemampuan menolong diri sendiri, disiplin dan sosialisasiserta memperoleh keterampilan dasar yang berguna untuk kelangsungan hidupnya. 10. Pemanfaatan teknologi informasi Pelaksanaan stimulasi pada anak usia dini jika dimungkinkan dapat memanfaatkan teknologi untuk kelancaran kegiatan, misalnya tape, radio, televise, computer. Pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan pembelajaran dimaksudkan untuk mendorong anak menyenangi belajar.. 11. Pembelajaran bersifat demokratis Proses pembelajaran di PAUD memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berpikir, bertindak, berpendapat, serta berekspresi secara bebas dan bertanggung jawab.
  • 9.
    Kurikulum PAUD AIDINdisusun dengan mengusung nilai-nilai islami sebagai dasar untuk pengembangan karakter peserta didik. Dalammengelola kegiatan pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, dan partisipatif, PAUD AIDIN menerapkan model pembelajaran sentra, dimana kelompok anak dalam satu hari bermain dalam satu sentra yang didalamnya berisi berbagai aktivitas sebagai pemenuhan dentitas main. Sentra yang disiapkan adalah : sentra imtaq, sentra balok, sentra bahan alam, sentra persiapan, dan sentra main peran. Untuk kelompok usia 3-4 tahun berain disentra persiapan sebanyak 2 kali dalam seminggu dalam rangka membantu kematangan keaksaraan anak. BCCT (Beyond Centers and Circle Time) atau pembelajaran sentra merupakan salah satu konsep pemebelajaran anak usia dini. Secara sederhana, sentra bisa diartikan sebagai suatau wadah yang disiapkan guru bagi kegiatan bermain anak. Melalui kegiatan bermain tersebut, guru bisa mengalirkan materi pembelajaran yang telah disusun dalam bentuk lesson plan. Rangkaian kegiatan itu harus saling berkaitan dan saling mendukung untuk mencapai tujuan belajar harian, dan tujuan belajar pada semua sentra pada satu hari harus sama. Setiap sentra memiliki center point dan semua mengacu pada tujuan pembelajaran yang telah direncanakan tim guru. “kita tidak mengetahui pengetahuan apa yang paling diperlukan anak dimasa depan, oleh karena itu, tidak ada gunanya untuk mengajarkan sekarang. Sebaiknya kita membatu anak sekarang untuk makin mencintai dan pandai belajar sehingga dapat belajar segala sesuatu pada saat membutuhkan”. Sentra membuat anak belajar dengan gembira dan senang. Suasana nyaman dan menyenangkan sangat disarankan. Karena, jika anak dalamkondisi tertekan, kecewa, sedih atau marah (emosi negatif), maka ia tidak akan dapat belajar. Berdasarkan hasil penelitian, otak sebagai pusat berfikir manusia tidak akan berfungsi jika dalamkeadaan emosi negatif. Dalampendidikan usia dini,selama proses pembelajaran guru dilarang untuk mengajarkan dengan cara menyuruh, melarang, memarahi, dan mendikte. Guru harus memberikan kata- kata positif yang bersifat membangun. Dalammodel pembelajaran sentra ada 3 jenis main yang dikembangkan ayitu main sensorimotor, main pembangunan dan main peran. Pijakan bermain bagi anak ada 4 : 1. Pijakan berupa penataan lingkungan main.  Mengelola lingkungan main dengan bahan-bahan yang cukup ( 3 tempat main untuk setiap anak)  Mrencanakan intensitas dan densitas pengalaman  Memiliki berbagai bahan yang mendudukung pengalaman keaksaraan  Menata kesempatan main untuk setiap anak guna mendukung hubungan sosial yang positif
  • 10.
