Tugas biologi 
jaringan ikat pada hewan 
OLEH KELOMPOK III: 
Muh nawir 
Niluh arianti 
Nur Aisyah 
Nurindah wahyuni 
Nurfaidah umar 
Nurul aulia s. 
Nurul pratiwi 
Putu sandy 
KELAS XI IPA 1
A. Pengertian 
Jaringan ikat adalah jaringan yang berfungsi untuk mengikat 
sel-sel sehingga membentuk suatu jaringan dan mengikat suatu jaringan 
dengan jaringan lainnya, menyokong dan melindungi bagianbagian 
tubuh, mengisi rongga-rongga yang kosong, menyimpan lemak (sumber 
energi), dan untuk transposrtasi. Jaringan ikat tersusun dari sel-sel yang 
hidup dan matriks (bahan tak hidup).
B. Jenis-jenis Jaringan Ikat 
a. Jaringan Ikat Longgar. 
Jaringan ikat longgar merupakan jaringan ikat yang paling banyak 
tersebar dalam tubuh hewan vertebrata. Jaringan ini mengikat jaringan 
epitel dengan jaringan di bawahnya dan menjaga organ-organ pada 
tempatnya. Selain itu, jaringan berfungsi juga sebagai tempat penyimpanan 
air, glukosa, dan garam-garam untuk sementara waktu. Contoh sel jaringan 
ini adalah sel fibroblas, sel plasma, dan sel makrofag. Fungsi jaringan 
pengikat longgar adalah membungkus organ-organ tubuh, pembuluh darah, 
dan saraf.
b. Jaringan Lemak. 
Jaringan ini tersusun atas sel-sel lemak. Setiap sel lemak 
berisi tetes lemak (fat droplet). Jaringan lemak banyak ditemukan di 
bagian bawah lapisan kulit. Jaringan ini berfungsi sebagai makanan 
cadangan dan mencegah kehilangan panas berlebih dari tubuh. 
Jaringan lemak juga berfungsi untuk bantalan peredam benturan, 
sebagai pengatur kehilangan panas sehingga temperatur tubuh dapat 
terjaga.
c. Jaringan Ikat Padat. 
jaringan ikat padat adalah jaringan ikat yang didominasi oleh serat 
kolagen. Sel dan cairan ekstraselnya sedikit.Penyusun utama jaringan ikat 
padat adalah serabut kolagen. Oleh karena itu, sifat jaringan ini fleksibel 
dan tidak elastik. Berdasarkan struktur serabutnya, jaringan ikat padat 
dapat dikelompokkan menjadi jaringan ikat padat teratur dan jaringan ikat 
padat tidak teratur. Jaringan ikat padat teratur menghubungkan antara 
otot dan tulang (tendon), serta menghubungkan tulang dengan tulang 
(ligamen). Sementara itu, jaringan ikat padat tidak teratur terdapat di kulit.
d.Jaringan Tulang. 
jaringan tulang adalah jaringan yang berfungsi sebagai 
penunjang dan pelindung tubuh. Jaringan ini dibedakan atas jaringan 
tulang rawan (kartilago) dan jaringan tulang sejati (osteon).
1. Jaringan tulang rawan. 
Jaringan tulang rawan memiliki matriks yang elastis dan tebal 
dengan sel-sel tulang rawan (kondrosit) terletak dalam kantung-kantung 
(lakuna) di dalam matriks. Kelenturan dan kekuatan jaringan tulang rawan 
diperoleh dari gabungan antara serabut kolagen dan matriksnya yang 
bercampur dengan kondrin (sejenis protein). Berdasarkan susunan 
serabutnya, jaringan tulang rawan dapat digolongkan sebagai berikut: 
a).Tulang rawan hialin. 
b).Tulang rawan elastis. 
c).Tulang rawan fibrosa.
Anggywahyudwisurya.blogspot.com 
Twitter : @anggywds 
Anggy.wahyu@yahoo.com

jaringan ikat pada hewa

  • 1.
    Tugas biologi jaringanikat pada hewan OLEH KELOMPOK III: Muh nawir Niluh arianti Nur Aisyah Nurindah wahyuni Nurfaidah umar Nurul aulia s. Nurul pratiwi Putu sandy KELAS XI IPA 1
  • 2.
    A. Pengertian Jaringanikat adalah jaringan yang berfungsi untuk mengikat sel-sel sehingga membentuk suatu jaringan dan mengikat suatu jaringan dengan jaringan lainnya, menyokong dan melindungi bagianbagian tubuh, mengisi rongga-rongga yang kosong, menyimpan lemak (sumber energi), dan untuk transposrtasi. Jaringan ikat tersusun dari sel-sel yang hidup dan matriks (bahan tak hidup).
  • 3.
    B. Jenis-jenis JaringanIkat a. Jaringan Ikat Longgar. Jaringan ikat longgar merupakan jaringan ikat yang paling banyak tersebar dalam tubuh hewan vertebrata. Jaringan ini mengikat jaringan epitel dengan jaringan di bawahnya dan menjaga organ-organ pada tempatnya. Selain itu, jaringan berfungsi juga sebagai tempat penyimpanan air, glukosa, dan garam-garam untuk sementara waktu. Contoh sel jaringan ini adalah sel fibroblas, sel plasma, dan sel makrofag. Fungsi jaringan pengikat longgar adalah membungkus organ-organ tubuh, pembuluh darah, dan saraf.
  • 4.
    b. Jaringan Lemak. Jaringan ini tersusun atas sel-sel lemak. Setiap sel lemak berisi tetes lemak (fat droplet). Jaringan lemak banyak ditemukan di bagian bawah lapisan kulit. Jaringan ini berfungsi sebagai makanan cadangan dan mencegah kehilangan panas berlebih dari tubuh. Jaringan lemak juga berfungsi untuk bantalan peredam benturan, sebagai pengatur kehilangan panas sehingga temperatur tubuh dapat terjaga.
  • 5.
    c. Jaringan IkatPadat. jaringan ikat padat adalah jaringan ikat yang didominasi oleh serat kolagen. Sel dan cairan ekstraselnya sedikit.Penyusun utama jaringan ikat padat adalah serabut kolagen. Oleh karena itu, sifat jaringan ini fleksibel dan tidak elastik. Berdasarkan struktur serabutnya, jaringan ikat padat dapat dikelompokkan menjadi jaringan ikat padat teratur dan jaringan ikat padat tidak teratur. Jaringan ikat padat teratur menghubungkan antara otot dan tulang (tendon), serta menghubungkan tulang dengan tulang (ligamen). Sementara itu, jaringan ikat padat tidak teratur terdapat di kulit.
  • 6.
    d.Jaringan Tulang. jaringantulang adalah jaringan yang berfungsi sebagai penunjang dan pelindung tubuh. Jaringan ini dibedakan atas jaringan tulang rawan (kartilago) dan jaringan tulang sejati (osteon).
  • 7.
    1. Jaringan tulangrawan. Jaringan tulang rawan memiliki matriks yang elastis dan tebal dengan sel-sel tulang rawan (kondrosit) terletak dalam kantung-kantung (lakuna) di dalam matriks. Kelenturan dan kekuatan jaringan tulang rawan diperoleh dari gabungan antara serabut kolagen dan matriksnya yang bercampur dengan kondrin (sejenis protein). Berdasarkan susunan serabutnya, jaringan tulang rawan dapat digolongkan sebagai berikut: a).Tulang rawan hialin. b).Tulang rawan elastis. c).Tulang rawan fibrosa.
  • 8.
    Anggywahyudwisurya.blogspot.com Twitter :@anggywds Anggy.wahyu@yahoo.com