    2. Pijakan awalmain.  Membaca buku yang berkaitan dengan pengalaman atau mendatangkan narasumber.  Menggabungkan kosakata baru dan menunjukkan konsep yang mendukung perolehan keterampilan kerja ( Standar Kinerja )  Memberikan gagasan bagaimana menggunakan bahan-bahan  Mendiskusikan atauran dan harapan untuk pengalaman main  Menjelaskan rangkaian waktu main  Mengelola anak untuk keberhasilan hubungna sosial  Merancang dan menerapkan urutan transisi main 3. Pijakan individual yang diberikan saat anak main  Memberikan anak waktu untuk mengelola danmemperluas pengalaman main mereka  Mencontohkan komunikasi yang tepat  Memperkuat dan memperluas bahsa anak  Menigkatkan kesempatan sosial melalui dukungan pada hubungan teman sebaya  Mengamati dan mendokumentasikan perkembangan dan kemajuan main anak. 4. Pijakan setelah main  Mendukung anak untuk mengingat kembali pengalaman mainnya dan saling menceritakan pengalaman mainnya  Menggunakan waktu membereskan sebagai pengalaman belajarpositif melalui pengelompokkan, urutan, dan penataan lingkungan main secara tepat. Prosedur kerja dalam pelaksanaa sentra : 1. Persiapan Guru 2. Penataan Lingkungan 3. Pijakan sebelum bermain 4. Pijakan saat bermain 5. Pijakan setelah bermain 6. Beres-beres 7. Recalling D. PROGRAMPENGEMBANGAN DAN MUATAN PEMBELAJARAN 1. Nilai-nilai agama dan moral, meliputi :
  • 11.
    Mengenal agama yangdianut, mengerjakan ibadah, berperilaku jujur, penolong, sopan, hormat, sportif, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengetahui hari besar agama, dan menghormati (toleransi) agama orang lain. 2. Fisik Motorik, meliputi : a. Motorik Kasar : memiliki kemampuan gerakan tubuh secara terkoordinasi, lentur, seimbang,lincah dan mengikuti aturan b. Motorik Halus : memiliki kemampuan menggunakan alat untuk mengeksplorasi dan mengekspresikan diri dalam berbagai bentuk c. Kesehatan dan perilaku keselamatan : memiliki berat badan, tinggi badan, lingkar kepala sesuai usia serta memiliki kemampuan untuk berprilaku hidup bersih, sehat, dan peduli terhadapt keselamatannya 3. Kognitif, meliputi : a. Belajar dan pemecahan masalah : mampu memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehati-hari dengan cara yang fleksibel dan diterima sosial dan menerapkan pengetahuan dan pengalaman dalamkonteks yang baru b. Berfikir logis : mengenal berbagai perbedaan, klasifikasi, pola, berinisiatif, berencana, dan mengenal sebab akibat c. Berfikir simbolik : mengenal, menyebutkan, dan menggunakan lambing bilangan 1-10, mengenal abjad, serta mampu mempresentasikan berbagai benda dalam bentuk gambar 4. Bahasa,meliputi : a. Memahami (reseptif) Bahasa : memahami cerita, peritah, aturan, dan menyenangi serta menghargai bacaan b. Mengekspresikan Bahasa : mampu bertanya, menjawab pertanyaan, berkomunikasi secara lisan, menceritakan kembali apa yang diketahui c. Keaksaraan : memahami hubungan bentuk dan bunyi huruf, meniru bentuk huruf, serta memahami kata dalam cerita. 5. Sosial-emosional, meliputi : a. Kesadaran diri : memperlihatkan kemampuan diri, mengenal perasaan sendiri dan mengendalikan diri, serta mampu menyesuaikan diri dengan orang lain b. Rasa tanggung jawab untuk diri dan orang lain : mengetahui hak-haknya, mentaati aturan, mengatur diri sendiri, serta bertanggung jawab atas perilakunya untuk kebaikan sesama c. Perilaku prososial : mampu bermain dengan teman sebaya, memahami perasaan, merespon, berbagi, serta menghargai hak dan pendapat orang lain, bersikap kooperatif, toleran, dan berperilaku sopan 6. Seni, meliputi : mengeksplorasi dan mengekspresikan diri, berimaginasi dengan gerakan, musik, drama, dan beragam bidang seni lainya (seni lukis, seni rupa, kerajinan), serta mampu mengapresiasi karya seni
  • 12.
    PEMETAAN PROGRAM PENGEMBANGANDAN KD KURIKULUM 2013 PENDIDIKAN ANAK USIA DINI NO PROGRAM PENGEMBANGAN KODE KD KOMPETENSI DASAR 1 Nilai Moral Agama 1.1 Mempercayai adanya Tuhan melalui ciptaan-Nya 1.2 Menghargai diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar sebagai rasa syukur kepada Tuhan 2.13 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap jujur 3.1 Melakukan kegiatan beribadah sehari-hari 4.1 Melakukan kegiatan beribadah sehari-hari dengan tuntunan orang dewasa 3.2 Menganal perilaku baik sebagai verminan akhlak mulia 4.2 Menunjukkan perilaku santun sebagai verminan akhlak mulia 2 Fisik Motorik 2.1 Memiliki perilaku yang mencerminkan hidup sehat 3.3 Mengenal anggota tubuh, fungsi, dan gerakannya untuk pengembangan motorik kasar dan motorik halus 4.3 Menggunakan anggota tubuh untuk pengembangan motoric kasar dan halus 3.4 Mengetahui cara hidup sehat 4.4 Mampu menolong diri sendiri untuk hidup sehat 3 Sosial Emosional 2.5 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap percaya diri 2.6 Memiliki peraturan yang mencerminkan sikap taat terhadap aturan sehari-hari untuk melatih kedisiplinan 2.7 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap sabar (mau menunggu giliran, mau mendengarkan ketika orang lain berbicara) untuk melatih kedisiplinan 2.8 Memiliki perilaku yang mencerminkan kemandirian 2.9 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap peduli dan mau membantu jika diminta bantuannya 2.10 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap menghargai dan toleran kepada orang lain 2.11 Memiliki perilaku yang dapat menyesuaikan diri 2.12 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap tanggung jawab
  • 13.
    2.14 Meiliki perilakuyang mencerminkan sikap rendah hati dan santun kepada orangtuaa, pendidik, dan teman 3.13 Mengenal emosi diri dan orang lain 4.13 Menunjukkan reaksi emosi diri secara wajar 3.14 Mengenali kebutuhan, keinginan, dan minat diri 4.14 Mengungkapkan kebutuhan, keinginan dan minat diri dengan cara yang tepat6 4 kognitif 2.2 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap ingin tahu 2.3 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap kreatif 3.5 Mengetahui cara memecahkan masalah sehari-hari dan berperilaku kreatif 4.5 Menyelesaikan masalah sehari-hari secara kreatif 3.6 Mengenal benda-benda disekitarnya (nama, warna, bentuk, ukuran, pola, sifat, suara, tekstur, fungsi, dan ciri-ciri lainnya) 4.6 Menyampaikan tentang apa dan bagaimana benda- benda di sekitar yang dikenalnya (nama, warna, bentuk, ukuran, pola, sifat, suara, tekstur, fungsi, dan ciri-ciri lainnya) melalui berbagai hasil karya 3.7 Mengenal lingkungan sosial (keluarga, teman, tempat tinggal, tempat ibadah, budaya, transportasi) 4.7 Menyajikan berbagai karya yang berhubungan dengan lingkungan sosial )keluarga, teman, tempat tinggal, tempat ibadah, budaya, transportasi) dalam bentuk gambar, bercerita, bernyanyi,dan gerak tubuh 3.8 Mengenal lingkungan alam(hewan, tanaman, cuaca, tanah, air, batu-batuan, dll) 4.8 Menyajikan berbagai karya yang berhubungan dengan lingkungan alam(hewan, tanaman, cuaca, tanah, air, batu-batuan, dll) dalam bentuk gambar, bercerita, bernyanyi, dan gerak tubuh 3.9 Mengenal teknologi sederhana (peralatan rumah tangga, peralatan bermain, peralatan pertukangan, dll) 4.9 Menggunakan teknologi sederhana untuk menyelesaikan tugas dan kegiatan ( peralatan rumah tangga, peralatan bermain, peralatan pertukangan, dll) 5 Bahasa 3.10 Memahami Bahasa reserptif (menyimak dan membaca)
  • 14.
    4.10 Mununjukkan kemampuanberbahasa reseptif (menyimak dan membaca) 3.11 Memahami bahsa ekspresif (mengungkapkan Bahasa secara verbal dan non verbal) 4.11 Menunjukkan kemampuan berbahasa ekspresif (mengungkapkan Bahasa secara verbal dan non verbal) 3.12 Mengenal keaksaraan awal melalui bermain 4.12 Menunjukkan kemampuan keaksaraan awal dalam berbagai bentuk karya 6 Seni 2.4 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap estetis 3.15 Mengenal berbagai karya dan aktivitas seni 4.15 Menunjukkan karya dan aktivitas seni dengan menggunakan berbagai media 2. Muatan Pembelajaran Muatan pembelajaran berisi kumpulan materi yang akan dikenalkan pada anak untuk mendukung pencapaian kopetensi dasar dan kompetensi inti pada setiap anak. Muatan pembelajaran ditetapkan oleh satuan PAUD dengan memperhatikan : a. Tahapan perkembangan anak b. Kompetensi Dasar c. Visi, misi dan tujuan lembaga d. Kearifan lokal e. Keunggulan lembaga Langkah-langkah penyusunan muatan pembelajaran/materi pembelajaran : a. Tuliskan setiap progman pengembangan (nilai agama dan moral, fisik motoric, sosial emosional, kognitif, Bahasa, dan seni) b. Tuliskan KD yang tercangkup dari setiap program pengembangan c. Tentukan kata kunci yang diharapkan dari setiap KD d. Jabarkan konsep atau materi yang tercakup atau yang mencirikan kata kunci e. Sesuaikan materi dengan kemampuan yang pada umumnya dicapai anak pada kelompok usia tertentu dan visi, misi, tujuan, dan kekhasan satuan PAUD.
  • 15.
    PROGRAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN/MATERI PEMBELAJARANKURIKULUM 2013 PENDIDIKAN ANAK USIA DINI “TPA AIDIN” USIA 0-1 TAHUN NO PROGRAM PENGEMBANGAN KODE KD KOMPETENSI DASAR MATERI PEMBELAJARAN 1 Nilai Agama Moral 1.1 Mempercayai adanya Tuhan melalui ciptaan- Nya Bereaksi ketika mendengarkan senandung lagu keagamaan (mengangguk, tersenyum, tenang, mencari sumber suara) 1.2 Menghargai diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar sebagai rasa syukur kepada tuhan Merespon rasa sayang melalui belaian dan sentuhan 2.13 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap jujur 1.mengembalikan benda yang bukan haknya 2.mencontohkan ke anak bila melakukan kesalahan mengakui kesalahannya 3.1 4.1 Mengenal kegiatan beribadah 1.bereaksi ketika mendengar doa yang dibacakan 2.bereaksi ketika dibaca kan surat alfatiha, alikhlas,alfalaq,annas, ayat kursi 3.2 4.2 Mengenal perilaku baik sebagai cerminan akhlas mulia Menunjukkan perilaku santun sebagai cerminan akhlak mulia 1.menirukan sikap berdoa 2.menirukan cara berterima kasih setelah mendapatkan bantuan/sesuatu 2 Fisik motorik 2.1 Memiliki perilaku yang mencerminkan hidup sehat 1.membiasakan anak makan makanan yang bergizi seimbang, mencuci tangan, mandi,gosok gigi, berpakaian bersih 3.3 Mengenal anggota tubuh, 1.mulai mengenal anggota tubuh
  • 16.
    fungsi, dan gerakannya untuk pengembanganm otorikkasar dan motorik halus 2.menirukan kegiatan untuk melatih motorik kasar 4.3 Menggunakan anggota tubuh untuk pengembangan motorik kasar dan halus “merangkak,berjalan, merayap,meraih sebuah benda,menggerakkan jari-jari tangan,memainkan botol saat minum susu 3.melatih motorik halus : meremas,menggambar, merobek,makan,memegang benda 4.mengambil benda kecil (kacang,kismis,potongan biscuit dengan menggunakan ibu jari dan telunjuk 5.melempar bola 3.4 Mengetahui cara hidup sehat Merawat diri,mencuci tangan,menggosok gigi,mandi 2x sehari (dibimbing dan dibantu orang dewasa) 4.4 Mampu menolong diri sendiri untuk hidup sehat 3 Sosial emosional 2.5 Memiliki perilaku yang mencerminkan seikap percaya diri Mulai melakukan komunikas dengan menggerakkan tangan terhadap orang didekatnya 2.6 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap taat terhadap aturan sehari-hari untuk melatih kedisplinan Bersedia mengikuti aturan 2.7 Memiliki peraturan yang mencerminkan sikap sabar (mau menunggu giliran,mau mendengar ketika Merespon dengan senyum terhadap orang yang mengajak berbicara
  • 17.
    orang lain berbicara) untuk melatih kedisiplinan 2.8Memiliki perilaku yang mencerminkan kemandirian Mulai minum dengan gelas 2.9 Memiliku perilaku yang mencerminkan sikap peduli dan mau membantu jika diminta bantuannya 1.mau berbagi 2.meminta bantuan kepada orang yang dikenal ketika miliknya diambil 2.10 2.11 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap menghargai dan toleran kepada orang lain Memiliki perilaku yang dapat menyesuaikan diri 1.bermain bersama 2.mendengar dan menirukan terima kasih atas bantuan yang diterima memiliki reaksi yang berbeda terhadap orang yang dikenal dan orang yang tidak dikenal (misalnya melalui tangisan senyuman, dll) 2.12 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap tanggung jawab 1.membereskan mainan ketempat semula 2.14 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap rendah hati dan santun kepada orang tua,pendidik,dan teman Merespon dengan senyum terhadap orang yang mengajak komunikasi 3.13 Mengenal emosi diri dan orang lain Menolak jika diberikan sesuatu yang tidak disukai dengan cara menggerakkan tangan,menangis,dll) 4.13 Menunjukkan reaksi emosi diri dan orang lain Menangis saat membutuhkan sesuatu 3.14 Mengenali kebutuhan,keingi Mulai melihat bayangan di cermin dan tersenyum
  • 18.
    4.14 nan,dan minat diri Mengungkapkan kebutuhan,keingi nan danminat diri dengan cara yang tepat Mengulurkan tangan untuk diangkat 4 Kognitif 2.2 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap ingin tahu Mengamati anggota tubuhnya sendiri (atang,kaki,jari kaki,jari tangan) 2.3 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap kreatif Mengamati benda disekitarnya,mengamati gerakan benda,membanting atau mengetuk-ngetuk benda ke meja atau ke lantai 3.5 4.5 Mengetahui cara memecahkan masalah sehari- hari dan beperilaku kreatif Menyelesaikan masalah sehari- hari secara kreatif Mencari benda yang disembunyikan Mengikuti suara dan gerakan yang dikenalnya 3.6 4.6 Mengenal benda- benda disekitarnya (nama, warna, bentuk, ukuran, pola, sifat, suara, tekstur, fungsi, dan ciri-ciri lainnya) Menyampaikan tentang apa dan bagaimana benda-benda di sekitar yang dikenalnya (nama, warna, bentuk, ukuran, pola, sifat, suara, tekstur, fungsi, dan ciri-ciri lainnya) melalui 1.mulai mengenal dan meniru menyebutkan warna-warna dasar 2.mulai mengenal dan meniru menyebutkan bentuk-bentuk geometri 3.mulai mengenal dan meniru menyebutkan nama-nama benda sederhana
  • 19.
    berbagai hasil karya 3.7 4.7 Mengenal lingkungan sosial (keluarga,teman, tempat tinggal, tempat ibadah, budaya, transportasi) Menyajikan berbagai karya yang berhubungan dengan lingkungan sosial (keluarga, teman, tempat tinggal, tempat ibadah, budaya, transportasi,) dalam bentuk gambar, bercerita, bernyanyi, dan gerak tubuh 1.mulai mengenal dan meniru menyebutkan anggota keluarga,tempat tinggal 2.mulai mengenal dan meniru menyebutkan alat-alat transportasi 3.mulai mengenal dan meniru menyebutkan tempat-tempat ibadah 4.mulai menirukan lagu-lagu sederhana 3.8 4.8 Mengenal lingkungan alam (hewan, tanaman, cuaca, tanah, air, batu- batuan, dll) Menyajikan berbagai karya yang berhubungan dengan lingkungan alam (hewan, tanaman, cuaca, tanah, air, batu- batuan, dll) dalam bentuk gambar, bercerita, bernyanyi, dan gerak tubuh 1.mulai mengenal dan meniru menyebutkan tentang hewan 2.mulai mengenal dan meniru menyebutkan tentang bagian- bagian tanaman
  • 20.
    3.9 Mengenal teknologi sederhana (peralatan rumah tangga,peralatan bermain, peralatan pertukangan,dll) 1.mulaimengikuti cara menyusun benda berdasarkan ukuran,warna 4.9 Menggunakan teknologi sederhana untuk menyelesaikan tugas dan kegiatannya (peralatan rumah tangga, peralatan bermain, peralatan pertukangan, dll) 2.mulai mengenal benda-benda sederhana 5 Bahasa 3.10 4.10 Memahami Bahasa reseptif (menyimak dan membaca) Menunjukkan kemampuan berbahasa reseptif (menyimak dan membaca) Beraksi terhadapt isyarat orang lain secara sederhana (kedipan mata, geleng kepala, anggukan, gerak tubuh lainnya) Merespon bila dipanggil namanya 3.11 4.11 Memahami Bahasa ekspresif (mengungkapkan bahasa secara verbal dan non verbal) Menunjukkan kemampuan berbahasa ekspresif (mengungkapkan Bahasa secara verbal dan non virbal) Mengoceh atau mengeluarkan suara-suara Mengucapkan dua suku kata (papa,mama) 3.12 Mengenal keasksaraan awal melalui bermain Mulai mengeksplorasikan buku dengan memasukkan buku/media cetak lainnya
  • 21.
    4.12 Menunjukkan kemampuan keaksaraan awal dalamberbagai bentuk karya kedalam mulut atau meukul- mukul buku atau medi cetak Mulai memperhatikan buku- buku,media cetak lainnya yang memiliki gambar dan warna yang menarik 6 Seni 2.4 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap estis 1.mendengarkan musik dan mengikuti irama 3.15 4.15 Mengenal berbagai karya dan aktivitas seni Menunjukkan karya dan aktivitas seni dengan menggunakan berbagai media 2.bertepuk tangan 3.mulai mengenal berbagai hasil karya dan aktivitas seni (menggambar bebas)
  • 22.
    NO PROGRAM PENGEMBANGAN KODE KD KOMPETENSI DASAR MATERI PEMBELAJARAN 1 Nilaiagama moral 1.1 Mempercayai adanya Tuhan melalui ciptaan- Nya 1.mulai dikenalkan ciptaan- ciptaan Tuhan 2.mendengarkan/menirukan kalimat takjub/toyyibah saat melihat ciptaan Tuhan 1.2 Menghargai diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar sebagai rasa syukur kepada Tuhan 1.mendengarkan/menirukan sebutan nama Tuhan 2.mendengarkan cerita bernuansa keagamaan 3.merespon cerita bernuansa keagamaan 2.13 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap jujur 1.mengembalikan benda yang bukan haknya 2.mencontohkan ke anak bila melakukan kesalah mengakui kesalahannya 3.1 4.1 Mengenal kegiatan beribadah sehari- hari Melakukan kegiatan beribadah sehari-hari dengan tuntunan orang dewasa 1.mendengarkan/menirukan doa sebelum dan sesudah makan 2.menirukan sebagian gerakan ibadah 3.2 4.2 Mengenal perilaku baik sebagai cerminan akhlak mulia Menunjukkan perilaku santun sebagai cerminan akhlak mulia 1.menirukan sikap berdoa 2.menirukan cara berterima kasih setelah mendapatkan bantuan/ sesuatu 2 Fisik motorik